Showing posts with label 2018 at 08:01PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 08:01PM. Show all posts

Thursday, December 27, 2018

Bank BJB dan Pemprov Jabar Luncurkan Samsat J’bret

Samsat J’bret akan memudahkan warga dalam membayar pajak kendaraan tahunan.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG – Bank BJB bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar kembali meluncurkan inovasi sistem pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) bernama Samsat J’bret di Menara Bank BJB, Jalan Naripan 12-14, Kota Bandung, Kamis (26/12). Samsat J’bret merupakan kependekan dari Samsat Jawa Barat Ngabret (bergerak cepat.RED).    

Soft launching Samsat J’bret dihadiri oleh Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum, Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko yang melaksanakan tugas Dirut Bank BJB Agus Mulyana, Direktur Konsumer dan Retail Bank BJB Suartini, Plt Kepala Bappenda Jabar Nanin Hayani Adam, Dirlantas Polda Jabar Kombes Pol Prahoro Tri Wahyono, serta pimpinan instansi terkait lainnya.

Acara soft launching dilengkapi dengans sesi penyerahan sarana pendukung dari Bank BJB kepada Polda Jabar, berupa 44 unit handphone dan 44 unit printer untuk pengesahan STNK di Polsek. Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko yang melaksanakan tugas Dirut Bank BJB Agus Mulyana mengatakan, Samsat J’bret merupakan inovasi untuk mempermudah wajib pajak dalam membayar PKB tahunan di wilayah Polda Jabar.

Dengan adanya inovasi tersebut, papar Agus, wajib pajak dapat membayar PKB tahunan melalui jaringan kantor (teller) dan jaringan elektronik (ATM, SMS, dan bjb Digi). Selain itu, sambung dia, wajib pajak juga bisa memanfaatkan channel layanan yang telah bekerja sama dengan Bank BJB di seluruh Indonesia. Di antaranya gerai modern channel seperti Indomaret dan Alfamart, ecommerce seperti Tokopedia dan Bukalapak, serta channel payment point online bank (PPOB).

‘’Kami berkomitmen mempermudah layanan pembayaran pajak,’’ ujar Agus dalam siaran pers yang diterima Republika, Kamis (27/12). Kata dia, sebagai bank nasional yang tumbuh besar di Provinsi Jabar, memiliki misi sebagai penggerak laju perekonomian daerah.

Kata Agus, Bank BJB berkomitmen mendukung program pemerintah dalam mengoptimalkan penerimaan pajak. Karena itulah, pihaknya tidak akan berhenti berinovasi demi kemudahan layanan masyarakat.

Pemimpin Divisi Corporate Secretary Bank BJB M As’adi Budiman menambahkan, Bank BJB akan terus memberikan dukungan penuh kepada Pemprov Jabar dalam pengembangan inovasi. Harapannya, tegas dia, layanan kepada masyarakat akan semakin dimudahkan.         

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SiHC5r
December 27, 2018 at 08:01PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2SiHC5r
via IFTTT
Share:

Tuesday, December 25, 2018

2018 Produk PT Pusri Lampaui Target

Perseroan mulai melakukan perubahan iklim bisnis, salah satunya transformasi digital.

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG -- Kinerja PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) selama 2018 menunjukkan kinerja positif. Selama satu tahun terakhir produksi pupuk urea, amoniak dan pupukNPK melampaui target yang ditetapkan dalam rencana kerja dan anggaran perusahaan (RKAP).

Pada pengantongan terakhir produksi 2018, Senin (24/12) malam di pabrik pupuk PT Pusri, BUMN pupuk tertua di Indonesia tersebut mampu merealisasikan produksi pupuk urea 2.175.200 ton dan memproduksi amoniak 1.531.570 ton.

Menurut Direktur Utama PT Pusri Mulyono Prawiro pada pengantongan terakhir produksi pupuk urea bersama seluruh direksi dan dewan komisaris, realisasi produksi urea mencapai 107 persen dari target RKAP 2.027.500 ton. Demikian pula dengan produksiamoniak mencapai 104 persen dari target RKAP sebanyak 1.415.500 ton.

“Untuk produksi pupuk NPK realisasi produksi mencapai 104,290 ton atau di atas target RKAP sebanyak 100.000 ton atau 104 persen dari RKAP,” kata Mulyono.

Mulyono  mengatakan, 2018 merupakan tahun yang penuh tantangan bagi PT Pusri karena harus berhadapan dengan berbagai kendala serta persoalan. "Kepada seluruh karyawan harus bekerja keras dan melakukan efesiensi, karena pabrik Pusri III dan IV masih boros penggunaan gas, sehingga dengan efisiensi, inovasi, kreatifitas dengan teknologi  perseroan mampu bersaing dengan pupuk luar.”

Dengan pabrik yang sudah berusia tua, menurut Mulyono, pabrik pupuk Pusri boros penggunaan gas, serta harga gas yang tinggi, jauh dari harga yang diperoleh kompetitor. “Semua itu berdampak pada harga jual produk komersil,” ujarnya.

Menghadapi 2019, direktur utama BUMN pupuk tertua di Indonesia tersebut menjelaskan, untuk mengejar pendapatan bersih lebih baik dari rencana kerja dan anggaran perusahaan perlu kontribusi besar bersama dari seluruh karyawan. Berapa iklim bisnis regional maupun global masih perlu dicermati lagi, belum stabil perekonomian dalam negeri dan global masih berpengaruh pada seluruh industri dalam negeri. "Kita harus lebih fokus lagi, dan berusaha keras memulainya pada 2019,” ujarnya.

Ke depannya perseroan mulai melakukan perubahan iklim bisnis, salah satunya transformasi digital. Dengan perubahan tersebut dapat efisiensi dari sisi operasional. “Pusri telah meluncurkan aplikasi digital dengan ama e-PAS atau (Pusri Agribusiness Solution). Melalui teknolgi digital PT Pusri dapat melayani dan mengatasi masalah dalam pertanian dan agrobisnis, sehingga Pusri dapat bersaing di pasar,” katanya. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2T8Xzva
December 25, 2018 at 08:01PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2T8Xzva
via IFTTT
Share:

Saturday, December 15, 2018

Agar Karier Berkembang? Ambil Keuntungan Bekerja di Korporat

Pilih tempat kerja yang paling nyaman dan karier bisa berkembang.

REPUBLIKA.CO.ID, Menjatuhkan lamaran di perusahaan tidak boleh asal-asalan. Sebelumnya, perhatikan bagaimana budaya kerja yang ditetapkan oleh perusahaan, apakah nantinya sesuai atau tidak dengan budaya kerja yang diinginkan.

Mengingat, di era milenium ini, generasi milenial memang lebih suka bekerja di perusahaan startup ketimbang perusahaan lain karena alasan mobilitas kerja. Padahal mobilitas kerja di perusahaan lain seperti korporat misalnya, tidak kalah baiknya dengan perusahaan startup.

Jauhkan pikiran negatif mengenai perusahaan korporat karena budaya kerjanya memberikan banyak keuntungan yang bisa membawa pada kesuksesan berkarier. Keuntungan apa sajakah?

Bicara soal keuntungan, berikut hal yang menguntungkan bagi karier Anda bila bekerja di perusahaan korporat seperti dikutip dari Cermati.com.

1. Terbiasa Disiplin karena Budaya Kerja yang Teratur

Di perusahaan korporat, semua tugas-tugas diatur menurut tenggat waktu yang sudah tersusun dengan rapi. Karyawan wajib memenuhi target tugas sesuai deadline yang ditentukan jika tidak ingin mendapat teguran atau peringatan dari atasan, termasuk urusan jam masuk dan pulang kantor.

Sehingga kondisi tersebut akan membuat Anda terbiasa dengan kedisiplinan. Begitu juga soal sistem kerja di perusahaan korporat yang lebih teratur karena sudah ada ketentuan dalam SOP (Standard Operational Procedure). Apabila pelaksanaan tugas tidak sesuai SOP, maka ada sanksi yang harus diterima.

2. Bisa Mahir pada Satu Bidang

Pembagian kerja di perusahaan korporat lebih jelas dan spesifik. Ada yang ditugaskan di bagian keuangan, pemasaran, persediaan dan lain sebagainya. Setiap karyawan hanya diperbolehkan mengurus pekerjaan di bidangnya, selebihnya tidak diperbolehkan.

Setiap karyawan diberi tanggung jawab yang berbeda-beda sesuai kemampuannya. Jadi, Anda yang mahir di bidang keuangan bisa bekerja di bagian keuangan dan terus mengasah kemampuan pada bidang ini. Begitu juga untuk bidang yang lain.

3. Bisa Memaksimalkan Fasilitas yang Lebih Lengkap

Namanya juga korporat yang artinya perusahaan sudah mapan. Untuk menunjang kinerja para karyawannya, biasanya perusahaan memberikan fasilitas yang cukup lengkap. Nah, Anda bisa memanfaatkan dengan maksimal fasilitas yang diberikan untuk meningkatkan keterampilan.

Berbagai macam fasilitas yang diberikan perusahaan korporat tentunya bermacam-macam, mulai dari pembiayaan pendidikan lanjutan, fasilitas kendaraan pribadi, hingga fasilitas kepemilikan rumah, dan masih banyak lagi. Nah, fasilitas-fasilitas tersebut diberikan dengan harapan bisa meningkatkan performa dan loyalitas karyawan pada perusahaan.

4. Ada Kesempatan Bekerja Sambil Belajar

Bekerja di tempat yang berbeda juga berlaku di perusahaan korporat, yakni bekerja di anak atau cabang perusahaan yang ada di luar kota bahkan luar negeri. Perpindahan tempat kerja biasanya dilakukan setelah 2-3 tahun kerja.

Meskipun tempat kerja berpindah, posisi dan mekanisme kerjanya masih tetap sama. Kalaupun berbeda, perusahaan akan memberikan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan dasar sebelum menduduki posisi kerja yang baru.

Dengan budaya seperti ini, pengalaman kerja otomatis akan semakin bertambah. Maka dari itu Anda juga berkesempatan mendapat ilmu baru, dan itu sangat bermanfaat untuk perjalanan karier Anda.

5. Punya Jenjang Karier yang Jelas

Peribahasa “bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian” dianut oleh perusahaan korporat. Sebelum menempati posisi tertinggi, Anda harus mau mengawali karier dari posisi paling rendah, seperti magang. Di sinilah performa kerja akan dinilai.

Apabila mampu berkontribusi dengan baik, pimpinan perusahaan bisa saja mengangkat Anda menjadi karyawan tetap. Bila perusahaan menyediakan program pelatihan seperti MT (Management Trainee), sebaiknya ikutilah.

Program seperti ini baik untuk percepatan jenjang karier. Kalau tidak, Anda harus mau mengikuti loncatan karier sesuai yang ditentukan oleh perusahaan.

6. Tentu Saja, Gaji yang Menjanjikan

Gaji di perusahaan startup tidak selalu lebih rendah jika dibandingkan dengan perusahaan korporat. Tetapi, jumlah gaji bisa berbeda-beda setiap saat, tergantung dari mobilitas perusahaan startup. Sedangkan perusahaan korporat memberikan jumlah gaji yang tetap ditambah bonus, asuransi dan tunjangan.

Gaji yang diterima dari perusahaan korporat makin lama semakin besar, apalagi kalau Anda memiliki jam terbang yang tinggi. Untuk itu, gunakan waktu Anda sebaik mungkin untuk belajar dan meniti karier.

Pilih Tempat Kerja yang Paling Nyaman dan Karier Berkembang

Walaupun budaya kerja korporat terkesan kuno, tetapi jaminan kesejahteraan kerja di perusahaan sangat tinggi. Terbukti dari gaji, fasilitas dan ruangan kerja yang begitu nyaman.

Tentu saja, pilih bekerja di perusahaan startup atau korporat, semuanya kembali lagi kepada pilihan diri sendiri. Namun yang pasti pilihlah tempat kerja yang diinginkan dan mampu memberikan kenyamanan ekstra untuk menunjang produktivitas saat bekerja. Selamat bekerja!

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Qx3JYR
December 15, 2018 at 08:01PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Qx3JYR
via IFTTT
Share:

Friday, December 14, 2018

Australia Bisa Akses Rekening Warganya di Swiss

Akses rekening untuk memastikan warga Australia bayar pajak semestinya.

REPUBLIKA.CO.ID,  CANBERRA -- Warga Australia pemilik rekening bank di Swiss, terutama kelompok individu terkaya, kini perlu berhati-hati. Pasalnya, Kantor Pajak Australia (ATO) telah mendapatkan akses ke rekening-rekening tersebut.

Wakil komisioner ATO Jeremy Hirschhorn memastikan pihaknya kini memiliki akses ke rekening bank Swiss. Akses ini akan digunakan untuk memastikan warga Australia membayar pajak sebagaimana mestinya.

"Kami baru saja menerima daftar semua warga Australia yang memiliki rekening bank Swiss," kata Hirschhorn kepada ABC Australia.

"Tentu saja tidak ada salahnya memiliki rekening bank Swiss. Tapi yang pasti ada beberapa orang dalam daftar ini yang menarik perhatian kami," ujarnya.

Hirschorn tak bersedia mengkonfirmasi apakah individu dengan kekayaan tinggi dalam daftar yang dipantau ATO itu termasuk para pesohor Australia.

"Saya tidak ingin menyebut nama-nama individu dalam daftar itu. Tapi yang ingin saya katakan yaitu para pesohor Australia umumnya merupakan pembayar pajak yang baik," kata Hirschhorn.

Menurut dia, jika ada nama pesohor dalam daftar ini, tentunya akan mengejutkan. Kemarin ATO merilis laporan transparansi korporat yang menyebutkan 81 persen perusahaan swasta terkait dengan kelompok usaha yang dikendalikan individu-individu kaya.

Laporan itu menyebut adanya 11 ribu entitas dengan kekayaan tinggi yang mencakup perusahaan, trust, kemitraan, dan dana pensiun. "Yang pertama adalah kami mengetahui siapa mereka, kami tahu siapa pemain-pemain besar itu," kata Hirschhorn.

Dia menjelaskan perekonomian digital kini semakin memudahkan perpindahan aset, namun sekaligus menyisakan jejak digital yang sangat mungkin dilacak.

Sebuah era yang berakhir

Hirschhorn menambahkan dunia digital saat ini memungkinkan seorang karyawan melaporkan perusahaan atau individu yang mungkin mengakali urusan pajak. Karyawan yang kecewa misalnya, bisa saja mengunduh seluruh data perusahaan, seperti terjadi dalam kasus Panama Papers.

"Jadi masa-masa melarikan duit ke luar negeri kini sudah berakhir," ucap Hirschhorn.

Laporan ATO mengenai transparansi korporat menyoroti adanya pengawasan terus-menerus terhadap pengemplang pajak. Laporan itu mengungkap sepertiga perusahaan besar Australia sama sekali tidak membayar pajak meskipun menghasilkan laba kotor.

Hirschhorn menyebutkan alasannya termasuk kerugian tahun sebelumnya, kepekaan terhadap kondisi ekonomi, dan pengurangan pajak. Hal itu, katanya, khususnya dialami perusahaan yang baru mulai. "Biasanya terjadi pada perusahaan pertambangan besar atau perusahaan industri ekstraktif," katanya.

Meski tidak menyebut nama perusahaan tertentu, Hirschhorn mengakui bahwa maskapai penerbangan Qantas saat ini telah membayar pajak perusahaan lagi.

Diterbitkan oleh Farid M. Ibrahim dari artikel ABC Australia.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2QsVptj
December 14, 2018 at 08:01PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2QsVptj
via IFTTT
Share:

Thursday, December 13, 2018

Pemain Persib Ini Bersyukur Atas Kepemimpinan Mario Gomez

Gomez mempromosikan beberapa pemain muda ke tim Persib senior.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Persib Bandung resmi tidak lagi menggunakan jasa Mario Gomez sebagai pelatih kepala. Namun pelatih asal Argentina ini akan dikenang baik oleh para pemainnya.

Gomez membagi menit bermain tim dengan pemain muda yang sudah terlebih dahulu bergabung bersama Persib. Seperti Henhen Herdiana, Febri Hariyadi, Puja Abdillah, dan Agung Mulyadi.

Agung mengaku bersyukur menjalani musim kompetisi Liga 1 2018. Menurutnya, di bawah arahan Gomez, ia dapat bermain dengan skuat Persib selama 600 menit. Padahal, pada tahun 2017, ia hanya dimainkan selama 47 menit di satu pertandingan.

"Alhamdulillah sangat bersyukur di musim ini Agung bisa dapat menit bermain lebih banyak. Ini semua tentu membuat pengalaman bertanding Agung bertambah," kata Agung seperti dilansir dari laman resmi Persib, Kamis (13/12).

Gomez mempromosikan beberapa pemain muda ke tim Persib senior. Di antaranya adalah Indra Mustafa, Aqil Savik, dan Wildan Ramdani. Dua di antaranya membela timnas U-19 Indonesia.

Agung mengaku beruntung telah bermain di bawah arahan Gomez. Kini ia bersiap untuk menjadi pemain yang lebih baik di musim mendatang. "Agung juga beryukur beliau selalu kasih kepercayaan sama Agung selama musim ini. Ini bisa jadi bekal untuk Agung jadi lebih baik lagi di musim depan," kata dia menjelaskan.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2QtYmtB
December 13, 2018 at 08:01PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2QtYmtB
via IFTTT
Share:

Tuesday, December 4, 2018

NH Dini Dikremasi Besok Siang

NH Dini dikenal karena karyanya tentang perjuangan perempuan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penulis Indonesia Nurhayati Sri Hardini Siti Nukatin atau lebih dikenal dengan nama Nh Dini meninggal dunia hari ini, 4 Desember, pukul 16.00 WIB. Dia akan dikebumikan besok, Rabu (5/12).

Akun Twitter Radio Buku Coworking Space mengabarkan berita duka atas kepergian novelis perempuan itu. Saat ini, jenazah masih disemayamkan di Wisma Lansia Harapan Asri, Banyumanik, Semarang.

"Rabu, 5 Desember 2018, pukul 12.00 WIB, akan dikremasi di Kedungmundu, Semarang. Info dari #KrisBudiman" tulis akun tersebut.

Sosok penulis wanita ini lahir di Semarang, Jawa Tengah, 29 Februari 1936. Dia meninggal dunia di Semarang pada usia 82 tahun.

Berita duka ini pun membawa mendung di jagat media sosial. Nama NH Dini menjadi pembicaraan paling hangat di Twitter.

"RIP NH Dini. Ia kini berada "Pada Sebuah Kapal" menuju rumah Tuhan yang abadi," ujar penulis Agus Noor melalui akun Twitter.

Banyak penulis dan masyarakat pun menyampaikan belasungkawa atas kabar kepergian tersebut. Mereka memiliki kenangan atas karya-karya yang vokal tentang perempuan.

"NH Dini. Ia yang sedari awal menggugat bangunan ideal perempuan, perkawinan, cinta dan keluarga. Selamat jalan, Bu," ujar Okky Madasari.

Nama NH Dini dikenal berkat karya-karyanya yang banyak menceritakan perjuangan wanita. Dia pun pernah mendapatkan penghargaan SEA Write Award di bidang sastra dari Pemerintah Thailand.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2QAsyT9
December 04, 2018 at 08:01PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2QAsyT9
via IFTTT
Share:

Saturday, December 1, 2018

Mario Gomez Enggan Komentari Hasil Imbang Kontra Persela

Pelatih Persib ini mengakui timnya tak punya banyak peluang menjebol gawang lawan.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Persib Bandung berhasil mencuri poin dari Persela Lamongan. Meski tidak merusak rekor Persela yang belum pernah kalah di kandang, Persib mampu menahan imbang tuan rumah dengan skor 1-1 di Stadion Surajaya, Lamongan, Sabtu (1/12).

Pelatih Persib Mario Gomez enggan mengomentari hasil pertandingan tersebut. Menurutnya, banyak keputusan wasit yang merugikan pemainnya.

"Saya tidak ingin berkomentar jika kalian (wartawan) belum berkomentar. Ketika Ezechiel one on one dengan lawan, itu harusnya pelanggaran bukan?" tanya Gomez usai pertandingan.

Gomez mengakui timnya memang tidak memiliki banyak peluang untuk menjebol gawang Persela. Karena menurutnya, Persib sulit menembus pertahanan Persela. "Ketika penalti untuk kami terjadi, Bauman dijegal kiper, kalian (wartawan) tahu aturannya seperti apa, harusnya kartu merah," jelas dia.

Meski begitu, pelatih asal Argentina ini menyayangkan peluang yang terbuang. Menurutnya, skuat Maung Bandung harus bisa mengeksekusi tendangan dengan baik. "Satu poin tidak apa-apa. Sebenarnya kami ingin menang, 15 menit terakhir kami tidak bisa mencetak gol kedua. Padahal kami memiliki beberapa peluang," jelasnya.

Atas hasil tersebut, Persib berada di posisi tiga dengan raihan 51 poin. Sementara, Persela menutup laga kandang terakhir dengan rekor tidak terkalahkan. Persela berada di urutan ke-13 dengan raihan 43 poin.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Pf8Ac1
December 01, 2018 at 08:01PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Pf8Ac1
via IFTTT
Share:

Thursday, November 29, 2018

Pemerintah Minta PSSI Bergerak Berantas Match Fixing

Selain manajer tim, anggota Exco PSSI juga diduga terlibat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sepak bola Tanah Air kembali digoyang isu match fixing atau pengaturan skor. Beberapa pertandingan Liga 2 Indonesia diduga telah dibayangi pengaturan hasil. Selain manajer tim, anggota Exco PSSI juga diduga terlibat dalam aksi yang mencederai nilai-nilai luhur olahraga tersebut. 

Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) Gatot Dewabroto meminta PSSI segera bergerak cepat untuk menindaklanjuti isu tersebut. Ia mengatakan, sekarang saat tepat untuk memberantas match fixing.

"Di tengah kekecewaannya terhadap hasil tim nasional senior yang gagal lolos semifinal Piala AFF 2018, ditambah komunikasi yang kurang baik dari ketua umum PSSI, inilah waktu yang tepat bagi untuk mengambil tindakan," ujar Gatot saat dihubungi Republika.co.id, Kamis (29/11).

Ia mengatakan, masyarakat butuh kepercayaan dari PSSI. Ia meminta PSSI jangan lagi menunggu laporan. Ia mengatakan, pengakuan sejumlah pihak dalam program acara Mata Najwa sudah cukup bagi PSSI untuk mengambil tindakan.

"Kami sebagai perwakilan pemerintah mendukung tindakan PSSI untuk mengungkap kasus ini. Kalau perlu nanti kami yang akan memfasilitasi dengan pihak keamanan," kata dia.

Pengaturan skor dalam sepak bola Indonesia, menurut Gatot, sudah terjadi cukup lama. Ia mengetahui ini saat menjadi anggota Tim Sembilan, saat pembekuan PSSI lalu. Ia mengaku mendapatkan banyak laporan terkait itu. Bahkan, kata Gatot, ada mantan bandar yang memberikan pengakuan.

Ia mengingatkan, pengatur skor ini harus mendapat perhatian serius federasi. "Saya pernah berdiskusi dengan pengelola Liga Spanyol, jika di Liga ada isu pengaturan skor, federasi di sana langsung cepat bertindak," kata dia.

Ia mengatakan, untuk masalah suap sudah ada aturannya dalam Undang-Undang nomor 11 Tahun 1980. "Memang tidak menyebut spesifik profesi, tetapi kita bisa menggunakan aturan tersebut. Kita tunggu saja keberanian PSSI," kata Gatot. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Rmzws5
November 29, 2018 at 08:01PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Rmzws5
via IFTTT
Share:

Sunday, November 25, 2018

Bhayangkara FC Belum Menyerah Buru Gelar Juara Liga 1

Bhayangkara masih menyisakan tiga laga lagi di Liga 1.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Bhayangkara FC belum mau mengibarkan "bendera putih" sebagai tanda menyerah dalam perburuan gelar juara Liga 1 musim kompetisi 2018. Bhayangkara masih menyisakan tiga laga lagi di Liga 1.

"Kalau menyerah belum, tapi sejatinya saya tidak mau memikirkan itu dulu karena fokus ke pertandingan terdekat, yaitu melawan Persebaya," ujar Pelatih Bhayangkara FC Simon McMenemy, Ahad (25/11).

Secara hitung-hitungan matematis, Bhayangkara FC yang kini berada di posisi empat dengan koleksi 49 poin masih memungkinkan mempertahankan gelar juara yang diraih musim lalu. Sampai saat ini, penghuni puncak klasemen sementara PSM Makassar memiliki 57 poin (sisa dua pertandingan), disusul posisi kedua Persija Jakarta 56 poin (sisa dua pertandingan), dan ketiga adalah Persib Bandung 50 poin (sisa dua pertandingan).

Jika PSM serta Persija kalah di dua laga sisa dan Bhayangkara FC menang di tiga pertandingan terakhir, bukan tidak mungkin Jajang Mulyana dan kawan-kawan kembali menjadi yang terbaik di Liga 1.

Namun, perjuangan tim yang bermarkas di Stadion PTIK Mabes Polri tersebut harus diawali menghadapi tuan rumah Persebaya di laga pekan ke-32 Liga 1 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Senin (26/11) malam.

Menurut Simon, menghadapi Persebaya merupakan laga berat, terlebih dalam beberapa pertandingan terakhir skuat Bajul Ijo sukses mengalahkan lawan-lawannya dengan skor cukup telak. "Apalagi Persebaya bermain di hadapan puluhan ribu suporternya. Tapi, kami beberapa kali menang di kandang lawan yang disaksikan suporternya. Itulah mengapa kami tetap tak gentar, dan bersiap mencuri tiga poin di Surabaya," ujar mantan pelatih timnas Filipina tersebut.

Hal senada disampaikan bek andalan Bhayangkara, M Hidayat, yang mengibaratkan laga melawan Persebaya dan dua pertandingan sisa lainnya adalah final sehingga menang merupakan harga mati. "Kami tetap akan kerja keras untuk memberikan hasil maksimal. Tim siap menjalankan instruksi pelatih dan semoga melawan Persebaya meraih hasil maksimal," kata kapten timnas U-19 tersebut.

Sementara itu, dalam lawatannya ke Kota Pahlawan, Bhayangkara FC membawa 18 pemain, kecuali tiga pemain andalannya, yakni kiper Awan Setho, gelandang M Hargianto, dan bek kanan Putu Gede Juni Antara. Ketiga pemain itu harus membela timnas Indonesia di ajang Piala AFF 2018.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2RcMcSj
November 25, 2018 at 08:01PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2RcMcSj
via IFTTT
Share: