Showing posts with label 2018 at 04:40PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 04:40PM. Show all posts

Friday, December 28, 2018

Peretas Curi Data Ratusan Warga Korut Membelot ke Korsel

Pembelot dianggap memalukan oleh Korut.

REPUBLIKA.CO.ID, SEOUL -- Informasi pribadi milik 997 warga Korea Utara (Korut) yang membelot ke Korea Selatan (Korsel) dilaporkan telah bocor. Menurut Kementerian Unifikasi Korsel pada Jumat (28/12), peretas yang tidak dikenal telah mendapatkan akses ke database sebuah lembaga permukiman.

Pekan lalu kementerian itu mengaku telah menemukan bahwa nama, tanggal lahir, dan alamat dari 997 pembelot Korut telah dicuri melalui komputer yang terinfeksi perangkat lunak berbahaya. Data itu diambil dari sebuah lembaga bernama Hana Center, di selatan kota Gumi.

"Malware itu menginfeksi melalui e-mail yang dikirim oleh alamat internal," kata seorang pejabat kementerian kepada wartawan tanpa menyebut nama, merujuk pada akun e-mail Hana Center.

Hana Center adalah satu dari 25 lembaga permukiman yang dijalankan kementerian di seluruh negeri untuk membantu sekitar 32 ribu pembelot agar dapat menyesuaikan diri dengan kehidupan di Korsel yang lebih kaya dan demokratis. Lembaga-lembaga itu menyediakan pekerjaan, dukungan medis, dan hukum.

Pembelot, yang mempertaruhkan hidup mereka untuk lari dari kemiskinan dan penindasan politik, dianggap memalukan oleh Korut. Media pemerintahnya sering menyebut mereka sebagai sampah manusia dan menuduh mata-mata Korsel telah menculik beberapa dari mereka.

Pejabat kementerian menolak untuk mengatakan apakah Korut berada di balik peretasan itu dan apa motifnya. Penyelidikan polisi sedang dilakukan untuk mengetahui siapa yang melakukannya.

Peretas dari Korut di masa lalu telah dituduh melakukan serangan siber terhadap agen dan perusahaan negara Korsel. Korut pernah mencuri dokumen rahasia dari Kementerian Pertahanan dan perusahaan pembuat kapal Korsel tahun lalu.

Media Pemerintah Korut membantah serangan siber itu. Kementerian Unifikasi Korsel mengatakan pihaknya telah memberi tahu para pembelot yang terkena dampak dan tidak ada laporan tentang dampak negatif dari pelanggaran data tersebut.

"Kami menyesal ini telah terjadi dan akan melakukan upaya untuk mencegahnya terulang," kata seorang pejabat kementerian.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Sm9sxC
December 28, 2018 at 04:40PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Sm9sxC
via IFTTT
Share:

Tuesday, December 25, 2018

Benitez Ingatkan Fan Newcastle Harus Realistis

Performa Newcastle memang terlihat naik turun bak komidi putar pada musim 2018/2019.

REPUBLIKA.CO.ID, NEWCASTLE -- Newcastle United saat ini bertengger di urutan ke-15 klasemen sementara Liga Primer Inggris. Mendapati hal tersebut, pelatih Newcastle Rafael Benitez menilai timnya butuh keajaiban untuk lolos dari jeratan degradasi.

The Magpies hanya terpaut lima angka dari zona merah Liga Primer. Alhasil, Salomon Rondo dan kolega harus bekerja lebih keras untuk bisa selamat dari ancaman tersebut.

Benitez pun meminta para penggemar realistis dan tak banyak berharap lebih. "Bagi saya hampir jelas dan jika kami bisa lebih baik dari tiga tim, itu akan menjadi keajaiban," kata Benitez dilansir Fourfourtwo, Selasa (25/12).

Performa Newcastle memang terlihat naik turun bak komidi putar pada musim 2018/2019. Dari 18 partai yang telah dijalani the Magpies hanya mengemas empat kemenangan, lima seri, dan sembilan kekalahan.

Pelatih asal Spanyol itu menambahkan, yang didapat timnya pada musim lalu itu pun tak terlepas dari sebuah keajaiban. "Orang-orang berpikir, 'Oh, Anda selesai di urutan ke-10', tetapi dengan beberapa kemenangan yang lebih sedikit, kami bisa berada di lima terbawah, jadi itu keajaiban," sambung dia.

Sementara itu, pemilik Newcastle Mike Ashley dilaporkan ingin menjual klub tetapi mengatakan dia belum menerima tawaran yang menggiurkan. Benitez lantas tidak yakin apakah ia akan mendapat dukungan (dana) dari pihak klub untuk berbelanja pemain di bursa transfer musim dingin 2019. "Saya tahu apa yang akan terjadi sekarang dan saya tahu di mana kami berada. Anda dapat melihat tim-tim sedang mencoba banyak hal, tetapi kadang-kadang masih tidak cukup untuk mendapatkan poin."

Saat ini Newcastle telah mempersiapkan laga krusial melawan Liverpool pada lanjutan Liga Primer ke-19 di Stadion Anfield, Rabu (26/12) malam WIB. Tiga angka tentu bakal menjadi hal yang sulit mengingat the Kop sedang berada dalam performa impresif.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SfetIs
December 25, 2018 at 04:40PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2SfetIs
via IFTTT
Share:

Wednesday, December 19, 2018

Abbas Temui Raja Yordania Bahas Situasi Palestina

Abbas memapaparkan serangan pasukan Israel ke Tepi Barat.

REPUBLIKA.CO.ID, AMMAN -- Presiden Palestina Mahmoud Abbas bertemu Raja Yordania Abdullah II di Amman, Selasa (18/12). Mereka menbahas tentang perkembangan situasi di Palestina dan kawasan.

Dilaporkan laman kantor berita Palestina, WAFA, Abbas memaparkan kepada Raja Abdullah tentang serangan pasukan Israel baru-baru ini ke Tepi Barat. Mereka menggerebek kantor-kantor lembaga pemerintah serta melakukan pembongkaran rumah warga.

Abbas mengutarakan kecemasannya tentang kian masifnya proyek pembangunan permukiman ilegal Israel di wilayah Palestina yang diduduki. Ia mengatakan hal itu telah mengorbankan banyak kehidupan warga Palestina. Sebab, tanah mereka dirampas untuk dijadikan permukiman Yahudi.

Abbas mengapresiasi Yordania dan Raja Abdullah atas dukungan yang telah diberikan kepada rakyat Palestina. Dia menekankan tentang perlunya menjaga koordinasi dan konsultasi yang intens antara Yordania-Palestina.

Raja Abdullah pada gilirannya menyorot tentang perlunya memecahkan kebuntuan dalam proses perdamaian, yakni dengan meluncurkan perundingan yang serius serta efektif antara Palestina dan Israel atas dasar solusi dua negara. Namun, hal itu harus mengarah pada pembentukan negara merdeka Palestina dengan garis perbatasan tahun 1967, dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya.

Raja Abdullah mengutarakan penolakan dan protes atas praktik-praktik sepihak Israel membangun permukiman di wilayah Palestina yang diduduki. Ia menilai hal itu merupakan hambatan konkret untuk mencapai perdamaian yang adil dan permanen berdasarkan solusi dua negara.

Dia meminta komunitas internasional memikul tanggung jawab dan menekan Israel menghentikan tindakan sepihaknya, termasuk dalam hal pembangunan permukiman di wilayah Palestina. Sebab apa yang dilakukan Israel berpotensi memicu kekerasan lebih lanjut.

Raja Abdullah menegaskan dukungannya untuk Palestina. Yordania, kata dia, akan berdiri dengan segala potensi dan kemampuannya agar Palestina memperoleh hak dan keadilan yang selama ini diperjuangkan.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2QECiMR
December 19, 2018 at 04:40PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2QECiMR
via IFTTT
Share:

Monday, December 17, 2018

Defisit CAD, BI Dorong Solusi Ekspor dan Pariwisata

BI menargetkan CAD turun jadi 2,5 persen tahun depan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bank Indonesia (BI) mengedepankan perbaikan ekspor dan pariwisata untuk memperbaiki neraca perdagangan tahun depan. BI menetapkan target current account deficit (CAD) 2,5 persen pada 2019. 

Deputi Gubenur Senior BI, Mirza Adityaswara menyampaikan defisit yang tercatat pada November 2018 sebesar 2,05 miliar dolar AS adalah tanda bahwa ekspor-impor barang jasa masih jadi perhatian lebih. Pemerintah akan berupaya untuk membawa neraca perdagangan kembali positif.

"Target BI supaya turun jadi 2,5 persen tahun depan, maka kita dorong terus ekspor dan pariwisata," kata dia pada wartawan di Museum Bank Indonesia, Senin (17/12).

Ia menilai insentif terkait ekspor perlu ditelurkan dan segera diterbitkan untuk mendorong para pelaku bisnis. Mirza mengimbau para pelaku industri, pemerintah baik pusat maupun daerah, juga masyarakat bersinergi menggalakkan ekspor.

Salah satu contoh penguatan ekspor, kata Mirza adalah kerja sama Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) dengan Uni Eropa. Ia berharap ada lebih banyak kesepakatan seperti ini di kemudian hari.

"Harapannya kita bisa dorong kemitraan, investasi dan ekspor lebih dalam lagi," kata Mirza. 

Kinerja ekspor Indonesia pada November 2018 tercatat sebesar 14,83 miliar dolar AS. Angka itu turun 6,69 persen dibandingkan Oktober. Penurunan ekspor sebesar 3,28 persen secara year on year .

Sementara itu, impor November 2018 tercatat sebesar 16,88 miliar dolar AS atau turun 4,47 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Jika dibandingkan dengan November 2017 masih terjadi kenaikan 11,68 persen.

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, neraca dagang Indonesia kembali mencatatkan defisit pada November 2018 sebesar 2,05 miliar dolar AS. Secara kumulatif, neraca dagang Indonesia pada Januari hingga November 2018 mengalami defisit 7,52 miliar dolar AS.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Bq2MaE
December 17, 2018 at 04:40PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Bq2MaE
via IFTTT
Share:

Thursday, December 6, 2018

Republika Raih Anugerah Karya Jurnalistik ACT

Lomba ini diharapkan bisa meningkatkan kepekaan media pada isu kemanusiaan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Republika menerima anugerah jurnalistik yang diadakan Lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) dengan tema The Rise of Islamic Filantropy di Menara 165, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (6/12). Dalam penganugerahan tersebut, Republika berhasil menyabet tiga kategori, yakni kategori media cetak, media daring (online), dan kategori perorangan.

Manajer Umum Komunikasi ACT Lukman Aziz mengatakan, perlombaan karya jurnalistik ini merupakan tahun ketiga sejak diadakan pada 2016 lalu. Lomba ini, kata Lukman, diikuti oleh lebih dari seratus media dan terus mengalami peningkatan peserta.

 “Alhamdulillah, kegiatan lomba jurnalistik ketiga ini berjalan lancar,” kata Lukman saat menyampaikan sambutan di Menara 165, Jakarta Selatan, Kamis (6/12).

Ia berharap pemenang bisa terus mendukung tema kemanusiaan bukan hanya karena hadiahnya tapi karena dukungan pada isu kemanusiaan. Lukman juga berharap, lomba karya jurnalistik ini dapat meningkatkan kepekaan media terhadap isu kemanusiaan. Kontribusi media dalam pengangkatan isu kemanusiaan, lanjut Lukman juga dianggap mampu menumbuhkan kepedulian masyarakat.

Lukman menjelaskan, dalam lomba ini, terdapat 20 lebih pemenang dengan satu pemenang utama yang berhak mendapatkan hadiah umrah. Setelah anugerah jurnalistik 2018, ACT juga akan langsung menggelar Humanity Journalism Award 2019.

“Semoga teman teman termotivasi dengan adanya lomba ini dan bisa lebih aware dengan isu kemanusiaan,” kata dia.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2EgjAEL
December 06, 2018 at 04:40PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2EgjAEL
via IFTTT
Share:

Tiga Cara Batasi Konsumsi Gula dengan Mudah

Jangan gunakan metode drastis, kurangi gula secara bertahap.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Studi menunjukkan orang yang mengonsumsi terlalu banyak gula memiliki peningkatan risiko tekanan darah tinggi, kolesterol buruk, peningkatan peradangan, serta penyebab utama dari banyak kondisi lainnya. Seseorang harus berhati-hati dengan takaran asupan gula putih, cokelat dan pemanis yang dimasukkan ke dalam makanan selama proses pembuatan.

The American Heart Association mengatakan pria harus makan tidak lebih dari sembilan sendok teh gula tambahan. Takaran itu setara dengan 150 kalori atau 36 gram.

Wanita harus membatasi jumlah harian mereka yakni enam sendok teh. Jumlah ini setara dengan 100 kalori atau 25 gram.

Sedangkan menurut Organisasi Kesehatan Dunia dan Pedoman Diet Pemerintah Amerika Serikat, seseorang bisa menambahkan gula asal kurang dari 10 persen kalori harian. Untuk orang dewasa sekitar 50 gram atau 12,5 sendok teh. Sebagai perspektif, satu kaleng 12-ons pepsi memiliki 41 gram gula tambahan.

Agar tidak bingung untuk memulai membatasi gula. Pertama banyak panel fakta nutrisi sekarang termasuk untuk tambahan gula dan pastikan mencari informasi ini.

Kedua untuk manfaat maksimal, mulailah menukar produk dalam makanan yang memiliki gula tambahan tinggi dengan alternatif rendah gula atau tanpa gula. Pemanis seperti sirup maple dan madu dapat memberikan antioksidan sedikit lebih banyak daripada bahan butiran, tetapi mereka semua masih mengandung gula.

Seperti dilansir dari Men's Health, Kamis (6/12), seseorang tidak bisa menghentikan konsumsi gula begitu saja. Sebab, menghilangkan bahan atau makanan tertentu dari diet dapat menjadi bumerang dan pada akhirnya membuat lebih menginginkannya.

Gula juga merupakan bahan baku penting dalam memasak. Bahan ini bisa membuat roti dan makanan yang dipanggang menjadi lembut. Menghilangkan seluruhnya dari makanan tidak akan terasa enak.

Kunci ketiga adalah memasak lebih sering dan Anda bisa secara alami membatasi berapa banyak gula yang dikonsumsi. Bahkan jika menggunakan sedikit gula dalam masakan, itu akan jauh lebih sedikit daripada yang mungkin dikonsumsi dari paket makanan atau restoran.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2SyJDu4
December 06, 2018 at 04:40PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2SyJDu4
via IFTTT
Share:

Wednesday, December 5, 2018

Lampung Barat Gelar 11 Pilkades Serentak

Bupati meninjau langsung penyelenggaraan pilkades serentak di wilayahnya.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG – Kabupaten Lampung Barat (Provinsi Lampung) menggelar pemilihan kepala desa (pilkades) atau kepala peratin (desa) secara serentak, Rabu (5/12). Pilkades tersebut berlangsung di 11 desa (peratin) dengan jumlah calon sebanyak 38 orang dan 18.234 mata pilih pada 11 tempat pemungutan suara (TPS).

Berdasarkan keterangan yang diperoleh Republika.co.id, Rabu (5/12), antusias warga untuk memilih calon pemimpin desa (peratin) sangat tinggi sejak pagi. Pelaksanaan pilkades serentak berlangsung aman, damai, dan lancar. Belum ada laporan hambatan dalam pelaksanaannya meski penyelenggaraan pilkades kali ini di 11 desa dengan mata pilih hampir 20 ribu orang.

Pilkades tahun ini berada di 11 desa dengan calon kepala peratin (catin) sebanyak 38 orang. Diantaranya berada di Kecamatan Balik Bukit empat catin dengan jumlah mata pilih 1.553 suara.  Kecamatan Sumberjaya terdiri dari Pekon (desa) Sukajaya lima catin dengan jumlah 1.826 mata pilih.

Pekon Way Petai Lima catin dengan 3.744 mata pilih. Kemudian Kecamatan Belalau meliputi Pekon Kenali lima catin dengan 1.651 mata pilih dan Pekon Bedudu tiga catin yang akan memperebutkan 1.008 suara,  serta Pekon Tanjungraya Kecamatan Way Tenong dua catin dengan 1.313 mata pilih.

Selanjutnya,  Pekon Negeriratu Kecamatan Batubrak terdiri dari empat catin dengan jumlah mata pilih 678 suara. Kecamatan Pagardewa terdiri dari Pekon Basungan dua catin dengan jumlah mata pilih 1.416 suara,  dan Pekon Sidomulyo dua catin akan memperebutkan jumlah mata pilih sebanyak 3.181 suara.

Kemudian, Pekon Atar Bawang Kecamatan Batu Ketulis dua catin dengan jumlah mata pilih 752 suara. Serta terakhir Pekon Srimulyo Kecamatan Bandar Negeri Suoh dengan jumlah catin lima orang akan akan memperebutkan 1.112 suara.

Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus meninjau langsung penyelenggaraan pilkades serentak di wilayahnya. Dalam kunjungannya ke Pekon Way Petai dan Pekon Suka jaya Kecamatan Sumber jaya serta Pekon Tanjung Raya Kecamatan Way Tenong, pelaksanaan pilkades serentak berlangsung lancar dan aman.

Menurut Parosil, pelaksanaan pemilihan peratin sangat menentukan pelaksanaan pembangunan untuk lima tahun yang akan datang di masing-masing pekon. Pemilihan peratin ini akan melahirkan pemimpin pekon, yang diharapkan akan membawa perubahan menuju kebaikan terutama di pekon yang dipimpinnya.

"Semoga terpilih pemimpin yang benar-benar amanah meneruskan pembangunan pekon yang dipimpinnya dan dapat memimpin pekon masing-masing,” kata Parosil. Siapapun yang terpilih, ujar dia, harus mampu merangkul seluruh elemen, sehingga dapat bekerja sama untuk membangun pekon serta yang tidak menang dalam pemilihan dapat menerima, karena itu merupakan bagian dari demokrasi.

Ia berharap, pilkades berjalan aman dan damai, agar seluruh pihak menjaga kondusivitas sampai tahapan selesai dan semua masyarakat selaku pemilik hak dapat menggunakan hak pilih tersebut dengan baik dan benar, jangan sampai pesta demokrasi ini dapat merenggangkan persaudaraan, persatuan dan kesatuan. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2zIWt1P
December 05, 2018 at 04:40PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2zIWt1P
via IFTTT
Share:

Tuesday, December 4, 2018

DPD Minta BPN Data Pemberian Hak Tanah Atas Rakyat

Ombudsman mencatat 1.138 aduan terkait laporan pertanahan pada 2017.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dewan Perwakilan Daerah (DPD) mendesak pemerintah melalui ATR/BPN melakukan pendataan dan pemberian hak tanah atas rakyat. Wakil Ketua Komite I DPD RI Jacob Esau Komigi  mengatakan hak Penguasaan Lahan (HPL) dan tanah register menjadi perhatian bagi Komite I DPD RI.

Jacob Esau Komigi menegaskan, dari berbagai temuan lapangan Komite I DPD RI melalui berbagai kunjungan kerjanya, HPL dan tanah register merupakan sengketa pertanahan di daerah yang harus segera dibenahi. Jacob Esau Komigi menuturkan Indonesia masih menggunakan konsep doemein verklaring yang diadopsi dalam UU Pokok Agraria (UUPA) yang menjadi alasan negara untuk mengambil tanah–tanah yang dimiliki masyarakat umum tanpa menunjukan dokumen resmi kepemilikan.

Hal ini berimplikasi pada kriminalisasi dan meningkatnya konflik agraria. Ombudsman RI pernah mencatat 1.138 (14 persen) aduan terkait laporan pertanahan pada 2017 yang didominasi oleh masalah grondkaart, HPL dan tanah register. Terkait dengan konflik grondkaart dan Hak Pengelolaan Lahan (HPL), Komite I DPD RI mendesak Kementerian ATR/BPN memberikan perhatian khusus terhadap konflik tersebut dengan berperan aktif memberikan solusi yang berkepastian hukum bagi masyarakat yang terdampak dengan melibatkan berbagai pihak sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

“Grondkaart hasil dari sistem hukum kolonial, tidak dikenal didalam UU Pokok Agraria. Perbedaan penafsiran grondkaart antara pemerintah atau PT KAI dengan masyarakat sudah menimbulkan konflik masyarakat di berbagai daerah. DPD RI minta pemerintah tegas selesaikan masalah ini," kata Jacob, dalam Rapat Kerja Komite I DPD RI dengan Kementerian Agraria Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dan Badan Pengusahaan Batam (BP BATAM).

Direktur Jenderal Pengadaan Tanah Kementerian ATR/BPN, Arie Yuriwien mengatakan untuk lahan grondkaart, HPL dan Tanah Register yang telah dikuasai oleh masyarakat dan akan digunakan oleh instansi yang memiliki tanah berdasarkan grondkaart, HPL dan lahan register kini dapat diselesaikan dengan menggunakan Perpres nomor 62 tahun 2018 tentang Penanganan Dampak Sosial Kemasyarakatan Dalam Rangka Penyediaan Tanah untuk Pembangunan Nasional.

“Di Perpres itu sangat baik, ada penyelesaian dengan Gubernur dan ganti ruginya melalui appraisal”, ujarnya.

Rapat Kerja juga mengagendakan pembahasan masalah yang cukup pelik didaerah, yaitu penyelesaian tanah register atau tanah – tanah bekas hutan. Komite I DPD RI menilai, persoalan ini mencerminkan kegagalan pemerintah memenuhi hak sosial ekonomi rakyat.

“Lahan Register ini kan kewenangan dari Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLH), mereka juga yang pertama kali mengeluarkan istilah lahan register. Bahkan lahan register belum didaftar ataupun dicatat dalam administrasi pertanahan yang menjadi kewenangan ATR/BPN," ujar Arie Yuriwien.

Dari pernyataan Arie terlihat Kementerian ATR/BPN dan Kementerian KLH masih berjalan sendiri–sendiri. “Komite I DPD RI meminta Kementerian ATR/BPN dan Kementerian KLH untuk rutin berkoordinasi, kalau perlu kami akan kirim surat kepada Presiden agar kedua kementerian ini tidak seperti tom and jerry yang setiap hari bertengkar terus," kata Jacob.

Kepala BP Batam, Lukito Dinarsyah Tuwo menjelaskan, seluruh tanah di Pulau Batam merupakan tanah dengan status Hak Pengelolaan Lahan (HPL) dan sebagian tercatat sebagai Barang Milik Negara (BMN) di Kememnterian Keuangan. Tanah diatas HPL dapat digunakan sendiri oleh pemegang HPL dan dapat dimanfaatkan oleh pihak ketiga dengan status hak pakai atau Hak Guna Bangunan (HGB) dengan jangka waktu penggunaan tertentu.

Namun demikian, Komite I DPD RI selama ini memandang bahwa kasus pertanahan di Batam cukup rumit karena sampai saat ini belum adanya publikasi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) oleh BP Batam dan Pemkot Batam. BP Batam selama ini mengklaim sebagai lembaga yang otoritatif menguasai tanah Batam dalam bentuk Hak Pengelolaan (HPL). Sayangnya, hingga saat ini belum diselesaikan RTRW dan pendaftaran ke lembaga agraria yaitu Kementerian ATR/BPN.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2UcdI4e
December 04, 2018 at 04:40PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2UcdI4e
via IFTTT
Share:

Sunday, December 2, 2018

Mobil Listrik UMM Melenggang ke Kalifornia

Perolehan nilai 335,09 KM/KWH memecahkan rekor Asia dan dunia.

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menorehkan prestasi. Kali ini, Mekatronic Team UMM sukses menyabet Juara I dalam Kategori Urban Listrik di ajang bergengsi Kompetisi Mobil Hemat Energi (KMHE) 2018.

Selanjutnya, mobil listrik andalan UMM ini tengah dipersiapkan untuk berlaga pada Shell Eco Marathon Asia (SEMA) 2019. Ajang ini direncakan akan digelar pada April mendatang di Kalifornia, Amerika Serikat.

"Mobil Listrik UMM kemarin berhasil menjadi yang terjauh dengan efisiensi terbaik," kata Drive train di Mekatronic Team, Afrianto.

Menurut Afrianto, Mekatronic Team yang mengandalkan kendaraan Genetro Suryo U.E.V 06, unggul dengan hasil terbaik. Dengan nilai 335,09 KM/KWH, karya UMM ini berhasil menyisihkan tim dari perguruan tinggi negeri dan swasta lainnya.

Pembina Tim Mekatronik, Mohammad Jufri, mengaku, perolehan nilai 335,09 KM/KWH memecahkan rekor Asia dan dunia. Kesimpulan ini diungkapkan berdasarkan informasi dari panitia penyelenggara ajang tersebut.

Menurut Jufri, capaian ini berkat kerja keras seluruh anggota tim. Beberapa hal telah dilakukan untuk merancang mobil seefisien  mungkin. Salah satu antaranya dengan meminimalisasi berat kendaraan agar lebih ringan.

"Angka tersebut diperoleh atas kerja keras tim dengan melakukan beberapa modifikasi pada mobil itu sendiri," ucap dosen Program Studi Teknik Mesin ini melalui keterangan resmi yang diterima Republika.co.id, Ahad (2/12).

Sementara Tim Srikandi dengan kendaraan Hrusangkali Evo 01 di kelas Motor Pembakaran Dalam (MPD) Gasoline, mengaku cukup puas dengan perolehan sebagai Juara pada kategori Desain Estetika Terbaik. KMHE merupakan event yang diselenggarakan oleh DIKTI dalam skala nasional. Ajang tersebut tiap tahunnya memperlombakan mobil kreasi mahasiswa dari berbagai lembaga pendidikan tinggi.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2U7lInc
December 02, 2018 at 04:40PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2U7lInc
via IFTTT
Share:

Saturday, December 1, 2018

City Terlalu Perkasa Bagi Bournemouth

Dari enam laga terakhir, City berhasil menang atas Bournemouth dan mencetak 21 gol.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Manchester City akan menerima lawatan Bournemouth dalam laga pekan ke-14 Liga Primer Inggris di Stadion Etihad, Manchester, Sabtu (1/12) malam. Dari berbagai segi, tuan rumah bisa disebut terlalu perkasa bagi tamunya yang memiliki julukan The Cherries tersebut.

City memiliki rekor apik tiap kali berhadapan dengan The Cherries. Dari enam pertemuan terakhir, City berhasil menang atas Bournemouth dan mencetak 21 gol serta hanya kebobolan dua gol.

Belum lagi jika menilik performa The Citizens tiap kali berlaga di Stadion Etihad. Tujuh kemenangan dari tujuh laga kandang di Liga Primer Inggris musim ini berhasil dikemas The Citizens.

Catatan produktivitas City di laga kandang pun begitu luar biasa. Selama ditukangi oleh Pep Guardiola sejak 2016 silam, Manchester City telah mencetak 125 gol dalam laga kandang.

Bournemouth sebaliknya datang dengan catatan yang tidak terlalu menyakinkan. Dalam 12 pertemuan terakhir di arena Liga Primer Inggris, Bournemouth tidak pernah menang dengan 10 kali kalah dan dua kali imbang dari menghadapi City.

Namun demikian, Guardiola mengatakan tidak pernah meremehkan tim manapun. Ia menegaskan pendekatan yang akan dilakukan timnya di tiap laga akan sama, baik di laga tandang maupun laga kandang, yaitu bertekad meraih kemenangan.

Selain itu, pelatih asal Spanyol itu juga mengingatkan kembali anak-anak asuhnya untuk tidak besar kepala terkait torehan positif yang mereka raih di kancah Liga Primer Inggris hingga sejauh ini.

''Resiko terbesar yang bisa kami hadapi adalah kami terlalu puas dan percaya diri. Kami terlalu cepat percaya, kami sudah tampil maksimal,'' katanya seperti dikutip dari lama resmi klub. ''Padahal, kami harus konsisten. Saat Anda sudah meraih sesuatu, maka ada tantangan lain yang harus Anda taklukan.''

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2rdD3gX
December 01, 2018 at 04:40PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2rdD3gX
via IFTTT
Share:

Thursday, November 29, 2018

Industri Plastik Khawatir Rugi Dengan Penerapan Cukai

Kebijakan cukai plastik ini akan berimbas ke produk lain yang belum terkena cukai

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Industri pengguna plastik menilai rencana pemerintah untuk mengurangi limbah plastik dengan menerapkan cukai pada plastik tidak akan mengurangi sampah plastik. Upaya ini malah akan merugikan industri.

"Ini bukan solusi, karena yang jadi masalah kan bukan barangnya, tapi orangnya. Ini menyebabkan industri turun," kata Sekjen Asosiasi Industri Olefin, Aromatik, dan Plastik (Inaplas) Fajar Budiyono kepada Republika.co.id, Kamis (29/11).

Apabila aturan mengenai cukai diterapkan, akan merugikan industri plastik karena kapasitas industri turun dan berimbas kepada produk-produk lain. Akibatnya, produk- produk lain yang belum terkena cukai akan kosong di pasaran, dan diisi oleh produk impor. 

"Impor barang jadi plastiknya akan naik," imbuh Fajar.

Selain itu, pengurangan kapasitas industri plastik juga akan berimbas pada pekerjaan informal seperti industri daur ulang plastik dan pemulung. Menurut Fajar apabila ini diterapkan dan merugikan industri plastik, hampir 60 persen industri pemulung dan daur ulang plastik pasti mati.

"Plastik-plastik itu sudah didaur ulang, harusnya pemerintah memperpendek rantai produksi ini," kata Fajar.

Sementara itu Ketua Umum Federasi Kemasan Indonesia, Henky Wibowo menilai penerapan cukai tidak akan mengurangi konsumsi masyarakat terhadap plastik. Karena plastik merupakan kebutuhan utama sehari-hari.

"Semua barang- barang konsumsi hari ini perlu dikemas untuk distribusikan dan disimpan. Plastik adalah material murah dan terjangkau oleh konsumen, kalau menambahkan cukai plastik dari hulu, itu akan membebani konsumen," ujar Henky.

Dia pun mengkritik upaya pemerintah dalam mengatasi limbah plastik yang sudah sejak lama terjadi di Indonesia. Sebelumnya pemerintah menerapkan plastik berbayar di pasar modern, padahal menurutnya, 75 persen penggunaan kantong plastik justru berada di pasar tradisional.

"Argumen pemerintah masih salah kaprah. Karena tidak tersosialisasikan dengan baik, kalau mahal orang mengurangi. Padahal kemasan plastik kebutuhan primer," katanya.

Sebelumnya masalah limbah plastik yang merusak lingkungan kembali mencuat saat paus sperma di Wakatobi ditemukan mati akibat mengkonsumsi plastik. Pemerintah pun berencana untuk segara menerapkan cukai pada plastik ini pada tahun depan.

Menurut Direktur Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Heru Pambudi saat ini pihaknya masih membahas teknis penerapan cukai ini dan dampaknya kepada industri.

Apabila kebijakan ini disetujui, pemerintah akan mengalihkan produsen plastik yang selama ini masih mengandalkan penghasilannya dari kantong plastik yang tidak ramah lingkungan menjadi ramah lingkungan.

"Itu termasuk dalam roadmap yang kita siapkan. Jangan sampai kemudian di satu sisi lingkungan kita bisa teratasi, tapi menimbulkan dampak dari sisi lain," ujar Heru.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Q5tbob
November 29, 2018 at 04:40PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Q5tbob
via IFTTT
Share: