Showing posts with label 2019 at 05:00PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 05:00PM. Show all posts

Thursday, May 30, 2019

In Picture: Menengok Jasa Penukaran Uang Pecahan Kecil di Yogyakarta

Jalan Senopati di Yogyakarta ramai oleh penjual jasa penukaran uang pecahan kecil.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Jasa penukaran menjajakaan pecahan mata uang Rupiah di Jalan Senopati, Yogyakarta, kamis (30/5/2019). Jasa penukaran pecahan Rupiah ini mengutip jasa 10 persen dari total uang yang ditukarkan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WwDiVs
May 30, 2019 at 05:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WwDiVs
via IFTTT
Share:

Ani Demam Tinggi Masuk ICU, Ini Penjelasan Demokrat

Ani Yudhoyono masuk ICU sejak Rabu sore.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mengatakan penanganan Ani Yudhoyono dalam Intensive Care Unit (ICU) dilakukan sesuai prosedur tetap. Ani dirawat di ICU sejak kemarin sore.

"Sesuai protap pengamanan dirawat di ICU sejak kemarin sore," kata Ferdinand dihubungi di Jakarta, Kamis (30/5).

Ferdinand mengungkapkan, Ani Yudhoyono demam tinggi sejak Rabu, dan kondisinya agak menurun. Penurunan kondisi itu setelah Ani sebelumnya diperbolehkan keluar dari ruang perawatan. "Kita mohon doa dari seluruh masyarakat Indonesia agar kondisi ibu Ani bisa pulih kembali," ujar Ferdinand.

Kabar Ani Yudhoyono masuk ICU pertama kali disampaikan dua politisi Demokrat, Andi Arief dan Rachland Nashidik melalui akun Twitter-nya. "Mohon doa buat kesembuhan Ibu Ani, pagi ni harus kembali masuk ICU NUH Singapura," tulis Andi Arief dalam Twitternya, Kamis.

Sementara Rachland mencuitkan, "Pagi ini keadaan Ibu Ani di ruang ICU sedikit memburuk. Mohon doa."

Wakil Ketua Umum Demokrat Syarief Hasan mengatakan tengah berada di Singapura untuk menjenguk istri Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono itu. Syarief juga memohon doa seluruh masyarakat untuk kesembuhan Ani Yudhoyono.

Ani Yudhoyono sebelumnya sempat diperbolehkan keluar rumah sakit National University Hospital, Singapura, setelah berbulan-bulan harus berada dalam kamar perawatan.

Ani dirawat di Singapura karena menderita penyakit kanker darah. Dia dirawat sejak awal Februari lalu.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2MhTLsS
May 30, 2019 at 05:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2MhTLsS
via IFTTT
Share:

Pengawas Diminta Fokus Bantu Kelancaran Ibadah Haji

IHRAM.CO.ID,  JAKARTA -- Kementerian Agama (Kemenag) akan menurunkan dua tim pengawas guna memantau pelaksanaan operasional Haji 1440H/2019M. Kedua tim ini berasal dari Inspektorat Jenderal Kemenag.

Informasi ini disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Inspektur Jenderal Thomas Pentury, dalam sambutannya saat melakukan Koordinasi Perencanaan Pemantauan Operasional Haji tahun 1440 H/2019 M, di Jakarta. Pelaksanaan ibadah haji sendiri akan dimulai pada Juli 2019.

“Sesuai rencana, kami akan bentuk dua tim untuk memantau pelaksanaan ibadah haji tahun ini,” ujar Thomas, dalam keterangan yang didapat Republika, Kamis (30/5).

Menurut Thomas, dua tim yang akan diberangkatkan pada 30 Juli 2019 ini berjumlah masing-masing 10 orang. Sebagian besar terdiri dari auditor Inspektorat Jenderal. Ia pun menuturkan, Kemenag berharap dengan kehadiran para pengawas ini dapat mendorong tercapainya kesuksesan penyelenggaraan haji. 

Sekretaris Jenderal Kemenag, M. Nur Kholis Setiawan menyebut pengawas harus lebih fokus membantu kelancaran ibadah haji. Laporan yang nantinya dihasilkan oleh Inspektorat Jenderal akan dipakai untuk perbaikan penyelenggaraan ibadah haji mendatang.

Pria yang juga pernah menjabat sebagai Inspektur Jenderal Kemenag ini meminta seluruh tim agar jeli menangkap persepsi jamaah terkait penyelenggaraan haji tahun 2019. “Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Mulai dari spesifikasi katering, kontrak pemondokan, hingga urusan manasik jamaah,” lanjutnya.

Terkait manasik haji, Nur Kholis memberikan catatan khusus. Menurutnya, selama ini jamaah banyak yang hanya menjalankan ibadah haji berdasarkan tekstual saja, belum kontekstual. Ia menyampaikan ini disebabkan jangkauan manasik yang belum seutuhnya menyentuh ranah fikih.

“Untuk itu saya berharap ada kritisi terkait jangkauan manasik haji bagi jamaah. Pengetahuan manasik haji harus ditingkatkan,” ucapnya.

Berita Terkait

Ia meminta para pengawas memberi perhatian sekaligus evaluasi terhadap keberadaan konsultan ibadah dan pembimbing ibadah. Petugas harus mencermati dan jangan sampai tugas konsultan dengan pembimbing ibadah saling tumpang tindih.

Terakhir, Nur Kholis berharap tim pengawas dapat menggali persepsi jamaah serta mengantisipasi potensi fraud dalam kontrak pemondokan dan katering. Pemeriksaan secara menyeluruh harus dilakukan atas spesifikasi katering dan memastikan jangan sampai ada penggantian daging sapi dengan kerbau India oleh oknum

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WwC9xe
May 30, 2019 at 05:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WwC9xe
via IFTTT
Share:

Monday, May 27, 2019

Agar Pemimpin Dapat Dijadikan Sebagai Teladan

Tidak setiap orang layak menjadi pemimpin dan berhak memegang tampuk kepemimpinan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Rasulullah SAW menegaskan, setiap orang adalah pemimpin (kullukum ra'in wakullukum mas`ulin'an ra`iyatih). Namun, tidak setiap orang layak menjadi pemimpin dan berhak memegang tampuk kepemimpinan tertinggi sebagai khalifah.

Menurut Ahmad bin Abdullah al-Qalqasyandi, khilafah atau pemerintahan Islam mempunyai kedudukan utama. Bisa dikatakan, jatuh bangun perabadan umat terletak pada seberapa baik para khalifah dan pemerintahan mampu menegakkan panji-panji agama dalam lini kehidupan mereka.

Hal itu dijelaskan Ahmad bin Abdullah al-Qalqasyandi dalam karya monumental terakhirnya yang berjudul Maatsir al-Inafah Fi Maalim al-Khilafah. Al-Qalqasyandi menjelaskan, sebuah kepemimpinan (imamah, khilafah), berdasarkan Mazhab Syafii, dinyatakan sah apabila calon pemimpin telah memenuhi beberapa kriteria.

Pertama, berdasarkan hadis yang diriwayatkan Bukhari dari sahabat Abu Bakrah, seorang pemimpin harus berasal dari kaum pria. Syarat kedua, pemimpin tersebut sudah mencapai akil baligh (dewasa).

Ketiga, memiliki indera penglihatan dan pendengaran yang sehat. Sesuai pendapat yang berlaku dalam Mazhab Syafi'i, tidak diperkenakan tunanetra dan tunarungu menjadi pemimpin.

Syarat nonfisik seorang khalifah, di antaranya pemimpin harus Muslim. Tidak diperbolehkan mengangkat pemimpin dari kalangan kafir, baik kafir sejak awal maupun murtad (keluar dari agama Islam).

Selanjutnya, agar pemimpin dapat dijadikan sebagai teladan, sosok khalifah harus konsisten dalam perkataan dan perbuatannya. Tak hanya itu, pemimpin juga harus tegas, berani, serta memiliki pendirian yang kuat.

Selain itu, pemimpin dituntut memiliki visi dan misi yang jelas sehingga gagasan dan idenya mampu mengarahkan kebijakan pemerintahnya ke arah kemaslahatan bangsa dan negara. Tidak terbatas pada golongan semata.

Syarat yang diajukan al-Qalqasyandi ini tentu saja berbeda dengan syarat yang dikemukakan al-Mawardi dalam kitab al-Ahkam as-Sulthaniyah, yang salah satunya harus berasal dari keturunan Quraisy.

Al-Qalqasyandi menegaskan, syarat-syarat tersebut mutlak dimiliki setiap pemimpin. Dalam kaitan ini, amanat tersebut akan dipertanggungjawabkan oleh khalifah yang bersangkutan. Pendapat ini sebagaimana yang pernah dinukil dari al-Baghawi dalam kitab Syarah as-Sunnah.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VVqJyV
May 27, 2019 at 05:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VVqJyV
via IFTTT
Share:

Friday, May 24, 2019

Masuknya Islam ke Tripoli

Amr Ibn al-Ash memimpin pasukan Islam memasuki Tripoli.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Adalah panglima Amr Ibn al-Ash yang memimpin pasukan Arab menjelajahi Afrika Utara setelah sebelumnya merebut Mesir dari tangan Bizantium. Di bawah perintah Khalifah Umar Ibn al- Khattab di Madinah, pasukan Amr berhasil menguasai Sirenaika pada 642 M. Tripolitania ditaklukkan pada 647 M. Pang lima Uqbah Ibn Nafi kemudian me mimpin pasukan Arab untuk menguasai Fezzan pada 663 M. 

Namun, pasukan Arab menghadapi perlawanan sengit bangsa Berber yang membuat invasi Afrika Utara mengalami kemandekan. Menyadari posisi penting Afrika Utara dalam kampanye melawan kekuatan Bizantium, akhirnya pasukan dalam jumlah besar dikerahkan untuk menguasai provinsi Romawi di Tunisia pada 670 M. Uqbah mendirikan Kota Kairouan (al-Qayrawan) sebagai basis militer untuk menguasai Kartago yang dipertahankan Garnisun Bizantium. 

Perlawanan Berber sempat membuat pasukan Arab terpukul mundur dua kali. Namun, dengan memanfaatkan pasukan Berber yang telah masuk Islam untuk ikut berperang, pasukan Arab dengan kekuatan lebih besar akhirnya bisa menguasai Kartago pada 693 M dan ke mudian merangsek ke Maroko pada 710 M. Dua tahun kemudian, Spanyol ba gian selatan atau Andalusia berhasil ditaklukkan sehingga wilayah Maghrib termasuk Tripolitania dan Sirenaika berada di bawah kendali Dinasti Umayyah di Damaskus. 

Di Afrika Utara, orang-orang Arab bertindak sebagai penakluk dan juga penyebar agama, namun bukan kolonis. Artinya, pasukan Arab melakukan ekspedisi penaklukan tanpa membawa keluarga. Di sepanjang wilayah yang ditakluk kan, mereka menikahi perempuan setempat sebagai cara penyebaran budaya Arab dan juga agama Islam. Meskipun suku Berber menolak dominasi politik Arab, namun mereka dengan cepat me rengkuh agama Islam. 

Dengan karakteristik mencintai kebebasan dan taat beragama, orang Berber menjalankan Islam sesuai dengan paham yang mereka yakini, lebih menyukai menganut sekte sempalan dibanding paham Islam seperti yang dibawa orang Arab sebagai bentuk perlawanan dan membedakan diri dari orang Arab.

Salah satunya adalah sekte Kharijit yang muncul di Afrika Utara pada pertengahan abad ke-8 M. Sekte ini meyakini bahwa setiap Muslim bisa menjadi khalifah tanpa memandang ras, kedudukan, atau ada tidaknya keturunan dari Nabi Muhammad. Ini merupakan perlawanan politis atas paham orang Arab saat itu yang memandang kekhalifahan adalah hak dari klan Quraisy. 

Paham Kharijit ini terus menggelar perlawanan terhadap kekuasaan Arab dan berperan dalam kekacauan saat Dinasti Umayyah ditumbangkan oleh Dinasti Abbasiyah pada abad ke-8. Gerakan Kharijit sempat mendirikan beberapa kerajaan kecil yang hanya berumur pendek, salah satunya didirikan oleh Bani Khattab di Fezzan. 

Dinasti Abbasiyah sendiri pernah menunjuk Ibrahim Ibn Aghlab sebagai pe mimpin daerah otonom di Afrika Utara yang kemudian mendirikan dinasti sendiri di Kairouan yang menguasai Ifriqiya dan Tripolitania.

Pada awal abad ke-9, Dinasti Fatimiyah yang didirikan Sekte Syiah Ismailiyah menginvasi Afrika Utara sampai Kairouan. Namun, kekua saan Syiah di Afrika Utara hanya berumur kurang dari 150 tahun. Kekacauan ekonomi membuat keluarga Zirid selaku klan Berber beraliran Syiah di Tripolitania akhirnya memutuskan untuk kembali memeluk paham Suni. 

Dinasti Fatimiyah menghukum Zirid dengan mengirim kelompok badui Arab Bani Hilal dan Bani Salim. Gerombolan yang lebih dikenal dengan nama Hilalian ini menjarah Tripolitania dan Sirenaika dan menyebabkan kehancuran ekonomi. Jumlah orang Hilalian yang digerakkan ke arah barat Mesir diperkirakan mencapai 200 ribu keluarga. Bani Salim berhenti di Libya sementara Bani Hilal ber hasil mencapai pantai Atlantik di Maroko dan menggenapi gerakan Arabisasi dengan menerapkan sistem sosial, nilai, dan bahasa Arab. 

Sirenaika merupakan contoh suksesnya Arabisasi sehingga dijuluki paling Arab dibandingkan wilayah lain di Dunia Arab, kecuali di pedalaman Saudi Arabia. Penguasa-penguasa Arab lainnya seperti Almurabitun, Almuwahidun, Portugis, Ottoman, dan Italia tinggal menikmati saja hasil Arabisasi itu.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2K08gyz
May 24, 2019 at 05:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2K08gyz
via IFTTT
Share:

Thursday, May 23, 2019

Ramadhan Spesial Muslim Georgia

Di bulan Ramadhan, masjid selalu dipenuhi jamaah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Haji Tahamais sangat sibuk hari itu. Lelaki ini berusaha keras menyelesaikan Kalender Ramadhan yang akan dibagikan pada seluruh negeri. “Bulan Ramadhan sangat spesial bagi kami, Muslim Georgia,” kata pria 51 tahun ini. Menurutnya, umat Muslim negara itu sangat bersemangat dengan datangnya bulan suci ini. 

Sambil duduk di tepi teras sebuah masjid di Saburtala, daerah perbukitan di utara Tbilisi, Georgia, Haji Tahamais terlihat penuh suka cita menceritakan tentang Ramadhan. “Kita biasanya membuat Ramadhan kalender, paling lambat satu bulan sebelum Ramadan jatuh,” jelasnya imam masjid itu. 

Diceritakannya, kalender yang memberi jadwal untuk waktu sahur dan buka puasa ini dipublikasikan pula hingga melalui internet. Kondisi wilayah Georgia yang banyak dipenuhi penganut Kristen Ortodox itu membuat segala cara dilakukan agar Kalender Ramadhan terdistribusi sempurna. 

“Berbeda dengan negara Muslim, kalian bisa mendengar suara azan di sana, kalian tidak menemukan perubahan berarti pada waktu kerja,” katanya. Ia menuturkan, inilah yang membuat Kalender Ramadhan diperlukan. 

Meski di hari-hari biasanya, tidak banyak warga yang melakukan shalat di Masjid kecuali pada shalat Jumat, bulan Ramadhan akan terasa berbeda. “Bahkan, bakal banyak orang singgah ke tempat ibadah itu, guna membatalkan puasa mereka di senja hari dan mereka bisa melihat jadwalnya di kalender itu,” ujarnya, dikutip Onislam.net. 

Ramadhan adalah bulan istimewa dalam Kalender Hijriah. Pada Ramadhan, Muslim dewasa kecuali yang sakit atau yang beper gian, tidak makan, minum, merokok, atau melakukan hubungan suami istri dari matahari terbit hingga terbenam. Muslim mendedikasikan waktu mereka untuk lebih dekat dengan Allah SWT, melalui beribadah, pengendalian diri, dan menahan hawa nafsu. Membaca Alquran menjadi bagian penting selama 30 hari Ramadhan berlangsung. 

Sama halnya dengan Haji Tahamais, bagi Ibrahim Mohammadove pebisnis lokal, Ramadhan juga berarti sangat dalam. Meski harus mengubah kebiasaannya kerjanya selama Ramadhan datang, dia sangat menikmati keberadaan bulan puasa itu. “Pada hari biasanya, saya akan bangun terlambat dan duduk di toko sepanjang hari,” katanya. Namun, saat Ramadhan datang, ia mengatakan hidupnya lebih teratur dengan bangun lebih pagi dan melakukan sejumlah aktivitas ibadah.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2HvSdqx
May 23, 2019 at 05:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2HvSdqx
via IFTTT
Share:

Tuesday, May 21, 2019

Ramadhan Membangun Spiritualitas dalam Keluarga

Ramadhan bisa menjadi momen yang bagus dalam membangun spritualitas dalam keluarga.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ramadhan bisa menjadi momen yang bagus dalam membangun spiritualitas dalam keluarga. Berbuka puasa bisa menjadi salah satu momen yang baik untuk saling berkumpul dan bercengkrama satu dengan lainnya.

Selian itu masih banyak hal-hal baik yang bisa dihabiskan bersama keluarga selama bulan Ramadhan.

Berikut video lengkapnya.

Videografer | Republika TV     Video Editor | Fian Firatmaja

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2JOFwca
May 21, 2019 at 05:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2JOFwca
via IFTTT
Share:

Saturday, May 18, 2019

BPN Imbau Aksi 22 Mei Damai dan tidak Makar

BPN mengimbau aksi 22 Mei tak anarkis.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Andre Rosiade menyatakan tidak tahu pasti apakah aksi demonstrasi akan dilakukan masyarakat jelang pengumuman perhitungan suara pemilu pada 22 Mei mendatang. Jika memang aksi demonstrasi tersebut akan dilakukan, pihaknya mengimbau agar masyarakat dapat menjaga kondusifitas.

“Jika memang demonstrasi tetap ada kami mengimbau supaya masyarakat Indonesia kalau mau demonstrasi harus kondusif, engga boleh anarkis, jangan makar, harus damai, ikuti aturan dan UU,” kata Andre melalui sambungan telepon, Sabtu (18/6).

Selain itu ujarnya, jangan lupa agar tetapi memberikan surat pemberitahuan kepada kepolisian perihal aksi tersebut. Kendatipun polisi telah memberikan peringatan sebelumnya agar masyarakat tidak pergi ke Jakarta pada 22 Mei 2019.

“Kan berkebebasan berekspresi itu dilindungi UU, ya kalau memamg ada teroris yang menyusupi kan polisi punya datanya, itu kita dorong polisinya untuk menangkap siapa terorisnya supaya kalau masyarakat ternyata melakukan demonstrasi aksinya jadi aksi damai,” kata Andre.

Sebelumnya Mabes Polri mengimbau masyarakat tidak melakukan aksi demonstrasi pada 22 Mei. Deteksi kontra-terorisme oleh Densus 88 menganalisa aksi kelompok tertentu untuk menolak dan menerima hasil Pemilu 2019 berbahaya karena bakal ditunggangi kelompok terorisme.

Rencana aksi terorisme pada 22 Mei tersebut, kata Iqbal, bukan cuma akan menyasar anggota kepolisian yang selama ini menjadi objek sasaran JAD. Melainkan, juga akan menyasar sipil yang turun ke jalan menolak atau menerima hasil Pemilu 2019.

Itu dibuktikan Iqbal dengan aksi Densus 88 yang melakukan penangkapan terduga anggota JAD Bekasi beserta sejumlah bom rakitan berdaya ledak tinggi dengan bantuan remote control. Semakin berbahaya, kata Iqbal, karena Densus 88 pekan lalu, berhasil menangkap para anggota JAD yang pernah bergabung dengan kombatan Daesh atau ISIS di Suriah.

“Kami tidak ingin kerumunan massa 22 Mei nanti berdampak pada jatuhnya korban,” ujar Iqbal.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Js8qiZ
May 18, 2019 at 05:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Js8qiZ
via IFTTT
Share:

Tuesday, May 14, 2019

Messi tak Keberatan Barcelona Rekrut Juan Mata

Messi menyambut baik jika Barcelona membeli Juan Mata.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mega bintang Lionel Messi dikabarkan tidak keberatan jika Barcelona merekrut Juan Mata dari Manchester United. Messi bahkan menyambut baik jika Blaugrana memboyong pemain asal Spanyol itu.

Rencana memboyong Mata disebut-sebut berkaitan dengan prestasi Barcelona yang menyedihkan di musim ini, terlebih setelah dikalahkan Liverpool di babak semi-final Liga Champions. Barcelona bahkan dilabel sebaga klub elite yang dirundung krisis. Bahkan, penampilan Lionel Messi dan kawan-kawan mengundang cemooh dari sejumlah pihak.

Salah satu kritik yang dilontarkan kepada Barcelona, yakni mereka secara tim kurang mampu bermain cukup dalam, sehingga kurang mampu merangsek pertahan lawan. Sejumlah nama pemain kemudian direkomndasikan untuk segera diboyong Barcelona, salah satunya Juan Mata, sebagaimana dikutip dari laman Daily star.

Mata yang berposisi sebagai gelandang mendapat gaji sekitar 170.000 poundsterling dari Manchester United. Ia disebut-sebut dibanderol dengan harga 10 juta poundsterling. Durasi kontrak pemain berusia 31 tahun itu tersisa satu tahun lagi di Old Trafford. Menurut sebuah laporan, Messi memberi lampu hijau bila saja memang Mata jadi membela Barcelona.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Hi2t5E
May 14, 2019 at 05:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Hi2t5E
via IFTTT
Share:

In Picture: Sidang Lanjutan Kasus Ratna Sarumpaet

Sidang lanjutan ini mengagendakan pemeriksaan terhadap terdakwa beserta barang bukti

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Terdakwa kasus penyebaran berita bohong melalui media elektronik Ratna Sarumpaet kembali menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Selasa (14/3). Sidang lanjutan ini mengagendakan pemeriksaan terhadap terdakwa beserta barang bukti yang ada.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2YqAczF
May 14, 2019 at 05:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2YqAczF
via IFTTT
Share:

Monday, May 13, 2019

Resep Rahasia Sukses Rasulullah SAW Berniaga

Kejujuran merupakan cermin kemuliaan akhlak Rasulullah SAW

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Nabi Muhammad SAW berhasil menjual beberapa ekor unta. Namun tak berselang lama, setelah si pembeli berlalu, beliau baru teringat di antara unta yang dijualnya dalam kondisi cacat. Rasul segera menyusul pembeli untanya dan mengambalikan uang yang telah diterimanya. Ia meninggalkan teladan bagi Muslim yang menjalankan perniagaan.

Limpahan laba tak boleh membutakan nurani seorang pedagang hingga berlaku tak jujur kepada pembelinya. Rasul menekankan agar mengungkapkan keadaan sebenarnya barang dagangan yang ditawarkan kepada pembeli. "Tak halal bagi seseorang menjual, kecuali menerangkan kekurangan atau cacat yang ada barang itu."

Said bin Abdullah, salah seorang mitra dagang Muhammad, mengagumi kejujuran yang melekat pada suami Siti Khadijah itu. Ia mengungkapkan, Muhammad merupakan sebaik-baik kawan-tidak memperdaya dan tidak pula mendebat. Kisah Said terungkap dalam hadis riwayat Abu Daud.

Menurut Muhammad Sopian dalam karyanya, Manajemen Cinta Sang Nabi, kejujuran merupakan cermin kemuliaan akhlak Rasul. Ini melahirkan rasa senang dan menumbuhkan kepercayaan bagi siapa saja yang bertransaksi dan menjalin kemitraan dengan beliau.

Transparansi dalam berbisnis tecermin pula dari sikap Rasul yang menentang curang dalam menakar atau menimbang suatu barang. Ia menyatakan, tidak ada yang diperoleh suatu kelompok yang mengurangi timbangan atau takaran, kecuali mereka akan didera kerugian.

Dengan demikian, mestinya tak semata keuntungan yang dituju oleh para pedagang Muslim. Lebih jauh dari itu, seorang Muslim dalam berniaga juga menimbang keberkahan harta yang diperolehnya melalui perdagangan. Jangan sampai, ujar Rasul, harta berlimpah tetapi tiada berkah.

Bukhari dan Muslim meriwayatkan hadis dari Hakim bin Hizan tentang pemasalahan ini. "Kedua belah pihak dalam sebuah transaksi akan menuai berkah, tetapi jika mereka menyembunyikan sesuatu dan berdusta, berkah pada transaksi yang mereka lakukan tersebut terhapus."

Dalam bisnis, semua mesti berlangsung berdasarkan kerelaan kedua belah pihak, tak diizinkan adanya pemaksaan. Prinsip ini mengiringi perilaku bisnis Nabi. Prinsip yang sama diaplikasikan pada kemitraan bisnis sehingga semua pihak yang terlibat sama-sama rela dalam sebuah perkongsian.

Lebih jauh, Muhammad SAW memandang perniagaan bukan sekadar kecakapan menjual barang dan mendapatkan keuntungan, melainkan ia menganggapnya sebagai salah satu cara untuk beribadah dan berbuat baik kepada orang lain. Ini terlihat dari kemudahan-kemudahan yang sering ia terapkan dalam menjalani bisnis baik kepada mitra maupun konsumennya.

Ia tak pernah mematok bagi hasil atau harga barang secara berlebihan kepada mitra bisnis dan pembelinya. Ia bermurah hati. Ini dapat dilihat saat ia membebaskan pembayaran utang seseorang yang terbukti tak mampu melunasi utangnya. Allah memerintahkan seorang Muslim berlaku demikian.

Jika orang yang berutang dalam kesulitan, berilah tangguh pembayarannya hingga orang tersebut memiliki kelapangan. Tentu, akan lebih baik bila menyedekahkannya. Di sisi lain, Rasulullah mengingatkan agar orang yang telah mampu membayar utang segera melunasinya.

Mereka yang telah mampu membayar tetapi menundanya, dianggap sebagai orang yang zalim. Di sisi lain, Rasul menyajikan contoh bagus terhadap harta yang dimilikinya. Beliau gemar bersedekah kepada mereka yang membutuhkannya. Dari perniagaan yang dijalankannya, Muhammad ingin menyatakan hal mendasar bagi seorang Muslim.

Ia mencintai pekerjaannya dengan menjalankannya dengan sungguh-sungguh dan usahanya itu demi menopang kehidupannya. Tujuannya, agar tak meminta atau bergantung pada orang lain. Ia merasakan kebahagiaan saat mampu menghasilkan sesuatu dari usahanya sendiri. "Tak ada satu pun makanan yang lebih baik daripada yang dimakan dari hasil keringat sendiri," jelas Rasulullah.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2YutjgZ
May 13, 2019 at 05:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2YutjgZ
via IFTTT
Share:

Saturday, May 11, 2019

Swift Terinspirasi Game of Thrones di Album Reputation

Taylor Swift terbawa dalam dunia karangan George R. R. Martin.

REPUBLIKA.CO.ID, LOS ANGELES -- Taylor Swift mulai menonton serial tenar Game of Thrones pada tahun 2016. Meski terbilang baru, tontonan itu benar-benar menarik perhatian penyanyi itu, bahkan menjadi inspirasinya dalam membuat lagu.

"Pada saat itu, saya membuat Reputation dan saya tidak membicarakannya dalam wawancara, jadi saya tidak mengungkapkan banyak lagu dipengaruhi oleh pertunjukan," ujar penyanyi yang baru merilis lagu ME! ini, dikutip dari EW, Sabtu (11/5).

Meskipun ketika mulai menonton pertunjukan itu untuk kesenangan semata, efek berikutnya memang sangat tidak diduga. Dia terbawa dalam dunia karangan George R. R. Martin dan menghasilkan karya yang akhirnya didengarkan oleh banyak orang.

Swift menjelaskan, album barunya memang terbagi menjadi dua bagian. Satu sisi menampilkan lagu-lagu tentang pembalasan. Sisi lainnya mengeksplorasi cinta serta mencari untuk menemukan sesuatu yang sakral dalam semua pertempuran,

Contoh saja lagu Look What You Made Me Do, menurut Swift, ini terinspirasi dari daftar orang-orang yang harus dibunuh oleh Arya Stark. Lagu tersebut pun ditunjukkan untuk menggambarkan Cersei dan Daenerys pula.

Ada juga lagu King of My Heart yang didapatkannya dari mencerna hubungan antara Khal Drogo dan Daenerys, bahkan dia memasukkan instrumen drum yang terdengar seperti drum Dothraki.

"'I Did Something Bad' aku menulis setelah Arya dan Sansa berkonspirasi untuk membunuh Littlefinger," kata Swift.

Di samping menginspirasi untuk membuat lagu, serial dari HBO ini pun membuat Swift belajar bercerita dengan lebih baik untuk lagu-lagunya. Dia mengaku, dengan menikmati serial itu membuat pemahaman tentang bercerita dibentuk lebih kokoh lagi.

"Anda mendapati diri Anda mengidentifikasi dengan berbagai karakter beberapa kali dalam satu episode. Kamu berubah dari membenci seseorang menjadi mencintai seseorang. Anda melihat seseorang kedinginan, dan kemudian Anda melihat alasan di balik mengapa mereka melakukan apa yang mereka lakukan. Saya hanya merasa sangat beruntung ada saat Game of Thrones keluar," kata pelantun Blank Space ini.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2HjbCts
May 11, 2019 at 05:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2HjbCts
via IFTTT
Share:

Monday, April 29, 2019

BMH Beri Edukasi Masyarakat Soal ZIS

BMH juga memanfaatkan teknologi yang berkembang untuk memudahkan masyarakat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA  -- Kenaikan penghimpunan dana ZIS juga dirasakan Laznas Baitul Maal Hidayatullah (BMH). Direktur BMH, Marwan Mujahidin, menyebut tahun 2017 penghimpun annya mencapai Rp 156 miliar. Pada tahun ini, pihaknya menargetkan dana ZIS mencapai Rp 221 miliar.

"(Penghimpunan dana dari masyarakat) Cukup baik dan ada perkembangan yang signifikan. Ini menunjukkan kepahaman dan kepercayaan masyarakat pada Laznas makin baik. Kita lebih banyak dari sisi infak, tapi kenaikan di zakat ada," ujar Marwan.

Selama Ramadhan, BMH berencana untuk terus memberikan edukasi kepada masyarakat tentang zakat, infak, dan sedekah. Mereka pun mengedukasi untuk menyalurkan dananya pada Laznas yang ada karena memiliki beberapa kelebihan.

Selain itu, pihaknya akan mempererat komunikasi kepada calon muzaki mengenai proses dan alur dana yang diterima oleh BMH untuk dikelola. "Ini kita sampaikan sebagai bentuk transparansi dan pertanggungjawaban atas dana yang sudah diamanahkan oleh masyarakat kepada kita," lanjutnya.

BMH juga memanfaatkan teknologi yang berkembang untuk memudahkan pe nyebaran informasi dan cara donasi. Marwan menyebut, nilai dana yang mereka terima memang masih terbilang kecil. Terlebih, untuk mengentaskan kemiskinan di Indonesia. Namun, setidaknya dana yang mereka kelola bisa mengoptimalisasi dan membantu meminimalisasi kemiskinan, kesenjangan, atau ketertinggalan yang terjadi di Indonesia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2vtaY7o
April 29, 2019 at 05:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2vtaY7o
via IFTTT
Share:

Sunday, April 28, 2019

Bentuk Halal Center, BPJPH Mencari Auditor Produk Halal

Menurut BPJPH, auditor halal diperlukan karena obyek audit halal begitu banyak.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Peran auditor halal sangat strategis dalam implementasi UU No 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (UU JPH). Berkaitan dengan hal ini, Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) berupaya menghadirkan auditor halal yang kompeten. 

Kepala BPJPH Sukoso menyebut untuk mendapatkan auditor halal yang andal, pihaknya bekerja sama dengan berbagai perguruan tinggi, baik itu perguruan tinggi negeri (PTN), perguruan tinggi keagamaan Islam Negeri (PTKIN) maupun perguruan tinggi swasta (PTS).

"Saat ini BPJPH sudah menandatangani MoU kerjasama dengan 34 Perguruan Tinggi," kata Sukoso dalam keterangan yang didapat Republika, akhir pekan lalu.

Beberapa kampus tersebut antara lain; Universitas Syiah Kuala Banda Aceh, Universitas Sriwijaya, Universitas Diponegoro, Airlangga, ITS Surabaya, Universitas Brawijaya, Universitas Tanjungpura Pontianak, Universitas Muslim Indonesia Makassar, sampai Universitas Khairun Ternate.

Kerja sama ini, menurut Sukoso, penting untuk mencetak auditor halal yang kompeten. Hal ini mengingat obyek audit halal di Indonesia begitu besar, maka tentu dibutuhkan banyak auditor halal yang kompeten.

Lebih lanjut Sukoso menjelaskan obyek audit halal di Indonesia sangat banyak. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah usaha kecil mikro di Indonesia mencapai 6,2 juta. Belum lagi perusahaan menengah, besar dan multinasional yang juga banyak jumlahnya.

Berdasarkan amanat UU JPH semua produk dari UKM hingga perusahaan besar bahkan multinasional, harus berstandar halal dan bersertifikat halal. Untuk mewujudkan tujuan tersebut butuh puluhan ribu auditor halal yang kompeten.

"Kami memperkirakan perlu 25 ribu auditor halal. Selain untuk auditor, BPJPH juga mendorong PTN, PTKIN dan PTS untuk menghadirkan Halal Center. Nantinya Halal Center di Perguruan Tinggi tersebut akan menjadi pembina UKM-UKM disekitarnya, sebagai pelaksanaan salah satu aspek Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu Pengabdian Masyarakat," jelas Sukoso.

Menurut pria asal Banyuwangi tersebut, UKM perlu disadarkan tentang pentingnya standar dan sertifikasi halal. Apalagi, UKM berbeda dengan perusahaan multinasional, perusahaan besar dan menengah, yang sudah sadar pentingnya standar dan sertifikasi halal demi kelangsungan usaha mereka.

Di sisi lain, Halal Center tentu tidak akan membina sekenanya karena itu bisa mempertaruhkan reputasi Perguruan Tinggi tempat bernaungnya. Sehingga pembinaan terhadap UKM tentunya akan berjalan dengan baik, dan tanpa hal-hal yang merepotkan UKM.

"Halal Center juga bisa memudahkan UKM dalam pengisian form dan sebagainya. Buatlah UKM tidak ribet berurusan dengan pembinaan. Ibaratnya mau ikut ujian masuk PTN kan ada bimbingan belajarnya. Halal Center ibaratnya lembaga bimbingan belajar bagi UKM, sebelum mengurus sertifikasi halal untuk produk mereka," kata Sukoso.

(Berita-Berita Ekonomi Syariah dan Produk Halal Lainnya Bisa Klik di Sini)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VvKMHH
April 28, 2019 at 05:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VvKMHH
via IFTTT
Share:

Wednesday, April 24, 2019

Komunitas Muslim di Ceska Didominasi Pelajar

Ceska merupakan rumah bagi populasi Muslim yang kecil, namun berkembang pesat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Ceska merupakan rumah bagi populasi Muslim yang kecil, namun berkembang pesat. Sensus yang dilakukan Kementerian Dalam Negeri setempat pada 2007 menemukan fakta, pada 2005, Muslim di Ceska berjumlah lebih dari 11 ribu lebih jiwa. Jumlah tersebut naik 2.000 persen dibandingkan pada 1991 yang hanya berjumlah 495 jiwa dan pada 2001 yang berjumlah 3.699 jiwa.

Populasi Muslim hanya sekira 0,1 persen dari 10,4 juta total penduduk Ceska. Persentase ini lebih rendah dibandingkan dengan komunitas Muslim di negara-negara Eropa lainnya. Kebanyakan, Muslim di negara yang beribu kota di Praha merupakan imigran dari Afghanistan, Bosnia, Chechnya, Mesir, Irak, Iran, Libya, Suriah, dan Turki.

Sejarah Islam di Ceska dimulai sejak negara ini masih bergabung dengan Negara Republik Slovakia. Organisasi Muslim pertama dibentuk pada 1934, namun tak pernah mendapat pengakuan dari pemerintah setempat. Muhammad Abdullah Brikcius adalah pemimpin komunitas tersebut. Ia merupakan mualaf asli Ceska yang berprofesi sebagai wartawan dan pelancong.

Selama komunis berkuasa di Cekoslovakia pada 1948-1989, Muslim di negara itu lebih banyak diam dan menahan diri. Tetapi, pasca-1989, populasi Muslim beranjak tumbuh. Tak kurang dari 2.000 warga Ceska memeluk Islam.

Apalagi, setelah jatuhnya partai komunis pada 1989. Menariknya, mayoritas Muslim berasal dari bangku universitas dan banyak yang berprofesi sebagai dokter, arsitek, guru, ekonom, dan pengusaha.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2ITbkfC
April 24, 2019 at 05:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2ITbkfC
via IFTTT
Share:

Hendra/Ahsan Tepis Anggapan Menang Mudah di Wuhan

Kemenangan ini merupakan yang kedua bagi Hendra/Ahsan atas Liao/Su.

REPUBLIKA.CO.ID, WUHAN -- Ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, menolak asumsi menang mudah setelah mengalahkan Liao Min Chun/Su Ching Heng dari Taiwan dalam dua gim langsung, 21-15 dan 21-16, Rabu (24/4). Hasil impresif itu membuat Hendra/Ahsan masih belum menemukan rintangan berarti di babak pertama Badminton Asia Championships 2019.

Pasangan ranking empat dunia ini akan melaju ke putaran kedua, esok hari. "Walaupun menang dua game langsung, tapi tadi nggak mudah juga. Kami nggak tahu, mungkin mereka tidak bisa mengeluarkan permainan mereka. Biasanya mereka sulit untuk dimatikan. Di pertandingan tadi mereka banyak melakukan kesalahan sendiri,” ujar Hendra seperti dilansir Badminton Indonesia.

Kemenangan ini merupakan yang kedua bagi Hendra/Ahsan atas Liao/Su. Jika dijumlah, rekor pertemuan kini diungguli Hendra/Ahsan menjadi 2-1. “Di pertandingan pertama tadi kami lebih banyak ke penyesuaian kondisi lapangan. Semuanya normal sih, anginnya tidak terlalu berasa, tapi shuttlecocknya agak pelan,” kata Ahsan.

Di babak kedua, Hendra/Ahsan akan berhadapan dengan Aaron Chia/Soh Wooi Yik dari Malaysia. Laga tersebut sama seperti final All England 2019. Kala itu Hendra/Ahsan mengalahkan Chia/Soh dan keluar sebagai juara. “Untuk besok, kami coba main yang terbaik dulu. Kami sudah pernah bertemu mereka dan sudah tahu permainannya seperti apa,” ujar Ahsan.

Sebelumnya, pasangan Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira/Ade Yusuf juga sudah lolos ke babak kedua dengan mengalahkan wakil Sri Lanka, Dinuka Karunaratna/Niluka Karunaratne, dengan skor 21-19 dan 21-12.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GC3R2S
April 24, 2019 at 05:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GC3R2S
via IFTTT
Share:

Tuesday, April 23, 2019

Pengamat: Pemerintah Perlu Antisipasi Meningkatnya Restitusi

Nominal restitusi pajak sampai Maret 2019 mencapai Rp 50,65 triliun

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengamat perpajakan dari Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) Yustinus Prastowo mengatakan, pemerintah harus mengantisipasi kecenderungan peningkatan restitusi (pengembalian pembayaran pajak) sepanjang tahun. Di antaranya dengan strategi penggalian potensi yang lain sehingga pertumbuhan tetap terjaga.

Yustinus menilai, restitusi akan memberikan dampak pada sulitnya mencapai target penerimaan pajak. "Terutama apabila terus berlanjut, akan terjadi shortfall (kekurangan penerimaan) pajak," ujarnya saat dihubungi Republika, Selasa (23/4).

Untuk menghilangkan potensi shortfall dari restitusi, Yustinus menganjurkan pemerintah menindaklanjuti pertukaran data secara otomatis (Automatic Exchange of Information/AEoI). Ia menilai, pelaksanaan AEoI seharusnya tidak mengalami hambatan politik dan psikologis lagi setelah pemilihan presiden (Pilpres).

Di sisi lain, Kemenkeu melalui Direktorat Jenderal Pajak (DJP) juga harus terus mengoptimalisasi imbauan kepatuhan dan audit pajak yang berskala besar dan masif. Terutama menyasar mereka yang nilai datanya signifikan. Dengan begitu, dampaknya tidak terjadi pada penerimaan, juga memberikan efek kejut dan jera bagi wajib pajak lainnya.

Menurut data Kementerian Keuangan (Kemenkeu), nominal restitusi pajak sampai Maret 2019 mencapai Rp 50,65 triliun, tumbuh 47,83 persen dibanding dengan tahun lalu. Dari total tersebut, restitusi Pajak Pertambahan Nilai (PPN) mencapai Rp 38,2 triliun, sementara restitusi Pajak Penghasilan (PPh) adalah Rp 12,45 triliun.

Sepanjang tahun ini, pemerintah memproyeksikan pembayaran restitusi mencapai Rp 141,6 triliun. Angka tersebut tumbuh sekitar 20 persen dari realisasi tahun lalu yang ada di kisaran Rp 118 triliun.

Yustinus menambahkan, restitusi memberikan pengaruh signifikan terhadap penerimaan pajak neto. Tapi, restitusi adalah kebijakan yang diambil sebagai fasilitas bagi wajib pajak agar menikmati cashflow lebih baik. "Oleh karena itu, layak diteruskan," tuturnya.

Restitusi menyebabkan penerimaan pajak hanya mencapai Rp 248,98 triliun sampai akhir Maret 2019. Pertumbuhannya hanya 1,82 persen secara tahunan (year on year), lebih rendah dibandingkan pertumbuhan tahun lalu yang hampir 10 persen.

Direktur Jenderal Pajak Kemenkeu Robert Pakpahan optimistis, restitusi tidak akan mengganggu target penerimaan pajak. "Restitusi justru mampu membantu daya saing perusahaan," ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (22/4).

Sampai akhir tahun, Robert memproyeksikan, pertumbuhan restitusi mencapai 18 hingga 20 persen dibanding dengan tahun lalu. Angka tersebut dua kali lipat dibanding pertumbuhan pada umumnya, yakni 10 persen tiap tahun.

Perlambatan pertumbuhan restitusi diprediksi mulai terjadi pada Mei atau Juni. Selama pelaksanaannya, Robert memastikan, pemerintah akan terus memantau dampak dari restitusi.  "Kami akan terus melayani dan mengawasi dengan sistem yang lebih baik," ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2KVGVjh
April 23, 2019 at 05:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2KVGVjh
via IFTTT
Share:

Kepmenaker 291/2018 Penempatan TKI Satu Kanal Digugat

Kepmenaker 291/2018 tentang Penempatan TKI Satu Kanal dianggap bermasalah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bertindak sebagai penggugat yang berasal dari unsur masyarakat dan perorangan, Cahyadi SH M H mengatakan ada sejumlah pasal yang bertentangan dengan Kepmenaker No 291 tahun 2018 yang dinilainya merugikan seluruh warga negara Indonesia. Hal itu khususnya perusahaan yang ingin menempatkan pekerja migran Indonesia di kerajaan Arab Saudi.

"Kepmenaker dinilai bertentangan dengan semangat Pasal 27 ayat (2), Pasal 28D ayat (1) dan ayat (2) UUD 1945, serta melanggar prinsip-prinsip dalam Pasal 1 butir 1, 2, 4, Pasal 2 dan Pasal 3 UU Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat," kata Cahyadi, di Jakarta, Senin (23/4).

Alasannya, menurut Cahyadi, Karena ada salah satu syarat isi dari Kepmenaker 291/2018 tersebut yang menyatakan Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) harus sudah pernah melaksanakan kegiatan penempatan pekerja migran di Arab Saudi pada pengguna perseorangan paling sedikit 5 tahun.

"Kepmenaker ini menutup peluang dan kesempatan setiap warga negara Indonesia yang akan membuka usaha penempatan pekerja migran Indonesia di Arab Saudi, dan usaha tersebut hanya bisa dilakukan secara monopolistik oleh perusahaan-perusahaan besar yang pernah melakukan kegiatan penempatan pekerja migran Indonesia, dan secara eksplisit Kepmenaker tersebut membuat legitimasi atas monopoli usaha," tambahnya.

Cahyadi juga mengatakan, akibat hukumnya dapat dilihat juga pada SK Dirjen Bina Penta & PKK Kemenaker RI no. 735/PPTKPKK/IV/2019 yang telah menetapkan 58 perusahaan yang dapat melakukan penempatan pekerja migran Indonesia di kerajaan arab saudi.

"Dengan begitu, jangankan perusahaan yang sudah bergerak satu atau dua tahun di bidang penempatan pekerja migran Indonesia, tentunya tidak dapat lagi menjalankan usahanya karena terimbas Kepmenaker 291/2018, apalagi warga negara perseorangan yang baru mau membuka perusahaan penempatan pekerja migran Indonesia ke arab saudi. Ini jelas melanggar hak asasi warga negara untuk membuka lapangan usaha". tegasnya.

Selain bertentangan (Kepmenaker itu) dengan UUD dan UU Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat, Kepmenaker 291/2018 juga tidak kontekstual dengan latar belakang diterbitkannya SK tersebut. Ini karena dasar diterbitkannya Kepmenaker untuk melindungi pekerja migran Indonesia itu harus diselesaikan dengan diplomasi bilateral antara Indonesia dengan kerajaan Arab Saudi.

Selain itu, ujar Cahyadi, adanya juga pembenahan sistem perlindungan pekerja Migran Indonesia. Hal dasar argumentasi mengapa Kepmenaker itu harus digugat karena malah mengatur isi dapur perusahaan/P3MI, yang secara yuridis maupun administratif tidak ada hubungannya dengan permasalahan pekerja migran Indonesia di arab saudi.

"Kepmenaker itu benar-benar mengebiri hak badan hukum dan individu warga negara Indonesia yang ingin terlibat aktif dan resmi dalam penempatan pekerja migran Indonesia di Arab Saudi", tegas Cahyadi.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VmB22G
April 23, 2019 at 05:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VmB22G
via IFTTT
Share:

Dunia Hanya Mengenal Braille

Braille menciptakan sejenis sistem tulisan sentuh yang khusus.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Warga dunia hanya mengenal Braille yang berkebangsaan Prancis sebagai penemu huruf Braille. Pada 1824, Braille menciptakan sejenis sistem tulisan sentuh yang khusus digunakan para penyandang tunanetra. Awalnya, sistem penulisan itu dirancang Braille ketika berusia 15 tahun untuk memudahkan tentara membaca di tempat gelap.

Sistem alfabet yang terdiri atas sel yang mempunyai enam titik timbul itu mulai populer dua tahun setelah Braille tutup usia. Sejak itulah, penyandang cacat tunanetra di seantero Prancis mulai menggunakan huruf Braille untuk membaca dan menulis. Huruf Braille terdiri atas 63 karakter. Setiap karakter atau sel terdiri atas enam titik-dua titik mendatar serta tiga titik lainnya menurun. Titik-titik yang terdapat dalam sel itulah yang kemudian dapat dibaca oleh para tunanetra dengan menggunakan rabaan jari. 

Awalnya, sistem alfabet Braille tak mengenal huruf W. Tapi kemudian, varian huruf Braille terus diperkaya, bahkan dapat digunakan untuk membaca nota musik dan matematika. Alquran Braille pun sudah tersedia sejak lama. Kian kayanya fungsi huruf Braille terjadi setelah sistem penulisan itu ditambah dua titik lagi sehingga setiap selnya terdiri atas delapan titik.

Dengan penambahan titik itu, penyandang tunanetra bisa membedakan huruf kapital dengan huruf kecil. Kombinasi delapan titik yang terdapat dalam setiap karakter huruf Braille itu kini telah disusun dalam standar Unicode. Huruf Braille untuk bahasa Indonesia hampir sama dengan kode huruf Braille Inggris.

Sejarah Barat mencatat, sistem Braille pada mulanya dikembangkan Charles Barbier sebagai metode komunikasi. Adalah Kaisar Napoleon Bonaparte yang memerintahkan Barbier untuk membuat kode bagi para serdadunya untuk berkomunikasi dalam keadaan gelap gulita yang disebut tulisan malam. Namun, sistem yang dikembangkan Barbier itu terlalu kompleks untuk dipelajari tentara.

Sistem tulisan yang dikembangkan Barbier pun akhirnya ditolak militer. Hingga akhirnya pada 1824, Napoleon berkunjung ke institut nasional bagi orang tunanetra di Paris, Prancis, dan bertemu dengan Louis Braille. Lalu, Braille diminta untuk memodifikasi serta merancang sistem tulisan malam yang baru.

Ia lalu memodifikasi tulisan yang dibuat Barbier dengan menggunakan sistem sel yang terdiri atas enam titik. Dunia modern pun menganggap sistem tulisan Braille telah melahirkan semacam revolusi komunikasi bagi kalangan tunanetra.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2KVGSE7
April 23, 2019 at 05:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2KVGSE7
via IFTTT
Share:

Monday, April 22, 2019

Marcelo: Real Madrid adalah Rumah Saya

Marcelo merasa bahagia berada di kamar ganti Los Blancos.

REPUBLIKA.CO.ID, MADRID -- Marcelo da Silva jr membahas masa depannya. Bek kiri asal Brasil itu tidak memiliki keinginan untuk hengkang dari Real Madrid.

Sejauh musim ini berjalan, penampilan Marcelo tidak seperti biasanya. Ia mengalami inkonsitensi.

Situasi demikian membuat pesepak bola 30 tahun ini dikabarkan bakal dilepas. Namun sang bek enggan menanggapi hal itu. Marcelo merasa bahagia berada di kamar ganti Los Blancos.

"Saya tidak perlu berbicara banyak tentang masa depan saya. Semua orang tahu kebahagiaan yang saya alami ketika mengenakan kostum ini," kata Marcelo, dikutip dari Marca, Senin (22/4).

Marcelo menegaskan selalu bangga berseragam si putih. Sehingga, tidak terpikirkan olehnya untuk hengkang. "Real Madrid adalah rumah saya," ujar dia menegaskan.

Pada kesempatan serupa, Marcelo turut bereaksi seputar performa positif Karim Benzema. Teranyar Benzema mencetak hattrick ke gawang Athletic Bilbao.

Sejauh musim ini berjalan, penyerang asal Prancis itu mencetak 30 gol dari 50 laga di berbagai kompetisi. Marcelo angkat jempol akan pencapaian rekannya.

"Kami semua tahu kualitas Karim, apa yang dia lakukan untuk tim, baik dengan mencetak gol atau tidak. Dia salah satu pemimpin tim ini, saya senang dengan gol-golnya," kata Marcelo. "Karim lebih senang jika tim memenangkan pertandingan, ketimbang gol-golnya."

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GzdFdT
April 22, 2019 at 05:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GzdFdT
via IFTTT
Share: