Showing posts with label 2018 at 03:40PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 03:40PM. Show all posts

Sunday, December 30, 2018

Meski Jadwal Padat, UAS Sempatkan Jadi Saksi Nikah Sahabat

Kedua sahabat tersebut belajar bersama ketika di al-Azhar Mesir

REPUBLIKA.CO.ID, BIREUEN – Pendakwah Ustaz Abdul Somad (UAS) menjadi saksi akad nikah sahabatnya, Teuku Amru Lc yang menikahi Cut Nilawati binti Said Nurdin di Mesjid Besar Peusangan, Kabupaten Bireuen, Ahad (30/12/2018) pagi . 

Dai yang memiliki jadwal padat tersebut tiba di Mesjid Besar Peusangan didampingi Ketua Ikatan Alumni Timur Tengah (IKAT) Aceh, Ustaz M Fadhil Rahmi bersama tim UAS Aceh. UAS menjadi saksi dari pihak calon pengantin pria, sementara TGK Zahrul Munawar bertindak sebagai saksi dari pihak pengantin wanita. 

Sebelum akad nikah dimulai, Ketua IKAT Aceh M Fadhil Rahmi, menjelaskan, selain menjadi saksi, UAS lulusan Darul Hadist Maroko juga akan menyampaikan tausiah pernikahan.  

"UAS kakak kelasnya Teuku Amru ketika sama-sama kuliah di Universitas Al-Azhar Mesir, beliau (UAS) kuliah di Fakultas Ushuluddin sementara Teuku Amru di Fakultas Syariah, mereka teman baik," sebut Fadhil, lelaki yang sering diajak mendampingi UAS baik di Aceh, maupun ke luar Aceh.

Sementara itu Teuku Amru menuturkan, meski dalam kondisi lelah karena padatnya undangan ceramah, UAS tidak kuasa menolak saat diminta menjadi saksi pernikahannya dengan pujaan hatinya. 

"Dia (UAS) yang selalu menyuruh saya untuk segera menikah, baru hari ini dapat terlaksana. Tiap hari dia tanya kapan saya nikah," jelas PNS yang bertugas di Wilayatul Hisbah Kabupaten Bireuen didampingi sahabatnya, Raja Rec, seorang pengusaha muda. 

"Saya jawab, insya Allah akan segara dan antum nanti jadi saksinya," tambahnya.  

Sejumlah tamu undangan tampak hadir, di antaranya Bupati Bireuen H Saifannur SSos, Camat Peusangan Erry Seprinaldi, Kapolres Bireuen Dandim 0111 Bireuen, Ketua MPU Bireuen, Rektor IAI Almuslim.   

Prosesi pernikahan Teuku Amru Lc dengan Cut Nilawati binti Said Nurdin juga disaksikan ribuan warga yang lebih dulu memenuhi Masjid Besar Peusanga. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SzfNWs
December 30, 2018 at 03:40PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2SzfNWs
via IFTTT
Share:

Monday, December 24, 2018

Macron Kritik Penarikan Pasukan AS Dari Suriah

Keputusan Trump mendeklarasikan kemenangan atas ISIS mengundang hujan kritikan.

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Presiden Prancis Emmanuel Macron mengkritik keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menarik pasukannya dari Suriah. Pada pekan lalu Trump mengatakan AS sudah berhasil mengalahkan ISIS dari Suriah dan akan menarik pasukan AS dari negara tersebut. 

"Saya sangat menyesal dangan keputusan yang dibuat dalam urusan Suriah," kata Macron, seperti dilansir dari Anadolu, Senin (24/12). 

Hal ini Macron katakan dalam sebuah konferensi pers bersama Presiden Chad Idriss Deby di N'Djamena. Keputusan Trump menarik pasukan AS dari Suriah ini membuat Menteri Pertahanan AS James Mattis memilih mengundurkan diri. 

"Suku harus bisa diandalkan, untuk berkoordinasi dengan sekutu lainnya, untuk menjadi sekutu bahu membahu," katanya. 

Macron juga memuji keputusan Mattis untuk mengundurkan diri daripada harus mengikuti Trump. Mattis mengundurkan diri karena berbeda pendapat dengan Presiden Trump. Mattis mengumumkan rencana pengunduran dirinya dalam surat pengunduran diri yang ditunjukkan kepada Trump. 

Surat tersebut berisi tentang semakin berkembangnya perpecahaan di antara mereka dan secara implisit mengkritik Trump yang mengabaikan sekutu terdekat AS. Gedung Putih mengatakan Mattis merilis surat tersebut setelah bertatap muka dengan Trump di mana kedua orang tersebut juga menunjukan perbedaan mereka.

"Karena Anda memiliki hak untuk memiliki Menteri Pertahanan yang dalam hal ini memiliki pandangan yang selaras dengan Anda dan persoalan lainnya, saya yakin ini langkah yang tepat bagi saya untuk mengundurkan diri dari posisi saya," kata Mattis dalam surat tersebut. 

Keputusan Trump mendeklarasikan kemenangan atas ISIS dan menarik pasukan dari Suriah mengundang hujan kritikan. Para senator dari partai Republik pun AS marah. Mereka menuntut informasi lebih banyak lagi dan rapat formal untuk membahas hal ini. 

Senator dari Partai Republik Lindsay Graham yang baru pulang dari Afghanistan mengatakan ia baru saja bertemu dengan Menteri Pertahanan AS Jim Mattis. Graham yang biasanya mendukung Trump mengatakan presiden AS ke-45 itu 'terbutakan' dengan laporan-laporan yang diberikan kepadanya dan menyebut keputusan ini 'akan menciptakan bencana.' 

"Pemenang terbesar dalam hal ini adalah ISIS dan Iran," kata Graham pekan lalu. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2rTb6et
December 24, 2018 at 03:40PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2rTb6et
via IFTTT
Share:

Friday, December 21, 2018

Pernah Berjaya Abad ke-16 dan 17, Kasbah Terancam Punah

Karena kurangnya perhatian, belakangan telah diancam dengan pencabutan izin oleh PBB.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA –  UNESCO menyebut Kasbah sebagai bentuk kota Islam yang unik karena pada abad 16 dan 17 Kasbah berpengaruh besar pada perencanaan kota di Afrika Utara, Andalusia, dan negara-negara di benua Afrika yang tidak dianggap termasuk bagian Afrika Utara. 

"Bentuk unik medina, atau kota Islam, merujuk pada pengaruh besar pada perencanaan kota di Afrika Utara, Andalusia dan Afrika sub-Sahara,” sebut UNESCO seperti dilansir laman Aramcoworld, Kamis (20/12).

Pada 1992, UNESCO menempatkan situs bersejarah tersebut dalam Daftar Warisan Dunia. Kemudian, pada 2003 Pemerintah Kota Aljir menetapkan Kasbah sebagai sektor yang dilindungi untuk mencegah kerusakan bangunan perkotaan. Karena kurangnya perhatian, belakangan telah diancam dengan pencabutan izin oleh PBB.

Arsitek Zekagh Abdelwahab telah lama mengurus Rencana Kementerian Budaya Aljazair untuk melindungi Kasbah, khususnya terkait perbaikan untuk rumah-rumah yang terancam ambruk. Memang, banyak bangunan yang saat ini hampir roboh, dinding miring, dan banyak balkon retak yang menjorok ke jalan-jalan.

Setidaknya, ada 700 rumah yang telah mendapat perhatian Abdelwahab. "Kasbah telah menerima banyak penghinaan karena kerusakan akibat gempa hingga fondasi batu yang hancur karena bocornya pipa air," kata Abdelwahab. 

Dia mengatakan, selama proses perbaikan, sebagian besar rumah masih ditempati oleh penyewa yang menolak untuk pergi. Tapi, Abdelwahad tetap bekerja di sekitar mereka.

Abdelwahab dan tim arsiteknya sangat kecewa dengan kehadiran rumah pertunjukan yang dibangun Prancis pada tahun 1930. Pasalnya, rumah tersebut dibangun dari bagian bangunan istana bersejarah dan rumah lain yang telah mereka robohkan selama 100 tahun sebelumnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2A7p552
December 21, 2018 at 03:40PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2A7p552
via IFTTT
Share:

Tuesday, December 18, 2018

Gencatan Senjata Mulai Berlaku di Hudaydah Yaman

Gencatan senjata diharapkan akan mengakhiri operasi militer.

REPUBLIKA.CO.ID, SANAA -- Gencatan senjata yang diinisiasi PBB berlaku pada Selasa tengah malam di Kota Pelabuhan Al-Hudaydah di tepi Laut Merah, Yaman.

Gencatan senjata antara pasukan propemerintah dan gerilyawan Al-Houthi, berlaku setelah kesepakatan dicapai pekan lalu di Stockholm, Swedia.

Juru Bicara Al-Houthi Mohammed Abdul-Salam juga menggarisbawahi komitmen gerilyawan milisi Syiah itu bagi kesepakatan tersebut.

Ia mengatakan gencatan senjata akan menuju pada berakhirnya operasi militer di Al-Hudaydah serta berhentinya pertempuran di Taiz di bagian barat-daya negeri tersebut.

Pertempuran antara kedua pihak telah berkecamuk pada hari sebelumnya di Al-Hudaydah, pintu masuk penting bagi bantuan kemanusiaan.

"Suara ledakan keras terdengar di seluruh permukiman di bagian selatan kota itu," kata sumber militer yang tak ingin disebutkan jati dirinya karena pembatasan untuk berbicara dengan media.

Baca juga, 150 Milisi Houthi Dilaporkan Tewas.

Sumber tersebut mengatakan gerilyawan Al-Houthi mengebom posisi pasukan pemerintah di kota itu. "Gerilyawan Al-Houthi sangat ingin merusak setiap kesepakatan gencatan senjata," kata sumber tersebut.

Sementara itu, stasiun televisi pro-Al-Houthi, Al-Masira, mengatakan pasukan pemerintah telah menggempur permukiman di bagian selatan Al-Hudaydah.

Menurut lembaga penyiaran tersebut, empat orang, termasuk seorang anak kecil, cedera dalam serangan. Kamal Abdul Ghani, seorang warga lokal, mengatakan bentrokan berkecamuk di kota tersebut sejak Ahad larut malam.

"Walaupun kerusuhan berhenti pada pagi ini. Kerusuhan meletus lagi," katanya.

Menteri Luar Negeri Yaman Khalid Al-Yamani sebelumnya mengatakan gencatan senjata yang diperantarai PBB antara pasukan pemerintah dan gerilyawan dijadwalkan berlaku di Al-Hudaydah pada Selasa pagi.

PBB diharapkan memimpin upaya bantuan melalui pelabuhan itu mencapai penduduk yang dirundung pertempuran di seluruh negeri tersebut.

Yaman terjerumus ke dalam perang saudara pada 2014, ketika gerilyawan Syiah Al-Houthi menguasai sebagian besar wilayah negeri itu, termasuk ibu kotanya, Sana'a.  Hal itu memaksa pemerintah untuk menyelamatkan diri ke dan hidup di pengasingan di Arab Saudi.

Setahun kemudian, Arab Saudi dan beberapa sekutu Arabnya melancarkan serangan udara gencar dengan tujuan memutarbalikkan apa yang telah diraih oleh gerilyawan Al-Houthi.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2ECzrxI
December 18, 2018 at 03:40PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2ECzrxI
via IFTTT
Share:

Monday, December 17, 2018

Pemkot Banda Aceh Larang Warga Rayakan Tahun Baru Masehi

Pemkot Banda Aceh tak melarang warga yang bukan Islam memeringati tahun baru.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDA ACEH -- Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman melarang warganya untuk ikut merayakan malam pergantian tahun baru masehi. Sebab, perayaan itu bertentangan dengan peraturan dalam syariat Islam yang berlaku di provinsi paling barat Indonesia itu.

"Kami sudah mengeluarkan imbauan pada malam 1 Januari 2019 tidak ada melakukan perayaan. Tidak ada pesta kembang api, dan berbagai pesta lainnya. Karena ini tidak sesuai dengan syariat Islam, dan bertentangan adat istiadat di Aceh," kata Aminullah di Banda Aceh, Senin (17/12).

Ia mengatakan, pekan lalu Pemerintah Kota Banda Aceh telah menggelar rapat bersama unsur forum koordinasi pimpinan daerah setempat terkait seruan bersama pelarangan perayaan malam tahun baru masehi 2019. Wali kota juga meminta pedagang agar dapat mengindahkan imbauan tersebut dengan tidak memperjualbelikan petasan, kembang api, terompet, dan lain sebagainya kepada penduduk sekitar yang tinggal di kota berjuluk "Serambi Makkah" ini.

Kendati demikian, Aminullah mengatakan, Pemkot Banda Aceh tidak melarang setiap penduduk di daerahnya dan merupakan pemeluk agama selain Islam untuk memperingati pergantian tahun masehi tersebut. "Bagi non-Muslim maka di situlah toleransi beragama seperti itu, dan kita harapkan adalah saling menghargai. Mereka merayakan sendiri, silakan. Tidak ada masalah," ucapnya.

Akan tetapi, pemeluk agama selain Islam juga harus menjaga peringatan pergantian tahun masehi dengan tidak melakukan perayaan seperti pesta kembang api. Itulah yang dikatakan toleransinya Kota Banda Aceh.

"Kami tidak menutup mereka tidak boleh ke gereja di tanggal 1 Januari, silakan. Karena itu haknya agama lain," kata Aminullah.

Aminullah menyampaikan pernyataan itu di sela-sela menyaksikan pameran 40 foto hasil jepretan empat fotografer Antara biro Aceh berjudul "Aceh Dalam Lensa Antara", dan workshop fotografi sebagai rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Perusahaan Umum (Perum) Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara pada 13 Desember 2018. Kepala Perum Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara Biro Aceh Azhari mengucapkan terimakasih kepada sponsor yang telah mendukung terselenggaranya acara selama satu pekan dari tanggal 17 hingga 24 Desember 2018.

Ia mengatakan, pameran foto dan workshop jurnalistik baik tulis, fotografi, dan televisi ini terselenggara berkat dukungan Pemerintah Kota Banda Aceh, PT Semen Indonesia, PT Pertamina MOR I, PT Medco E&P Malaka, Bulog Divre Aceh, dan PT PLN Wilayah Aceh.

Antara biro Aceh juga memberikan satunan kepada 15 orang anak yatim merupakan keluarga besar dari orang tua yang semasa hidupnya berprofesi sebagai wartawan, dan diserahkan oleh Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman.

"Pameran foto digelar selama satu pekan ini, dibuka untuk umum. Artinya semua warga tidak cuma di Banda Aceh dapat berkunjung langsung ke kantor Antara biro Aceh di Jalan Teuku Panglima Nyak Makam, Lampineung di Banda Aceh," katanya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2A1HvUR
December 17, 2018 at 03:40PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2A1HvUR
via IFTTT
Share:

Ide The 1975 Akhiri Tur Konsernya

Band ingin menampilkan lagu dengan produksi konser yang berbeda di tiap konser.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Grup musik The 1975 mempunyai beberapa rencana besar untuk mengakhiri rangkaian tur konser mereka. Vokalis grup musik asal Inggris tersebut, Matty Healy, menuliskan cicitan mengenai ide untuk menyewa tempat dan memainkan daftar lagu dari beberapa era berbeda setiap konsernya selama seminggu.

Pertama, Healy menuliskan akan memainkan lagu dari album EP-nya. Sedangkan hari berikutnya giliran album debut mereka di tahun 2013. Hari ketiga adalah lagu-lagu dari album kedua mereka, "I Like It When You Sleep..."

Keempat giliran lagu dari album terbaru mereka, "A Brief Inquiry Into Online Relationships". Kelima giliran lagu dari album baru yang akan datang "Notes on a Conditional Form" dan terakhir The 1975 akan memainkan lagu-lagu greatest hits mereka.

Tak lama setelah cicitan tersebut, sang vokalis mengumumkan bahwa ide tersebut akan terjadi karena sambutan positif penggemar. Healy juga mencatat bahwa setiap konser akan menampilkan pencahayaan dan produksi yang sama dari setiap era. Namun Healy tidak memberikan waktu yang spesifik kapan hal tersebut terjadi.

Kemungkinan saat memasuki akhir rangkaian tur konser grup asal Inggris itu, yang dimulai pada 9 Januari 2019 di Belfast. Selama 2019, band ini akan melakukan tur ke Amerika Utara, Eropa, Australia dan Selandia Baru, Amerika Selatan dan Asia. Tanggal terakhir yang tercantum di situs web mereka adalah konser di Singapura pada 16 September 2019.

Pada akhir November, The 1975 merilis album penuh ketiga mereka, "A Brief Inquiry in Online Relationships", yang mencakup single pertama "Give Yourself A Try." Rencananya album, "Notes on a Conditional Form", akan rilis pada bulan Mei 2019.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2S7qS0L
December 17, 2018 at 03:40PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2S7qS0L
via IFTTT
Share:

Tuesday, December 11, 2018

TKD Kalsel: Bergabungnya PAN Makin Kuatkan Kemenangan Jokowi

TKD Kalsel mendatangi kediaman cawapres Ma'ruf Amin.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma'ruf Kalimantan Selatan, Ghimoyo mendatangi kediaman Cawapres nomor urut 01, KH Ma'ruf Amin di Rumah Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (10/12) malam. Selain melaporkan kondisi terakhir, TKD ingin agar Kiai Ma'ruf hadir disana untuk 'melembutkan hati' warga di sana.

Kiai Ma'ruf menerima Ghimoyo dan rombongan TKD lainnya di ruang tamu kediamannya. Kepada pria yang akrab disapa Abah Ma'ruf itu, Ghimoyo melaporkan soal bergabungnya PAN menjadi pendukung Jokowi-Kiai Ma'ruf.

"Dengan bergabungnya PAN Kalsel ini adalah wujud dari persahabatan serta silaturahmi selama ini. Ini semakin menguatkan kemenangan Pak Jokowi dan Abah di Kalsel," kata Ghimoyo.

"Sahabat dari PAN di Kalsel merasakan betul kerja dan program pemerintahan Pak Jokowi. Masyarakat juga merasakan. PAN tentu tak mau berbeda dengan masyarakat yang mayoritas memilih Pak Jokowi dan Abah Ma'ruf," ujarnya menambahkan.

Ghimoyo melanjutkan, TKD akan terus bergerak memperbesar basis dukungan untuk pasangan nomor urut 01 itu. Komunikasi dengan elemen masyarakat maupun ormas politik di sana akan terus dilakukan.

Satu hal lagi, dari hasil serap aspirasi di lapangan, ternyata ada kerinduan mendalam dari warga masyarakat di Kalimantan Selatan terhadap hadirnya Kiai Ma'ruf. Khususnya dari masyarakat yang tinggal di bagian hulu sungai wilayah Kalimantan Selatan.

Ghimoyo mengatakan bahwa masyarakat rindu akan hadirnya tokoh ulama besar yang membawa kelembutan. Dan itu bisa diberikan oleh seorang Kiai Ma'ruf. "Kedatangan Abah dirindukan, kelembutan dan keulamaannya," ujar Ghimoyo.

Ditambahkannya, sejumlah ulama besar di sana juga sudah menyatakan kesiapan untuk menyambut kehadiran Kiai Ma'ruf. "Insya Allah kehadiran Abah sudah dinantikan," tandasnya.

Menanggapi permintaan tersebut, Kiai Ma'ruf mengucapkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat Kalsel terhadap Jokowi dan dirinya. Dirinya tak bisa menolak kalau memang Arus Bawah (grassroot) memang menyatakan dukungan terhadap Jokowi-KH Ma'ruf Amin. Itu yang diikuti oleh DPW PAN.

"Saya memahami bila mereka tak ingin menjadi tak sejalan dengan hati nuraninya. Saya sangat mengapresiasi sikap seperti ini, yang lebih mementingkan aspirasi masyarakat bawah dibanding ikut keputusan pusat," ujar Kiai Ma'ruf.

Kiai Ma'ruf mengatakan dirinya semakin yakin terhadap kemampuan memenangkan Pilpres 2019 di Kalsel. Menyangkut permintaan agar dirinya berdoa bersama rakyat di Kalsel, Kiai Ma'ruf menyatakan dirinya akan hadir dengan seijin Allah SWT.

"Insya Allah akan hadir di Kalsel, karena itu permintaan ulama dan masyarakat," ucap Kiai Ma'ruf.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2SGM8uu
December 11, 2018 at 03:40PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2SGM8uu
via IFTTT
Share:

Friday, November 30, 2018

BPTP Papua Gelar Bimtek Pertanian Organik

Budidaya organik menghasilkan padi dengan kualitas baik untuk kesehatan

REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA -- BPTP Balitbangtan Papua menggelar Bimbingan Teknik (Bimtek) Budidaya Padi Organik kepada petani di Kampung  Helalua, Distrik Asolokoba, Wamena, di pekan terakhir November 2018. Bimtek sebagai salah satu cara untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan petani dalam meningkatkan produksi pertanian organik utamanya tanaman padi. Materi bimtek yang diaplikasikan adalah Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC). 

Acara ini dihadiri Kepala BPTP Balitbangtan Papua, Thamrin,  Kabid Tanaman Pangan dan Kasie. Produksi Tanaman Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya, Kepala Kampung Helalua, Kelompok Tani serta petani di sekitar lokasi bimtek.

Kepala BPTP Balitbangtan Papua Muhammad Thamrin menjelaskan pentingnya budidaya padi yang dilakukan secara organik.

“Bahan-bahan tersedia di lingkungan sekitar, mudah dibuat dan murah. Budidaya organik menghasilkan padi dengan kualitas yang baik untuk kesehatan dan harga yang bersaing. BPTP Balitbangtan Papua sebagai instansi pemerintah pusat siap membantu petani dengan teknologi dan inovasi untuk meningkatkan produksi padi organik di Kab. Jayawijaya,” kata Thamrin dalam keterangan tertulis yang diterima Republika.co.id.

Sebagaimana diketahui, wilayah Papua potensial untuk pengembangan pertanian organik yakni wilayah dataran tinggi di Kabupaten Jayawijaya.  Hal ini terkait dengan kebudayaan masyarakat sekitar yang tidak menerapkan penggunaan pupuk anorganik ataupun pupuk sintesis dan adanya dukungan dari pemerintah daerah setempat melalui Peraturan Daerah.   Selain itu di Kabupaten Jayawijaya harga pupuk anorganik yang relatif lebih mahal dibandingkan di luar Papua  juga terbatas jumlahnya menjadikan pertanian organik menjadi pilihan dalam budidaya masyarakat setempat. 

Pertanian organik adalah teknik budidaya pertanian yang mengandalkan bahan-bahan alami tanpa menggunakan bahan-bahan kimia buatan pabrik. Tujuan utama pertanian organik adalah menyediakan produk-produk pertanian, terutama bahan pangan yang aman bagi kesehatan produsen dan konsumennya serta tidak merusak lingkungan.

POC dibuat dengan cara mencacah batang pisang, kemudian dicampur dengan dedak, jerami padi, kotoran ayam dan selanjutnya ditambahkan air sampai memenuhi tong 50 Liter. Selanjutnya pada wadah lain, dipersiapkan EM4 sebagai sumber mikroba pengurai ditambah air dan gula. Selanjutnya, seluruh larutan dicampur menjadi satu. Tahap selanjutnya, larutan tersebut di fermentasi selama beberapa waktu. Wadah ditutup rapat untuk menciptakan kondisi anaerob. Pada bagian tutup wadah, dibuat lubang kecil yang dihubungkan selang untuk membiarkan gas yang terbentuk selama fermentasi keluar.

Beberapa hasil penelitian membuktikan hasil produksi berbagai macam tanaman sayuran di Papua produktivitasnya hampir sama antara pemakaian pupuk organik dengan pemakaian pupuk anorganik. Hasil penelitian yang dilakukan oleh Kasim, dkk (2004) produksi cabe, tomat, caseim dan kubis dengan pemakaian pupuk organik (bokashi) berturut-turut 5,1 ton/ha, 12,7 ton/ha, 9,6 ton/ha dan 19,8 ton/ha. Ini menunjukkan bahwa sebenarnya lahan di Papua masih produktif walaupun tanpa menggunakan pupuk anorganik. (Odha - BPTP )

 

 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2BGcbfo
November 30, 2018 at 03:40PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2BGcbfo
via IFTTT
Share:

Wednesday, November 28, 2018

Kemenkop UKM: Industri Film Indonesia Butuh Wadah Koperasi

Masalah industri dan insan film nasional adalah di sisi produksi dan eksibisi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) Meliadi Sembiring mengajak insan perfilman di Indonesia agar sepakat dan satu persepsi bahwa industri film membutuhkan wadah koperasi untuk menjalankan seluruh kegiatannya. Dari mulai ide, kreasi, produksi, hingga eksibisi atau tayang film.

"Karena, koperasi itu merupakan kumpulan orang-orang dengan persepsi, visi, dan misi yang sama. Saya yakin syarat itu bisa terpenuhi karena dalam satu insan dan profesi yang sama," kata Meliadi dalam diskusi bertema Industri Film Butuh Koperasi, Rabu (28/11).

Ia mengibaratkan industri film seperti sebuah pohon yang masing-masing memiliki fungsi dan peran. Akar mencari makanan, daun memasak makanan, dan dahan untuk tempat berbuah.

"Intinya, bagaimana menyatukan para kreatif membuat film berkualitas dalam satu wadah bernama koperasi," ujarnya dalam acara yang dihadiri belasan komunitas film yang ada di Sumatera, Jawa, Bali dan NTB itu.

Industri film melalui koperasi harus menguntungkan. Hanya saja, keuntungan bagi koperasi tidak melulu dihitung dari berapa banyak uang yang dihasilkan, melainkan juga dari benefit yang diciptakan. Keuntungan tersebut adalah bisa bermanfaat bagi banyak orang atau masyarakat sekitar.

Dengan potensi ide kreasi yang banyak, lanjut Meliadi, industri film dari hulu hingga hilir bisa dikuasai dan dilakukan melalui koperasi.

"Jiwa koperasi adalah kebersamaan dan gotong royong, termasuk bagaimana menyangkut pembiayaan atau pendanaan dalam membuat program film," katanya.

Hal senada disampaikan Dirjen Kebudayaan Kemendikbud Hilmar Farid. Menurutnya, badan hukum koperasi merupakan bentuk yang tepat bagi industri kreatif termasuk perfilman di Indonesia, untuk masa kini dan mendatang.

"Karena koperasi adalah sebuah institusi bisnis berbasis kerja sama. Bahkan, sudah meluas dan menjadi tren di kalangan anak muda melakukan bisnis berbasis kolaborasi," kata Hilmar.

Ide dan kreasi di industri film nasional memiliki potensi yang luar biasa besarnya. Tapi, banyak dari ide dan kreasi itu yang tidak bisa terwujud menjadi sebuah program.

"Masalah industri dan insan film nasional adalah di sisi produksi dan eksibisi," katanya.

Sementara itu, Asisten Deputi Kewirausahaan Kemenkop UKM Budi Mustopo mengungkapkan, pihaknya memiliki program pelatihan yang bisa diakomodir kalangan industri perfilman di Indonesia.

"Kita membuka diri untuk kerja sama dengan kalangan komunitas film di seluruh Indonesia. Karena, karya film pendek itu sarana tepat promosi potensi yang ada di daerah di seluruh Indonesia," kata Budi.

Ia menambahkan, ada pelatihan kewirausahaan dan perkoperasian yang bisa dimanfaatkan kalangan komunitas film. Dua pelatihan tersebut bisa terwujud merupakan usulan kebutuhan dari masyarakat atau komunitas film.

"Bahkan, pada 2019 mendatang, komunitas kreatif termasuk perfilman di Indonesia menjadi prioritas program bagi Kemenkop dan UKM," ujar Budi.

Sementara itu, Direktur Program Alkatara Vivian Idris menegaskan, kerja sama dengan Kemenkop UKM menjadi sangat krusial karena terkait badan hukum dan pengurusan hak cipta (HaKI).

"Bagi kami, badan hukum koperasi itu ruhnya Indonesia karena merupakan kerja tim dan gotong royong. Tugas Alkatara adalah fokus menumbuhkan bisnis perfilman di Indonesia," kata Vivian.

Menurutnya, Indonesia bisa dijadikan pasar yang bagus karena memiliki penduduk 270 juta jiwa, 17 ribu pulau, hingga banyak cerita rakyat dan kisah yang tidak pernah ada habisnya. Jumlah komunitas film di Indonesia pun terus meningkat. Semua komunitas memproduksi film.

"Lalu, produksinya itu mau dikemanakan, apakah untuk konsumsi komunitas sendiri, komersial, atau bioskop? Jadi, Alkatara itu ibarat biro jodoh antara film maker di Indonesia dengan kebutuhan industri," kata Vivian.

Sedangkan Dimas Jayasrana dari Badan Perfilman Indonesia (BPI) mengatakan, modus ekonomi saat ini sudah ada di industri perfilman. Ia mencontohkan adanya komunitas film di Batam membuat sebuah karya yang kemudian ditayangkan di layar tancap (nonbioskop) dengan tiket seharga Rp 15 ribu, mampu menyedot penonton sebanyak 12 ribu.

"Sebenarnya, dunia kreatif itu terhubung erat dengan koperasi dan UKM, termasuk industri film," ujar Dimas.

Rizky dari Pratama Pictures (Lombok, NTB) mengungkapkan, sejak berdiri pada 2014 komunitasnya telah menghasilkan 25 film pendek dan lima film panjang.

"Pendanaan sebuah film dilakukan secara gotong royong. Bahkan, tak jarang kita melibatkan bantuan dari masyarakat sekitar di lokasi shooting," kata dia. Pemain dalam film tersebut merupakan warga Lombon.

Biasanya, komunitas ini membuat cerita film yang erat kaitannya dengan masyarakat Lombok sebagai upaya mengenalkan kepada masyarakat Lombok bagaimana membuat sebuah film.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2E39fvX
November 28, 2018 at 03:40PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2E39fvX
via IFTTT
Share:

Thursday, November 22, 2018

Denmark Tunda Ekspor Senjata ke Arab Saudi

Keputusan Denmark dilatarbelakangi pembunuhan Khashoggi dan konflik Yaman.

REPUBLIKA.CO.ID, COPENHAGEN -- Denmark telah memutuskan untuk menunda persetujuan ekspor peralatan senjata dan militer ke Arab Saudi. Menteri Luar Negeri Denmark Anders Samuelsen mengatakan keputusan ini dilakukan karena kasus pembunuhan jurnalis Saudi Jamal Khashoggi dan situasi di Yaman.

"Keputusan itu diambil setelah diskusi baru-baru ini dengan menteri luar negeri lainnya di Uni Eropa," ujarnya. Penangguhan juga mencakup beberapa teknologi penggunaan ganda, referensi untuk bahan yang  memiliki aplikasi militer.

Sebelumnya, Jerman juga telah memberikan sanksi kepada warga Saudi. Jerman  mengeluarkan larangan masuk untuk 18 warga Saudi yang  terlibat dalam pembunuhan  Khashoggi. Ke-18 orang itu secara efektif dilarang memasuki zona Schengen Uni Eropa.

Seorang juru bicara kementerian luar negeri Jerman mengatakan, larangan itu diberikan kepada 15 orang yang dituduh melakukan pembunuhan. Tiga lainnya  diduga mengorganisir pembunuhan itu. Namun, pihak Kemenlu Jerman menolak menyebutkan nama orang-orang tersebut.

"Dalam beberapa hari terakhir, kami telah berkoordinasi erat dengan  Perancis dan Inggris. Dan Jerman memutuskan, untuk menempatkan larangan masuk bagi 18 orang itu. Nama mereka telah dimasukkan dalam database sistem Schengen," kata juru bicara itu.

Ia menolak berkomentar apakah Putra Mahkota Mohammed bin Salman, yang dituduh  intelijen Amerika Serikat (AS) memerintahkan pembunuhan itu, berada di antara daftar orang yang ditolak masuk ke Eropa oleh Jerman. Departemen Keuangan AS juga mengumumkan sanksi terhadap 17 warga Saudi atas peran mereka dalam pembunuhan Khashoggi di konsulat Arab Saudi di Istanbul, Turki.

Mereka yang dijatuhkan sanksi oleh AS termasuk Saud al-Qahtani, mantan pembantu utama Putra Mahkota Mohammed bin Salman, serta Konsul Jenderal Saudi Mohammed Alotaibi. Hukuman itu akan dilaksanakan di bawah Undang-Undang Pertanggung-jawaban Hak Asasi Manusia Magnitsky Dunia yang membidik pelaku pelanggaran berat hak asasi manusia dan korupsi.

"Semua orang itu, yang membidik dan membunuh secara keji wartawan, yang tinggal dan bekerja di Amerika Serikat, harus menghadapi akibat dari tindakan mereka," kata pernyataan Menteri Keuangan Steve Mnuchin.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2R8z2pu
November 22, 2018 at 03:40PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2R8z2pu
via IFTTT
Share:

Wednesday, November 21, 2018

Keluarga Dufi tak Mengenal Tersangka

Dufi dikenal sebagai orang yang pintar melobi dan membangun relasi.

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- Keluarga Abdullah Fithri Setiawan atau Dufi mengaku tak mengenali tersangka pembunuhan almarhum yang telah diamankan Polda Metro Jaya. Adik almarhum, Muhammad Ali Ramdhani mengakui, dirinya memang belum dipertemukan langsung dengan pelaku. Namun, pihak kepolisian telah memberikan foto pelaku.

Ia mengatakan, pada Selasa (20/11) pukul 21.00 WIB Polda Metro Jaya meminta dirinya datang untuk membuat laporan. Ketika sampai di lokasi, pihak kepolisian meminta beberapa keterangan, termasuk nemberika foto pelaku yang sebelumnya telah tertangkap.

"Kami dimintai keterangan, BAP, ditanyakan korban mengenal pelaku atau tidak. Kami pastikan keluarga tak mengenal dan tak ada hubungan dengan tersangka," kata dia di kediaman Dufi, Cluster Catalia, Kelurahan Medang, Padegangan, Kabupaten Tangerang, Rabu (21/11).

Menurut dia, kerabat almarhum Dufi juga mengaku tak mengenal pelaku. Apalagi, kata dia, almarhum selalu mengenalkan rekan kerjanya kepada keluarga.

Karena itu, Ali meyakini kakaknya itu merupakan korban perampokan. Bukan korban kejahatan akibat persaingan bisnis atau masalah kerjaan.

Ia menjelaskan, kakaknya dalam lima tahun terakhir sudah tidak lagi berkecimpung dalam dunia jurnalistik. Terakhir, Dufi memiliki pekerjaan sebagai pegawai paruh waktu di TV Muhammadiyah (TVMu) dan Direksi Pengembangan Usaha TVRI.

"Beliau sudah tidak berkecimpung di dunia jurnalistik, lebih concern ke advertising," kata dia.

Ali mengatakan, saat meninggalkan rumah pada Jumat (16/11), Dufi membawa mobil Innova berwarna putih dan berpamitan untuk melakukan pekerjaannya di TVMu. Almarhum keluar rumah pada pukul 08.40 WIB dan bilang kepada istrinya, Bayu Yuniarti Hendriyani, akan pulang cepat.

Ia melanjutkan, hingga sore hari almarhum tak memberikan kabar. Ali mengatakan, rekan kerjanya di TVMu juga sempat mengirimkan pesan Whatsapp kepada Duffi, tapi tak terbalas.

" (Pesan) temannya hanya ceklis dua, tipikal dia itu selalu membalas WA," kata Ali.

Menurut Ali, Kakaknya memang orang yang sering tak pulang hingga berhari-hari ketika sedang melakukan pekerjaan. Namun, almarhum selalu memberi kabar kepada keluarga.

"Almarhum kalau kerja memang sering nggak pulang. Kadang tiga hari, tapi selalu ngomong. Tapi Jumat itu justru bicara ingin pulang cepat. Termyata pulang cepat ke hadirat Allah," kata dia.

Ali meyakini, kakaknya dibunuh lebih oleh dua orang. Pasalnya, ia tahu betul karakter kakaknya itu. Menurut dia, almarhum tak mungkin meninggal dengan mengenaskan jika berhadapan satu lawan satu. 

"Beliau satu lawan satu masih berani melawan. Dan tidak ada luka yang begitu parah," kata dia.

Di lingkungannya, almarhum Dufi juga dikenal sebagai pribadi memiliki jiwa sosial tinggi. Ketua RT 02 RW 06 Cluster Catalina, Ikhsanudin mengatakan, sosok almarhum dikenal rajin mengikuti pengajian dan shalat berjamaah di masjid.

"Aktif di lingkungan. Kalau ada yang meninggal, dia paling siaga, siap," kata dia.

Ikhsan, yang juga merupakan rekan kerja Dufi semasa bekerja di Rakyat Merdeka, menambahkan almarhum adalah sosok yang pintar melobi dan membangun relasi. Ikhsan menceritakan sosok Dufi memiliki nilai lebih pada dua kemampuan itu.

Hal itu juga yang membuat Dufi, belakangan lebih banyak bergerak di bidang marketing daripada jurnalistik. "Dia jaringannya luas, lobi-lobinya bagus," ungkap dia.

Ikhsan mengetahui Dufi kerap berpindah di beberapa media setelah keluar dari Rakyat Merdeka. Terakhir Dufi bekerja sebagai wartawan Indopos hingga 2012, sebelum bergabung ke Beritasatu TV membidangi marketing.

"Kemudian dia pindah ke Inews, terakhir dia di TVMu, dan di TVRI juga ternyata," ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2KlJs2l
November 21, 2018 at 03:40PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2KlJs2l
via IFTTT
Share: