Showing posts with label 2018 at 03:17PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 03:17PM. Show all posts

Sunday, December 30, 2018

Muenchen Beri Tawaran Kedua untuk Pemain Muda Chelsea Ini

Namun Chelsea belum merespons tawaran Muenchen.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Bayern Muenchen benar-benar serius untuk menggaet pemain muda Chelsea, Callum Hudspm-Odoi. Dikutip dari Sky Sports, Ahad (30/12), Muenchen kini memberikan tawaran 20 juta pound atau setara dengan Rp 37 miliar.

Klub raksasa Bundesliga Jerman tersebut menjadikan pemain internasional Inggris U-19 tersebut sebagai target utama. Namun Chelsea belum merespons tawaran Muenchen tersebut.

Sementara, rival Muenchen, Borussia Dortmund, juga tertarik untuk mendatangkan Hudson-Odoi yang kontraknya akan habis pada musim panas 2020. Hudson-Odoi telah bergabung di Chelsea sejak level U-8.

Sejak saat itu, Chelsea telah melihat bakatnya di akademi dan menjadi pemain terbaik yang dihasilkan tim yang bermarkas di Stamford Bridge tersebut saat ini. Bahkan ia menjadi pemain kunci skuat Inggris 2017 dalam kemenangan Piala Dunia U17.

Saat itu, Hudson-Odoi tampil dalam sembilan pertandingan dan mencetak hat-trick dalam final melawan Spanyol. Oleh karena itu, pemain berusia 18 tahun tersebut mendapatkan tempat utama di Chelsea sejak dilatih oleh Maurizio Sarri. Ia telah tampil lima kali musim ini, namun hanya sekali di Liga Primer Inggris.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2AlO2JU
December 30, 2018 at 03:17PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2AlO2JU
via IFTTT
Share:

Sunday, December 16, 2018

Jelang Akhir Tahun, Kementan Paparkan Capaian Hasil Kerja

PMA triwulan II sebesar 54,3 ribu dolar AS dan PMDN Rp 405,1 juta.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Tahun 2018 akan berakhir dalam hitungan hanya sekitar dua pekan lagi. Selama setahun, pemerintah telah melakukan berbagai kinerja. Salah satunya adalah kinerja Kementerian Pertanian (Kementan).

Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kementan Kuntoro Boga Andri menjelaskan kinerja Kementan selama 2018. Untuk investasi, Kuntoro mengatakan, penanaman modal asing (PMA) di triwulan II sebesar 54,3 ribu dolar AS dan Penyertaan Modal Dalam Negeri (PMDN) Rp 405,1 juta.

Investasi PMDN di subsektor unggas tercatat masih tinggi sejumlah 85,1 persen dan di peternakan sapi 14,9 persen. Sementara, investasi PMA di unggas adalah 46,9 persen dan peternakan sapi 50,1 persen.

"Komoditas serta jasa peternakan lain 3,0 persen," kata Kuntoro dalam keterangan tertulis yang diterima Republika.co.id.

Terkait nilai tukar petani (NTP) dan nilai tukar usaha peternakan (NTUP) sebagai indikator kesejahteraan, Kuntor menjelaskan, mengalami trend peningkatan, bahkan selama empat tahun terakhir. Pada 2014, NTP berada di angka 106,65 dan terus menanjak hingga Oktober 2018 menjadi 107,35. Sedangkan capaian NTUP pada 2014 adalah 111,00 juga ikut meningkat sampai Oktober 2018 menjadi 117,25.

Untuk penyerapan tenaga kerja, Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan I Ketut Diarmita menyampaikan, terjadi pertumbuhan signifikan di subsektor peternakan.

"Pada Juli 2018, jumlah tenaga kerja subsektor peternakan mencapai 4.831.210 orang atau terjadi peningkatan 27,3 persen dibandingkan tahun 2017," ujar Ketut.

Begitu juga dengan ekspor subsektor peternakan, diperkirakan pada tahun 2018 meningkat sebesar 41,32 persen atau 426,650 juta dolar AS. Tahun lalu, kata Ketut, ekspor subsektor peternakan adalah 443,430 juta dolar AS atau 625,14 persen.

Sedangkan untuk program pemanfaatan lahan rawa dan gelar teknologi (geltek) tanpa merusak lingkungan untuk budidaya padi, palawija serta pemeliharaan ikan, memperoleh apresiasi dari FAO dan para Duta Besar negara sahabat.

Menyikapi itu, Mentan Amran Sulaiman akan kembali menindaklanjuti pengembannya melalui gerakan Selamatkan Rawa, Sejahterakan Petani (Serasi). Amran menuturkan, sebagai upaya awal, 400 ribu hektare rawa di enam provinsi yaitu Sumsel, Kalsel, Lampung, Jambi, Sulsel, Kalteng, bakal dimanfaatkan sebagai lahan pertanian produktif.

"Hal ini dilakukan untuk mendorong kesejahteraan petani berbasis koperasi yang dikoorporasikan melalui Serasi," ujar Amran.

Menurut Amran, pemanfaatan lahan rawa menjadi pertanian akan terintegrasi dengan peternakan, perkebunan dan persawahan. Amran mengatakan, Serasi akan dikerjakan bersinergi dengan lembaga pemerintahan lainnya. Guna mendukung capaian yang baik pemanfaatan rawa untuk pertanian, maka juga didukung dengan pengembangan mekanisasi serta teknologi.

Sekretaris Jenderal Kementan Syukur Iwantoro mengungkapkan, seluas 200 hektare lahan rawa lebak bakal dikembangkan dibawah pengawasan 50 tenaga harian lepas yang melakukan fungsi teknis.

"Pengelolaan semuanya dilakukan dengan teknologi mutakhir. Kendala kondisi tanah seperi masam, PH kurang, kini bukan lagi masalah," ujar Syukur.

Menurut Syukur, seluas 7,9 juta hektare lahan rawa yang ditumbuhi semak belukar berpotensi menjadi kawasan pertanian. Selain itu, ucap Syukur, masih ada 2 juta hektare lahan rawa bokor siap direvitaliasi jadi area pertanian.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2QVBzGu
December 16, 2018 at 03:17PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2QVBzGu
via IFTTT
Share:

Tuesday, December 11, 2018

Cegah Kecurangan, BPN Ingatkan Soal Pengawasan Surat Suara

Sebab, pemilih harus memasukan suaranya ke dalam lima kotak suara.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Direktur Data dan Informasi Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga Nur Iman Santoso mengatakan pengawasan surat suara menjadi hal yang paling utama dilakukan. Sebab, ia mengatakan, pemilih harus memasukan suaranya ke dalam lima kotak suara.

Nur Iman beranggapan yang menentukan pemilu bukanlah pada proses pemilihan di TPS, melainkan proses pada hingga pada tahap di Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Karena itu, ia mengatakan, lima kertas suara harus dikelola dengan baik.

“TPS adalah menjadi hal yang paling penting untuk sama-sama ke depan bagi kami di Prabowo-Sandi ini harus sama-sama kita kelola dengan baik," kata politikus PKS tersebut dalam diskusi yang digelar di Seknas Prabowo-Sandiaga, Menteng, Jakarta, Selasa (11/12).

Nur Iman mengatakan pengawasan suarat suara merupakan bagian dari yang perlu dipantau secara efektif. “Baik itu dari sisi penyelenggaranya, peserta pemilu, dan masyarakat sebagai orang-orang yang berinteraksi ke depan dengan pemilu 2019,” kata Nur Iman.

Ia juga mengungkapkan, ada tiga tantangan yang saat ini dihadapi tim Prabowo-Sandi. Pertama, Daftar Pemilih tetap (DPT) bersih. Saat ini, ia mengatakan, masih banyak permasalahan terkait DPT.

Kedua, soal akurasi penghitungan. Ketiga, akses dilakukan terbuka. "Terutama, bagaimana hasil dari masing-masing TPS, bagaimana hasil dari yang lainnya. Begitu juga dengan DPT, disdukcapil kalau bisa jauh lebih berperan untuk bisa membantu KPU karena yang memiliki accessfull terhadap NIK dan NKK hanya Disdukcapil," kata dia.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2RQPsTE
December 11, 2018 at 03:17PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2RQPsTE
via IFTTT
Share:

Monday, December 10, 2018

Jabar Dorong Lahan Perkebunan Disulap Jadi Destinasi Wisata

Perkebunan adalah sektor strategis untuk bisa mempercepat kesejahteraan masyarakat.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat mendorong lahan-lahan perkebunan untuk disulap menjadi destinasi wisata yang ramah lingkungan. Menurut Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar Iwa Karniwa, hal ini dilakukan agar nantinya yang digenjot tak hanya peningkatan produktifitas atau penyerapan tenaga kerja saja.

"Tapi juga kita dorong dan akan tingkatkan lahan-lahan perkebunan untuk disulap menjadi destinasi wisata tapi tetap ramah lingkungan," ujar Iwa pada Acara Puncak Hari Perkebunan ke-61 di Gedung Sate, Senin (10/12).

Menurut Iwa, perkebunan adalah salah satu sektor strategis untuk bisa mempercepat kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu harus terus didorong untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, baik dari sisi produktifitas maupun kualitas.

"Khususnya meningkatkan ekonomi masyarakat dalam mengurangi penangguran dan meningkatkan daya saing ekonomi masyarakat," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, menurut Iwa, Pemprov Jabar juga mendapat penghargaan sebagai provinsi dengan kontribusi terbesar dalam sektor perkebunan untuk nasional. Apalagi, kontribusi Jabar di sektor perkebunan sudah terjadi sejak zaman Belanda.

"Sehingga dengan peringatan hari perkebunan ke-61 merupakan momentum dalam upaya untuk kebangkitan perkebunan khususnya di Jabar dan nasional," kata Iwa.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2L6f5gv
December 10, 2018 at 03:17PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2L6f5gv
via IFTTT
Share:

Monday, December 3, 2018

Bekasi Siapkan Sekolah Khusus Difabel

Operasional sekolah ditargetkan mulai tahun ajaran baru 2019.

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menyiapkan sekolah khusus penyandang disabilitas. Operasional sekolah ditargetkan mulai tahun ajaran baru 2019. 

Sementara ini, dinas-dinas terkait memulai pendataan kebutuhan sekolah bagi penyandang disabilitas yang membutuhkan pendidikan. “Saya sudah perintahkan (dinas terkait) untuk buat keputusan perencanaan hari ini. Mudah-mudahan ini bisa dilaksanakan secara komprehensif,” kata Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi usai peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2018 di Kota Bekasi, Senin (3/12).

Menurut Pepen, sapaan akrabnya, niatan Pemkot Bekasi mendirikan sekolah khusus sebagai bentuk perhatian kepada penyandang disabilitas. Langkah ini sekaligus mendorong Kota Bekasi menjadi kota inklusif di Jawa Barat. 

Ia menambahkan pendirian sekolah disabilitas yang terpusat itu agar pendidikan bagi anak-anak disabilitas bisa lebih terfokus dan efektif. Ia mengatakan ketersediaan infrastruktur bukan persoalan besar. 

Sebab, Pemkot Bekasi saat ini tengah melakukan proses penggabungan ratusan sekolah dasar (SD) menjadi hanya puluhan unit. Sisa bangunan yang tidak terpakai itu akan dialihfungsikan untuk tempat pendidikan kaum disabilitas. 

“Tinggal fasilitasnya saja yang menyesuaikan. Macam-macam lah, kita cari contoh desain sekolah yang cocok,” ujar politikus Partai Golkar itu. 

Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono menambahkan, hingga saat ini Kota Bekasi belum memiliki sekolah khusus disabilitas. Rencananya, lokasi pendirian sekolah disabilitas akan menggunakan kompleks gedung SD Margajaya di Kelurahan Margajaya, Bekasi.

Kompleks itu terdiri dari SD Marga Jaya I, III, IV, dan V. Keempat SD itu akan digabung menjadi satu sekolah bernama SD Marga Jaya I. Kompleks tersebut terdiri dari gedung kelas letter O bertingkat dua. 

Selain itu, ada pula dua gedung lain yang berdiri sendiri. Penggabungan empat sekolah itu sendiri akan dimulai pada awal tahun depan.

Tri menjelaskan, usai penggabungan selesai, sisa bangunan dimanfaatkan untuk sekolah disabilitas. “Nanti kita design sesuai kebutuhan disabilitas. Kapan? Segera. Kita juga berharap dapat bantuan dari Kementerian Sosial,” tuturnya.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi Inayatullah mengatakan, sejauh ini baru ada satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan dua SD Negeri yang membuka kelas khusus disabilitas. Adanya pendirian sekolah khusus akan sangat membantu para penyandang disabilitas di Kota Bekasi yang membutuhkan pendidikan.

Sekolah yang bakal didirikan setingkat SD dan SMP. Hanya saja, Inayatullah belum mengetahui jumlah kelas yang akan dibuka.

Hal itu akan mengacu pada hasil pendataan yang dilakukan oleh Dinas Sosial Kota Bekasi. “Bangunan sudah ada, tinggal keputusannya. Nanti akan ada Perwalkot dan Ketwalkot. Kita mulai di tahun ajaran 2019,” katanya.

Ia menjelaskan, secara umum daya tampung maksimal satu kelas pada sekolah disabilitas maksimal 8-10 orang baik SD maupun SMP. Sedangkan sistem jenjang kelas tidak seperti sekolah pada umumnya. Kegiatan belajar mengajar berdasarkan kelompok belajar yang salah satunya mengacu pada usia siswa.

Namun, Dinas Pendidikan Kota Bekasi mengaku pendirian sekolah disabilitas itu belum mendapatkan alokasi anggaran dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bekasi 2019. Kendati demikian, ia memastikan para siswa disabilitas akan digratiskan.

Kepala Bidang Rehabilitasi Dinas Sosial Kota Bekasi, Turyaman, mengatakan baru mendengar rencana tersebut. Karena itu, Dinsos masih harus melakukan verifikasi data warga yang menjadi penyandang disabilitas.

Menurut dia, langkah pembangunan sekolah khusus akan sangat bermanfaat bagi kaum penyandang disabilitas. “Saya secara pribadi harus melakukan konfirmasi dan verifikasi lebih lanjut,” tuturnya. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FXWrZm
December 03, 2018 at 03:17PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FXWrZm
via IFTTT
Share:

Bekasi Siapkan Sekolah Khusus Disabilitas

Operasional sekolah ditargetkan mulai tahun ajaran baru 2019.

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menyiapkan sekolah khusus penyandang disabilitas. Operasional sekolah ditargetkan mulai tahun ajaran baru 2019. 

Sementara ini, dinas-dinas terkait memulai pendataan kebutuhan sekolah bagi penyandang disabilitas yang membutuhkan pendidikan. “Saya sudah perintahkan (dinas terkait) untuk buat keputusan perencanaan hari ini. Mudah-mudahan ini bisa dilaksanakan secara komprehensif,” kata Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi usai peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2018 di Kota Bekasi, Senin (3/12).

Menurut Pepen, sapaan akrabnya, niatan Pemkot Bekasi mendirikan sekolah khusus sebagai bentuk perhatian kepada penyandang disabilitas. Langkah ini sekaligus mendorong Kota Bekasi menjadi kota inklusif di Jawa Barat. 

Ia menambahkan pendirian sekolah disabilitas yang terpusat itu agar pendidikan bagi anak-anak disabilitas bisa lebih terfokus dan efektif. Ia mengatakan ketersediaan infrastruktur bukan persoalan besar. 

Sebab, Pemkot Bekasi saat ini tengah melakukan proses penggabungan ratusan sekolah dasar (SD) menjadi hanya puluhan unit. Sisa bangunan yang tidak terpakai itu akan dialihfungsikan untuk tempat pendidikan kaum disabilitas. 

“Tinggal fasilitasnya saja yang menyesuaikan. Macam-macam lah, kita cari contoh desain sekolah yang cocok,” ujar politikus Partai Golkar itu. 

Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono menambahkan, hingga saat ini Kota Bekasi belum memiliki sekolah khusus disabilitas. Rencananya, lokasi pendirian sekolah disabilitas akan menggunakan kompleks gedung SD Margajaya di Kelurahan Margajaya, Bekasi.

Kompleks itu terdiri dari SD Marga Jaya I, III, IV, dan V. Keempat SD itu akan digabung menjadi satu sekolah bernama SD Marga Jaya I. Kompleks tersebut terdiri dari gedung kelas letter O bertingkat dua. 

Selain itu, ada pula dua gedung lain yang berdiri sendiri. Penggabungan empat sekolah itu sendiri akan dimulai pada awal tahun depan.

Tri menjelaskan, usai penggabungan selesai, sisa bangunan dimanfaatkan untuk sekolah disabilitas. “Nanti kita design sesuai kebutuhan disabilitas. Kapan? Segera. Kita juga berharap dapat bantuan dari Kementerian Sosial,” tuturnya.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi Inayatullah mengatakan, sejauh ini baru ada satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan dua SD Negeri yang membuka kelas khusus disabilitas. Adanya pendirian sekolah khusus akan sangat membantu para penyandang disabilitas di Kota Bekasi yang membutuhkan pendidikan.

Sekolah yang bakal didirikan setingkat SD dan SMP. Hanya saja, Inayatullah belum mengetahui jumlah kelas yang akan dibuka.

Hal itu akan mengacu pada hasil pendataan yang dilakukan oleh Dinas Sosial Kota Bekasi. “Bangunan sudah ada, tinggal keputusannya. Nanti akan ada Perwalkot dan Ketwalkot. Kita mulai di tahun ajaran 2019,” katanya.

Ia menjelaskan, secara umum daya tampung maksimal satu kelas pada sekolah disabilitas maksimal 8-10 orang baik SD maupun SMP. Sedangkan sistem jenjang kelas tidak seperti sekolah pada umumnya. Kegiatan belajar mengajar berdasarkan kelompok belajar yang salah satunya mengacu pada usia siswa.

Namun, Dinas Pendidikan Kota Bekasi mengaku pendirian sekolah disabilitas itu belum mendapatkan alokasi anggaran dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bekasi 2019. Kendati demikian, ia memastikan para siswa disabilitas akan digratiskan.

Kepala Bidang Rehabilitasi Dinas Sosial Kota Bekasi, Turyaman, mengatakan baru mendengar rencana tersebut. Karena itu, Dinsos masih harus melakukan verifikasi data warga yang menjadi penyandang disabilitas.

Menurut dia, langkah pembangunan sekolah khusus akan sangat bermanfaat bagi kaum penyandang disabilitas. “Saya secara pribadi harus melakukan konfirmasi dan verifikasi lebih lanjut,” tuturnya. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2DVaHQ5
December 03, 2018 at 03:17PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2DVaHQ5
via IFTTT
Share:

Lambat Panas, LA Lakers Akhirnya Bekuk Suns

Kyle Kuzma menjadi bintang Lakers dalam laga ini setelah mencetak angka tertinggi.

REPUBLIKA.CO.ID, LOS ANGELES -- Los Angeles (LA) Lakers tampil terlambat panas, namun akhirnya bisa mengalahkan tamunya Phoenix Suns. Dalam lanjutan kompetisi bola basket NBA 2018/2019, Senin (3/12) WIB, di Staples Center, Lakers menang 120-96.

Kyle Kuzma menjadi bintang Lakers dalam laga ini setelah mencetak angka tertinggi, yakni 23 angka dan 8 rebound. Pemain berusia 23 tahun ini semakin menunjukkan kematangan bermain, tidak hanya dalam hal mencetak angka, namun juga dalam bertahan menjaga area. Ini bisa dilihat dari catatan reboundnya yang juga cukup banyak.

Kuzma hanya kalah dari Center Lakers Tyson Chandler yang mengemas 11 rebound dalam gim kali ini. Menanggapi permainan Kuzma, bintang Lakers LeBron James seperti dikutip dari LA Time, menyatakan  “Dia terus menjadi lebih baik dan lebih baik, tidak hanya secara ofensif tetapi juga dalam bertahan. Hanya bermain di sekitar bola basket yang solid. ”

Sebelumnya, saat melawan Dallas Mavericks, Kuzma mencetak 15 angka, 12 rebound, dan enam assist, "Dia melakukan pekerjaan yang bagus. Pemain seperti itu yang kami cari," kata pelatih Lakers Luke Walton.

Walton menyatakan, perbaikan defensif penting bagi Kuzma sejak dia memasuki kompetisi NBA. "Dia hanya tidak pandai dalam hal itu," kata Walton. "Tapi dia memiliki keinginan berkembang."

Walton bukan satu-satunya orang yang membantu Kuzma. LeBron pun sering membantu Kuzma selama pertandingan dengan menunjukkan hal-hal yang dia lihat. Rajon Rondo juga sangat membantu, terutama karena Rondo tidak bisa bermain lantaran tangannya patah.

Selain Kuzma, bintang Lakers Lebron James, mengemas 22 angka dan 8 assist. Brandon Ingram 15 angka, Beasley dan Javale McGee sama-sama mengemas 14 angka.

Di kubu Suns, pemain cadangan Richaun Holmes menjadi top skorer dengan 15 angka. Trevor Ariza dan Josh Jackson mengemas 13 angka, disusul Mikal Bridges serta DeAndre Ayton yang mencetak double-double 10 angka dan 10 rebound.

Kemenangan ini membuat catatan kemenangan Lakers (14-9). Ini menempatkan klub kebanggaan Kota Los Angeles itu menempati posisi lima besar klasemen sementara Wilayah Barat. Sebaliknya bagi Suns, kekalahan ini membuat catatan 4-19 sekaligus membenamkannya di dasar klasemen sementara Wilayah Barat.

Selanjutnya, Lakers akan menjamu San Antonio Spurs. Sedangkan Suns akan kembali ke kandang untuk menjamu Sacramento Kings. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Qzcv7Y
December 03, 2018 at 03:17PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Qzcv7Y
via IFTTT
Share:

Kotjo: Rp 4,75 M untuk Eni Hanya Pemberian Antarteman

Johanes Budisutrisno Kotjo hari ini menjalani sidang pleidoi di Pengadilan Tipikor.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemegang saham Blakgold Natural Resources Ltd Johanes Budisutrisno Kotjo mengaku bahwa pemberian uang senilai Rp 4,75 miliar kepada anggota Komisi VII DPR non-aktif dari fraksi Partai Golkar Eni Maulani Saragih hanya pemberian antarteman. Hal itu diungkapkan Kotjo pada sidang pembacaan nota pembelaan (pleidoi) di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (3/12).

"Ketika Bu Eni minta saya menyukseskan kegiatan partainya dan mendukung suaminya, tidak pernah terpikirkan sama sekali oleh saya bantuan itu akan saya konversi menjadi suatu keuntungan. Saya hanya berpikiran kalau Bu Eni minta bantuan ke saya karena menganggap saya sebagai temannya," kata Kotjo, Senin.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK sebelumnya, menuntut Kotjo dengan pidana penjara selama empat tahun penjara serta pidana denda sejumlah Rp 250 juta subsider enam bulan kurungan. JPU KPK juga menolak permohonan Kotjo untuk menjadi saksi pelaku yang bekerja sama dengan penegak hukum atau justice collaborator (JC), karena Kotjo dinilai tidak membuka atau membongkar perkara atau peranan pihak lain yang lebih besar.

Pemberian itu ditujukan agar Eni membantu Kotjo dalam proyek Independent Power Producer (IPP) pembangkit listrik tenaga uap mulut tambang RIAU 1 (PLTU MT Riau-1) antara PT Pembangkitan Jawa Bali Investasi (PJBI) dengan Blackgold Natural Resources (BNR) Ltd dan China Huadian Engineering Company Limited (CHEC) Ltd yang dibawa oleh Kotjo.

"Tidak berpikir jauh mengenai pemberian itu, tapi hanyalah sebagai kegiatan seorang teman. Kalau saya tahu dari awal bantuan itu akan berpotensi bermasalah hukum seperti ini, mungkin saya akan berpikir ulang sebelum membantu," ucap Kotjo.

Kotjo mengakui bahwa penyidik KPK sudah menerangkan bahwa bantuannya untuk Eni terkait erat dengan proyek IPP PLTU MT Riau-1. Namun, ia tidak paham mengapa pemberian uang dikaitkan dengan proyek itu.

"Saya tidak paham karena bantuan tersebut dikaitkan dengan PLTU MT Riau-1, benar memang Ibu Eni membuka jalan untuk komunikasi dengan PLN, tapi Bu Eni tidak pernah menanyakan mengenai komitmen untuknya. Kenapa saya butuh dibukakan jalur? Karena saya tidak kenal orang di PLN, bila melalui kalau jalur normal pasti panjang dan berbelit, saya sebagai wirausaha butuh jalur yang lebih cepat," jelas Kotjo.

Ia juga mengakui, bahwa tetap ada rasa sungkan terhadap Eni sebagai legislator dalam memberikan apresiasi untuk bantuan Eni menjadi penghubung dengan PLN. Namun, Kotjo mengakui bahwa ia memang berharap mendapat keuntungan finansial bila proyek ini berjalan.

"Kalau ditanya apa keuntungan saya dari proyek ini? Tentu saja keuntungan finansial yang saya dapat sebagai agen, saya mendapat komisi bila proyek ini terlaksana. Tapi proyek ini juga menantang dan spesial. Silakan dicari PLTU yang ada di negeri ini dengan pembiayaan yang sangat besar tapi investor dengan dana besar malah menjadi pemegang saham minoritas, itulah tantangannya dan saya mendapat investor yang berani," ungkap Kotjo.

Namun, terhadap semua pemberian yang diberikan kepada Eni tersebut, Kotjo mengaku menyesali perbuatannya. Majelis hakim akan menjatuhkan vonis kepada Kotjo pada 13 Desember 2018.

"Sampai saat ini saya masih punya kewajiban untuk membayar hak orang lain lain. Saya mohon agar majelis mencabut blokir rekening-rekening saya untuk memenuhi kewajiban saya kepada pegawai-pegawai saya, juga untuk kebutuhan keluarga saya. Apa pun keputusan yang kelak dijatuhkan majelis hakim saya akan menerimanya dan tidak mengajukan banding," tutur Kotjo.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2DXpqKi
December 03, 2018 at 03:17PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2DXpqKi
via IFTTT
Share:

Wednesday, November 28, 2018

Mitra Kukar Boyong 22 Pemain ke Markas Sriwijaya FC

Saat ini Mitra Kukar masih terjerembab di zona degradasi

REPUBLIKA.CO.ID, SAMARINDA -- Kesebelasan Mitra Kukar siap melakoni laga tandang menghadapi Sriwijaya FC pada lanjutan kompetisi Liga 1 2018 di Stadion Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan, yang dihelat Jumat (30/11). Mitra Kukar akan memboyong 22 pemain dalam menghadapi kekuatan tuan rumah.

Tim berjuluk "Naga Mekes" ini dituntut bisa mendapatkan poin menghadapi rumah Sriwijaya FC. Mengingat saat ini posisi tim asal Kabupaten Kutai Kartanegara itu masih rawan terjerembab dalam zona degradasi.

Skuat besutan Rahmad Darmawan ini berada di peringkat ke-14 klasemen sementara dengan raihan poin 39. Dibuntuti empat tim lainnya dengan selisih poin yang tidak terlalu jauh.

"Tim kami hanya menyisakan dua pertandingan, satu tandang ke Palembang dan satu lagi pertandingan kandang menghadapi Persija Jakarta. Keduanya merupakan laga berat bagi kami, dan kami harus berusaha maksimal untuk meraih poin," kata Rahmad Darmawan, Rabu (28/11).

Apalagi, kata Rahmad Darmawan, dalam beberapa kali laga terakhir, timnya dirugikan oleh wasit.

Sementara itu, Media Officer Mitra Kukar, Agriwinata mengatakan Mitra Kukar akan bertolak menuju Palembang pada hari ini (Rabu, 28/11). "Kami berangkat menggunakan jalur penerbangan dari Balikpapan ke Palembang," kata Agri.

Menurut Agri pada lawatannya kali ini, Mitra Kukar turun dengan kekuatan penuh karena hampir semua pemain inti Mitra Kukar ikut dalam rombongan. Termasuk Bayu Pradana dan Septian David Maulana yang sudah beberapa kali absen karena kepentingan timnas Indonesia, saat ini sudah bergabung dengan skuat Mitra Kukar.

"Kami berharap bisa membawa pulang poin, oleh sebab itu kami mohon doa restu seluruh masyarakat Kutai Kertanegara dan Kalimantan Timur," tuturnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2P4q0b2
November 28, 2018 at 03:17PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2P4q0b2
via IFTTT
Share:

Thursday, November 22, 2018

Tim Pengacara Baiq Nuril Belum Bisa Susun PK, Ini Alasannya

Peninjauan Kembali (PK) menjadi langkah hukum melawan putusan kasasi MA.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tim kuasa hukum Baiq Nuril, Joko Jumadi mengatakan, sampai saat ini pihaknya masih belum bisa menyiapkan novum (bukti baru) untuk mengajukan peninjauan kembali (PK) terkait kasus pelecehan seksual secara verbal yang dialami oleh kliennya, Baiq Nuril. Menurut Joko, hal itu masih terkendala karena belum diterimanya salinan putusan kasasi dari Mahkamah Agung (MA).

"Kami masih menunggu salinan putusan kasasi dulu, baru kami bisa tahu masalahnya sebenarnya ada di mana, sehingga kami juga tahu memerlukan novum yang seperti apa," katanya kepada Republika, saat dihubungi, Kamis (22/11).

Tetapi, sambung Joko, pihaknya juga sudah mencoba menemui juru bicara MA, Suhadi, untuk meminta salinan putusan kasasi tersebut bisa segera dikeluarkan. Agar proses pengajuan PK dapat berjalan. Dari hasil pertemuan itu, Joko berharap dalam waktu dekat bisa menerima salinan tersebut.

"Tadi malam saya sudah ketemu dengan juru bicara MA, Pak Suhadi. Beliau mengatakan, semoga dalam waktu dua sampai tiga hari ini salinan putusan kasasi itu bisa sampai di Mataram, NTB," imbuhnya.

Hal itu dibenarkan oleh juru bicara MA, Suhadi. Ia menyebutkan, salinan putusan itu telah jadi dan siap dikirimkan ke tim kuasa hukum Baiq Nuril dan Kejaksaan Negeri Mataram, Nusa Tenggara Barat. "Sudah siap (salinan putusan kasasi). Hari ini atau paling lambat besok kita kirim ke NTB," ujar Suhadi, saat dihubungi Republika, Kamis (22/11).

Baca juga: MA: Hakim Putus Perkara Baiq Nurul Berdasarkan Fakta Hukum

Baiq Nuril yang merupakan mantan staf tata usaha di SMAN 7 Mataram, mengaku mendapat pelecehan pada pertengahan 2012. Saat itu, Nuril masih berstatus sebagai pegawai honorer di SMAN 7 Mataram.

Satu ketika dia ditelepon oleh atasannya berinisial M. Perbincangan antara M dan Nuril berlangsung selama kurang lebih 20 menit. Dari 20 menit perbincangan itu, hanya sekitar lima menit yang membicarakan soal pekerjaan. Sisanya, M malah bercerita soal pengalaman seksualnya bersama dengan wanita yang bukan istrinya.

Perbincangan itu pun terus berlanjut dengan nada-nada pelecehan terhadap Nuril. Terlebih, M menelepon Nuril lebih dari sekali. Nuril pun merasa terganggu dan merasa dilecehkan oleh M melalui verbal. Tak hanya itu, orang-orang di sekitarnya menuduhnya memiliki hubungan gelap dengan M.

Merasa jengah dengan semua itu, Nuril berinisiatif merekam perbincangannya dengan M. Hal itu dilakukannya guna membuktikan dirinya tak memiliki hubungan dengan atasannya itu. Kendati begitu, Nuril tidak pernah melaporkan rekaman itu karena takut pekerjaannya terancam.

Hanya saja, ia bicara kepada Imam Mudawin, rekan kerja Baiq, soal rekaman itu. Namun, rekaman itu malah disebarkan oleh Imam ke Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Mataram.

Diketahui, penyerahan rekaman percakapannya dengan M, hanya dilakukan Nuril dengan memberikan ponsel. Proses pemindahan rekaman dari ponsel ke laptop dan ke tangan-tangan lain sepenuhnya dilakukan oleh Imam.

Merasa tidak terima aibnya didengar oleh banyak orang, M pun melaporkan Nuril ke polisi atas dasar Pasal 27 Ayat (1) Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Padahal rekaman tersebut disebarkan oleh Imam, namun malah Nuril yang dilaporkan oleh M.

Kasus ini pun berlanjut hingga ke persidangan. Setelah laporan diproses, Pengadilan Negeri Mataram memutuskan Nuril tidak bersalah dan membebaskannya dari status tahanan kota.

Kalah dalam persidangan, Jaksa Penuntut Umum mengajukan banding hingga kasasi ke Mahkamah Agung. Singkat cerita pada 26 September 2018 lalu, MA memutus Nuril bersalah dan menghukumnya dengan pidana enam bulan penjara dan denda Rp 500 juta.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2A8tofq
November 22, 2018 at 03:17PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2A8tofq
via IFTTT
Share: