Showing posts with label 2018 at 08:44PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 08:44PM. Show all posts

Wednesday, December 19, 2018

Jokowi: Beli Mobil Pakai Keuntungan Usaha

Masyarakat harus menghitung kemampuan pembayaran angsuran utang ke bank

REPUBLIKA.CO.ID, MADURA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan masyarakat yang hendak mengagunkan sertifikatnya sebagai jaminan modal usaha ke bank untuk membeli barang konsumsi, seperti mobil, dengan memanfaatkan keuntungan usaha. Presiden mengingatkan warga bahwa dana yang didapat dari pinjaman ke bank jangan dimanfaatkan untuk membeli barang secara konsumtif.

"Jadi kalau dapat pinjaman katakanlah Rp 300 juta atau lebih kecil Rp30 juta, gunakan seluruhnya untuk modal usaha, gunakan seluruhnya untuk modal kerja. Gunakan semuanya untuk modal investasi," kata Jokowi dalam sambutannya saat penyerahan sertifikat hak atas tanah di Pendopo Kabupaten Bangkalan, Madura, pada Rabu (19/12).

Mantan wali kota Solo itu menegaskan masyarakat yang hendak mengagunkan sertifikatnya ke bank harus menghitung kemampuan pembayaran angsuran utang. Selain itu, jumlah cicilan yang wajib dibayarkan kepada penjual kendaraan maupun produk konsumtif juga harus dikalkulasi.

"Pinjam di bank separuhnya untuk beli mobil biar gagah. Nyetir di kampung wah mobilnya baru, mutar-mutar. Itu hanya enam bulan. Nggak bisa nyicil ke bank, udah mulai bingung. Nggak bisa nyicil ke dealer mulai bingung. Mobilnya ditarik dealer, sertifikatnya juga ditarik ke bank, hilang semuanya," kata Presiden mencontohkan masyarakat agar berhati-hati dalam memanfaatkan dana pinjaman dari bank.

Dalam sambutannya saat acara penyerahan sertifikat hak atas tanah kepada 2.050 kepala keluarga itu, Jokowi mengingatkan warga agar membeli produk konsumsi dari laba hasil usaha. "Sudah kumpul keuntungannya, silahkan mau beli sepeda motor, mobil, tapi dari keuntungan. Bukan dari pokok pinjaman, kalau mau beli-beli seperti itu," ujar Presiden.

Dalam kunjungan kerjanya ke Provinsi Jawa Timur, Presiden telah meresmikan tiga Bank Wakaf Mikro di Kabupaten Jombang yaitu Bank Wakaf Mikro di Pesantren Mamba'ul Ma'arif Denanyar, Pesantren Bahrul Ulum Tambak Beras dan Pesantren Tebuireng Jombang. Selain itu, Presiden juga meresmikan Museum Islam Indonesia yang dirintis sejak 2010 di Kabupaten Jombang.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Bt6iAY
December 19, 2018 at 08:44PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Bt6iAY
via IFTTT
Share:

Tuesday, December 11, 2018

In Picture: Menengok Proses Perakitan Mercedes Benz Wanaherang

Pabrik perakitan Mercedes-Benz di Wanaherang didirikan pada tahun 1978.

REPUBLIKA.CO.ID,  Peluncuran Varian Mercedes Benz. Proses perakitan mobil Mercedes Benz di Pabrik Perakitan Mercedes Benz Wanaherang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (11/12).

Pabrik perakitan Mercedes-Benz di Wanaherang didirikan pada tahun 1978 dengan mempekerjakan lebih dari 475 pegawai dan telah mampu merakit Sedan C-Class, E-Class, S-Class serta SUV GLC, GLE dan GLS.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2LaCptJ
December 11, 2018 at 08:44PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2LaCptJ
via IFTTT
Share:

Sunday, December 2, 2018

Persija Taklukkan Bali United 2-1

Laga ini diwarnai aksi protes Bali United terhadap keputusan waktu injury time.

REPUBLIKA.CO.ID, GIANYAR -- Persija Jakarta memastikan penentuan gelar juara Liga 1 2018 akan berlangsung pada pekan terakhir. Ini setelah tim Macan Kemayoran memetik kemenangan 2-1 atas Bali United pada laga pekan ke-33 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Ahad (2/12). Laga ini diwarnai aksi protes Bali United terhadap keputusan waktu injury time dari wasit Jumadi Efendy.

Dengan kemenangan ini, Persija untuk sementara memuncaki klasemen Liga 1 dengan nilai 59. Tim asuhan Stefano Cugurra unggul dua angka dari PSM Makassar, rival mereka dalam perebutan gelar. PSM baru akan melakoni laga pekan ke-33 menghadapi Bhayangkara FC di Stadion PTIK, Jakarta Selatan, Senin (3/12) petang. Apa pun hasil pertandingan itu belum menentukan tim yang akan keluar sebagai kampiun.

Menghadapi tuan rumah Bali United, Persija Jakarta yang butuh kemenangan tampil ofensif. Mereka mendapatkan gol cepat pada menit ketujuh lewat Sandi Darma Sute. Menerima sodoran Riko Simanjuntak dari dalam kotak penalti, Sandi menyentuh bola sedikit sebelum melepaskan tendangan keras ke pojok kanan atas gawang Bali United. Kiper Mochammad Diky Indrayana tak mampu menahan laju bola.

Pertandingan berlangsung seru. Bali United berusaha mengejar ketertinggalan, namun tim tamu bermain disiplin hingga babak pertama berakhir.

Permainan tetap berjalan menarik hingga pengujung babak kedua. Persija mendapatkan penalti setelah Ramdani Lestaluhu diganjal di kotak terlarang. Marko Simic gagal mengeksekusi bola, tapi bola pantul dari kiper Dicky berhasil disambar Simic untuk memperbesar keunggulan Persija.

Bali United tak mau menyerah. Kerja sama Irfan Bachdim dan Ilija Spasojevic dipungkasi oleh tendangan Stefano Lilipaly dengan tendangan yang berbuah gol pada menit kelima injury time. Skor berubah 2-1.

Pertandingan sempat terhenti beberapa menit karena perdebatan waktu injury time. Wasit Jumadi Efendy tak tegas mengambil keputusan meskipun sudah berdiskusi dengan pengawas pertandingan. Alhasil pertandingan terhenti sekitar sembilan menit. 

Setelah kick-off yang dilakukan Bali United, Jumadi akhirnya meniup peluit tanda laga berakhir setelah 30 detik berselang. Keputusan ini diprotes oleh kubu Bali United. Sebab, mereka tak merasa melihat ada sinyal berapa lama waktu tambahan dari tepi lapangan.

Persija akan menghadapi Mitra Kukar pada Ahad, 9 Desember, sementara PSM akan menjamu PSMS pada waktu yang sama. Liga Indonesia Baru menetapkan seluruh pertandingan pekan ke-34 berjalan serempak untuk menghindari pengaturan skor.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Sqbahg
December 02, 2018 at 08:44PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Sqbahg
via IFTTT
Share:

Thursday, November 29, 2018

Polres Sita Puluhan Kilogram Narkoba di Bakauheni

Penyitaan narkoba dan tersangka hasil operasi petugas selama dua bulan terakhir.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG -- Puluhan kilogram narkoba jenis sabu dan ganja tertangkap petugas di wilayah Seaport Interdiction (SI) Pelabuhan Bakauheni, dalam dua bulan terakhir. Selain narkoba, jajaran Satnarkoba Polres Lampung Selatan juga mengamankan delapan orang tersangka.

Dalam ekspose Polresta Lampung Selatan, Kamis (29/11), Kapolda Lampung Irjen Pol Purwadi Ariyanto mengatakan, penangkapan penyelundupan narkoba dilakukan di Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni. “Ini hasil kegiatan rutin petugas di Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni,” kata Kapolda Purwadi Ariyanto.

Menurut dia, penyitaan barang bukti narkoba dan juga tersangka hasil dari operasi petugas selama dua bulan terakhir di SI Pelabuhan Bakauheni. Jajaran Satnarkoba Polres Lampung Selatan mengamankan puluhan kilogram paket narkoba jenis sabu dan ganja, juga pil ekstasi.

Data ekspose gelar perkara tersebut, sebanyak 32 kilogram narkoba tersebut diantaranya, 11 kilogram paket sabu dan 40 pil ekstasi ditangkap pada 27 Oktober 2018. Saat itu, petugas Satnarkoba menggeledah sebuah bus jurusan Padang-Jakarta di SI Pelabuhan Bakauhenis. Tiga orang tersangka diamankan.

Penangkapan selanjutnya pada 30 Oktober 2018, petugas Satnarkoba Polres Lampung Selatan kembali menggagalkan upaya pengiriman paket sabu-sabu sebanyak 10 Kg di SI Bakauheni. Seorang tersangka warga Cirebon diamankan petugas.

Sedangkan penangkapan pada 22 November 2018, petugas Satnarkoba Polres Lampung Selatan menggagalkan upaya pengiriman paket narkoba jenis ganja sebanyak 22 kilogram. Operasi itu menahan dua tersangka.

Kapolda mengatakan, upaya penangkapan narkoba di SI Pelabuhan Bakauheni menunjukkan adanya jaringan transnasional (lintas provinsi) transaksi narkoba. Polisi terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap pengendali jaringan narkoba lintas provinsi tersebut.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2DRbyBa
November 29, 2018 at 08:44PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2DRbyBa
via IFTTT
Share:

Wednesday, November 28, 2018

Bertekad Keliling Dunia, Pesepeda Jerman Lintasi Sukabumi

Daniel menyebut komunikasi terbaik adalah dengan senyuman

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Seorang warga negara asal Jerman Daniel Roesler (35 tahun) bertekad untuk berkeliling dunia dengan menggunakan sepeda. Hingga kini sudah sepuluh negara yang sudah dilintasinya mulai dari Nepal hingga akhirnya kini mendatangi Indonesia.

Pada Selasa (27/11) Daniel yang merupakan guru Bahasa Inggris di negaranya ini tiba di Kota Sukabumi Jawa Barat dan sempat bermalam selama satu hari di kota kecil tersebut. Selanjutnya Pada Rabu (28/11) pagi Daniel melanjutkan perjalanannya ke Bandung dengan tujuan akhir Bali. 

Untuk berkeliling dunia, Daniel mempersiapkan fisik dan peralatan yang cukup lengkap mulai dari pakaian, pelengkapan untuk tidur, mandi dan alat keamanan bersepeda. Selain itu ia tidak mengkonsumsi minuman keras (miras) yang mengandung alkohol.

"Saya memulai perjalanan dari Jerman ke Nepal pada Februari 2018 lalu," ujar Daniel kepada wartawan saat ditemui ketika berada di tempat komunitas sepeda Watjana di Jalan RH Didi Sukardi Kecamatan Citamiang, Sukabumi. Sebelumnya ia bersepeda dari Jakarta dan beristirahat selama satu hari di Sukabumi. 

Daniel menuturkan, tekadnya bersepeda keliling dunia karena keinginannya sendiri. Ia mengaku ingin melihat berbagai macam kebudayaan negara-negara di dunia dengan seorang diri.

Sebelum tiba di Indonesia Daniel menyambangi sembilan negara lainnya di Asia seperti Nepal, India, Vietnam, Kamboja, Laos, Thailand, Myanmar, Singapura, dan Malaysia.  Dalam waktu sepuluh bulan Daniel sudah bersepeda dengan menempuh jarak sekitar 13.943 kilometer.

Komunikasi dengan senyuman

Perjalanannya tersebut memerlukan perjuangan yang tidak mudah. Namun ungkap Daniel, banyak pengalaman di jalan terutama kebaikan orang orang yang ditemuinya. Pengalaman terbaik tersebut tidak bisa dilupakan dan berkesan dalam diri Daniel yang sudah sekitar 10 bulan bepergian menggunakan sepeda.

"Satu hal yang paling berkesan adalah ketika kita senyum kepada orang lain maka orang itu akan senyum balik," imbuh Daniel. Hal ini dirasakan sebagai komunikasi yang efektif ketika berjumpa dengan orang dari berbagai negara di dunia.

Salah satunya ketika berjumpa warga di Sukabumi Indonesia. "Penduduknya ramah dan murah senyum," tutur Daniel. Indonesia adalah negara terakhir di Asia Tenggara yang akan disinggahinya.

Dipilihnya Indonesia sebagai salah satu tujuan bersepedanya karena merupakan negara muslim terbesar di dunia. Dalam perjalanannya itu Daniel mencoba belajar memperhatikan kehidupan masyarakat terutama umat Islam. 

Bahkan ia seringkali beristirahat di masjid dan mengucapkan salam Assalamualaikum kepada warga yang menyapanya di balas dengan sopan. Dari pengalamannya itu kata Daniel menunjukkan senyum bisa menjadi komunikasi terbaik dengan orang lain yang belum dikenalnya. Sehingga pada akhirnya ia diterima dan dibantu oleh orang yang ditemuinya di berbagai negara termasuk Indonesia.

Selepas Indonesia ungkap Daniel ia akan melanjutkan perjalanan sepedanya ke negara timur tengah seperti Oman, Irak, Iran, dan Turki. Perjalananya diperkirakan akan berakhir pada Juli 2019 mendatang.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2E2eFHx
November 28, 2018 at 08:44PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2E2eFHx
via IFTTT
Share: