Showing posts with label 2018 at 07:57PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 07:57PM. Show all posts

Monday, December 31, 2018

Munajat Akhir Tahun, IYF Helat Pemuda Inspiratif 2018

Penghargaan ini bentuk upaya memotivasi pemuda agar lebih aktif berperan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Memasuki Malam Tahun Baru, refleksi akhir tahun berjuluk “Yuk Bershalawat, Bermunajat untuk Indonesia” digelar di Aula Masjid Raya Hasyim Asy’ari, Jakarta Barat, Senin (31/12) malam. Dalam acara tersebut juga akan dilantunkan shalawat kolosal dan parade dai muda.

Selain itu, acara tersebut juga sebagai ajang malam anugrah  “Youth Achievement Award", yaitu sebuah malam penghargaan kepada para lembaga, pemuda dan para tokoh Inspiratif 2018 yang diberikan oleh Indonesia Youth Forum (IYF).  

Direktur Eksekutif IYF, Amizarisma, mengatakan malam penghargaan tersebut merupakan komitmen kelembagaan IYF untuk selalu memberikan motivasi agar anak muda selalu optimis dan meningkatkan kreativitasnya agar siap berkolaborasi dan berkontribusi nyata untuk dirinya maupun lingkungan.  

"Kali ini, kami menghadirkan beberapa sosok maupun kelembagaan inspiratif yang layak untuk kita apresiasi. Mereka adalah pilihan tim IYF 2018. Semoga kita terinspirasi serta berbuat terbaik sesuai peran kita masing-masing," ujar Amizarisma dalam siaran pers yang diterima Republika.co.id, Senin (31/12). 

Hal yang sama juga disampaikan Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora, Asrorun Ni’am Sholeh. Menurut Ni'am, energi kebaikan yang ada di generasi muda harus terus didukung agar menjadi daya optimisme untuk berbenah dan memantaskan diri menghadapi era kompetitif.  

"Setiap potensi yang ada di kalangan anak muda harus kita dampingi agar jadi spirit optimisme bagi pembangunan bangsa Indonesia. Bershalawat bersama di malam tahun baru adalah salah satu cara memupuk optimisme ber-Indonesia," kata Sekretaris Komisi Fatwa MUI ini. 

Acara ini rencananya akan dihadiri Menteri Pemuda dan Olah Raga Imam Nahrowi dan akan dimeriahkan lima ratus penabuh hadrah sebagai bentuk ekpresi kecintaan terhadap Nabi Muhammad SAW.  

Selain itu, juga ada tausiyah yang akan disampaikan beberapa dai muda, yang di antaranya alumni Dai Aksi Indosiar, Ustaz Chairul Anas . 

Ketua Umum Forum Komunikasi Dai Muda Indonesia (FKDMI) sekaligus tim penyelenggara bersama IYF, Moh Nur Huda berharap mutiara hikmah yang disampikan beberapa dai muda itu memberikan motivasi nyata bagi generasi muda. "Ini momentum hijrah di tahun baru, hijrah menjadi pemuda bermanfaat, hijrah menjadi pemuda mandiri," kata Nur Huda.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2RoUv0y
December 31, 2018 at 07:57PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2RoUv0y
via IFTTT
Share:

Friday, December 28, 2018

BEI: Likuiditas Pasar Saham 2018 Meningkat

Selama 2018 BEI telah mencatatkan sebanyak 57 perusahaan baru

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bursa Efek Indonesia (BEI) menilai likuiditas perdagangan pasar saham domestik meningkat pada tahun 2018 meski dibayangi ketidakpastian sentimen terutama dari global. Direktur Utama BEI Inarno Djajadi menyampaikan bahwa BEI mencatat rata-rata nilai transaksi harian pada 2018 ini naik 11 persen menjadi Rp 8,5 triliun dibandingkan tahun sebelumnya.

"Pencapaian itu merupakan tertinggi di kawasan regional Asia, melampaui Thailand," ujarnya dalam konferensi pers akhir tahun 2018 di Jakarta, Jumat (28/12).

Ia menambahkan aktivitas perdagangan di BEI juga mengalami peningkatan, tercermin dari kenaikan rata-rata frekuensi perdagangan yang tumbuh 24 persen menjadi 387 ribu kali per hari. "Catatan itu juga menjadikan likuiditas perdagangan saham di BEI lebih tinggi di antara bursa-bursa lainnya di kawasan regional Asia," katanya.

Selain itu, lanjut dia, selama 2018 pihaknya juga telah mencatatkan sebanyak 57 perusahaan baru, yang merupakan pencatatan terbanyak sepanjang sejarah BEI setelah privatisasi tahun 1992. "Berbagai 'milestone' telah dicapai BEI di tengah tahun yang penuh dengan tantangan," katanya.

Dalam kesempatan itu, Inarno Djajadi juga menyampaikan, salah satu terobosan besar pengembangan bisnis yang dilakukan BEI adalah percepatan penyelesaian transaksi (settlement) perdagangan bursa dari 3 hari (T+3) menjadi T+2.

"Era baru penyelesaian transaksi T+2 ini berlaku mulai 26 November 2018 lalu. Percepatan transaksi itu berjalan sukses mendahului negara tetangga, seperti Singapura. Untuk Malaysia dan Jepang belum diterapkan, mungkin semester pertama tahun depan," paparnya.

Dalam rangka melindungi investor, lanjut dia, BEI mengeluarkan kebijakan dengan memberikan notasi khusus pada kode saham yang akan disebarkan melalui situs web BEI, data feed, dan remote trading.

Ia menjelaskan, ragam notasi khusus mencerminkan status emiten bersangkutan, yang berhubungan dengan performa keuangan, informasi material dan compliance Perusahaan Tercatat. "Diharapkan, notasi khusus itu dapat menjadi indikator awal bagi investor dalam mengambil keputusan investasi di Pasar Modal Indonesia," ucapnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2rZxOBH
December 28, 2018 at 07:57PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2rZxOBH
via IFTTT
Share:

Saturday, December 1, 2018

Tol Bocimi Dinilai Perkuat Perekonomian Warga

Tol Bocimi mengurai kemacetan lalu lintas.

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI--Peresmian jalan tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) seksi 1 di Gerbang Tol Cigombong Bogor memberikan angin segar bagi warga dan pemerintah Sukabumi. Sebabnya aktivitas perekonomian warga di Sukabumi akan meningkat dibandingkan sebelumnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan jalan tol Bocimi seksi 1 sepanjang 15,35 kilometer pada Sabtu (1/12). Sementara total panjang jalan tol Bocimi mencapai 54 kilometer.

‘’Saya memiliki keyakinan dan optimisme peresmian jalan tol ini akan semakin memperkuat kondisi perekonomian Sukabumi,’’ ujar Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi kepada wartawan Sabtu siang. Sebabnya selama ini warga Sukabumi seringkali dihadapkan pada masalah kemacetan lalu lintas di jalur Sukabumi-Bogor.

Menurut Fahmi, keberadaan jalan tol Bocimi seksi 1 ini dinilai akan membantu mengatasi kemacetan lalu lintas. Sehingga waktu tempuh dari Sukabumi ke Bogor maupun ke Jakarta dapat lebih cepat dan tidak terkendala kemacetan.

Kondisi ini, ungkap Fahmi harus dimanfaatkan secara optimal oleh warga Sukabumi. Misalnya dalam pengembangan berbagai potensi usaha seperti wisata kuliner dan lain sebagainya.

Intinya kata Fahmi, Sukabumi bukan hanya sebagai tempat singgah melainkan tempat tinggal yang nyaman bagi para wisatawan. Bila hal ini terwujud maka roda pergerakan ekonomi masyarakat akan semakin maju dan berkembang. Kondisi tersebut akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Salah seorang warga Sukabumi, Rahman (34 tahun) mengatakan, pengoperaian jalan tol Bocimi seksi 1 ini cukup menggembirakan bagi warga Sukabumi. ‘’ Kami sangat senang karena ini jalan raya Sukabumi-Bogor selalu macet,’’ imbuh dia. Namun ia berharap pembangunan jalan tol ini dapat terus dilanjutkan hingga ke Sukabumi.

 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2PcQ3gr
December 01, 2018 at 07:57PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2PcQ3gr
via IFTTT
Share:

Friday, November 30, 2018

Indonesia to impose cleaning levy on local, foreign tourists

Foreign tourist to be charged around US$10, local visitor US$1 for cleaning levy.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- The Indonesian government has planned to impose a cleaning levy on domestic and foreign tourists visiting several main destinations to help improve sustainable waste management in those areas. Bali and Labuan Bajo are included in the list.

"We can prepare a policy on cleaning levy in tourist destinations, including Bali and Labuan Bajo," Coordinating Maritime Affairs Minister Luhut Binsar Pandjaitan stated at a news conference here on Friday.

To this end, further meetings will be held to discuss waste-related matters. A model of waste management will be in place to be implemented at the targeted destinations, Luhut explained.

The funds, collected from the cleaning levy, will be channeled for applying waste management practices, Luhut remarked. He said that a foreign tourist will be charged around US$10, while a local visitor will be requested to pay $1.

If the policy on cleaning levy had officially been made effective, the levy could be drawn by the hotel management from the visiting tourists. The collected funds could then be managed by the city and district governments to clean up their tourist destination areas, he explained.

The government has been paying serious attention to tackle the problem of plastic waste in the country. Eight cities have, so far, banned the use of plastic bags. In the Indonesian resort island of Bali, both plastic bags and straws are banned, he pointed out.

"We have been seeking alternative raw materials, which are environment-friendly, such as cassava, but the costs remain high. This is reasonable, as the demand remains low," he noted.

Plastic waste is not merely a problem of today but also a future issue, since if ingested by fish in seas and rivers and then consumed by pregnant women, babies born to such females could potentially suffer from stunted growth. In Pari Island, Thousand Islands District, North Jakarta, marine waste has reportedly killed vast stocks of fish.

"We do not want our next generation to suffer from stunted growth. Hence, this plastic waste must be handled comprehensively," Luhut added.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2KJulQs
November 30, 2018 at 07:57PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2KJulQs
via IFTTT
Share:

Thursday, November 22, 2018

Prabowo : Koalisi Indonesia Adil Makmur Agak Aneh

Prabowo mengatakan KIAM diisi orang-orang yang sempat tak sejalan dalam politik.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Calon Presiden nomor urut 01 Prabowo Subianto menganggap Koalisi Indonesia Adil Makmur (KIAM) cukup aneh. Alasannya, karena anggota KIAM terdiri dari orang-orang yang berbeda bahkan bertentangan sebelumnya.

Prabowo menyoroti adanya anak Soekarno (Rachmawati Soekarnoputri) dan Soeharto (Titiek Soeharto) di dalam KIAM. Keduanya dianggap bertentangan pada zamannya. "Kalau kalian perhatikan, koalisi adil makmur agak aneh. Ada anak Soekarno, Soeharto walau dulu dua-duanya berseberangan," katanya dalam sambutan pembekalan relawan di Istora Senayan pada Kamis, (22/11).

Bahkan ia menilai masuknya Amien Rais dalam KIAM juga unik. Sebab, Amien sempat tak sejalan dengan rezim Soeharto. "Ada Amien Rais dulu yah agak berseberangan dengan Soeharto. Sekarang Amien duduk sejajar dengan anak Soeharto," ujarnya.

Prabowo juga merujuk dirinya sendiri yang berlawanan dengan Presiden PKS Sohibul Iman ketika zaman reformasi. Kala itu, Prabowo masih menjadi tentara yang memburu aktivis seperti Sohibul.

"Sohibul iman dulu demo lawan tentara sekarang malah usung mantan tentara. Saya dulu ditugaskan kejar Iman dan pak Amien. Mohon maaf nuhun sewu. Banyak tokoh HMI dulu saya kejar sekarang dukung saya," ungkapnya.

Ia memandang persatuan KIAM dapat terjalin karena persamaan visi. Sehingga para anggota KIAM dapat melupakan dendam masa lalu demi masa depan rakyat. "Jangan lihat ke belakang. Mari cari persatuan dan selamatkan anak bangsa. Saya sangat optimis dan kaget," ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2zlu95v
November 22, 2018 at 07:57PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2zlu95v
via IFTTT
Share: