Showing posts with label 2018 at 06:38PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 06:38PM. Show all posts

Sunday, December 23, 2018

Nasib Gattuso Ditentukan Dalam Dua Laga Sebelum Tahun Baru

Dalam tiga laga terakhir Serie A, Rossoneri belum jua meraih kemenangan.

REPUBLIKA.CO.ID,  MILAN -- Gennaro Gattuso terancam didepak dari kursi kepelatihan AC Milan. Dalam tiga laga terakhir Serie A, Rossoneri belum jua meraih kemenangan.

Teranyar, pasukan merah hitam kalah 0-1 sewaktu menjamu Fiorentina di Stadion San Siro, Sabtu (22/12). "Menurut berbagai sumber, Gattuso harus memenangkan dua pertandingan tersisa pada 2018," demikian laporan yang dikutip dari Football Italia, Ahad (23/12).

Sebelum berganti tahun, Milan bakal berhadapan dengan tim-tim papan bawah. Sejumlah klub semenjana tersebut adalah Frosinone, dan SPAL. 

Jika gagal memenuhi target tersebut, Gattuso berpotensi dipecat. Saat ini, sosok yang sedang dikaitkan dengan Rossoneri, yaitu Arsene Wenger. Kebetulan pelatih yang lebih dari due dekade menangani Arsenal itu sedang nganggur.

Hingga giornata ke-17 Liga Italia, Milan berada di tangga kelima klasemen sementara. Dengan mengantongi 27 poin, Gonzalo Higuain dan rekan-rekan tertinggal sebiji angka dari Lazio di posisi keempat.

Target klub tersebut, finis di zona empat besar. Jika tercapai, musim depan Il Diavolo tampil di Liga Champions.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2EJpezr
December 23, 2018 at 06:38PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2EJpezr
via IFTTT
Share:

Wednesday, December 19, 2018

BPK Minta Bagian Saham Freeport untuk Pemda Melalui Dividen

Pemda mendapatkan jatah saham Freeport Indonesia sebesar 10 persen

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) meminta kepada pemerintah pusat agar skema pembagian saham PT Freeport Indonesia untuk pemerintah daerah (pemda) sebesar 10 persen tidak melalui skema penyertaan modal, tetapi melalui skema pembagian dividen. Hal ini dilakukan agar tidak ada 'penumpang gelap' dalam proses divestasi saham ini.

Anggota IV BPK, Rizal Djalil menjelaskan apabila menggunakan skema penyertaan saham maka berpotensi porsi saham yang diberikan kepada Pemda akan dimanfaatkan oleh 'penumpang gelap'. Dengan skema dividen, kata Rizal maka pihak Pemda tidak bisa menjual porsi saham 10 persen tersebut ke 'penumpang gelap'.

Apalagi, kejadian yang sudah sudah kata Rizal, BUMD besutan Pemda kerap kali malah dimanfaatkan oleh pihak tak bertanggung jawab sehingga malah merugikan negara. "Berdasarkan pengalaman empiris dan pengalaman BPK terhadap BUMD yang bekerja sama dengan pihak-pihak tertentu. selama ini selalu menimbulkan masalah dan penyimpangan," ujar Rizal di Kantor BPK, Rabu (19/12).

Rizal menjelaskan untuk menghindari permasalahan tersebut, BPK menyarankan supaya kepemilikan saham 10 persen untuk masyarakat Papua tidak dilakukan melalui setoran penyertaan modal tetapi menggunakan pola perhitungan deviden.

Hal ini juga disepakati oleh PT Inalum. Inalum memang dalam struktur pembagian saham yang dibentuk membuat entitas usaha sendiri yang didalamnya merupakan gabungan dari Inalum dan BUMD Papua. Hal ini dilakukan agar entitas usaha baru tersebut masih dalam kendali Inalum.

"Struktur kepemilikan Pemda Papua yang Inalum usulkan sudah sesuai dengan rekomendasi BPK. Inalum memberikan pinjaman kepada BUMD sebesar 819 juta dolar AS yang dijaminkan dengan saham 40 persen milik Freeport Indonesia. Cicilan pinjaman akan dibayarkan dengan dividen Freeport Indonesia yang akan didapatkan oleh BUMD. Namun dividen tersebut tidak akan digunakan sepenuhnya untuk membayar cicilan tersebut," ujar Coorporate Communication Inalum, Rendy Witoelar, Rabu (19/12).

Rendy menjelaskan entitas baru sebagai perusahaan patungan antara INALUM dan BUMD milik Pemerintah Daerah sudah sesuai dengan kesepakatan induk yang ditandatangani pada tanggal 12 Januari 2018 antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Papua, Pemerintah Kabupaten Mimika dan Inalum tentang Pengambilan Saham Divestasi PT Freeport Indonesia.

"Struktur kepemilikan pemerintah daerah yang saat ini diusulkan adalah struktur yang lazim dan sudah mempertimbangkan semua aspek termasuk aspek perpajakan yang lebih efisien bagi semua pemegang saham," ujar Rendy.

Entitas baru tersebut, menurut Deputi Bidang Pertambangan, Industri Strategis dan Media, Kementerian BUMN, Fajar Harry Sampoerna mengatakan entitas baru tersebut adalah PT Indonesia Papua Metal dan Mineral (IPMM).

"Perusahaan sudah dibentuk. Tapi nanti terkait penyertaan BUMD di dalamnya memang masih menunggu pihak Pemda menyelesaikan BUMDnya," ujar Fajar di BPK, Rabu (19/12).

Fajar menjelaskan selama pihak Pemda belum menyelesaikan BUMD maka semua masih dipegang oleh Inalum. Tidak hanya secara uang, tetapi juga dalam pembentukan PT IPMM tersebut.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2QHKSus
December 19, 2018 at 06:38PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2QHKSus
via IFTTT
Share:

Bertemu Raja Yordania, Abbas Sampaikan Kondisi Palestina

Raja Abdullah setuju solusi dua negara merujuk garis perbatasan 1967

REPUBLIKA.CO.ID, AMMAN – Presiden Palestina Mahmoud Abbas bertemu Raja Yordania Abdullah II di Amman, Selasa (18/12). Mereka menbahas tentang perkembangan situasi di Palestina dan kawasan. 

Dilaporkan laman kantor berita Palestina, WAFA, Abbas memaparkan kepada Raja Abdullah tentang serangan pasukan Israel baru-baru ini ke Tepi Barat. Mereka menggerebek kantor-kantor lembaga pemerintah serta melakukan pembongkaran rumah warga. 

Abbas mengutarakan kecemasannya tentang kian masifnya proyek pembangunan permukiman ilegal Israel di wilayah Palestina yang diduduki. 

Ia mengatakan hal itu telah mengorbankan banyak kehidupan warga Palestina. Sebab tanah mereka dirampas untuk dijadikan permukiman Yahudi. 

Abbas mengapresiasi Yordania dan Raja Abdullah atas dukungan yang telah diberikan kepada rakyat Palestina. Ia menekankan perlunya menjaga koordinasi dan konsultasi yang intens antara Yordania-Palestina. 

Raja Abdullah pada gilirannya menyorot perlunya memecahkan kebuntuan dalam proses perdamaian, yakni dengan meluncurkan perundingan yang serius serta efektif antara Palestina dan Israel atas dasar solusi dua negara. 

Namun hal itu harus mengarah pada pembentukan negara merdeka Palestina dengan garis perbatasan 1967, dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya. 

Raja Abdullah mengutarakan penolakan dan protes atas praktik-praktik sepihak Israel membangun permukiman di wilayah Palestina yang diduduki. 

Ia menilai hal itu merupakan hambatan konkret untuk mencapai perdamaian yang adil dan permanen berdasarkan solusi dua negara.  

Ia meminta komunitas internasional memikul tanggung jawab dan menekan Israel menghentikan tindakan sepihaknya, termasuk dalam hal pembangunan permukiman di wilayah Palestina. Sebab apa yang dilakukan Israel berpotensi memicu kekerasan lebih lanjut. 

Raja Abdullah menegaskan dukungannya untuk Palestina. Yordania akan berdiri dengan segala potensi dan kemampuannya agar Palestina memperoleh hak dan keadilan yang selama ini diperjuangkan. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2BsWbfG
December 19, 2018 at 06:38PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2BsWbfG
via IFTTT
Share:

Sunday, December 9, 2018

Batik Jadi Primadona di Afrika Selatan

Bagi masyarakat Afrika, batik memiliki makna historis yang mendalam.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Batik Indonesia menjadi primadona dalam acara Diplomatic Fun Fair 2018 diadakan Kementerian Luar Negeri Afrika Selatan. Acara ini digelar di Ditsong Pioneer Museum, Pretoria, Sabtu (8/12).

Duta Besar Indonesia untuk Afrika Selatan mencakup Republik Botswana, Kerajaan Swaziland dan Kerajaan Lesotho, Salman Al-Faris mengatakan, bagi masyarakat Afrika Selatan, batik memiliki kesan dan makna historis yang sangat mendalam.

Selain itu, kegiatan itu merupakan ajang untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat umum mengenai dunia diplomasi dan sebagai sarana bagi perwakilan untuk mempromosikan negara melalui budaya dan kuliner.

Dikatakannya, batik dikenal oleh masyarakat Afrika Selatan dengan sebutan Madiba Shirt atau kemeja Madiba. Madiba merupakan panggilan akrab tokoh pejuang Apartheid, Nelson Mandela yang kerap mengenakan batik di berbagai kegiatan sehingga membuat batik semakin terkenal dan mendunia, khususnya di Afrika Selatan.

Lebih dari 200 orang pengunjung yang terdiri dari komunitas diplomatik, pengusaha, dan masyarakat umum di Pretoria, Afrika Selatan menyerbu stand Indonesia untuk berburu batik dan makanan tradisional Indonesia.

Selain itu, di stand Indonesia, pengunjung juga dapat merasakan cita rasa kopi asli Indonesia yang disajikan oleh Kantor ITPC Johannesburg. Selain batik, makanan Indonesia juga diminati pengunjung pameran tersebut. Sate ayam, mi goreng dan nasi goreng merupakan makanan Indonesia yang paling digemari pengunjung.

Dalam acara tersebut, pengunjung juga diperkenalkan dengan kue-kue tradisional Indonesia, seperti Klepon dan Onde-onde.

Banyak pengunjung yang mengatakan bahwa makanan Indonesia sangat lezat dan tertarik untuk mengunjungi Indonesia untuk mencoba lebih banyak makanan-makanan tradisional Indonesia yang beragam.

Diplomatic Fun Fair rutin diselenggarakan setiap tahunnya oleh Kemlu Afsel merupakan ajang untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat umum mengenai dunia diplomasi. Acara ini juga sebagai sarana bagi seluruh perwakilan di Afsel untuk memperkenalkan serta mempromosikan negara mereka melalui budaya dan kuliner.

Pada tahun ini, acara tersebut dihadiri sekitar 2.000 orang pengunjung dan terdapat 15 perwakilan negara-negara asing yang turut berpartisipasi dalam acara tersebut, seperti Benin, Botswana, RRT, Kongo, Ghana, Indonesia, Jepang, Mali, Mauritius, Palestina, Portugal, Somalia, Sri Lanka, Tanzania, dan Thailand.

Tema yang diangkat pada tahun ini adalah Honouring Madiba A global champion of human rights, peace and reconciliation untuk memperingati 100 tahun tokoh pejuang Afrika Selatan, Nelson Mandela.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2G5ttHd
December 09, 2018 at 06:38PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2G5ttHd
via IFTTT
Share:

Monday, December 3, 2018

Harga Daging Ayam di Sukabumi Merangkak Naik

Kenaikan harga menurunkan omzet penjualan ayam.

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Harga daging ayam di pasar tradisional Kota Sukabumi mengalami kenaikan dalam sepekan terakhir. Diperkirakan kenaikan harga daging ayam akan terus meningkat hingga menjelang akhir tahun nanti.

''Harga daging ayam terus mengalami kenaikan,'' ujar salah seorang pedagang daging ayam di sekitar Pasar Pelita Kota Sukabumi Asep Udi (35 tahun) kepada wartawan Senin (3/12). Saat ini harga daging ayam mencapai Rp 35 ribu per kilogram.

Sementara pada pekan lalu harganya masih Rp 32 ribu per kilogram. Sehingga ada kenaikan harga Rp 3 ribu per kilogram.

Menurut Udi, kenaikan harga ini berdampak pada turunya omzet penjualan. Pembeli mengurangi jumlah pembelian dibandingkan sebelumnya.

Pedagang daging ayam lainnya Suhendi (32) menambahkan, omzet penjualan daging ayam mengalami penurunan.

Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan, dan Perindustrian Kota Sukabumi Heri Sihombing menambahkan, harga daging ayam di Sukabumi mencapai Rp 35 ribu per kilogram. Harga daging ayam pada Oktober 2018 lalu hanya Rp 34 ribu per kilogram.

Menurut Heri, petugas terus memantau perkembangan harga daging ayam di pasaran. Harapannya pasokan daging ayak bisa memenuhi kebutuhan warga jelang Natal dan Tahun Baru.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2PheB7N
December 03, 2018 at 06:38PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2PheB7N
via IFTTT
Share:

Memahami Hijrahnya Rasulullah

Hijrah telah menjadi pusaka para rasul sebelum Nabi SAW

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Secara bahasa, hijrah berarti berpindah, meninggalkan, berpaling, dan tak mempedulikan lagi. Hijrah mempunyai beberapa pengertian. Pertama, kaum Muslim meninggalkan negerinya yang berada di bawah kekuasaan pemerintahan kafir. Kedua, menjauhkan diri dari dosa. Ketiga, permulaan tarikh Islam.

Hijrah dalam sejarah Islam biasanya dihubungkan dengan kepindahan Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah. Dalam hubungan ini, hijrah berarti berkorban demi Allah SWT, yaitu memutuskan hubungan dengan yang paling dekat dan dicintai demi tegaknya kebenaran, dengan jalan berpindah dari kampung halaman ke negeri orang lain.

Hijrah seperti ini telah menjadi pusaka para rasul sebelum Nabi SAW, dan terbukti telah menjadi babak pendahuluan bagi kebangkitan perjuangan.

Dalam menjalankan tugas kerasulannya di Makkah, Nabi Muhammad SAW berhadapan dengan masyarakat jahiliah, yakni masyarakat pemeluk nilai-nilai warisan Nabi Ibrahim AS, yang telah mereka kesampingkan dari bentuk yang sebenarnya. Inti warisan itu adalah pengesaan terhadap Allah SWT. Pada saat itu, penyembahan terhadap berhala dan perbuatan syirik lainnya telah merusak ajaran tauhid.

Nama Allah SWT, meskipun masih ada dalam kepercayaan mereka, telah tenggelam dalam nama-nama dan sembahan lainnya. Kepercayaan semacam ini telah mengundang banyak pemeluknya untuk datang ke Ka’bah, demi menunaikan ibadah haji sambil berdagang. Sehingga, Makkah mejadi pusat perdagangan yang ramai dikunjungi para pengunjung.

Akibatnya, Suku Quraisy, terutama para penguasa dan pemukanya, menjadi kaya. Ka’bah dan kepercayaan dipandang sebagai sumber utama kekayaan mereka pada akhirnya. Ketika Nabi Muhammad SAW memulai tugasnya dengan menekankan aspek keesaan Allah SWT (tauhid), mereka segera membangkitkan sikap permusuhan terhadap Rasulullah SAW.

Rasulullah SAW bersama para sahabatnya mendapat perlakuan buruk dan kasar dari orang-orang Quraisy yang masih kafir. Umat Muslim dikejar-kejar dan dianiaya. Ketika melihat kondisi Makkah tak lagi aman bagi umatnya, Nabi Muhammad SAW mengizinkan sebagian pengikutnya untuk mencari keamanan di negeri Abessinia (Ethiopia), yang penduduknya beragama Nasrani, dan rajanya bernama Najasyi (Negus), yang dikenal adil dan bijaksana. 

Pasca wafatnya Siti Khadijah dan Abi Thalib, ruang gerak Rasulullah SAW untuk berdakwah di Makkah semakin sempit.  Saat itu sudah memasuki tahun ke-10 kenabian.  Untuk menyelamatkan diri dari kekerasan dan kekejaman kafir Quraisy, Rasulullah pun mencoba bertandang ke negeri Ta’if (sekitar 65 km dari Makkah). Namun, Rasulullah justru mendapatkan perlakuan yang lebih buruk dan dilempari hingga terluka.

Setelah Perjanjian Aqabah, Rasulullah SAW menyiapkan Hijrah ke Yatsrib secara matang. Sebab, target utama kaum musyrik Makkah adalah menggagalkan hijrah kaum Muslim. Rasulullah menyiapkan bekal, kendaraan, penunjuk jalan, strategi, dan rute yang akan ditempuh. Beliau juga meminta Abu Bakar ash-Shiddiq dan seorang pemandu jalan yang bernama Abdullah bin Uraiqit untuk menemaninya.

Rasulullah meninggalkan rumah pada malam hari di 27 Shafar tahun ke-13 kenabian, atau bertepatan dengan 12 atau 13 September tahun 622 Masehi. Perjalanan awal keluar Makkah justru menempuh jalan yang berlawanan dengan jalan menuju Madinah. Hal ini dimaksudkan untuk mengecoh para pengejar. Gua Tsur adalah tempat tujuan mereka. Di gua ini mereka bermalam selama tiga hari. Kaum musyrik Quraisy sempat mengejar, tetapi keberadaan Rasulullah dan Abu Bakar di dalam gua tidak diketahui mereka.

Rasulullah SAW akhirnya tiba di Yatsrib pada Jumat 12 Rabiul Awal di tahun yang sama. Nabi SAW disambut penduduk Madinah dengan meriah.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2PaS5O1
December 03, 2018 at 06:38PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2PaS5O1
via IFTTT
Share:

Friday, November 30, 2018

Amartha Salurkan 2000 Kacamata Gratis di Jawa Barat

Kegiatan ini bentuk kepedulian Amartha terhadap para ibu di Jawa Barat.

REPUBLIKA.CO.ID, KARAWANG -- Amartha menyalurkan 2.000 kacamata baca gratis di empat daerah di Jawa Barat yakni Karawang, Purwakarta, Cirebon dan Majalengka pada 29-31 November 2018. Acara ini diselenggarakan Amartha bekerja sama dengan NVG Essilor serta Pemerintah Daerah (Pemda) dan warga setempat.

“Hari ini kami memberikan 477 kacamata gratis kepada warga yang membutuhkan di Tempuran, Kawarang. Ini adalah wujud kepedulian kami terhadap masyarakat yang sangat membutuhkan kacamata untuk membantu mereka dalam beraktivitas,” kata Ahmad Zaki, Marketing Communication and Activation Manager di Tempuran, Karawang, Jumat (30/11).

Pria yang akrab disapa Zaki ini menjelaskan saat ini masih banyak masyarakat pedesaan yang kesulitan mendapatkan layanan pemeriksaan mata dan pemberian kacamata gratis. Karena itu, Amartha berkomitmen untuk menjadi penghubung agar kesejahteraan merata sungguh terwujud. “Kami dibantu oleh warga dan pihak kecamatan Tempuran dalam menyelenggarakan acara ini. Kami ucapkan terima kasih atas bantuan pemberian kacamata ini,” ujar Zaki.

Zaki menjelaskan masyarakat perdesaan sangat sulit untuk mendapatkan akses pemeriksaan mata. Ini karena, akses lokasi tersebut yang sulit dijangkau di pedesaan.

Selain itu, masalah penglihatan terutama rabun dekat terjadi saat memasuki usia 40 tahun. “Ketika kesehatan mata terganggu maka seseorang tidak beraktivitas dan melakukan kegiatan produksi secara maksimal. Padahal, 80 persen informasi yang kita dapat berasal dari mata,” ucap Zaki.

Dia berharap dengan kacamata ini, semakin banyak perempuan tangguh di Karawang yang memberikan sumbangsih bagi pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut. “Amartha telah melakukan terus membagikan kacamata gratis untuk ibu-ibu di pulau Jawa. Pada Februari 2018, kami telah memberikan kacamata gratis kepada 3.000 ibu-ibu di Jawa Tengah dan Yogyakarta,” tutup Zaki.

Pada September 2018, Amartha memberikan 1.710 kacamata gratis kepada para ibu di tiga desa di Jawa Timur yakni Balai Desa Sobontoro, Kecamatan Boyolangu, Tulungagung; Balai Desa Pulo Lor, Kecamatan Jombang, Jombang; dan Balai Desa Pengantigan, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi. Dalam pembagian ini, Amartha juga turut dibantu oleh pemerintah daerah dan karang taruna setempat.

Seperti diketahui, 2.5 NVG Essilor adalah divisi khusus dari perusahaan lensa Essilor Group yang memiliki misi untuk memberikan kacamata kepada masyarakat yang kurang mampu. Pada tahun 2017, Amartha telah bekerja sama dengan Tim 2.5 NVG Essilor dalam mengadakan pemeriksaan mata di Mojokerto, Blitar dan Sukabumi.

Tak hanya itu, 2.5 NVG juga telah mengadakan pelatihan pemeriksaan mata kepada petugas lapangan di kantor cabang Kemang pada September 2017.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Pcq7Bs
November 30, 2018 at 06:38PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Pcq7Bs
via IFTTT
Share:

Puing Baru Diduga Milik MH370 Diserahkan ke Malaysia

Lima puing MH370 ditemukan di lepas pantai Madagaskar.

REPUBLIKA.CO.ID, PUTRAJAYA -- Keluarga penumpang pesawat Malaysia Airlines nomor penerbangan MH370 telah menyerahkan puing-puing yang diduga milik pesawat itu kepada Pemerintah Malaysia. Puing-puing yang baru ditemukan itu diharapkan bisa membantu menjelaskan hilangnya pesawat itu secara misterius empat tahun lalu

VR Nathan, yang istrinya Anne Daisy berada di dalam pesawat naas itu, mengatakan puing-puing tersebut terdiri dari lima bagian kecil pesawat yang ditemukan di laut Madagaskar. Puing kemudian diserahkan kepada Menteri Transportasi Malaysia, Anthony Loke, pada Jumat (30/11) di kantornya di ibu kota administratif Putrajaya, dekat Kuala Lumpur.

"Lima puing baru telah ditemukan di lepas pantai Madagaskar, termasuk satu bagian yang memiliki tulisan label yang masih bisa dibaca," kata Nathan, dikutip Strait Times. Menurutnya, puing-puing itu ditemukan oleh nelayan.

"Kami ingin pemerintah melanjutkan pencarian puing-puing pesawat dan mengumpulkannya seperti memainkan teka-teki jigsaw, sehingga kami bisa mendapatkan petunjuk tentang apa yang terjadi pada pesawat itu," ungkapnya.

Putrinya, Grace, mengatakan kepada wartawan bahwa puing-puing itu ditemukan antara Desember 2016 hingga Agustus 2018. Ia menambahkan, penemuan ini memberikan secercah harapan baru untuk semua keluarga penumpang.

Sejauh ini baru tiga fragmen MH370 yang telah dikonfirmasi. Seluruh fragmen-fragmen itu ditemukan di pantai Samudra Hindia barat, termasuk bagian sayap sepanjang 2 meter ​​yang dikenal sebagai flaperon.

Jet Boeing 777 dengan 239 penumpang di dalamnya itu hilang pada 8 Maret 2014, dalam penerbangan rutin dari Kuala Lumpur. Peristiwa tersebut telah menjadi misteri penerbangan terbesar dunia.

Sebuah laporan resmi yang dirilis pada Juli lalu setelah penyelidikan panjang tanpa hasil yang dilakukan selama bertahun-tahun, tidak memberikan petunjuk baru mengenai penyebab mengapa pesawat itu menghilang. Laporan itu sontak memicu kemarahan keluarga penumpang yang hilang.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2zyjMex
November 30, 2018 at 06:38PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2zyjMex
via IFTTT
Share:

Wednesday, November 28, 2018

Asosiasi Pertanyakan Keberadaan Jagung Impor dan 'Pinjaman'

Sampai saat ini, peternak belum mendapatkan pinjaman jagung.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Presidium Peternak Layer Nasional Ki Musbar mempertanyakan sikap Bulog yang belum merealisasikan impor jagung sampai saat ini. Padahal, peternak sudah 'berteriak', meminta suplai tambahan sejak lama mengingat harga jagung yang sudah terlampau tinggi.

Sejauh ini, peternak harus membeli jagung hingga Rp 6.000 per kilogram atau 50 persen lebih mahal dibanding dengan ketentuan Peraturan Kementerian Perdagangan, yakni Rp 4.000 per kilogram. 

Musbar mengatakan, alasan Bulog ingin menyesuaikan jumlah impor dengan kebutuhan jagung bukanlah hal tepat. Sebab, peternak sudah memberikan angka kebutuhan kepada Kementerian Pertanian (Kementan) sebagai kementerian teknis yang mengurus jagung pakan. "Pihak Kementan juga sudah memberikan info kepada Bulog bahwa kebutuhan kami adalah 210ribu ton per bulan," ujarnya ketika dihubungi Republika.co.id, Rabu (28/11). 

Musbar menambahkan, Bulog tidak memiliki otoritas dan kemampuan dalam melakukan perhitungan. Bulog lebih tepatnya bertindak sebagai operator atau pelaksana atas instruksi Kementan. Apalagi, izin impor jagung ini sudah diteken oleh Kementerian Perdagangan sejak beberapa waktu lalu. 

Musbar meminta agar Bulog segera merealisasikan impor jagung. Sebab, para peternak sudah semakin mengeluh dengan tingginya harga jagung. Apabila didiamkan terus, ini akan berefek terhadap masyarakat melalui kenaikan harga daging ayam dan telur di pasaran. 

Selain realisasi impor, Musbar juga mempertanyakan hasil pinjaman jagung 10 ribu ton dari dua perusahaan pakan ternak (feedmill) besar, yakni Charoen Pokphan dan Japfa. Sampai saat ini, peternaknya belum bisa mendapatkan jagung tersebut. 

Musbar mengatakan, salah satu peternak rakyatnya di Blitar bahkan sudah menyetorkan uang kepada Bulog divisi regional Jawa timur. Uang itu untuk membeli jagung 139 ribu ton. "Kalau segitu, sama saja Rp 139 ribu dikali Rp 4.000 (harga jagung per kilogram dari Bulog). Uang sudah hampir sepekan disetor tapi belum turun," ujarnya.

Setelah ditanyakan kepada pihak Bulog, Misbar mengatakan, alasan yang disampaikan adalah ketersediaan. Menurut Bulog divisi regional Jawa Timur, mereka belum memiliki stok untuk memenuhi kebutuhan peternak. Apabila memang tidak tersedia, Misbar berharap, Bulog mengembalikan uang tersebut kepada peternak. 

Misbar menambahkan, ada kemungkinan perjanjian kerja sama (PKS) antara pemerintah dengan dua feedmill belum masuk dalam regulasi. "Apa memang memungkinkan, BUMN meminjam barang dari swasta? Kalau memang belum selesai, jangan bicara dulu, sehingga peternak saya setor uang," ucapnya. 

Ketua Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat (Pinsar) Singgih Januratmoko juga mempertanyakan hal yang sama. Menurutnya, jagung pinjaman tersebut, masih mengalami kendala distribusi ke peternak.

Singgih menjelaskan, berdasarkan laporan teman-teman di lapangan, terjadi kesendatan distribusi. Padahal, pada pekan lalu, distribusi masih terbilang lancar yang kemudian terhambat mulai pekan ini. "Saya juga nggak tahu kenapa," ujarnya. 

Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak Kementerian Pertanian Sugiono menilai, meminjam jagung kepada perusahaan pakan ternak besar (feedmill) patut dilakukan saat ini. Sebab, sudah terjadi kekurangan jagung di lapangan yang menyebabkan peternak mengalami kesulitan dalam memberi pakan kepada ternak-ternaknya.

Sugiono menuturkan, pinjaman dilakukan terhadap beberapa perusahaan. Dua di antaranya merupakan Charoen Pokphan dan Japfa sebanyak 10 ribu ton. Sisanya akan ditunggu sampai akhir tahun guna memenuhi kebutuhan peternak. "Saat ini, sudah ada 1.500 dari Charoen Pokphan yang dipinjamkan pekan lalu," ujarnya ketika dihubungi Republika.co.id, Ahad (18/11).

Baca juga, Harga Semakin Tinggi, Asosiasi Minta Impor Jagung Dipercepat

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2RlMZR0
November 28, 2018 at 06:38PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2RlMZR0
via IFTTT
Share:

Sunday, November 25, 2018

Kedai di Hawaii Tutup Setelah Video 'Tikus Panggang' Viral

Restoran itu juga memecat dua karyawannya yang muncul di video Snapchat tersebut.

REPUBLIKA.CO.ID, HONOLULU -- Restoran waralaba Teddy's Bigger Burgers menutup kedainya di Mapunapuna, Honolulu, Hawaii setelah video yang menayangkan seekor tikus sedang dimasak di atas panggangan beredar di media sosial. Restoran itu juga memecat dua karyawannya yang muncul di video Snapchat tersebut.

“Kami curiga mantan karyawan remaja itu yang membuat video tersebut. Namun, masih kami selidiki keasliannya,” kata Presiden Teddy's Bigger Burgers Richard Stula, Jumat (23/11).

Stula menyatakan perusahaan memulai proses pembersihan menyeluruh dan mengganti peralatan di restoran cepat saji itu setelah video itu beredar beberapa hari lalu. "Kami akan mengirim tim dari perusahaan untuk memeriksa dan menyelesaikan audit lokasi menyeluruh sebelum diizinkan untuk dibuka kembali," kata Stula.

Departemen kesehatan negara (DOH) juga dijadwalkan memeriksa restoran itu. "Perusahaan juga menghubungi operator pengendalian hama berlisensi untuk memeriksa restoran," kata Manajer Program Kesehatan Lingkungan Hawaii Peter Oshiro.

Oshiro juga mengatakan DOH menghargai upaya perbaikan dan proaktif yang dilakukan oleh pemilik restoran untuk melindungi kesehatan masyarakat. Restoran menerima sebuah plakat hijau setelah pemeriksaan terakhir Juni lalu.

Perusahaan itu berkonsultasi dengan para pengacaranya tentang tindakan hukum terhadap mantan karyawan itu. "Kami curiga mantan karyawan membuat kasus ini untuk mencoba menghancurkan reputasi kami tanpa memperhatikan kualitas selama 20 tahun beroperasi," ucap Stula.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2R6Tozc
November 25, 2018 at 06:38PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2R6Tozc
via IFTTT
Share: