Showing posts with label 2018 at 06:50PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 06:50PM. Show all posts

Monday, December 31, 2018

KY Terima 1.719 Laporan Masyarakat

Data ini menggambarkan dominasi perkara perdata dan pidana.

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA – Sepanjang 2018, Komisi Yudisial (KY) menerima sebanyak 1.719 laporan masyarakat. Laporan tersebut paling banyak disampaikan melalui jasa pengiriman surat dan Penghubung KY (1.106 laporan), datang langsung ke KY (329 laporan), pelaporan online (188 laporan), dan informasi (96 laporan).

"Awal 2018, KY telah meluncurkan Pelaporan Online Perilaku Hakim (http://bit.ly/2AphdMf) untuk memudahkan publik dalam melaporkan dugaan pelanggaran Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim (KEPPH). Pelaporan online berisi tentang tata cara pelaporan, persyaratan laporan, peraturan terkait dengan KEPPH, alur penanganan laporan, dan menu layanan pelaporan online perilaku hakim yang diduga melanggar KEPPH," kata Ketua Komisi Yudisial RI Jaja Ahmad Jayus di Gedung KY Jakarta, Senin (31/12).

Jaja menjelaskan berdasarkan jenis perkara , masalah perdata mendominasi laporan yang masuk ke KY, yaitu 782 laporan. Untuk perkara pidana berada di bawahnya

dengan jumlah laporan 506 laporan.

Data ini menggambarkan dominasi perkara perdata dan pidana karena perkara tersebut berada di ranah kewenangan peradilan umum dengan kompleksitas perkara yang tinggi dan sensitif. Perkara lainnya adalah tata usaha negara sebanyak 120 laporan, agama sebanyak 83 laporan, dan tindak pidana korupsi (tipikor) sebanyak 76 laporan.

Sementara berdasarkan jenis badan peradilan atau tingkatan pengadilan yang dilaporkan, jumlah laporan terhadap peradilan umum sangat mendominasi, yaitu sebanyak 1.245 laporan. Kemudian berturut-turut, yaitu Peradilan Tata Usaha Negara sebanyak 114 laporan, Mahkamah Agung sebanyak  107 laporan, Peradilan Agama sebanyak 97 laporan, dan Tipikor sebanyak 51 laporan.

Sementara itu, 10 provinsi yang terbanyak menyampaikan laporan ke KY secara berturut-turu adalah: DKI Jakarta sebanyak 311 laporan, Jawa Timur sebanyak 212 laporan, Sumatera Utara sebanyak 162 laporan, Jawa Barat sebanyak 159 laporan, Jawa Tengah sebanyak 120 laporan, Sumatera Selatan sebanyak 76 laporan, Sulawesi Selatan sebanyak 72 laporan, Riau sebanyak 65 laporan, Sulawesi Utara sebanyak 46 laporan, dan Banten sebanyak 46 laporan.

"Tidak semua laporan dapat dilakukan proses sidang pemeriksaan panel atau pleno, karena laporan yang masuk perlu diverifikasi kelengkapan persyaratan (telah memenuhi syarat administrasi dan substansi) untuk dapat diregistrasi. Pada periode ini, KY menyatakan laporan yang memenuhi persyaratan adalah sebanyak sebanyak 412 laporan masyarakat," terang Jaja.

Jaja menuturkan, penyebab rendahnya persentase laporan masyarakat yang dapat diproses karena beberapa alasan, yaitu kurangnya persyaratan yang harus dilengkapi, laporan bukan kewenangan KY dan diteruskan ke instansi lain atau Badan Pengawasan MA, serta banyak laporan yang ditujukan ke KY berisi permohonan untuk dilakukan pemantauan persidangan.

Kurangnya pemahaman masyarakat ini menjadi tantangan KY untuk lebih mengoptimalkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait wewenang KY dan tata cara laporan masyarakat.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2AhTzRZ
December 31, 2018 at 06:50PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2AhTzRZ
via IFTTT
Share:

Friday, December 21, 2018

Risma: Pengurukan Jalan Gubeng Butuh Tiga-Empat Hari

Pemulihan jalan akan dilakukan selama 24 jam nonsetop.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyatakan pengurukan Jalan Raya Gubeng, Kota Pahlawan, Jawa Timur yang ambles pada Selasa (18/12) membutuhkan waktu tiga sampai empat hari. "Kami menargetkan dalam tiap hari mendatangkan 400 dump truk pengangkut pasir dan batu," katanya saat memantau di lokasi jalan ambles di Jalan Raya Gubeng, Surabaya, Jumat (21/12).

Menurut dia, dari hasil perhitungan untuk pengurukan keseluruhan jalan yang ambles, dibutuhkan 1.800 dump truk atau setara dengan 36 ribu meter kubik pasir dan batu. "Jadi kalau sehari 400 truk, maka kita butuh tiga-empat hari. Setelah itu overlay, mungkin cuman dua hari," katanya.

Untuk memperlancar proses distribusi pengiriman pasir dan batu, ia mengaku telah melakukan koordinasi dengan Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur. Sebab menurutnya, kendaraan dump truk dilarang melintas kawasan kota pada saat jam kerja.

"Karena kan ini mengambil pasir dan batu dari luar kota, jadi agak jauh. Tapi sudah dikasih bantuan Polda untuk truk-truk bisa masuk ke Surabaya selama 24 jam," ujarnya.

Risma berharap pemulihan di Jalan Raya Gubeng yang ambles itu bisa selesai dalam kurung waktu satu pekan. Oleh karena itu, pemulihan jalan ini akan dilakukan selama 24 jam nonsetop.

"Kami usahakan satu pekan kelar, mudah-mudah tidak ada aral melintang apa pun," ujarnya.

Sudah dua hari ini, Risma memantau dan memimpin langsung proses pemulihan Jalan Raya Gubeng yang ambles. Mulai Kamis (20/12) malam hingga Jumat sore ini, terlihat sudah ratusan dump truk datang untuk mengirim pasir dan batu, dan beberapa material pengurukan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GB3BDa
December 21, 2018 at 06:50PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GB3BDa
via IFTTT
Share:

Monday, December 17, 2018

Libur Nataru, Pemkot Yogya Buka Layanan Informasi Wisatawan

TIC ini akan dibuka pada 27 Desember.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Saat masa libur Natal 2018 dan Tahun Baru (Nataru) 2019, Kota Yogyakarta, khususnya kawasan Malioboro, diprediksi akan diserbu oleh wisatawan untuk menghabiskan waktu libur. Dalam rangka memberikan pelayanan yang maksimal kepada wisatawan, Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta membuka Tourist Information Center (TIC) di Malioboro.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata, Yunianto Dwisutono mengatakan, TIC ini akan dibuka pada 27 Desember. Rencananya akan dibuka hingga selama tujuh hari.

"Kalau tahun baru masih memungkinkan dan masih banyak wisatawan, maka kita buka sampai 1 Januari. Kalau tidak sampai 2 Januari," kata Yunianto, kepada Republlika.co.id

Terkait banyaknya wisatawan yang akan mendatangi berbagai destinasi wisata di Yogyakarta, ia pun mengimbau kepada pelaku pariwisata untuk tidak memanfaatkan ini sebagai aji mumpung. Hal ini dilakukan untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada wisatawan.

Tujuannya agar citra pariwisata DIY, khususnya Yogyakarta tetap terjaga. Dalam menjaganya, tentu perlu bersinergi dengan seluruh pihak yang terkait.

"PKL ini memasang harga yang tinggi dan tidak sesuai dengan yang semestinya. Kami akan memberlakukan sanksi jika ditemukan. Tapi kita sudah sosialisasikan melalui komunitas dan Satpol PP juga," ujarnya.

Ia pun memprediksi wisatawan yang akan mengunjungi Yogyakata pada libur Nataru mencapai lebih dari 3,8 juta pengunjung. Untuk itu, berbagai persiapan pun telah dilakukan untuk membuat Yogyakarta tetap tertib dan nyaman.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2SNjF5W
December 17, 2018 at 06:50PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2SNjF5W
via IFTTT
Share:

Saturday, December 1, 2018

Fakta Angka Milan vs Parma

Liga Italia, AC Milan vs Parma.

Foto: republika

REPUBLIKA.CO.ID,

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

TERPOPULER

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Qzl96m
December 01, 2018 at 06:50PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Qzl96m
via IFTTT
Share:

Monday, November 26, 2018

Persib akan Maksimalkan Dua Laga Tersisa

Maung Bandung harus mempertahankan posisinya untuk mendapat jatah tiket ke Piala AFC.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Persib Bandung bertengger di posisi tiga klasemen sementara Liga 1 dengan raihan 50 poin. Skuat Maung Bandung yang sudah kehilangan peluang juara harus mempertahankan posisinya untuk mendapat jatah tiket ke Piala AFC.

Penjaga gawang Persib M Natshir mengakui akan memaksimalkan sisa laga untuk mengamankan posisinya. Apalagi Bhayangkara FC juga memiliki peluang merebut posisi tersebut.

"Mungkin semua sudah mengetahui itu ya (hilang peluang juara), tapi kami fokus memberikan peringkat yang terbaik lagi selain juara mungkin bisa ketiga atau kedua," kata Deden, sapaannya di Stadion Jalak Harupat Kabupaten Bandung, Senin (26/11).

Setelah beberapa pekan diistirahatkan, Deden berpeluang besar kembali dimainkan. Karena I Made Wirawan harus absen akibat akumulasi kartu yang ia miliki. "Kalau saya selalu siap tapi kan belum tentu siapa yang main. Tapi seandainya saya dikasih kepercayaan saya akan menampilkan yang terbaik untuk tim," jelas dia.

Kini, Persib sedang bersiap menghadapi Persela Lamongan. Keduanya akan bertemu di Stadion Surajaya, Lamongan, Sabtu (1/2). Meski menargetkan kemenangan, Deden enggan meremehkan tim asuhan Aji Santoso ini. "Mereka tim bagus tidak bisa kami anggap remeh apalagi mereka tuan rumah punya motivasi tinggi melawan Persib," jelasnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2QnBB9K
November 26, 2018 at 06:50PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2QnBB9K
via IFTTT
Share:

Vonis Seumur Hidup atas Spionase, Warga Inggris Dibebaskan

Pemerintah Inggris menyampaikan suka cita atas berita pembebasan ini.

REPUBLIKA.CO.ID, ABU DHABI – Akademisi Inggris Matthew Hedges, yang dipenjara karena dituduh menjadi mata-mata di Uni Emirat Arab (UEA), telah diampuni dalam waktu cepat.

Hedges (31 tahun), membantah telah memata-matai dan mengatakan dia sedang melakukan penelitian doktoral, tetapi jaksa mengatakan dia mengaku. Istrinya, Daniela Tejada, yang memohon grasi, mengatakan dia gembira dan tidak sabar untuk membawa suaminya pulang.

UEA mengatakan grasi itu adalah bagian dari serangkaian perintah yang dikeluarkan pada peringatan Hari Nasional negara itu.

"Ini mengejutkan saya dan saya sangat senang dan sangat lega dan benar-benar percaya bahwa itu semua akhirnya terjadi. Ini benar-benar mimpi buruk selama tujuh bulan, dan aku tidak sabar untuk membawanya kembali ke rumah," kata Tejada, dilaporkan BBC, Senin (26/11).

Menteri Luar Negeri Inggris Jeremy Hunt menyebut pengampunan itu sebagai berita yang fantastis, dan mengatakan Hedges dapat dibebaskan segera.

Dia juga memuji Tejada dan menggambarkannya sebagai wanita yang berpendirian teguh, dan berjuang sangat keras.

"Berita fantastis tentang Matthew Hedges. Meskipun kami tidak setuju dengan tuduhan itu, kami berterima kasih kepada pemerintah UEA untuk menyelesaikan masalah dengan cepat." kata Hunt di akun Twitternya.

Jaksa penuntut mengatakan, Hedges telah mengakui dakwaan itu di pengadilan Abu Dhabi, yang menemukan dia bersalah karena memata-matai atas nama pemerintah Inggris, dan dipenjara seumur hidup pekan lalu.

Hedges terus mengatakan dirinya tidak bersalah, dan mengungkapkan bahwa ia telah meneliti strategi keamanan negara sebagai bagian dari studi doktoralnya di Universitas Durham.

Juru bicara pemerintah UEA mengatakan, Hedges akan dibebaskan segera setelah semua formalitas selesai.

Hedges, yang tinggal di Exeter, ditangkap di Bandara Dubai pada Mei. Keluarganya mengatakan bahwa selama enam pekan pertama penahanannya dia telah diinterogasi tanpa pengacara dan akses konsuler tidak tersedia.

Menurut keluarganya, meskipun tidak berbicara bahasa Arab, dia dipaksa untuk menandatangani dokumen yang menjadi sebuah pengakuan.

Tejada mengatakan, suaminya telah dibuat benar-benar ketakutan oleh prospek menjalani hukuman seumur hidup di UEA dan menderita serangan panik.

Namun, juru bicara pemerintah UEA Jabel Al Lamki mengklaim Hedges telah menggunakan dua identitas yang berbeda untuk mengumpulkan informasi dari targetnya.

Dia menambahkan dalam satu waktu dia Matthew Hedges peneliti PhD, di lain waktu dia Matthew Hedges pengusaha, dia adalah peneliti paruh waktu PhD, dan pengusaha paruh waktu.

“Tapi dia 100 persen seorang operator dinas rahasia," kata Al Lamki.

Al Lamki mengatakan, permintaan grasi dari keluarga Hedges telah diberikan dalam pertimbangan hubungan historis dan hubungan dekat antara Uni Emirat Arab dan Kerajaan Inggris.

Wakil Kanselir Durham University, Prof Stuart Corbridge, menyatakan perasaan senangnya mengenai pembebasan Hedges.

"Itu penting bahwa dia sekarang diizinkan untuk kembali pulang ke Daniela dan keluarganya secepat dan seaman mungkin. Kami akan terus menawarkan keluarga Matt dukungan penuh kami setelah cobaan traumatis ini dan kami akan senang untuk menyambutnya kembali ke komunitas Universitas Durham," kata Corbrige.  

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2DJM5ts
November 26, 2018 at 06:50PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2DJM5ts
via IFTTT
Share:

Thursday, November 22, 2018

Google Play Berkontribusi Ciptakan Praktik Fintech Ilegal

Asosiasi terus mendorong Google untuk mengikuti aturan fintech yang ada di Indo

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Eksekutif Bidang Cashloan Asosiasi Financial Technology (Aftech) Indonesia Sunu Widyatmoko menilai, Google Play berkontribusi terhadap praktik financial technology (fintech) ilegal di Indonesia. Sebab, mereka selama ini menjadi platform dari aplikasi peer to peer (P2P) lending legal dan ilegal tanpa melakukan penyaringan secara maksimal.

Sunu menjelaskan, praktik ilegal tidak perlu terjadi apabila tidak ada Google Play. Ia berharap, Google Play dapat melakukan seleksi terlebih dahulu terhadap aplikasi fintech dengan melihat daftarnya di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Di situsnya sudah ada daftar bisnis apa saja yang sudah terdaftar di OJK. Kalau nggak ada ya berarti jangan diupload," ujarnya dalam acara Fintech Media Clinic by Aftech di Jakarta, Kamis (22/11).

Tapi, Sunu menambahkan, permintaan agar Google Play melakukan seleksi memang tidak mudah. Sebab, sebagai perusahaan global, Google merasa dirinya dapat mengontrol dunia.

"Kalau sudah monopoli, perusahaan tersebut cenderung memberikan kebebasan kepada semua orang untuk dapat mengunggah aplikasinya sendiri," ujarnya.

Sunu menjelaskan, pihaknya berupaya memahami kebijakan Google Play tersebut. Namun, ia tetap meminta kepada perusahaan global itu untuk memahami aturan yang berlaku di tiap negara.

Termasuk di Indonesia yang mempunyai regulasi agar tiap perusahaan fintech mendaftarkan diri terlebih dahulu ke otoritas berwenang, yakni OJK.

Sunu memastikan, asosiasi tetap terus mendorong Google untuk mengikuti aturan fintech yang ada di Indonesia. Sebab, Indonesia sudah memiliki peraturannya sendiri yang harus diikuti oleh berbagai pihak, tidak terkecuali Google.

Aftech telah memiliki kode etik yang telah dirilis pada Agustus dan wajib diikuti seluruh anggota. Sunu berharap, pihaknya dapat bertemu dengan Google secara langsung.

Selama ini, kata Sunu, anggota Aftech hanya dapat bertemu perwakilan di Indonesia yang menyebabkan suara dari perusahaan legal tidak terdengar. "Kita ingin membicarakan andil mereka dalam maraknya P2P lending ilegal dan solusinya ke depan," katanya.

Ketua Harian Aftech Indonesia Kuseryansyah menjelaskan, asosiasi ingin meminta agar Google Play mengacu pada daftar registrasi P2P lending yang sudah ada di OJK. Menurutnya, hal ini menjadi upaya preventif efektif dalam mengatasi maraknya fintech ilegal yang merugikan masyarakat dan industri fintech secara umum.

Kuseryansyah menjelaskan, upaya preventif selama ini dilakukan melalui kehadiran satuan petugas waspada investasi dari OJK. Mereka bertugas melihat platform ilegal yang berpotensi merugikan masyarakat.

"Dari sana, mereka meminta kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk menutup situs fintech terkait," ujarnya.

Dalam mengatasi maraknya perusahaan ilegal, Kuseryansyah mengatakan, juga dibutuhkan partisipasi masyarakat. Ia menganjurkan agar mereka yang membutuhkan jasa pinjaman untuk mengecek legalitas suatu perusahaan P2P lending di situs OJK. Apabila tidak terdaftar, perusahaan tersebut sudah dipastikan ilegal dan dapat merugikan peminjamnya. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2zlIbnM
November 22, 2018 at 06:50PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2zlIbnM
via IFTTT
Share:

Wednesday, November 21, 2018

Para Bek Indonesia Bidik Kemenangan Atas Filipina

Para pemain tak mau persoalan lolos grup jadi pengganggu psikologis saat laga nanti.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Para penggawa timnas sepak bola Indonesia tak ingin terbebani dengan posisi terpuruk saat ini di papan klasemen Grup B Piala AFF 2018. Para penggawa asuhan pelatih Bima Sakti Tukiman tersebut saat ini hanya ingin fokus memastikan kemenangan pada laga terakhir kontra Filipina, Ahad (25/11).

Bek kanan Putu Gede Juni Antara, mengatakan dirinya berjanji agar tak mengulangi kesalahan seperti saat Indonesia kalah 0-1 kontra Singapura di laga perdana. Bek muda milik Bhayangkara FC ini pada laga perdana Jumat (9/11), diganjar kartu merah lantaran dua kali melakukan pelanggaran keras di lini pertahanan.

“Saya tidak ingin melakukan kesalahan seperti kemarin. Ingin lebih fokus bermain,” ujar Putu Gede, Rabu (21/11).

Pemain Garuda U-23 itu pun mengatakan, tak mau persoalan lolos grup menjadi pengganggu psikologis saat laga nanti. “Yang pasti saya dan pemain lainnya, tetap optimistis bisa mengalahkan Filipina. Kami akan berusaha maksimal untuk menang. Soal lolos atau tidak, kami tidak ingin itu menjadi beban,” ujar dia.

Bek tengah Fachrudin Aryanto pun punya pandangan serupa. Pemain belakang milik Madura United tersebut diminta oleh pelatih Bima Sakti agar tak terbebani di laga terakhir. “Pelatih (Bima Sakti) tadi menekankan kepada kami, apapun hasilnya nanti, kami harus menang melawan Filipina. Masalah lolos atau tidak, yang penting kami sudah berusaha maksimal,” jelas dia.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2A8wSi3
November 21, 2018 at 06:50PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2A8wSi3
via IFTTT
Share: