Showing posts with label 2018 at 04:59PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 04:59PM. Show all posts

Tuesday, December 25, 2018

Istri Bani Seventeen: Ayah, Selamat Jalan

Ayah mengenang, Bani sudah menyukai drum sejak kecil.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Suasana haru mewarnai pemakaman jenazah drummer Seventeen Windu Andi Darmawan atau akrab disapa Andi. Almarhum dimakamkan di Kompleks Tempat Pemakaman Umum (TPU) Glagahasri, Umbulharjo, Kota Yogyakara, Selasa (25/12) siang.

Sejumlah keluarga besar beserta istri Andi, Dewi Sartika tidak mampu menahan tangis saat almarhum Andi dimasukkan ke liang lahat. "Ayah selamat jalan ya, yah," ucap Dewi berkali-kali saat mengiringi proses pemakaman suaminya yang berlangsung mulai pukul 14.00 WIB.

Ratusan pelayat dari berbagai kalangan, termasuk warga sekitar TPU Glagahasri, mengikuti prosesi pemakaman Andi yang meninggalkan tiga putera itu. Sejumlah musisi, seperti gitaris Sheila On 7 Erros Candra, eks vokalis Seventeen Doni Saputra, eks gitaris Seventeeen Yudhi Rus Harjanto, serta pemegang keyboard band Shaggydog Lilik tampak hadir di tengah-tengah pelayat.

Doni, eks vokalis Seventeen menganggap peristiwa yang menimpa Andi sebagai cobaan terberat dalam hidupnya. Doni yang merupakan kakak sepupu Andi mengaku memiliki banyak kenangan bersama sejak kecil.

"Saya kakaknya, saya tahu dari kecil sampai sekarang, banyak cerita dan saya tidak bisa cerita. Yang jelas ini cobaan paling berat buat saya," kata Doni.

Bagi Doni, selain merupakan sosok yang ramah dan periang, almarhum juga merupakan sosok yang senang menolong. "Dulu waktu saya telat berangkat sekolah, dia meminjami saya sepeda untuk ke sekolah. Pokoknya dia sangat suka membantu orang lain," katanya.

Menurut dia, banyak cita-cita Andi yang pernah disampaikan kepadanya, salah satunya membuat band keluarga. "Apalah, yang penting kita main musik, cuma sampai sekarang belum terlaksana dan ini jadi pemicu saya untuk mewujudkan itu (band keluarga)," kata dia.

Sementara itu, Erros mengatakan sebagai sesama musisi dirinya tidak terlalu banyak ngobrol dengan Andi. Ia mengenal Andi, sebagai salah satu musisi di Yogyakarta yang pernah ikut rekaman di studio miliknya.

"Anak-anak dulu kan pernah rekaman di rumah. Ya paling kalau ketemu sekadar ngobrol ringan, tidak jauh," kata Erros.

Ayah Andi, Kusmardono, menuturkan bahwa Andi merupakan sosok yang memiliki perhatian dan rasa hormat besar kepada keluarga. Ia mengaku terakhir bertemu dengan Andi saat merayakan Lebaran tahun ini. "Saya dapat kabar (peristiwa tsunami) dari istrinya karena dia ikut di pantai, tapi dia (istrinya) posisi di hotel bersama tiga anaknya. Alhamdulillah istri anak selamat," kata dia.

Menurut Kusmardono, Andi memang memiliki bakat bermain drum sejak kecil dan terus mengasah bakatnya hingga bergabung dengan grup band secara profesional sejak di bangku kuliah. "Saat TK, sudah pasti yang diminta pasti drum," kata dia.

Seperti diwartakan, saat tsunami melanda perairan Selat Sunda terjadi, band Seventeen berada di sana. Mereka menjadi pengisi acara dalam acara gathering perusahaan PLN di kawasan Tanjung Lesung.

Kejadian ini menewaskan personel dan kru band Seventeen, yakni basis M Awal Purbani atau yang akrab disapa Bani, gitaris Herman Sikumbang, road manager Seventeen Oki Wijaya, dan kru Rukmana Rustam atau yang akrab disapa Ujang, termasuk drummer Seventeen Andi yang sebelumnya sempat dikabarkan hilang.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2AbnECA
December 25, 2018 at 04:59PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2AbnECA
via IFTTT
Share:

Monday, December 24, 2018

Airlangga Instruksikan Kader Bantu Korban Tsunami

Empat orang kader Golkar Bekasi turut menjadi korban.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto menyatakan bela sungkawa atas peristiwa bencana tsunami di Selat Sunda. Tsunami menerjang Padeglang Banten, Lampung Selatan dan sekitarnya pada Sabtu (22/12) malam.

Partai Golkar berharap keluarga korban senantiasa tabah dan sabar atas peristiwa yang banyak merenggut korban jiwa ini. Airlangga mengakui sebanyak empat orang kader Golkar Bekasi turut menjadi korban dan hingga saat ini belum ditemukan. Ia berharap keempatnya supaya segera bisa ditemukan.

“Kami DPP Partai Golkar turut menyampaikan rasa duka yang mendalam dan prihatin atas banyaknya korban tsunami yang menimpa daerah Pandegelang Banten, Lampung Selatan dan sekitarnya. Kami juga turut mendoakan, agar masyarakat sekitar yang tertimpa musibah untuk tetap sabar dan tabah menghadapi musibah ini," kata Airlangga di Jakarta, Senin (24/12).

Menurut Airlangga, pihaknya sudah menginstrusikan jajaran Partai Golkar untuk membantu pemerintah setempat bersama lembaga-lembaga penanggulangan bencana (BNPB) untuk berkoordinasi agar penanggulan bencana bisa terkoordinasi dengan baik.

"Kami akan memberikan bantuan termasuk membangun posko-posko kesehatan dan dapur umum,” ujarnya.

Partai Golkar sudah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk segera turun memberikan bantuan alat evakuasi dan perlengkapan medis yang diperlukan pasca bencana. "Yang pasti, kita ingin memastikan bantuan medis dan penanganan kesehatan para korban bencana musibah ini dapat ditangani dengan cepat dan baik," tutur Airlangga menambahkan.

Golkar juga menyerukan agar seluruh pihak bergotong-royong untuk memberi bantuan kepada para korban maupun pengungsi terdampak tsunami.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SdXF4t
December 24, 2018 at 04:59PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2SdXF4t
via IFTTT
Share:

Sunday, December 9, 2018

Jalan Sehat Arus Bawah Jokowi Diikuti Sekitar 15.000 Orang

Panitia mengatakan kegiatan ini untuk membangun persatuan masyarakat Bojonegoro.

REPUBLIKA.CO.ID, BOJONEGORO -- Dewan Pimpinan Daerah Arus Bawah Jokowi (DPD ABJ) Jawa Timur menyebutkan peserta jalan sehat di Bojonegoro yang mengankat tema "Cah  Bojonegoro Milineal" sekitar 15.000 orang. Panitia mengatakan kegiatan ini untuk membangun persatuan masyarakat Bojonegoro.

"Jumlah yang registrasi hampir 20.000 orang. Namun, akhirnya panitia batasi," kata Ketua DPD ABJ Jatim Jimmy Junaidi dalam keterangan persnya yang diterima Antara di Bojonegoro, Minggu.

Dalam kegiatan yang dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Budi Irawanto dan Ketua Umum ABJ Michael Umbas itu, warga Bojonegoro tampak antusias mengikuti jalan sehat. Dalam sambutannya, Ketum Arus Bawah Jokowi Michael Umbas mengatakan bahwa acara jalan sehat ini sebagai bagian dari membangun solidaritas dan persatuan bagi masyarakat Bojonegoro.

"Modal sosial terbesar bangsa ini adalah persatuan, itu wajib dijaga dan dirawat melebihi apa pun," katanya.

Sebagai wahana berolahraga untuk kesehatan bagi masyarakat, Umbas juga berharap kegiatan jalan sehat bisa menjadi sarana mempererat silaturahmi warga. Panitia acara Kiai Ansori memandang perlu menjaga persatuan agar tidak menyebar berita-berita tidak benar dan selalu melakukan tabayun.

Wakil Bupati Bojonegoro Budi Irawanto yang juga Ketua DPC PDIP mengapreasiasi antusiasme warga Bojonegoro mengikuti jalan sehat. Ia mengingatkan warganya untuk tetap menjaga kebersamaan.

Meskipun pada tahun politik masing-masing individu berbeda pilihan, dia berharap perbedaan itu jangan sampai memecah belah masyarakat. Acara seperti ini, menurut dia, sangat baik dalam rangka membangun kebersamaan.

"Kita buktikan Bojonegoro kondusif. Meski pilihan politik berbeda-beda, masyakarat tetap satu," kata Budi Irawanto yang akrab disapa Wawan.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Qntyuk
December 09, 2018 at 04:59PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Qntyuk
via IFTTT
Share:

Saturday, December 1, 2018

Mitos Versus Fakta Seputar AIDS

Tidak benar AIDS tertular melalui kontak sosial.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mitos-mitos seputar penyakit yang menyerang kekebalan tubuh HIV dan AIDS terus berkembang di masyarakat hingga kini. Hal tersebut masih saja menyebabkan kekhawatiran di tengah masyarakat akan tertular jika berinteraksi langsung dengan orang dengan HIV/AIDS (ODHA).

"Padahal, HIV/AIDS tidak menular lewat kontak sosial," kata aktivis yang peduli dengan masalah HIV/AIDS, Baby Jim Aditya, saat dihubungi Antara, Sabtu (1/12).

Masih beredar anggapan di masyarakat untuk tidak bersosialisasi dengan ODHA karena tidak ingin tertular. Anggapan-anggapan yang keliru di tengah masyarakat menurut Direktur Eksekutif Indonesia AIDS Coalition, Aditya Wardhana, menimbulkan dampak buruk bagi ODHA dan juga masyarakat.

"Kalau perspektif masih seperti itu, yang rugi bukan hanya ODHA, tapi, juga masyarakat," kata Aditya.

ODHA yang mendapat diskriminasi akan menutup diri dari lingkungan sekitarnya. Dia bisa saja tidak mau memeriksakan diri dan mengakses layanan kesehatan yang berkaitan dengan penyakitnya.

"Dia secara tidak sengaja bisa menularkan HIV/AIDS ke orang lain karena dia tidak punya informasi yang cukup dan akses ke pengobatan," kata Aditya.

Aditya menyarankan untuk bersikap seperti biasa layaknya kita berinteraksi dengan sesama manusia ketika berhadapan dengan ODHA. Virus tidak mudah menular ke lingkungan sekitar seperti anggapan yang beredar.

HIV/AIDS ditegaskan Baby tidak menular melalui kontak sosial, melainkan hanya dapat menular melalui darah, cairan sperma, cairan vagina dan air susu ibu.

Berikut ini beberapa mitos dan fakta seputar penularan HIV/AIDS.

1. Bersalaman

Informasi ini tidak benar karena aktivitas sosial ini sama sekali tidak akan menularkan virus HIV/AIDS. HIV/AIDS dapat menular melalui cara tertentu, misalnya berhubungan seks dengan ODHA tanpa alat kontrasepsi.

2. Bertukar pakaian

Jelas tidak benar, kata Baby. Anggapan yang beredar di masyarakat HIV/AIDS dapat menular melalui keringat, faktanya, menurut Baby, virus tidak bisa hidup di keringat.

Dia mengkhawatirkan penyakit lain justru bisa menular melalui keringat, misalnya hepatitis.

3. Batuk atau bersin

Meskipun bisa saja mengeluarkan cairan saat batuk atau bersin, keduanya tidak menularkan HIV/AIDS karena virus terdapat di darah, cairan sperma, cairan vagina dan air susu ibu.

4. Berbagi toilet

Tidak benar karena HIV/AIDS baru dapat menular melalui hubungan seksual tanpa alat kontrasepsi.

5. Berenang

Aktivitas ini tidak menularkan HIV/AIDS, selain bukan tempat hidup virus, air kolam renang biasanya mengandung kaporit yang dapat mematikan kuman dan virus.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2AIlcCT
December 01, 2018 at 04:59PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2AIlcCT
via IFTTT
Share:

Tuesday, November 27, 2018

Meksiko Tuntut Penyelidikan Serangan Gas Air Mata ke Migran

Petugas AS menembakkan gas air mata ke aran migran di wilayah Meksiko, Ahad (25/11).

REPUBLIKA.CO.ID, TIJUANA -- Kementerian Luar Negeri Meksiko memberikan sebuah catatan diplomatik kepada Pemerintah AS pada Senin (26/11). Melalui catatan itu, Meksiko menyerukan dibukanya penyelidikan penuh terhadap penembakan gas air mata oleh petugas AS ke arah migran yang ada di wilayah Meksiko pada Ahad (25/11).

Permintaan resmi itu disampaikan sehari setelah insiden tersebut terjadi di dekat perbatasan San Ysidro yang memisahkan Tijuana di Meksiko dengan San Diego di Kalifornia, AS. Menurut otoritas perbatasan AS, lebih dari 40 orang ditangkap dan diyakini tidak ada yang berhasil menyeberang lebih jauh ke wilayah Kalifornia.

Foto-foto yang menunjukkan anak-anak migran melarikan diri dari tembakan gas air mata, telah memicu kritik tajam dari beberapa anggota parlemen AS dan badan amal. Kelompok bantuan kemanusiaan Inggris, Oxfam, mengatakan penggunaan gas air mata itu merupakan aksi yang memalukan.

"Gambar anak-anak yang bertelanjang kaki dan tersedak gas air mata yang ditembakkan oleh petugas Patroli Perbatasan AS telah mengejutkan kita," ujar Vicki Gass, Penasihat Kebijakan Senior Oxfam Amerika untuk Amerika Tengah, dalam sebuah pernyataan.

Namun, Rodney Scott, kepala agen Patroli Perbatasan AS di San Diego, mengatakan kepada CNN bahwa sebagian besar dari mereka yang berkumpul di perbatasan adalah migran yang tidak memenuhi syarat untuk mendapatkan suaka. "Apa yang saya lihat di perbatasan kemarin bukanlah orang yang berjalan ke arah agen Patroli Perbatasan dan mengajukan suaka," kata Scott.

Menteri Keamanan Dalam Negeri AS Kirstjen Nielsen mengatakan dalam sebuah pernyataan, diduga ada lebih dari 600 narapidana yang ikut berjalan kaki bersama kelompok migran Amerika Tengah menuju AS. Dia juga mengatakan, perempuan dan anak-anak di kelompok itu telah digunakan sebagai 'perisai manusia' oleh mereka.

Kepala polisi Tijuana, Mario Martinez, mengatakan dalam konferensi pers pada Senin (26/11) bahwa 194 warga Amerika Tengah telah ditangkap dalam 15 hari. Para migran itu telah melakukan perjalanan melalui Meksiko dalam sebuah kelompok besar. Ada lebih dari 7.000 migran yang telah tiba di perbatasan AS di Tijuana, sementara lebih dari 800 orang lainnya masih bergerak menuju perbatasan.

Wali Kota Tijuana, Juan Manuel Gastelum, mengatakan kotanya sedang menghadapi krisis kemanusiaan. Ia menjelaskan kepada sebuah stasiun radio lokal bahwa AS akan membutuhkan waktu hingga tiga bulan untuk mulai memproses permintaan suaka.

Melkin Gonzalez, seorang warga Honduras berusia 26 tahun, menceritakan tentang aksi penembakan gas air mata yang dialaminya di perbatasan. "Saya jatuh ke kubangan air kotor ketika saya berlari dan saya masih tidak memiliki pakaian untuk berganti baju. Meski begitu, saya tidak akan kembali ke Honduras, saya ingin pergi ke Amerika Serikat," tutur Gonzalez.

Militer AS mengatakan telah memindahkan sekitar 300 tentara dari Texas dan Arizona ke Kalifornia dalam beberapa hari terakhir. Secara total, sekitar 5.600 tentara telah bertugas aktif di perbatasan AS-Meksiko.

Presiden AS Donald Trump mengatakan kepada wartawan di sebuah acara di Mississippi, ia akan menutup perbatasan jika para migran memaksa masuk. Selama terjadi kericuhan di San Ysidro, AS telah menutup pintu penyeberangan perbatasan itu, selama beberapa jam.

"Kami akan menutupnya dan kami akan tetap menutupnya jika kami memiliki masalah. Kami akan tetap menutupnya untuk jangka waktu yang lama," kata Trump.

Pada Sabtu (24/11), Trump mengatakan para migran harus menunggu di Meksiko sampai klaim suaka individu mereka diselesaikan di AS. Lebih jauh, pada Senin (26/11), Trump mengatakan Meksiko harus mengirim migran Amerika Tengah itu, yang kebanyakan dari Honduras, kembali ke negara mereka.

"Meksiko harus menggerakkan bendera para migran, yang banyak di antara mereka adalah penjahat, kembali ke negara mereka. Kembalikan mereka dengan pesawat, dengan bus, lakukan saja yang Anda ingin lakukan, asal mereka tidak datang ke AS. Kami akan menutup perbatasan secara permanen jika perlu. Kongres, dana tembok perbatasan!" tulis Trump di Twitter.

Meksiko telah bernegosiasi dengan AS mengenai kemungkinan skema untuk memperbolehkan para migran tinggal di Meksiko sementara klaim suaka mereka diproses. Tim Presiden Meksiko terpilih, Andres Manuel Lopez Obrador, mengatakan tidak ada kesepakatan yang telah disepakati oleh AS dan Meksiko terkait kebijakan imigrasi.

Namun para pejabat mengisyaratkan mereka bisa tetap tinggal di Meksiko. "Kami harus obyektif, apa pun yang terjadi mereka akan tetap di Meksiko. Para migran memiliki hak dan kami akan menghormati mereka," kata Alejandro Encinas, wakil menteri dalam negeri Meksiko.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2P4fhNR
November 27, 2018 at 04:59PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2P4fhNR
via IFTTT
Share:

Thursday, November 22, 2018

Jakarta Pertamina Energi Target Kawinkan Gelar Putra-Putri

Kompetisi bola voli nasional Proliga 2019 yang akan mulai bergulir pada 7 Desember

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tim Jakarta Pertamina Energi optimistis menyambut kompetisi bola voli nasional Proliga 2019 yang akan mulai bergulir pada 7 Desember hingga 24 Februari. Jakarta Pertamina Energi memiliki target untuk mengawinkan gelar juara tim putra dan putri di kompetisi itu.

Hal itu dikatakan Chief De Mission Jakarta Pertamina Energi, Ageng Giriyono, dalam jumpa pers perkenalan formasi baru tim Jakarta Pertamina Energi, Kamis (22/11), di Gedung Pusat Pertamina.

"Tim diisi dengan bibit baru maupun atlet profeional. Sehingga diharapkan kedua tim baik putra maupun putri dapat menyatukan gelar juara di Proliga musim 2019," ujar Ageng Giriyono.

Tim putra terdiri dari 16 orang dan tim putri beranggotakan 15 orang. Setiap tim diperkuat oleh dua pemain asing.

Agung Seganti dan Novia Andriyanti akan menjadi kapten masing masing tim yang nantinya bertugas untuk membangun dan menjaga komunikasi yang solid baik sesama pemain lokal maupun asing.

Jakarta Pertamina Energi pun mempertahankan dua pemain asingnya yang telah bekerja sama selama 3 tahun pada musim lalu, Anna Stepaniuk dari Ukraina dalam posisi open spike dan Aleksandar Minic dari Montenegro yang memperkuat posisi opposite.

Sebagai pelengkap tim, manajemen JPE mendatangkan pemain baru, yaitu Gina Nicole Mancuso dari USA pada posisi open spike dan Vugar Bayramov dari Azerbaijan pada posisi open spike.

Pelatih tim putra JPE Putut Marhaento mengungkapkan bahwa anak asuhannya sudah berlatih bersama sejak Oktober di pusat pelatihan di Simprug. Kekompakan antara pemain lokal dan asing pun sudah terbentuk selama waktu latihan selama kurang lebih dua bulan itu.

"Secara umum, tim kami sudah siap bertanding dan para pemain tak ada halangan," kata Putut.

Sementara itu pelatih tim putri JPE M. Anshori, mengemukakan bahwa tim putri yang diperkuat enam pemain nasional, siap mempertahankan gelar juara Proliga 2018 nantinya.

"Kami akan pertahankan semaksimal mungkin, karena kita tahu mempertahankan (gelar juara) itu paling sulit," kata Anshori.

Di musim 2018, tim putra JPE finis di peringkat tiga.

Kompetisi bola voli paling akbar di Indonesia itu akan kembali  digelar mulai 7 Desember di Yogyakarta.

Tim putri Gresik Petrokimia menyatakan mundur dari keikutsertaannya di liga tersebut sehingga akan ada hanya lima tim putri yang berlaga yaitu Jakarta Pertamina Energi, Jakarta Elektrik PLN, Jakarta Popsivo Polwan, Jakarta BNI 46 dan Bandung Bank BJB Pakuan.

Sementara itu di kompetisi putra akan ada enam tim yang terdiri dari Surabaya Bhayangkara Samator, Jakarta Pertamina Energi, Jakarta BNI 46, Palembang Bank SumselBabel, Jakarta Garuda dan Sidoarjo Aneka Gas Industri.

Selain di Yogyakarta, Proliga 2019 akan digelar di tujuh kota lainnya yaitu Gresik, Bandung, Pekanbaru, Palembang, Solo, Kediri dan Malang.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Amse0j
November 22, 2018 at 04:59PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Amse0j
via IFTTT
Share: