Showing posts with label 2018 at 05:07PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 05:07PM. Show all posts

Saturday, December 29, 2018

Titik Balik I Partenopei

Napoli kian tertinggal jauh dengan selisih jarak sembilan poin dari Juventus.

REPUBLIKA.CO.ID, NAPLES -- Pasca tersingkir di kancah Liga Champions, Napoli bertekad untuk bisa tampil maksimal di semua kompetisi yang tersisa, Liga Italia, Coppa Italia, dan Liga Europa. Mengakhiri puasa gelar dengan raihan trofi merupakan target utama i Partenopei pada musim ini.

Namun, langkah Napoli di salah satu front kompetisi, tepatnya di perburuan Scudetto, justru tersendat pada pekan ke-18 Serie A Italia. I Partenopei malah menyerah 0-1 dari rival terdekat di papan klasemen sementara, Inter Milan, tengah pekan ini. Alhasil jarak antara Napoli, yang duduk di peringkat kedua, dengan Inter Milan, yang menempati posisi ketiga, kian terpangkas menjadi lima angka.

Tidak hanya itu, kegagalan memetik poin itu juga berimbas pada kegagalan Napoli menempel Juventus yang kokoh di puncak klasemen sementara. I Partenopei kian tertinggal jauh dengan selisih jarak sembilan poin dari juara bertahan Serie A tersebut.

Laga di pekan ke-18 terbukti menjadi petaka buat perjalanan Napoli jelang penutupan paruh pertama Serie A. Kendati begitu, tidak perlu waktu lama buat Napoli untuk bisa menebus kesalahan ini.

Empat hari setelah kekalahan di Stadion Giuseppe Meazza, Napoli dijadwalkan berhadapan dengan Bologna pada Ahad (30/12) dini hari WIB nanti. Laga ini menjadi kesempatan buat Napoli untuk bisa menorehkan titik balik dalam persaingan perebutan gelar juara Liga Italia.

Pelatih Napoli, Carlo Ancelotti, bertekad menghapus episode buruk tersebut dengan fokus menghadapi Bologna. Mantan pelatih Real Madrid itu pun menegaskan kegagalan memetik poin di laga kontra Inter Milan tidak akan berpengaruh pada usaha timnya untuk bisa terus bersaing dalam perebutan gelar Liga Italia.

''Di laga itu, kami sebenarnya bisa mencetak gol dan meraih kemenangan. Namun, sekarang kami harus fokus di laga berikutnya dan menutup tahun ini dengan raihan positif. Hasil dari laga itu tidak mengubah apapun terkait target kami pada musim ini,'' kata pelatih berjuluk Don Carletto tersebut, seperti dikutip laman resmi klub.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2ESIAkZ
December 29, 2018 at 05:07PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2ESIAkZ
via IFTTT
Share:

Friday, December 28, 2018

Jasa Pedagang dan Imigran dalam Syiar Islam di Swiss

Kantong terbesar umat Islam berada di wilayah Swiss berbahasa Jerman.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Belum lama ini, umat Islam di Swiss menjadi pemberitaan media-media internasional. Terbaru, umat Islam di Swiss alami kesulitan membangun masjid.

Di negara yang berbatasan langsung dengan Jerman, Prancis, Italia, Liechtenstein, dan Austria ini, berdasarkan data sensus terakhir, terdapat sekitar 340 ribu warga Muslim di Swiss dari 7,4 juta jumlah populasi negeri itu. Sekitar 43 persen warga Muslim Swiss berasal dari keturunan Turki. Jumlah tersebut mengalami peningkatan jika dibandingkan angka statistik resmi yang dirilis pemerintah tahun 2001 silam sebanyak 310.807 jiwa.

Keberadaan Islam di wilayah Swiss sudah terlacak sekitar abad 9-10 Masehi. Ajaran Islam dibawa oleh Saracen, yakni sekelompok penjelajah Muslim pada masa itu. Asal-usul dan tujuan awal dari kelompok ini masih menjadi misteri, namun mereka bergerak dari basis di Provence, sebelah selatan Prancis yang menuju utara Italia. Di sebelah timur mereka menjelajah hingga Chur dan hampir mencapai Saint Gallen sebelum kemudian kembali ke wilayah Barat.

Seperti halnya di sejumlah negara Eropa lainnya, Islam berkembang luas di Swiss melalui peran serta para kaum imigran. Muslim pertama tiba sebagai pekerja pada 1960-an, sebagian besar berasal dari Turki, bekas wilayah Yugoslavia dan Albania. Pada 1970-an, para imigran Muslim ini kemudian membawa serta keluarga mereka.

Gelombang berikutnya imigran Muslim ini datang dari para pencari suaka, beberapa di antaranya mendapatkan kewarganegaraan. Menurut data tahun 2000, lebih dari 88,3 persen Muslim di Swiss bukan warga asli. Hanya 11,7 persen (36.481 orang) yang memiliki kewarganegaraan Swiss. Sedangkan 7,7 persen adalah warga naturalisasi dan 3,9 persen menjadi warga negara Swiss sejak lahir.

Konsentrasi terbesar kaum Muslim berada di kantong-kantong wilayah yang penduduknya berbahasa Jerman. Kantong-kantong yang memiliki populasi Muslim lebih dari lima persen adalah Basel-Stadt (6,72 persen), Glarus (6,50 persen), St. Gallen (6,13 persen), Thurgau (5,94 persen), Schaffhausen (5,80 persen), Aargau (5,49 persen), Solothum (5,39 persen), dan Zurich (5,33 persen).

Jenewa adalah satu-satunya wilayah nonbahasa Jerman yang memiliki populasi Muslim dengan jumlah sedikit di atas rata-rata sebanyak 4,35 persen. Karenanya bisa dikatakan distribusi kaum Muslim di Swiss cukup merata. Tidak ada unit administratif yang memiliki lebih dari 8,55 persen populasi Muslim, dan tidak ada kota atau desa yang memiliki lebih dari 16,8 persen penduduk Muslim. Persentase Muslim terendah dalam sebuah kantong Muslim adalah 1,82 persen, di Ticino, wilayah berbahasa Italia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GMdoGD
December 28, 2018 at 05:07PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GMdoGD
via IFTTT
Share:

Thursday, December 27, 2018

Pertamina Ubah CPO Jadi BBM Oktan Tinggi

CPO yang digunakan adalah jenis yang telah diolah dan dibersihkan getah serta baunya

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Pertamina (Persero) akan segera merealisasikan proyek kilang pengolahan khusus green fuel. Kilang ini nantinya akan mengolah crude oil dengan tambahan senyawa turunan dari kelapa sawit yang langsung diolah dan menghasilkan bahan bakar yang ramah lingkungan.

Berbeda dengan penerapan B20 atau Biodiesel 20 persen yang hanya melakukan pencampuran Fame dan minyak mentah di tangki BBM. Untuk green fuel ini pencampuran langsung dilakukan di kilang dengan minyak sawit murni.

Direktur Pengolahan Pertamina Budi Santoso Syarif menjelaskan CPO yang digunakan adalah jenis yang telah diolah dan dibersihkan getah serta baunya atau dikenal dengan nama RBDPO (Refined Bleached Deodorized Palm Oil). RBDPO tersebut kemudian dicampur dengan sumber bahan bakar fosil di kilang dan diolah dengan proses kimia sehingga menghasilkan bahan bakar ramah lingkungan.

"Pencampuran langsung CPO dengan bahan bakar fosil di kilang ini secara teknis lebih sempurna dengan proses kimia, sehingga menghasilkan bahan bakar bensin dengan kualitas lebih tinggi karena nilai oktan meningkat," ujar Budi, Kamis (27/12).

Hasil implementasi co-processing tersebut telah menghasilkan Green Gasoline Octane 90 sebanyak 405 MB per bulan atau setara 64.500 kiloliter (kl) per bulan dan produksi green LPG sebanyak 11 ribu ton per bulan.

"Selama seminggu (uji coba) itu, secara skala pilot hanya mencapai lima persen, tapi ternyata dioperasikan 2,5 persen spesifikasinya memenuhi persyaratan. Sampai 7,5 persen pun seperti itu. Namun sampai 7,5 persen minyak sawit kita sudah habis. Makanya kita hentikan dan kemudian dievaluasi, hasilnya juga mengejutkan bahwa nilai Oktannya bisa naik satu, dari Oktan 90,3 ke 91,7," paparnya.

Oleh karena itu, Pertamina berencana melanjutkan percobaan tersebut hingga mencapai oktan yang diharapkan, yakni sebesar 92. "Itu baru di kilang Plaju. Kita punya kilang yang sama juga ada di Cilacap dan Balongan, nanti di ketiga balongan itu kita akan memasukkan kembali minyak nabati ke dalam kilang-kilang tersebut," ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2rYXQ8o
December 27, 2018 at 05:07PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2rYXQ8o
via IFTTT
Share:

Friday, December 21, 2018

TKN Berharap tak Ada 'Tepukan Ajaib' pada Debat Capres

KPU telah merilis jadwal debat capres-cawapres untuk Pilpres 2019.

REPUBLIKA.CO.ID, SERANG -- Sekretaris tim pemenangan pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto menyambut baik debat calon presiden (capres) yang akan dihelat Komisi Pemilihan Umum (KPU). Hasto mengatakan, debat dapat dimanfaatkan untuk menyampaikan gagasan pasangan calon.

"Debat itu sesuatu hal yang baik, menyampaikan gagasan dan kami mempersiapkannya dengan baik," kata Hasto Kristiyanto di Serang, Banten pada Jumat (21/12).

Hasto berharap, perhelatan debat capres nanti akan berlangsung kondusif dan tidak pihak-pihak yang emosi dalam kegiatan tersebut. Dia juga berharap, tidak ada peserta pemilu yang akan meluapkan kemarahannya dalam debat, apalagi 'tepukan ajaib'.

'Terpukan ajaib' yang dimaksud Hasto mengacu pada perhelatan debat calon presiden dan wakil presiden pada 2014 lalu. Saat itu, calon wakil presiden Jusuf Kalla mendapatkan 'tepukan ajaib' tersebut dari calon wakil presiden lawan, Hatta Rajasa.  Kalla kemudian membalas tepukan Hatta kembali.

"Debat itu harus diisi dengan gagasan-gagasan untuk rakyat, untuk bangsa dan negara," kata Sekretaris Jendral PDIP itu lagi.

Hasto meyakini calon presiden pejawat Joko Widodo siap menghadapi debat perdana yang rencanananya dilaksanakan pada 17 Januari 2019. Namun, Hasto tidak merinci bagaimana persiapan tim kampanye.

"Kalau kita lihat debat dulu kan pak Jokowi sangat siap. Apalagi setelah pengalaman beliau sebagai presiden," lanjutnya.

KPU diketahui telah menetapkan jadwal debat kandidat calon presiden dan wakil presiden. Debat akan dilaksanakan lima kali. Debat pertama akan dilakukan pada 17 Januari dan dilanjutkan pada 17 Februari, 17 Maret dan 30 maret. Sementara debat kelima masih belum ditentukan waktu dan tanggalnya.

Topik pertama yang akan dibahas pada 17 Januari nanti adalah Hukum, HAM, Korupsi, Terorisme. Tema debat kemudian dilanjutkan dengan bahasan Energi dan Pangan, SDA dan lingkungan hidup, infrastruktur; Pendidikan, Kesehatan, Ketenagakerjaan, Sosial dan Kebudayaan; Ideologi, Pemerintahan, Hankam, Hubungan Internasional; Ekonomi dan kesejahteraan sosial, keuangan dan investasi, perdagangan dan industri.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2BDcRkq
December 21, 2018 at 05:07PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2BDcRkq
via IFTTT
Share:

Wednesday, December 19, 2018

Charger Kendaraan Listrik Dapat Mengganggu Listrik Rumah

Pelaku kejahatan dapat memasuki jaringan Wi-Fi yang terhubung dengan charger.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekarang ini kendaraan listrik modern diuji terus-menerus untuk menghindari kerentanan. Namun, beberapa aksesori penting seperti pengisi daya baterai (charger) justru masih terabaikan.

Para ahli Kaspersky Lab menemukan charger kendaraan listrik (electric vehicle) yang dipasok oleh vendor besar memiliki kerentanan yang dapat dimanfaatkan para pelaku kejahatan siber. Kerentanan ini membuka risiko terjadi serangan yang mengakibatkan kerusakan pada jaringan listrik rumah.

Kendaraan listrik menjadi topik hangat karena pengembangannya dianggap sebagai kontribusi penting bagi kelestarian lingkungan. Di beberapa wilayah, titik isi ulang di tempat umum dan pribadi menjadi hal yang biasa. Semakin populernya kendaraan listrik mendorong para ahli Kaspersky Lab memeriksa lebih jauh performa charger rumah, termasuk pada fitur akses jarak jauh.

Peneliti menemukan jika dalam keadaan membahayakan, charger yang terhubung dapat menyebabkan kelebihan muatan sehingga jaringan listrik rumah mati serta menyebabkan dampak finansial. Sedangkan skenario terburuknya adalah merusak perangkat lain yang terhubung ke jaringan listrik rumah.

Peneliti menemukan adanya cara untuk memicu perintah pada sistem charger, baik dengan menghentikan prosesor pengisian daya maupun mengaturnya semaksimal mungkin. Opsi pertama hanya akan mencegah seseorang menggunakan mobilnya, sedangkan opsi kedua berpotensi menyebabkan kabel menjadi terlalu panas pada perangkat yang tidak dilindungi oleh sekering otomatis pemutus aliran listrik.

Pelaku kejahatan dapat memasuki akses jaringan Wi-Fi yang terhubung dengan charger untuk kemudian mengubah muatan listrik yang dikonsumsi. Karena perangkat dibuat untuk penggunaan di rumah, biasanya keamanan untuk jaringan nirkabelnya terbatas. Hal ini menunjukkan para pelaku kejahatan dapat memperoleh akses dengan mudah. Misalnya dengan melakukan bruteforcing seluruh kemungkinan opsi kata sandi yang cukup umum.

Menurut statistik Kaspersky Lab, 94 persen serangan pada perangkat IoT sepanjang 2018 berasal dari bruteforcing terhadap Telnet dan SSH password. Begitu berada di dalam jaringan nirkabel, penyusup dapat dengan mudah menemukan alamat IP charger tersebut. Setelah itu, pelaku dapat mengeksploitasi setiap kerentanan dan mengganggu operasi perangkat. Semua kerentanan yang ditemukan telah dilaporkan ke vendor dan telah diperbaiki.

“Banyak orang sering tidak sadar dalam serangan yang ditargetkan, pelaku kejahatan siber selalu mencari elemen yang paling tidak diperhitungkan untuk ditargetkan dengan tujuan agar tidak menimbulkan perhatian. Inilah sebabnya mengapa sangat penting untuk mencari kerentanan, bukan hanya untuk inovasi teknis yang belum diteliti, tetapi juga pada detail kecilnya karena bisa jadi itu merupakan harta berharga yang didambakan para pelaku ancaman," kata Dmitry Sklyar, peneliti keamanan di Kaspersky Lab lewat rilisnya, Rabu (19/12).

Menurutnya vendor harus ekstra hati-hati dengan perangkat kendaraan yang terhubung dan memulai pencarian bug atau meminta pakar keamanan siber memeriksa perangkat mereka. Kaspersky Lab merekomendasikan untuk mengambil langkah-langkah keamanan.

Secara teratur perbarui semua perangkat pintar ke versi perangkat lunak terbaru. Pembaruan mungkin berisi patch untuk kerentanan kritis, yang jika dibiarkan akan memberi akses kepada pelaku kejahatan siber ke rumah dan kehidupan pribadi pengguna.

Jangan gunakan kata sandi default untuk router Wi-Fi dan perangkat lain. Ubah menggunakan kata sandi yang kuat dan hindari penggunaan kata sandi yang sama untuk beberapa perangkat. "Kami menyarankan mengisolasi jaringan rumah pintar dari jaringan yang digunakan oleh keluarga Anda dan terhubung ke perangkat pribadi untuk kegunaan internet dasar. Hal ini untuk memastikan jika perangkat disusupi dengan malware generik melalui email phishing, sistem rumah pintar Anda tidak akan terpengaruh," kata Sklyar.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2PMYf73
December 19, 2018 at 05:07PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2PMYf73
via IFTTT
Share:

Tuesday, December 18, 2018

Ustaz Arifin Ajak Umat Dzikir Nasional dan Taubat

Dzikir Nasional akan digelar di Masjid At-Tin TMII pada 29 hingga 31 Desember.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pimpinan Majelis Az-Zikra, Ustaz Muhammad Arifin Ilham mengajak umat mengikuti Dzikir Nasional di Masjid At-Tin Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada malam pergantian tahun. Ustaz Arifin juga mengajak umat untuk bertaubat untuk menjauhkan bencana dari negeri ini.

Dzikir Nasional merupakan puncak acara Festival Republik yang digelar Republika pada 29-31 Desember 2018. Festival Republik tahun ini mengusung tema "Menebar Kebaikan, Menguatkan Kepedulian."

Ustaz Arifin mengatakan, Republika tepat sekali mengusung tema 'Menebar Kebaikan dan Menguatkan Kepedulian' saat bencana menerjang negeri ini. Allah mengatakan, apakah mereka tidak memperhatikan, kami datangkan bencana dalam satu tahun satu bencana besar. Bahkan dua bencana besar tetapi mereka tetap tidak mau bertobat dan tidak mau berzikir.

"Maka menghentikan bencana itu dengan bertaubat dan berzikir, tepat pada malam pergantian tahun baru, mengajak semua umat, ayo kita taubat, ayo kita baca istighfar agar Allah menghentikan bala bencana ini," kata Ustaz Arifin saat ditemui Republika.co.id di rumahnya, Selasa (18/12).

Ia menerangkan, saat Allah melihat makhluk yang melakukan banyak maksiat, Allah ingin menurunkan azab kepada mereka. Langit ingin runtuh, lautan ingin menyambar, bumi ingin meledak dan gunung ingin meletus. Karena langit dan bumi milik Allah, mereka marah melihat orang-orang maksiat.

"Kemaksiatan dan kezaliman yang terjadi mengundang murkanya Allah, sehingga kemalangan terjadi, bencana terjadi, kesialan terjadi karena dosa-dosa keterlaluan kepada Allah," ujarnya.

Ia menyampaikan, tapi ada beberapa hal yang dapat meredam murka Allah. Ketika Allah melihat hamba-hamba-Nya yang masih banyak melakukan zikir dan yang banyak meminta ampun. Serta ketika Allah melihat hamba-hamba-Nya memakmurkan masjid dan masih banyak orang yang berjamaah di masjid.

Orang-orang yang saling mencintai karena Allah, meski orang-orang tersebut tidak saling kenal tapi saling cinta karena Allah juga bisa meredam murka Allah. Orang-orang yang duduk berjamaah di majelis zikir melakukan muhasabah juga bisa meredam murka Allah.

Ustaz Arifin menegaskan, orang-orang yang taubat kepada Allah akan Allah penuhi dengan keberkahan, kemenangan dan kesuksesan dunia akhirat. Oleh karena itu dia mengajak umat untuk mengikuti Dzikir Nasional dan memohon ampunan Allah di malam pergantian tahun.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2EtYTEM
December 18, 2018 at 05:07PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2EtYTEM
via IFTTT
Share:

Islam di Kamboja: Syiar di Tengah Keterbatasan

Alquran yang digunakan belum memiliki terjemahan bahasa lokal.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Said Ismail Taib (27 tahun) telah belajar ilmu-ilmu agama Islam sejak masih kecil. Guru pertama pria yang berasal dari etnis Cham itu adalah kedua orang tuanya, ditam bah para mullah di tanah kelahirannya. Etnis Cham adalah komunitas etnis sekaligus etnis Islam terbesar di Kamboja.

Alquran yang digunakan di Kamboja hanya yang ditulis dalam bahasa Arab karena Cham tidak memiliki sistem penulisan yang memungkinkan mereka menerjemahkan Alquran ke dalam bahasa ibu mereka.

Karena itu, menurut Antonio Graceffo dalam Cham Muslims: a Look at Cambodia’s Minority (2008), kemampuan membaca tulisan Arab menjadi ukuran kapabilitas seseorang dalam hal keislaman di Kamboja. “Siapa pun yang dapat membaca teks Arab bisa menjadi mullah,” kata Ismail.

Presiden Islamic National Movement for Democracy of Cambodia, Sary Abdullah, pada 2008, mengatakan, pihaknya berusaha menerjemahkan Alquran ke dalam bahasa Khmer. Namun, karena ketiadaan dana, proses penerjemahan pun tersendatsendat.

Menghidupkan Islam dan mempertahankan eksistensi Muslim di negara berpenduduk 14.805.358 jiwa itu menjadi tidak mudah pascapembantaian oleh Khmer Merah pada 1975. Muslim Kamboja harus memulainya dari awal dengan berbagai keterbatasan.

Meski begitu, banyak kemajuan telah diraih Muslim di negara yang merdeka dari Prancis pada 9 November 1953 itu. Hingga September 2005, berdasarkan data Bjorn Blengsli (antropolog yang melakukan penelitian terhadap Muslim Kamboja selama 2001-2006), jumlah masjid di Kamboja telah mencapai 244 buah.

Pada 2008, sudah ada 32 sekolah agama yang maju (termasuk pusat pelatihan guru Salafi di ibu kota) yang mengajarkan level pemahaman Islam yang lebih tinggi dari sekolah Alquran yang ada di desa. Ramadhan menjadi bulan yang sangat dihormati.

Yang menarik, pada bulan Ramadhan 1432 H lalu, para ulama, cendekiawan, dan tokoh Muslim mendapat undangan buka puasa bersama dari Kedutaaan Besar Amerika Serikat di Kamboja. “Sekitar 200 ulama, cendekiawan, dan tokoh Muslim di Kamboja menghadiri undangan buka puasa bersama dari Kedutaan Besar Amerika itu,” ujar Alfin.

Buka puasa bersama itu digelar di sebuah restoran di Provinsi Kampot. Tokoh Muslim yang hadir dalam acara itu berasal dari berbagai wilayah lainnya, seperti Kampong Chhnang dan Kampong Cham. Di Provinsi Kampot, menurut Alfin, terdiri dari 5.499 kepala keluarga.

Setiap tahun sedikitnya ada 80 orang yang menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci. Alhamdulillah, orang tua saya tahun ini menunaikan ibadah haji, tutur Alfin yang juga seorang wartawan Radio Sapcham, sebuah radio Islam yang berpusat di Phnom Pehn, ibu kota Kamboja.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2EznWXP
December 18, 2018 at 05:07PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2EznWXP
via IFTTT
Share:

Monday, December 17, 2018

Cara Berbeda Pemain Persib Habiskan Liburan

Kim Kurniawan kumpul keluarga, Wildan Ramdani kembali ke kampus.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Persib Bandung sudah meliburkan pemainnya selama sebulan penuh. Persib telah menyelesaikan kompetisi Liga 1 2019 dan babak 64 Besar Piala Indonesia.

Masih banyak pemain yang harap-harap cemas karena kontraknya habis pada musim ini. Namun beberapa pemain sudah bernafas lega karena masih terikat kontrak dengan Persib.

Salah satunya adalah Kim Kurniawan. Pemain blasteran Indonesia-Jerman ini mengakui akan menghabiskan waktu liburnya di kampung halamannya. Kontraknya yang masih tersisa dua tahun lagi mengaku tidak memiliki beban selama liburan.

"Musim depan masih di Persib, tapi masih terlalu awal untuk membicarakan target. Kita saja belum tahu Liga dimulai kapan, dibawa santai saja dulu," kata Kim di Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung beberapa waktu yang lalu.

Dia menyebut pergantian pemain di tiap musim adalah hal yang wajar. Kim menekankan pada mengistirahatkan diri karena musim Liga 2018 yang cukup melelahkan.

"Libur pasti selalu sama keluarga, itu sudah rutin setiap tahun. Saya tidak ada rencana apa-apa, hanya ingin di rumah ketemu sama teman dan keluarga," kata Kim.

Bertemu dengan keluarga menjadi semangat tersendiri bagi pemain nomor punggung 23 ini. Menurutnya, salah satu motivasinya dalam menyelesaikan musim ini adalah keluarga dan teman-temannya.

"Mudah-mudahan bisa menikmati liburan biar semua kembali lebih segar untuk musim depan," tegas Kim.

Sementara hal berbeda dilakukan oleh pemain muda Persib, Wildan Ramdani. Wildan mengakui, waktu liburnya ini dilakukan untuk mengejar ketertinggalannya di kampus.

"Kuliah dulu sih, karena mau menghadapi UAS juga, jadi mengejar ketinggalan dulu," kata Wildan.

Dia menuturkan, selama memperkuat Persib, harus kehilangan waktunya di kampus. Wildan tercatat sebagai mahasiswa di Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung.

"Hampir satu semester ketinggalan, cuma ada beberapa dosen yang mengerti kesibukan saya, ini juga harus minta tugas," kata Wildan.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2S6Yk7M
December 17, 2018 at 05:07PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2S6Yk7M
via IFTTT
Share:

Friday, December 14, 2018

Stapac Hentikan Laju Positif Hangtuah

Defense Hangtuah bermasalah sehingga banyak melakukan turn-over.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Stapac Jakarta membuka seri ketiga IBL Pertamax 2018-2019 lewat kemenangan atas Hangtuah dengan skor 66-56 di GOR Merpati, Denpasar Bali, Jumat (14/12). Bagi Stapac hasil ini melanjutkan tren positif. Sebaliknya bagi Hangtuah, ini memutuskan empat kemenangan beruntun yang sudah ditorehkan.

Good game. Kemenangan berharga buat kami,” kata pelatih Stapac asal Lithuania, Giedrius Zibenas.

Stapac mengawali laga dengan bagus dan langsung memimpin 15-5 di lima menit awal kuarter pertama sebelum menutup kuarter ini dengan keunggulan 22-12. Hangtuah mencoba mengejar dan memperkecil ketinggalan di akhir babak pertama. Stapac unggul tujuh angka, 32-25..

Memasuki babak kedua, Stapac kembali mencoba menjauh dan menutup kuarter ketiga dengan keunggulan 56-36. Hangtuah mencoba mengejar di kuarter terakhir, tetapi Stapac masih mampu mengendalikan pertandingan dan mempertahankan kemenangan 66-56.

“Kuarter keempat kami memang agak menurun. Saya hanya meminta point guard mengendalikan permainan. Masih banyak yang harus diperbaiki juga di sisi mental,” kata Zibenas.

Kaleb Ramot Gemilang menjadi pencetak angka terbanyak bagi Stapac dengan raihan 15 angka. Istimewanya, field goals Kaleb tercatat 100 persen, tujuh kesempatan bisa dimanfaatkan dengan sempurna. “Bukan cuma saya yang konsisten, tetapi semua pemain. Saya bisa mencetak angka juga karena sistem permainan kami. Ketika point guard membawa bola, bigman kami melakukan help sehingga saya memperoleh ruang kosong,” katanya.

Savon Goodman membuat double double dengan catatan 14 angka dan 10 rebound bagi Stapac. Point guard baru, Kendal Yancy mengemas 12 angka dan Widyantaputra Teja, pemain kelahiran Klungkung Bali, menambah dengan 11 angka. “Senang sekali bisa bermain di Bali, terakhir saya bermain di sini tahun 2014,” kata Widi. “Saya juga senang bisa membuktikan kepercayaan pelatih.”

Pelatih Hangtuah Andika Supriadi Saputra mengakui pasukannya belum bisa beradaptasi dengan permainan lawan di babak pertama. “Cara main Stapac termasuk baru baik ofense maupun defense. Ini pelajaran berharga buat kami. Di babak kedua, baru anak-anak bisa mempelajari permainan lawan,” kata dia.

Di babak pertama, rotasi defense Hangtuah bermasalah sehingga banyak melakukan turn-over. “Babak kedua saya mengubah skema defense,” akunya.

Total Hangtuah mencatat 26 kali turn over, sementara Stapac membuat 23 kali turn over. Stapac mampu mengkonversi kesalahan Hangtuah menjadi 22 angka, sementara Hangtuah membuat 16 angka dari turn over lawan. ”Babak pertama kami belum paham permainan lawan. Gim hari ini akan menjadi evaluasi berharga buat kami untuk gim-gim berikutnya,” kata kapten tim Hangtuah, Abraham Wenas.

Gary Jacobs Jr mencetak 20 angka bagi Hangtuah, Jarad Scott mengemas 16 angka, dan Stevan Wilfredo Neno membuat 12 angka.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2zY88ty
December 14, 2018 at 05:07PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2zY88ty
via IFTTT
Share:

Wednesday, December 12, 2018

Kepala Daerah Jabar Ditangkap KPK Bertambah, Ini Reaksi Emil

Hari ini KPK menangkap Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Kepala daerah di Jawa Barat (Jabar) yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bertambah. Kali ini, Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Cianjur, Rabu (12/12).

Bupati yang dilantik pada 18 Mei 2016 tersebut diduga terlibat suap anggaran pendidikan. Selain Irvan, KPK juga menangkap sejumlah pejabat di Pemkab Cianjur.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memberikan komentarnya terkait dugaan kasus korupsi yang menimpa Irvan. Ridwan Kamil, mengaku prihatin.

"Kalau masih jebol juga saya sangat prihatinlah. Dan saya tidak akan berhenti untuk terus mengingatkan. Kira-kira begitu," ujar Ridwan Kamil yang akrab disapa Emil di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (12/12).

Emil mengatakan, ia kerap kali mengingatkan pada kepala daerah agar mengedepankan integritas, memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat dan menjalankan roda pemerintahan dengan profesional. Karena, pelanggaran yang dilakukan oleh kepala daerah tersebut tak ada sangkut pautnya dengan sistem yang diterapkan oleh Pemerintah Provinsi Jabar.  Namun kembali kepada niat dari individunya.

"Niat di dunia ini mencari nafkah atau memang mau membawa perubahan? Kalau memang niatnya mencari nafkah biasanya selalu bermodus kan. Sagala weh diteangan," katanya.

Emil mengaku, pihaknya sudah menegakan sistem guna mendongkrak integritas, tak terkecuali untuk kepala daerah. Namun, apabila ada yang tersandung kasus korupsi, menurut Emil, permasalahan ada pada mindset masing-masing individu.

"Semua sistem sudah ditegakan, jadi ini menunjukan problema bukan selalu pada sistem tapi ada pada mind set pola pikir dari mereka mereka yang allah berikan ujian.Tadi makanya saya sampaikan, istilahnya anda (kepala daerah) sedang diberikan ujian, enggak semuanya lulus ujian," paparnya.

Tugas seorang gubernur, menurut Emil, hanya sekadar menjalankan udang-undang, memberikan bimbingan, dan menasehati. "Termasuk nasehat ke diri saya sendiri untuk selalu mengingatkan, tapi ujungnya itu kan pilihan keputusan batin dari setiap individu," katanya.

Wakil Ketua KPK Laode M Syarif mengatakan, tim KPK melakukan penindkan di wilayah Cianjur pada Rabu (12/12) pagi. Tim KPK mengamankan enam orang dalam operasi tangkap tangan di Cianjur.

"Sejak subuh hari ini (12/12) tim Penindakan KPK ditugaskan di Cianjur. Kami mengamankan enam orang dan kemudian dibawa ke kantor KPK untuk proses lebih lanjut," kata Syarif dalam pesan singkatnya, Rabu (12/12).

Hal itu dilakukan setelah didapatkan bukti awal dugaan telah terjadi transaksi suap terhadap Penyelenggara Negara. Sebelumnya, KPK mendapat informasi akan ada penyerahan uang terkait dengan anggaran pendidikan di Cianjur.

"Setelah kami lakukan pengecekan di lapangan, terdapat bukti awal adanya dugaan pemberian suap untuk kepala daerah," kata Syarif.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2C5ZL0x
December 12, 2018 at 05:07PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2C5ZL0x
via IFTTT
Share:

Tuesday, December 11, 2018

Eksistensi Umat Islam di Swaziland

Meski hidup sebagai minoritas, Muslimin Swaziland hidup damai.

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Jauh di selatan Benua Afrika, terdapat sebuah negara dengan sistem monarki bernama Swaziland. Meski dikelilingi negara besar, seperti Afrika Selatan dan Mozambik, Swaziland tak banyak dikenal masyarakat dunia.

Meski demikian, di negara yang wilayahnya amat kecil, yakni hanya sekitar 17 ribu kilometer persegi atau lebih besar sedikit dari Nusa Tenggara Barat itu, kaum Muslimin mampu menunjukkan eksistensinya.

Menurut Encyclopedia of the Nations dan CIA World Fact, jumlah Muslimin di Swaziland sekitar 10 persen dari total penduduk 1,4 juta jiwa. Mayoritas penduduk Swaziland beragama Kristen. Persentasenya sekitar 40 persen dari total penduduk. Penganut Katholik Roma sekitar 20 persen, sedangkan lainnya merupakan penganut Anglikan, Mormon, Yahudi, Baha’I, dan tentu saja pemeluk agama Islam. 

Meski hidup sebagai minoritas, Muslimin Swaziland hidup damai. Kebebasan beragama diterapkan sang raja dalam memimpin negara berpegunungan indah tersebut. “Berkat karunia Allah, kita memiliki kebebasan penuh untuk mempraktikkan agama dan iman kita,” begitu salah satu kalimat yang termaktub di laman swaziland-islam.

Halaman web swaziland-islam.org.sz mengabarkan, sebagian besar Muslimin Swaziland bertempat tinggal di Mbabane, ibu kota negara. Di kota ini, komunitas Muslim terdiri atas warga lokal maupun asing. Jumlah Muslimin di sana mencapai 1.200 jiwa.

Dr Moshe Terdiman dalam artikelnya “Islam in Swaziland” di halaman web Research on Islam and Muslims in Africa (RIMA) menuturkan, komunitas Muslim di negara bekas protektorat Inggris tersebut terbagi menjadi dua bagian, yakni warga Swaziland asli dan imigran yang datang dari negara-negara Afrika lain, seperti Somalia, Sudan, Nigeria, dan lain sebagainya.

Muslimin telah eksis di Swaziland sejak negeri ini dijajah Inggris. Kala itu, banyak Muslim imigran dari wilayah jajahan Inggris lainnya, seperti India dan Afrika Selatan.

Kemudian, pada 1963 Muslim asal Malawi berdatangan ke Swaziland untuk bekerja sebagai penambang. Selanjutnya, dakwah Islam berkembang pesat. Muslim Malawi berbaur dengan masyarakat lokal dan tinggal di seluruh penjuru Swaziland. Pada 1972 Raja Swaziland pun mengakui Islam sebagai salah satu agama resmi di negaranya. Hari raya umat Islam dinyatakan sebagai hari libur nasional.

Tak hanya leluasa melaksanakan ibadah, Muslimin Swaziland juga hidup nyaman dan tak mengalami kesulitan, termasuk mendapatkan bahan pangan halal. Dalam hal ini, terdapat Otoritas Halal Swaziland yang menangani status halal makanan yang tersedia di tengah masyarakat.

Bahkan, pada 2008 otoritas tersebut meminta restoran cepat saji Kentucky Fried Chicken (KFC) untuk mendapatkan status halal. Hal ini karena banyak Muslimin yang menginginkan ayam goreng halal produksi mereka. Alhasil, pada 2010 Muslimin Swaziland dapat menikmati ayam goreng halal KFC.

Bank syariah pun telah didirikan di Swaziland. Bekerja sama dengan Bank National Qatar, Swaziland membentuk bank Islam pertama pada 2012. Hal itu kemudian menarik minat investor dari Timur Tengah untuk mendirikan bank-bank Islam di sana. Maka, bukan tidak mungkin dalam beberapa tahun ke depan bank-bank syariah akan tersebar di Swaziland.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2ruUoBV
December 11, 2018 at 05:07PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2ruUoBV
via IFTTT
Share:

Friday, December 7, 2018

Kisah Penyapu Masjid Rasulullah SAW

Perbuatan membersihkan daun bernilai besar di sisi Allah SWT dan Rasul-Nya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Sebutan marbot sudah tidak asing lagi bagi jamaah masjid. Marbot adalah istilah yang diberikan kepada sesorang yang bertanggung jawab mengurus kebersihan di lingkungan masjid.

Meski terkadang dipandang sebelah mata, petugas kebersihan masjid ini memiliki cerita yang tidak bisa disepelekan. Bagaimana tidak, Rasulullah SAW adalah sosok yang sangat menghormati petugas kebersihan masjid.

Tentunya penghargaan dari Rasulullah SAW inilah yang bisa menumbuhkan semangat para marbot untuk terus semangat membersihkan masjid. Sehingga, bekerja sebagai petugas masjid tidak perlu rendah diri karena Rasulullah sangat cinta dan menghormati orang yang bekerja sebagai petugas kebersihan masjid.

Syahdan, ada seorang wanita tua berkulit legam. Namanya tidak terkenal di kalangan sahabat. Beberapa ulama ahli sejarah juga tidak mengetahui persis nama aslinya. Ia lebih dikenal dengan panggilan Ummu Mahjan.

Ia pun bukan sahabiyah yang ikut terjun ke medang jihad atau menghafal ribuan hadis. Amalannya sederhana, mengumpulkan daun yang jatuh di sekitar masjid. Lalu ia bersihkan dan membuangnya ke tempat sampah. Ia melakukan hal yang sama dari hari ke hari. Amalannya istiqamah meski dianggap hal yang kecil.

Perbuatan kecil itu bernilai besar di mata Rasulullah SAW. Ummu Mahjan mendapatkan perhatian yang spesial dari Nabi SAW. Rasululullah secara khusus mendoakan Ummu Mahjan yang telah meninggal. Siapa yang tidak ingin didoakan Rasulullah yang pasti dijabah oleh Allah SWT.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Qy6OaD
December 07, 2018 at 05:07PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Qy6OaD
via IFTTT
Share:

Thursday, December 6, 2018

Syiar Islam di Palau Terus Berkembang

Prediksi mengenai masa depan Islam di Palau boleh cukup menggembirakan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jumlah Muslim di Palau saat ini memang masih sangat sedikit, hanya 500 jiwa dari total populasi 21 ribu. Negara kepulauan tersebut sangat kental dengan paham Katolik bahkan sejak proses berdirinya negara. Namun, beberapa warga setempat yang menganut agama tradisional, Modekngei, memprediksi, suatu saat negara mereka akan menjadi negara Muslim.

Para penganut Modekngei yakin, pada 2050 populasi Palau akan berjumlah 50 ribu dengan umat Islam sebagai kelompok mayoritas. Kaum Muslimin dari Melayu akan membawa pengaruh besar pada perkembangan Islam di sana. Pada saatnya nanti, para wanita Palau pun akan meninggalkan hula dan mengenakan jilbab.

Baca: Merdunya Kumandan Azan di Palau

Prediksi para penganut Modekngei tersebut memang tak dapat dibuktikan secara ilmiah. Meski demikian, tak tertutup kemungkinan Islam akan terus berkembang mengingat Muslim Palau saat ini sangat giat menggelar kegiatan keagamaan dan melakukan syiar agama. Kekuatan Muslim di sana kian bertambah dengan bergabungnya Muslim Uighur.

Prediksi mengenai masa depan Islam di Palau boleh cukup menggembirakan. Yang pasti, saat ini kondisi umat Islam di sana masih dalam keterbatasan. Masjid, misalnya, baru ada dua buah dan kondisi jauh dari layak. 

Belum ada pula ulama yang mumpuni dan sarana pendidikan Islam yang memadai. Kondisi ini  diperparah oleh posisi Palau yang terpencil, jauh dari perhatian dunia. Namun, harapan selalu ada bagi umat Islam di Palau untuk lebih maju dan berkembang.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2QlfUIw
December 06, 2018 at 05:07PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2QlfUIw
via IFTTT
Share:

Wednesday, December 5, 2018

Jason Momoa Ungkap Editing Asli Zack Snyder dalam JL

Para penggemar mendesak Warner Bros untuk merilis editan asli milik Snyder

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Aktor Jason Momoa pernah membocorkan akhir kisah Aquaman dalam video potongan film Justice League. Para penggemar DC pun mendesak Warner Bros untuk merilis bagian akhir film Zack Snyder tersebut.

Sejak itu, tagar #ReleaseTheSnyderCut menjadi gerakan kuat oleh penggemar berat DC untuk mendesak Warner Bros merilis potongan tayangan. Dalam wawancara terkini dengan WSVN-TV, Jason Momoa mengungkap hal lain.

"Pada potongan Zack, ada bagian di mana saya bersama karakter Vulko dan Mera. Saya berkata saya harus pulang. Mereka mengatakan ada kekuatan besar yang datang dan saya harus membantu," ujar Momoa.

Setelah itu, ada sederet kelanjutan yang diceritakan sang aktor dengan gaya khasnya. Dari pernyataan Momoa, ada kesimpulan menarik seperti Aquaman diposisikan sebagai penghubung langsung ke Justice League.

Potongan Justice League juga menyiratkan kelanjutan samar dari masa depan tiap anggotanya. DC dan Warner Bros agaknya juga menginginkan jeda antara Justice League dan situasi yang terjadi sesudahnya.

DC Extended Universe akan merilis sejumlah film pada akhir tahun ini dan sepanjang tahun depan. Aquaman rilis 21 Desember, Shazam pada 5 April 2019, dan Wonder Woman 2 pada 1 November 2019, dikutip dari laman Comic Book.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2PlKWdR
December 05, 2018 at 05:07PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2PlKWdR
via IFTTT
Share:

Cara Rasulullah Memuliakan Tamu

Rasulullah SAW benar-benar tulus menyambut tamu dan memuliakannya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Betapa agungnya agama ini. Seluruh sendi dalam kehidupan mendapat porsi perhatian. Ibaratnya, saat kita membuka mata dari lelapnya tidur, ada Islam hadir memberikan tuntunan.

Berturut dari masalah keseharian hingga menentukan bagaimana hukum saat berperang diatur oleh agama ini. Satu hal yang terlihat remeh namun memiliki kaidah tuntunan yang mulia dalam Islama adalah menerima tamu.

Menerima tamu tak sekadar menerima orang yang datang ke rumah, membukakan pintu, bercanda ria lalu menyaksikan punggungnya keluar dari pintu. Atau, bahkan sama sekali tak menjawab salam dan membukakan pintu meski sang tamu memiliki hajat yang besar dengan kita.

Islam sudah mengatur adab dan tuntunan bagaimana seseorang memperlakukan tamunya. Islam sangat memuliakan seorang tamu. Hendaknya seseorang yang kedatangan tamu menerima tamu dengan niat yang benar.

Menerima tamu tak sekadar aspek sosial, namun ada dimensi pahala di dalamnya. Menerima tamu sama artinya dengan menyambung silaturahim.

Nabi SAW bersabda dalam sebuah hadis qudsi, "Sesungguhnya, rahim itu berasal dari Arrahman lalu Allah berfirman, 'Siapa menyambungmu Aku menyambungnya dan barangsiapa memutusmu Aku memutusnya.'" (HR  Bukhari).

Tuan rumah hendaknya menerima tamu dengan baik, dengan wajah senyum dan ceria. Tuan rumah dianjurkan untuk mengucapkan selamat dayang kepada tamunya.

Sambutan yang sangat hangat ini akan melapangkan hati sang tamu dan membuat kedudukannya terhormat di sisi tuan rumah.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2zK5d7U
December 05, 2018 at 05:07PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2zK5d7U
via IFTTT
Share:

Tuesday, December 4, 2018

Perbuatan Kekuasaan Berdarah di Lingkungan Istana Ottoman

Perebutan tampuk kepemimpinan melibatkan sesama anggota keluarga istana.

REPUBLIKA.CO.ID, Perang antarsesama Muslim juga terjadi pada masa Kesultanan Ottoman (1299-1923 M). Selama enam abad lebih dinasti itu menguasai peradaban Islam, suksesi atau pergantian generasi kepemimpinan tidak jarang diwarnai konflik dan pertumpahan darah.

Pada era pemerintahan Sultan Sulaiman I al-Qanuni, perebutan kekuasaan melibatkan keluarga istana sendiri. Pangeran Mustafa, putra tertua Sulaiman I dari selirnya yang bernama Mahidevran, dibunuh karena dituduh berusaha melakukan kudeta terhadap ayahnya.

Peristiwa tragis itu terjadi pada 1553. Ketika itu, Sultan Sulaiman I tengah berada di Eregli dalam rangka ekspedisi Ottoman di Persia. Wazir Agung (Perdana Menteri) Rustem Pasha lalu menawarkan Mustafa supaya bergabung dengan tentara ayahnya.

Mustafa menerima tawaran tersebut, dan segera memerintahkan pasukannya untuk bergabung dengan tentara Sulaiman I.

Sementara, pada saat yang sama, Rustem Pasha malah mengatakan kepada Sulaiman I bahwa Mustafa akan datang untuk membunuh sang sultan. Sulaiman I memercayai informasi tersebut, sehingga ia pun tega menghabisi nyawa anaknya sendiri.

“Sulaiman memanggil Mustafa ke biliknya, dan segera mengeksekusinya,” tulis sejarawan Colin Imber dalam bukunya, The Ottoman Empire, 1300-1650: The Structure of Power.

Konflik berdarah juga melanda anak-anak Sulaiman I lainnya, yakni antara Salim II dan Pangeran Bayazid. Pada 1558, Salim meminta kepada ayahnya sejumlah meriam dan kapal di Izmir sebagai pertahanan jika Bayazid tiba-tiba menyerang. Permintaan tersebut disetujui oleh Sulaiman I.

Tidak sampai di situ saja, Sulaiman I juga memberi dukungan kepada Salim II untuk menghabisi Bayazid jika di kemudian hari sang pangeran melakukan pemberontakan. Insiden itu pun terjadilah. Bayazid akhirnya melancarkan perlawanan terhadap sultan. Salim II pun ditugaskan untuk menumpas pemberontakan tersebut.

Pasukan Salim II dan Bayazid bertemu di Konya pada Mei 1559. Bagi Salim II, tidak ada pilihan lagi selain menghabisi saudara kandungnya tersebut. Setelah perang selama dua hari, pasukan Salim berhasil memperoleh kemenangan. Pada waktu itu, Bayazid dapat menyelamatkan nyawanya dan kemudian lari ke Amasya.

Namun, pada 1561, Bayazid bersama keempat anak laki-lakinya akhirnya dieksekusi oleh orang suruhan Salim II bernama Ali Agha. Pada saat yang sama, Sulaiman I juga memerintahkan eksekusi terhadap anak kelima Bayazid bersama istrinya di Bursa.

“Dengan dibunuhnya Bayazid, maka Salim II tampil sebagai satu-satunya pewaris tahta kerajaan pada 1562,” tutur Imber.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2E0CMWk
December 04, 2018 at 05:07PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2E0CMWk
via IFTTT
Share:

TKN holds a meeting with Jokowi's volunteers in New York

TKN asks Jokowi's volunteers to show their best manner in socializing Jokowi-Ma'ruf.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — National Campaign Team (TKN) or success team of incumbent President Joko Widodo (Jokowi) - KH Ma’ruf Amin held a limited meeting with Jokowi’s volunteers in New York, United States on Monday (Dec 3) local time. The meeting was intended for consolidation.

During consolidation, TKN provided assistance in the form of t-shirt bearing #01 as well as funds for volunteer activities. According to deputy director of political communication, Meutya Hafid, assistance from TKN increased the enthusiasm of Jokowi's volunteers who have big spirit in joining activities, both in New York and surrounding cities.

“We hope can continue to socialize number 01 presidential candidate with courtesy and civilized and avoid hoaxes (fake news),” said Meutya in a press statement received on Tuesday (Dec 4).

The limited meeting discussed about Jokowi's winning strategy in the United States. Awareness of the possible use of politics of lies in the 2019 election highlighted in the meeting. It was said that the trend similar to United States President Donald Trump's victory.

Protection of Indonesian citizens abroad and diaspora cards also discussed in the meeting. In addition, culinary diplomacy as one of the missions and visions of number 01 presidential candidate was discussed. It expected to be able to encourage economic stretches among Indonesian people abroad.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2QsFSZR
December 04, 2018 at 05:07PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2QsFSZR
via IFTTT
Share:

Monday, December 3, 2018

Penyuap Gubernur Aceh Divonis 3 Tahun Penjara

KPK menduga setiap proyek dari DOK dipotiong 10 persen.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tipikor Jakarta menjatuhkan vonis tiga tahun penjara kepada Bupati Bener Meriah Ahmadi. Penyuap Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf itu juga  didenda Rp100 juta subsidair tiga bulan kurungan.

Ketua Majelis Hakim I Made Sudani menilai, Ahmadi telah terbukti secara sah melakukan praktik korupsi dalam kasus suap penggunaan Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) tahun anggaran 2018. Ahmadi dinilai terbukti melakukan pemberian uang  agar Irwandi Yusuf mengarahkan Unit Layanan Pengadaan (ULP) Provinsi Aceh memberikan persetujuan terkait usulan Ahmadi, supaya kontraktor dari Kabupaten Bener Meriah dapat mengerjakan program pembangunan yang bersumber dari DOKA Tahun  2018 di Bener Meriah.

"Mengadili, satu menyatakan bahwa terdakwa Ahmadi telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara berlanjut," kata Ketua Majelis Hakim I Made di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (3/12).

Selain divonis tiga tahun penjara, majelis hakim juga menjatuhkan hukuman tambahan, yakni pencabutan hak politik. "Pencabutan hak politik selama dua tahun sejak terdakwa selesai menjalani pidana pokok," ujar Hakim I Made.

Adapun, dalam pertimbangan Majelis Hakim, hal yang memberatkan yakni  perbuatannya tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas korupsi. Sedangkan, hal yang meringankan, terdakwa bersikap sopan selama menjalani persidangan dan tidak pernah menjalani proses hukum.

Putusan Majelis Hakim ini lebih rendah dibandingkan Jaksa Penuntut KPK dengan hukuman pidana empat tahun penjara dengan denda Rp 250 juta serta subsidair enam bulan kurungan bui.

Atas perbuatannya, hakim menilai Ahmadi telah melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a undang nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana diubah dengan undang-undang nomor 20 tahun 2001 jo pasal 64 ayat 1 ke-1 KUHP. 

KPK sebelumnya menemukan indikasi bancakan yang dilakukan oleh Irwandi dan oknum pejabat di Aceh, baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota terhadap DOK Aceh tahun anggaran 2018. Lembaga antirasuah itu juga telah menahan Gubernur Aceh non aktif Irwandi Yusuf dan ajudannya Hendri Yuzal, Bupati Bener Meriah non aktif Ahmadi serta seorang pengusaha T Saiful Bahri.

Dari temuan awal, KPK menduga setiap anggaran untuk proyek yang dibiaya dari DOK Aceh dipotong 10 persen, 8 persen untuk pejabat di tingkat provinsi, dan 2 persen di tingkat kabupaten/kota. Pada tahun ini, Aceh mendapat alokasi dana otsus sebesar Rp 8,03 triliun. Pemberian dana otsus ini tertuang dalam UU Nomor 15 Tahun 2017 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2018.

KPK menjerat Irwandi, Hendri dan Syaiful sebagai penerima suap dengan Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Sementara untuk gratifikasi, Irwandi dijerat kasus dugaan gratifikasi terkait proyek pembangunan Dermaga Bongkar pada Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang tahun anggaran 2006-2011. KPK menduga, Irwandi selaku Gubernur Aceh periode 2007-2012  telah menerima gratifikasi senilai total Rp 32 miliar. Gratifikasi tersebut tidak dilaporkan Irwandi kepada KPK selama 30 hari.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2E1TFzZ
December 03, 2018 at 05:07PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2E1TFzZ
via IFTTT
Share:

Saturday, December 1, 2018

Bournemouth Bertekad Bangkit di Kandang City

Bournemout kecolongan 31 gol dan hanya melesakkan 6 gol dari 12 laga lawan City.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Bournemouth sedang dalam kondisi terpuruk ketika harus melakoni laga lawatan ke markas Manchester City pada Sabtu (1/12) malam. Namun demikian, klub yang dijuluki The Cherries itu bertekad bangkit di Stadion Etihad.

Bournemouth menelan tiga kekalahan beruntun dalam tiga laga terakhir mereka. Kekalahan 1-2 dari Arsenal pekan lalu menjadi hasil teranyar yang dipetik tim besutan Eddie Howe di kancah Liga Primer Inggris.

''Sangat penting buat kami untuk memastikan kepercayaan diri kami tidak terganggu usai hasil buruk ini. Kami tidak boleh terlalu berlebihan dalam menanggapi hasil buruk ini,'' ujar pelatih Bournemouth, Eddie Howe, seperti dikutip Bournemouth Echo.

Howe menyakini tiga kekalahan beruntun itu tidak mempengaruhi kepercayaan diri anak-anak asuhnya. Timnya akan berusaha tampil tenang dan kembali menunjukkan penampilan apik seperti saat menorehkan rekor tidak terkalahkan di tiga laga awal Liga.

''Kami memulai kompetisi ini dengan begitu baik,'' katanya. ''Kami harus tetap tenang dan melakukan apa yang kami bisa, maka kemenangan akan kembali kami dapatkan.''

Bournemouth datang ke kandang Manchester City dengan catatan yang tidak terlalu menyakinkan. Dalam 12 pertemuan terakhir di arena Liga Primer Inggris, Bournemouth tidak pernah menang dengan 10 kali kalah dan dua kali imbang dari menghadapi City.

Bournemout kecolongan 31 gol dan hanya mampu melesakkan 6 gol dari 12 pertemuan lawan Manchester City. Hasil terbaik Bournemouth diraih ketika menahan imbang tuan rumah Manchester City 3-3 pada Mei 1989.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FQx9MF
December 01, 2018 at 05:07PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FQx9MF
via IFTTT
Share:

Friday, November 30, 2018

Kontrak Paket 2 Pembangunan Patimban Ditandatangani

Pelabuhan Patimban dapat mengurangi biaya logistik dengan mendekatkan pusat produksi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Perhubungan cq. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut bersama Perusahaan Joint Venture Kontraktor menandatangani kontrak paket 2 Pembangunan Pelabuhan Patimban bertempat di Ruang Sriwijaya Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jumat (30/11). Diharapkan, pekerjaan paket 2 ini dapat segera dikerjakan untuk mendukung rencana soft opening Pelabuhan Patimban yang diharapkan dapat dilaksanakan pada Agustus atau paling lambat menjelang akhir 2019,

Penandatanganan kontrak tersebut dilakukan antara Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pembangunan Pelabuhan Patimban Paket 2, Wahyu Trihadi, bersama perwakilan Perusahaan Kontraktor Joint Venture, Mr Motohiro Okamoto, dengan disaksikan oleh Direktur Jenderal Perhuhungan Laut R Agus H Purnomo beserta jajaran pejabat di lingkungan Ditjen Perhubungan Laut.

Dikatakan Agus, bahwa kontrak Paket 2 meliputi pekerjaan pembangunan pemecah gelombang (breakwater), pembangunan dinding laut (seawall), dan pekerjaan pengerukan alur Pelabuhan Patimban.

“Nantinya pekerjaan tersebut akan dikerjakan oleh perusahaan kontraktor Joint Venture yang terdiri dari Toyo Construction Co Ltd, PT Adhi Karya (Persero) Tbk, dan Wakachiku Construction Co Ltd,” kata Agus dalam keterangannya yang diterima Republika.co.id.

Pada kesempatan tersebut, Agus menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan Pelabuhan Patimban dan berharap pekerjaan Paket 2 dapat diselesaikan tepat waktu sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 

“Kami berharap pekerjaan Paket 2 ini dapat segera dikerjakan untuk mendukung rencana soft opening Pelabuhan Patimban yang diharapkan dapat dilaksanakan pada bulan Agustus atau paling lambat menjelang akhir 2019,” katanya.

Selain itu, Dirjen Agus juga berharap, agar pekerjaan Paket 2 dapat dikerjakan dengan kualitas standar pekerjaan Jepang yang baik dan terpercaya. “Saya yakin kontraktor Jepang dapat bekerja dengan cepat dan efisien dalam melaksanakan proyek, dan hasilnya sesuai standar pekerjaan Jepang yang sudah terjamin dan terpercaya kualitasnya,” imbuhnya.

Sebagai informasi, Pelabuhan Patimban merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional pelabuhan baru yang dibangun di Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat. Adapun tujuan pembangunan Pelabuhan Patimban antara lain untuk mengurangi biaya logistik dengan mendekatkan pusat produksi dengan pelabuhan, memperkuat ketahanan ekonomi, mengurangi tingkat kepadatan lalu lintas di Jakarta dengan pembagian arus lalu lintas kendaraan, serta menjamin keselamatan pelayaran termasuk area eksplorasi migas.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2BHez5z
November 30, 2018 at 05:07PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2BHez5z
via IFTTT
Share: