Showing posts with label 2019 at 02:00PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 02:00PM. Show all posts

Friday, May 31, 2019

Arus Mudik Jalur Nagreg Ramai Lancar

Arus lalu lintas di jalur Nagreg pada H-5 Lebaran terpantau ramai lancar.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Arus mudik di jalur selatan Nagreg terpantau ramai lancar sejak Jumat (31/5) pagi hingga siang, atau H-5 Lebaran. Sementara itu, arus kendaraan di Pasar Limbangan, Garut, padat merayap.

Akibat kepadatangan arus mudik di Limbangan, polisi di persimpangan Cagak-Nagreg memberlakukan sistem buka-tutup jalur pada pagi tadi. Di persimpangan tersebut, jalur yang mengarah ke Limbangan, Garut, ditutup sehingga arus kendaraan dari Bandung dialihkan ke jalur menuju Leles, Garut.

Jajaran polisi dari Polres Bandung siaga menjaga arus mudik di Jalan Cagak-Nagreg agar tetap lancar. Sistem buka tutup jalan ini dilakukan dengan berkoordinasi secara intensif dengan polisi di Limbangan Garut.

Kondisi arus lalu-lintas di Limbangan telah dikondisikan untuk diutamakan sebagai jalur mudik. Delman-delman yang biasa beroperasi di depan Pasar Limbangan sudah tidak lagi beroperasi karena telah disiapkan untuk menerima kompensasi.

Kepala Dinas Perhubungan Garut Suherman mengatakan pemberian uang pengganti yakni sebesar Rp 75 ribu dan akan dimulai pada H-4 lebaran hingga H+3 lebaran. Total ada Rp 420 juta yang disiapkan sebagai kompensasi.

Tak hanya itu, angkutan umum yang biasa mangkal juga berada di tepi pasar agar tidak mengambil badan jalan. Pagar-pagar juga ditaruh sebagai pembatas parkir angkot tersebut di depan pasar.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Z03Lsi
May 31, 2019 at 02:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Z03Lsi
via IFTTT
Share:

TMC Tutup Kantor Media Aljazirah di Khartoum

Aljazirah disebut kerap menyiarkan rekaman demonstrasi di Khartoum, Sudan.

REPUBLIKA.CO.ID, KHARTOUM — Dewan Transisi Militer Sudan (TMC) menutup kantor media asal Qatar Aljazirah di Ibu Kota Khartoum. Izin kerja anggota staf dari media tersebut di negara Afrika juga telah dicabut.

Langkah terbaru ini dikeluarkan TMC menyusul aksi protes yang digelar di depan kantor Kementerian pertahanan Sudan. Demonstrasi dilakukan karena pemerintah yang dinilai membahayakan revolusi serta mengancam koherensi negara, serta keamanan nasional.

“Keputusan ini datang mencakup penarikan izin kerja untuk koresponden dan staf Aljazirah,” ujar pernyataan kantor Aljazirah dilansir The Guardian, Jumat (31/5).

Tidak ada keputusan tertulis mengenai penutupan dan pencabutan izin media tersebut. Selama ini, Aljazirah disebut kerap menyiarkan rekaman demonstrasi yang berlangsung di Sudan dalam empat bulan terakhir.

Gelombang demonstrasi nasional yang tak kunjung usai tersebut telah membuat mantan presiden Omar al-Bashir harus mengundurkan diri dari jabatannya. Ia yang telah memimpin Sudan sejak 1989 melalui sebuah kudeta militer pernah mendapat tuntutan dari Mahkamah Pidana Internasional (ICC) setelah aksinya mengerahkan pasukan militer di Darfur, Sudan Barat, di mana konflik berlangsung di wilayah itu sejak 2003.

Pascapengunduran diri al-Bashir, dibentuklah dewan tranisisi militer yang dikepalai Jenderal Ibn Auf, yang saat itu juga menjabat sebagai menteri pertahanan Sudan. Dia mengatakan bahwa dewan militer akan memimpin pemerintahan selama dua tahun. Selain itu, Ibn Auf memberlakukan jam malam dan memutuskan menangguhkan konstitusi.

Rakyat Sudan tak dapat menerima hal itu karena dianggap tak sejalan dengan semangat reformasi yang mereka suarakan. Di sisi lain, mereka memandang Ibn Auf sebagai tokoh yang memiliki kedekatan dengan al-Bashir.

Rakyat Sudan pun melanjutkan aksi demonstrasinya. Mereka bersumpah tidak akan berhenti melakukan aksi protes hingga semua tuntutannya terpenuhi.

Gelombang desakan akhirnya membuat Ibn Auf memutuskan mundur dari posisinya sebagai kepala dewan transisi militer. Jabatan tersebut hanya dia emban selama sehari, kemudian diserahkan kepada al- Burhan. Saat ini, al-Burhan sedang berupaya memenuhi semua tuntutan rakyat Sudan, termasuk membersihkan pemerintahan dari tokoh-tokoh yang menjadi bagian dari rezim al-Bashir.

Meski demikian, rakyat Sudan terus menggelar aksi demonstrasi dan turun ke jalan-jalan di negara itu. Mereka tetap menuntut agar TMC segera mengadakan pemilihan presiden yang bebas dan menyerahkan kekuasaan terhadap pemerintah sipil yang terpilih.

Pada pekan lalu, TMC mengumumkan bahwa kesepakatan dengan oposisi mengenai struktur pemerintahan utama di negara itu atau sebagai otoritas transisi Sudan saat ini telah dicapai. Selain itu, durasi masa transisi kepemimpinan juga telah diputuskan, yakni berlangsung selama tiga tahun, dengan enam bulan pertama dilakukan sebaik-baiknya untuk mencapai perdamaian di dalam negeri.

Meski demikian, hingga saat ini kesepakatan antara kedua belah pihak secara keseluruhan belum tercapai. Salah satu hal yang disebut menjadi perdebatan adalah apakah warga sipil atau militer yang nantinya memegang kendali atas dewan yang berdaulat atau berarti memegang kekuasaan tertinggi di Sudan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2wtOWSr
May 31, 2019 at 02:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2wtOWSr
via IFTTT
Share:

Thursday, May 30, 2019

Motivasi Kuat Kunci Keberhasilan Berhenti Merokok

Ketua Umum Perhimpunan Dokter Paru sebut motivasi jadi kunci utama berhenti merokok

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Banyak artikel yang membahas bagaimana caranya agar seseorang bisa menghentikan kebiasaan merokok. Menurut Ketua Umum Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Agus Dwi Susanto efektif tidaknya terapi berhenti merokok sebenarnya tergantung dari motivasi diri sendiri.

“Data dari RSUP Persahabatan menunjukkan orang-orang yang memiliki motivasi rendah dalam berhenti merokok, tingkat keberhasilannya hanya sekitar 30 persen,” ungkapnya.

Namun menurut Agus jika motivasi untuk berhenti merokok tinggi maka tingkat keberhasilannya pun mencapai 70 persen. Karena itu, jika ingin berhenti merokok akan lebih efektif jika sudah memiliki motivasi atau keyakinan yang kuat.

Walau beberapa orang bisa langsung berhenti merokok, sebagian lainnya mungkin harus menerapkan metode-metode tertentu untuk berhenti merokok. “Berhenti merokok bisa juga dilakukan secara bertahap. Misalnya, jika ingin berhenti merokok dalam sepekan, bisa dikurangi jumlah rokoknya per hari hingga tidak merokok lagi,” jelas Feni Fitriani Taufik selaku Ketua Pokja Masalah Rokok PDPI.

Selain dengan mengurangi jumlah rokok yang dihisap, berhenti merokok juga bisa dilakukan dengan menunda jam merokok. Jika terbiasa merokok pada pukul 07.00, bisa ditunda menjadi pukul 09.00. Pada hari berikutnya, ditunda lagi. Jadi lama-kelamaan perokok akan menghentikan kebiasaannya.

Lalu, mengapa ada orang yang bisa mengalami gejala putus nikotin (withdrawal) seperti stres, cemas, atau gejala lainnya? Menurut Agus, hal ini tergantung pada seberapa kuat adiksi seseorang terhadap rokok.

“Tidak semua orang sama. Misalnya pada social smoker (mereka yang merokok saat berada di lingkungan sosial), gejala putus nikotin mungkin ringan tetapi tidak dirasakan atau disadari,” jelas Agus.

Berbeda dengan social smoker, perokok dengan tingkat adiksi yang kuat bisa saja mengalami withdrawal yang cukup berat. Gejala-gejalanya antara lain stres, mudah marah, hingga depresi.

Jika sudah mencoba berhenti merokok tanpa bantuan siapapun tetapi mengalami gejala withdrawal yang cukup berat, jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter. “Kalau timbul gejala putus nikotin bisa meminta bantuan dari dokter,” terang Feni.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VVeoKU
May 30, 2019 at 02:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VVeoKU
via IFTTT
Share:

Tuesday, May 28, 2019

Virus Pemakan Bakteri Bantu Hadapi Resistensi Antibiotik

Sejumlah bakteri telah menjadi superbug karena resisten terhadap antibiotik.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Publikasi sejumlah laporan ilmiah terbaru menunjukkan bahwa banyaknya bakteri yang mengembangkan resistensi terhadap antibiotik menunjukkan munculnya krisis global. Ketika semakin banyak bakteri berbahaya menjadi tidak responsif terhadap antibiotik yang kuat, para peneliti telah mulai mencari cara alternatif untuk memerangi "superbug" ini.

Studi terbaru telah menyelidiki kegunaan beberapa terapi mengejutkan terhadap bakteri yang kebal antibiotik, termasuk menggunakan bakteri spesifik yang hidup di tanah Irlandia dan bereksperimen dengan kombinasi obat baru.

Seperti dilansir dari laman Medical News Today, para peneliti di University of Pittsburgh di Pennsylvania dan Institut Kedokteran Howard Hughes (HHMI) di Chevy Chase, MD, memberikan bukti bahwa pendekatan yang berbeda dapat menawarkan cara yang efektif untuk memerangi infeksi bakteri berbahaya.

Graham Hatfull, yang bekerja di University of Pittsburgh dan di HHMI, dan timnya telah mempelajari sejenis agen infeksi biologis yang disebut "bacteriophage" atau sekadar "phages."

Bacteriophages-yang secara harfiah berarti "pemakan bakteri"-adalah virus yang menargetkan, menginfeksi, dan menghancurkan berbagai jenis bakteri. Penelitian sebelumnya yang ditulis bersama oleh Prof Hatfull menunjukkan bahwa ada sekitar 10 31 partikel bakteriofag di planet ini.

Namun, fag yang berbeda menargetkan strain bakteri yang berbeda. Untuk alasan ini, mengidentifikasi agen mana yang cocok dengan bakteri mana yang dapat menantang tugas percobaan dan kesalahan.

Namun, para ahli menjelaskan bahwa antusiasme awal mengenai potensi terapi fag menurun selama bertahun-tahun. Terbatasnya pengetahuan dan sumber daya ilmiah yang tersedia bagi para peneliti pada waktu itu menjadi kendalanya.

Sekarang, minat dalam penelitian fag muncul kembali dengan kekuatan penuh berkat satu keberhasilan terapi baru-baru ini. Hatfull dan tim menjelaskan dalam sebuah makalah studi yang muncul dalam jurnal Nature Medicine bahwa dengan menggunakan fag yang dipilih dengan cermat, mereka dapat mengobati infeksi parah yang dialami oleh pasien berusia 15 tahun dengan riwayat medis yang kompleks.

Pasien tersebut memiliki cystic fibrosis, suatu kondisi genetik yang tidak dapat disembuhkan yang menyebabkan penumpukan lendir yang kental, terutama di paru-paru. Kondisi itu, pada gilirannya, dapat menyebabkan kerentanan terhadap infeksi.

Pada 2017, mereka datang ke Rumah Sakit Great Ormond Street (GOSH) di London, Inggris, untuk menjalani transplantasi paru ganda. Namun, tidak lama setelah prosedur, dokter memerhatikan bahwa luka operasi tampak merah dan mentah, ada infeksi hati, dan beberapa nodul terbentuk di tubuhbta. Nodul itu mengandung bakteri yang mencoba "muncul" melalui kulit.

Menggunakan virus untuk menyerang bakteri

Para ilmuwan bekerja sama dengan para dokter di GOSH untuk mencari bakteriofag yang akan menyerang strain bakteri spesifik yang menginfeksi pasien berusia 15 tahun tersebut dan juga orang muda lain dengan cystic fibrosis. Pasien lain juga telah menjalani transplantasi paru ganda dan mengalami infeksi parah.

Para peneliti menanggapi permohonan para dokter bahwa dua pasien muda itu tidak merespons antibiotik apa pun yang mereka terima. Para peneliti mencatat, infeksi ini bukanlah infeksi baru.

Para pasien pertama kali mengembangkannya bertahun-tahun sebelumnya, tetapi tetap mengendalikannya sampai operasi, ketika mereka berhadapan dengan berbahaya.

"Serangga ini tidak merespons antibiotik. Mereka adalah jenis bakteri yang sangat resistan terhadap obat," kata Prof Hatfull.

Dia menjelaskan, para ilmuwan memutuskan untuk mencoba "[menggunakan] bakteriofag sebagai antibiotik - sebagai sesuatu yang bisa kita gunakan untuk membunuh bakteri yang menyebabkan infeksi."

Minat utama Prof. Hatfull adalah studi tentang fag dan pengobatan tuberkulosis (TB), yang merupakan infeksi bakteri yang sebagian besar menetap di paru-paru. Rekan-rekannya yang berbasis di London menghubungi karena kedua pasien muda mereka memiliki infeksi yang disebabkan oleh strain Mycobacterium, yang juga terlibat dalam TB.

Para dokter mengirim sampel-sampel strain bakteri yang bertanggung jawab pada infeksi pasien kepada Prof Hatfull sehingga ia dan kolaboratornya dapat mengidentifikasi fag mana yang akan dapat menyerang dan menghancurkannya. Dalam beberapa bulan, mereka menemukan serangkaian fag yang bisa cocok dengan bakteri yang menginfeksi salah satu pasien. Namun, penemuan awal ini terlambat, pasien telah meninggal awal bulan yang sama.

Wilayah yang belum dipetakan

Ketika peneliti datang untuk mengidentifikasi fag yang mungkin dapat membantu pasien berusia 15 tahun, pencarian tidak begitu lancar. Awalnya, tim menemukan tiga bakteriofag yang berpotensi bermanfaat. Namun, ternyata hanya satu yang efektif dalam menginfeksi bakteri yang ditargetkan.

Solusi yang kemudian dibuat oleh Prof Hatfull dan tim adalah memodifikasi genom dari dua fag yang kurang efektif untuk menjadikannya sepenuhnya efektif melawan bakteri yang mereka butuhkan untuk menyerang.  Setelah mengidentifikasi campuran yang efektif dan aman, mereka mengontak dokter untuk kemudian memberikannya kepada pasien dua kali sehari.

Setiap dosis mengandung satu miliar partikel fag. Setelah enam pekan perawatan inovatif ini, para dokter melihat bahwa infeksi hati pasien telah hilang.

Saat ini, para dokter melaporkan bahwa hanya beberapa nodul yang tersisa. Hatfull dan timnya sangat senang dengan fakta bahwa bakteri yang mereka targetkan, sejauh ini tidak mengembangkan resistensi terhadap fag yang digunakan para peneliti untuk menyerang mereka.

Ini berarti bahwa pendekatan ini mungkin salah satu yang dapat terus digunakan dokter dalam mengobati infeksi yang parah dan resisten. Namun demikian, para ilmuwan mencatat bahwa tetap sulit untuk mengidentifikasi campuran fag yang tepat untuk mengobati infeksi bakteri individu. Masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan dalam hal menemukan terapi fag terbaik.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2JH6Nhp
May 28, 2019 at 02:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2JH6Nhp
via IFTTT
Share:

Monday, May 27, 2019

Lailatul Qadar dan Muhasabah

Berbagai masalah yang menimpa negeri harusnya mendorong kita untuk bermuhasabah

Malam Lailatul Qadar adalah malam yang di tunggu-tunggu oleh kaum muslimin di bulan Ramadhan ini. Karena keutamaan malam Lailatul Qadar adalah lebih baik dari seribu bulan.

Rasulullah SAW bersabda " Siapa saja yang menghidupkan malam Lailatul Qadar dengan penuh keimanan dan pengharapan pada Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu" (HR. Bukhari & Muslim)

Karenanya di bulan istimewa dan malam penuh kemuliaan ini kaum muslimin yang antusias benar-benar tak mau ketinggalan, mereka menyambutnya dengan banyak beramal saleh dan banyak-banyak bermuhasabah diri. 10 malam terakhir itu berarti Ramadhan tahun ini juga akan segera berakhir, memaksimalkan ketaatan menjadi target tersendiri yang dicapai oleh kaum muslimin.

Apalagi suasana di negeri ini yang sedang tak baik pasca pengumuman hasil perhitungan suara pemilu 2019 oleh KPU. Berbagai konflik tak bisa terelakkan, masyarakat menuntut keadilan untuk negri ini.

Muhasabah tak hanya dilakukan oleh masyarakat sebagai individu, tapi seharusnya muhasabah adalah tugas bersama. Seperti yang kita lihat selama ini di berbagai berita, berbagai kasus menyangkut korupsi, suap, belum lagi pertarungan antar kubu yang memanas hingga ada yang berakhir di jalur hukum.

Dan lagi berbagai kasus menyangkut warga masyarakat seperti pembunuhan, kekerasan seksual, dan berbagai tindak kejahatan lainnya. Bukankah hal ini lebih dari cukup untuk menyadarkan kita hingga mau bermuhasabah diri?

Pemerintahan yang akhir-akhir ini kita tidak tahu akan berjalan kearah mana, warga masyarakat yang tak mau taat bahkan melakukan segala macam bentuk tindak asusila dan kejahatan.

Mungkin kekacauan itu tidak menyeluruh tetapi banyak terjadi.Ini karena hukum-hukum dan aturan Allah sudah ditinggalkan dalam segala ranah kehidupan. Di malam-malam kemuliaan ini lah seharusnya perbanyak intropeksi, taubat, dan beramal saleh.

Adakah yang salah dari negri ini? Adakah sesuatu yang tidak di ridhoi oleh-Nya?. Inilah momentum tiap individu, masyarakat, dan negara untuk meningkatkan ketakwaan, bersama mewujudkan Baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur yaitu keadaan negeri yang menjadi dambaan dan impian seluruh manusia. Negeri yang selaras antara kebaikan alam dan kebaikan perilaku penduduknya. Negeri yang penduduknya subur dan makmur, namun tidak lupa untuk bersyukur. Dan dengan sistem pemerintahan Islam yag di ridhoi-Nya lah semua itu akan terwujud. Insyaa Allah.

Wallahu 'alam bish shawab

Pengirim: Yuli Saputri, Muslimah Wonogiri

Disclaimer: Retizen bermakna Republika Netizen. Retizen adalah wadah bagi pembaca Republika.co.id untuk berkumpul dan berbagi informasi mengenai beragam hal. Republika melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda baik dalam dalam bentuk video, tulisan, maupun foto. Video, tulisan, dan foto yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim. Silakan kirimkan video, tulisan dan foto ke retizen@rol.republika.co.id.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2wkYsqW
May 27, 2019 at 02:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2wkYsqW
via IFTTT
Share:

SMA 1 Batusangkar Gelar Bazar Murah dan Takjil Gratis

Kegiatan tersebut digelar di sekitar Lapangan Cindua Mato, Kota Batusangkar

REPUBLIKA.CO.ID, BATUSANGKAR -- SMA N 1 Batusangkar melakukan kegiatan Ramadhan Berbagi dengan membuka bazar minyak goreng murah dan pembagian takjil gratis. Kegiatan ini dilakukan panitia dari Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMA 1 Batusangkar di sekitar Lapangan Cindua Mato, Kota Batusangkar selama dua hari yakni Sabtu (25/5) dan Ahad (26/5) kemarin.

Wakil Kepala Bidang Kesiswaan SMA N 1 Batusangkar Indrawati mengatakan kegiatan Ramadhan berbagi ini setiap tahun dilakukan oleh OSIS. Tahun lalu, kegiatan yang mereka laksanakan dengan berkunjung dan memberikan santunan kepada anak yatim piatu di Panti Asuhan. Tahun ini, mereka mengadakan bazar dan pembagian takjil gratis.

“Setiap Ramadhan, pelajar SMA N 1 Batusangkar punya kegiatan Ramadhan Berbagi. Tiap tahun beda-beda kegiatannya. Sekarang OSIS mengadakan Bazar Murah dan pembagian takjil gratis,” kata Indrawati kepada Republika, Selasa (27/5).

Indrawati menjelaskan kemarin mereka sebanyak 50 linter minyak goreng kepada warga Batusangkar dan sekitarnya. Untuk takjil gratis ada sebanyak 400 porsi yang dibagikan secara cuma-cuma kepada pengendara yang lewat di sekitar Lapangan Cindua Mato atau di titik nol Kota Batusangkar tersebut.

Untuk Bazar kata Indrawati, minyak goreng yang dijual siswa kepada warga itu di bawah harga pasar. Harga satu liter dipatok dengan Rp 10 ribu. Di bawah dari harga di pasaran yakni RP 13 ribu. Indrawati menyebutkan untuk mensubsidi harga minyak dan membeli 400 paket takjil gratis ini, OSIS SMA 1 Batusangkar memakai dana donasi dari donatur, para guru dan alumni yang juga ikut berpartisipasi.

Indrawati menyebut kegiatan Ramadhan Berbagi ini tidak hanya sekedar agenda tahunan bagi SMA 1 Batusangkar. Di sini melalui OSIS, sekolah mengajarkan tentang manajemen kegiatan dan juga meningkatkan kepekaan terhadap kepedulian di lingkungan sosial. Indrawati menyebut pihak sekolah ingin mengajarkan secara nyata kepada siswa-siswi supaya paham bagaimana susahnya memenuhi kebutuhan selama Ramadhan.

“Intinya biar para pelajar belajar berorganisasi dan peka terhadap lingkungan,” ujar Indrawati

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Qwqol6
May 27, 2019 at 02:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Qwqol6
via IFTTT
Share:

Tahun Depan, PGN bangun 18 Ribu Jargas di Batam

Warga Batam antusias dengan pemasangan jargas.

REPUBLIKA.CO.ID, BATAM -- PT Perusahaan Gas Negara (PGN) menargetkan pasang 18 ribu sambungan jaringan distribusi gas bumi untuk rumah tangga (jargas) di Kota Batam pada 2020. Sales Area Head PT PGN Batam Wendi Purwanto menyatakan sambungan jargas pada rumah baru itu merupakan bagian dari target pemerintah untuk membangun satu juta jargas setiap tahun.

"Sambungan ini penugasan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kepada PGN," kata dia.

Ia memastikan seluruh pemasangan jaringan distribusi gas bumi baru, gratis. Masyarakat itu tidak akan dipungut bayaran. PGN mengutamakan pemasangan jargas 2020 untuk pemukiman penduduk yang berada di sekitar jalur pipa PGN, agar pemasangannya lebih mudah.

Saat ini PGN sedang mendata warga yang mendapatkan jargas gratis itu di Perumahan Cipta Asri Kecamatan Sagulung dan beberapa pemukiman di wilayah Kecamatan Batam Kota. PGN menargetkan pendataan selesai pada Oktober 2019 agar bisa segera diajukan ke Kementerian ESDM dan proyek bisa dikerjakan pada 2020.

"Sekarang pendataan baru berjalan 40 persen," kata dia.

Menurut Wendi, warga Batam relatif antusias untuk mendapatkan sambungan jargas di rumah mereka. "Karena jargas memang memiliki banyak kelebihan dibandingkan dengan LPG," kata dia.

Ia menyatakan tarif penggunaan gas bumi jargas lebih murah yaitu Rp 3.405 per meter kubik. Selain itu, jaringan gas bumi akan mengalir terus, masyarakat tidak perlu khawatir kehabisan gas saat tengah memasak. Jargas juga relatif lebih aman. Apabila terjadi bocor, maka potensi kebakaran sangat kecil.

Pemerintah menargetkan mulai 2020 akan membangun satu juta sambungan rumah setiap tahun. Menteri ESDM Ignasius Jonan menuturkan pembangunan jaringan gas rumah tangga menyesuaikan dengan anggaran yang ada dan Peraturan Presiden.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2wjC2X6
May 27, 2019 at 02:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2wjC2X6
via IFTTT
Share:

Thursday, May 23, 2019

Inalum Bangun Gedung Perkantoran Ramah Lingkungan

Hingga saat ini progress pembangunan gedung sudah mencapai sekitar 30 persen.

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN -- PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) yang merupakan Induk Holding Industri Pertambangan yang beroperasi di Kuala Tanjung, Kabupaten Batubara, Provinsi Sumatera Utara, sedang membangun sebuah gedung perkantoran yang modern dan representatif di kawasan lapangan bola A-Camp Kuala Tanjung.

Deputi Sekretaris Perusahaan Inalum, Mahyaruddin Ende di Medan, Kamis (23/5), mengatakan keberadaan gedung Inalum akan menjadi ikon baru di Kuala Tanjung dan sangat layak diperhitungkan oleh para pelaku usaha yang mengedepankan aspek integrasi bisnis, aspek kedekatan lokasi dengan pelabuhan,dan komersial.

Gedung yang rencananya terdiri dari satu unit gedung delapan lantai dan satu unit ballroom, dengan total luas bangunan 32.353 meter persegi serta lahan seluas 2,37 hektare. Gedung ini ditargetkan mampu menampung 1.000 lebih orang karyawan.

Ia mengatakan, pada prinsipnya konsep bangunan tersebut adalah memanfaatkan seefisien mungkin pemakaian sumber daya air, energi listrik, penyelarasan bangunan dengan alam dan lingkungan hijau sekitarnya. Secara teknis hal itu dilakukan antara lain dengan memanfaatkan aliran udara alami untuk sirkulasi udara dalam area prefunction.

Pemakaian penerangan alami cahaya matahari, pemanfaatan air hujan untuk menyiram tanaman penghijauan dan flushing, pembuatan sumur resapan, taman-taman horisontal dan vertikal. "Pemakaian AC dengan teknologi terkini yang hemat listrik, pemakaian solar cell, pemakaian kaca khusus dan panel aluminium extrude sebagai kisi-kisi paling luar penahan panas matahari," katanya.

Manager Proyek Pembangunan Gedung Inalum, Ari Suryo Purnomo mengatakan gedung itu juga akan menawarkan working space yang cukup luas dengan fasilitas umum berupa foodcourt, fitness center, layanan perbankan (front and back office).

Ruang eksibisi, ballroom dengan kapasitas 1.000 orang dan area perparkiran yang mampu menampung kurang lebih 250 kendaraan roda empat. Sistem pengamanan gedung ini akan dimonitor secara terus menerus selama 24 jam nonstop melalui CCTV di berbagai titik.

Gedung ini dirancang oleh PT Wiratman selaku konsultan perencana dan dalam pelaksanaan konstruksinya dibantu oleh PT Yodya Karya (Persero) selaku konsultan manajemen konstruksi. Adapun kontraktor pelaksana konstruksi adalah PT PP (Persero).

Groundbreaking gedung Inalum ini sendiri telah dilaksanakan pada 30 Agustus 2018 lalu. Hingga saat ini progress pembangunan gedung sudah mencapai sekitar 30 persen dan ditargetkan selesai pada Januari 2020.

Selain gedung Inalum sebagai gedung perkantoran, Inalum berencana mengembangkan kawasan lain di sekitar Kuala Tanjung (kawasan B-Camp, kawasan Tanjung Gading) untuk dibangun hotel, pusat perbelanjaan, sekolah, politeknik, perumahan dan lainnya sebagai bagian dari pengembangan bisnisnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VIzxHW
May 23, 2019 at 02:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VIzxHW
via IFTTT
Share:

Wednesday, May 22, 2019

In Picture: Sejumlah Pertokoan Dekat Gedung Bawaslu Tutup

Pemilik toko banyak yang menutup toko mereka pascakerusuhan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Seorang pedagang membereskan barang dagangannya di depan pertokoan yang tutup di jalan Agus Salim, Sabang Jakarta, Rabu (22/5).

Pertokoan ini tutup menyusul terjadinya demo dan aksi massa di depan gedung Bawaslu.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2QcKZdQ
May 22, 2019 at 02:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2QcKZdQ
via IFTTT
Share:

Tuesday, May 21, 2019

Rian: Makna Lagu D’Masiv tak Selalu Ditujukan untuk Pasangan

Rian D'Masiv mengatakan arti lagunya bisa saja ditujukan kepada Allah SWT.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Vokalis grup musik D’Masiv Rian Ekky Pradipta mengungkapkan, tidak semua lagu-lagu D’Masiv ditujukan untuk perempuan atau pasangan. Menurutnya, makna aneka tembang grup bandnya bisa saja ditujukan kepada Allah SWT.

Rian memberi contoh lagu "Rindu Setengah Mati". Rian menjelaskan, lagu tersebut ditulis karena rindu dengan Allah SWT.

“Karena kita tur, capai, suka kelewatan shalat. Jadi, itu sebenarnya rindu sama Allah,” kata Rian saat ditemui dalam acara acara peluncuran konferensi pers grand launching Sehati Umroh dan launching single religi nasyid Snada di Sarinah, Jakarta, Rabu (14/5).

Selain itu, Rian mengungkapkan, lagu "Aku Percaya Kamu" yang bermakna percaya Allah SWT. Lagu "Aku Percaya Kamu" ini masuk dalam album Perubahan yang dirilis pada 2008.

“Banyak lirik-lirik lagu sebenarnya yang universal, ditujukan untuk siapa itu cuma Rian (yang tahu)” ujarnya.

Ramadhan ini, D'Masiv ikut dalam album kolaborasi Demi Masa yang diluncurkan pada 9 Mei lalu. Di album tersebut, D'Masiv menyanyikan lagu baru berjudul "Do'a" bersama penyanyi Shakira Jasmine.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2YGV7hU
May 21, 2019 at 02:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2YGV7hU
via IFTTT
Share:

Tuesday, May 14, 2019

Hokben Tawarkan Bento Ramadan, Kurma Gratis dan Bebas Ongkir

Hokben memiliki sejumlah penawaran spesial untuk menyambut Ramadhan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Restoran cepat saji bergaya Jepang Hokben kembali mewarnai Ramadhan dengan menghadirkan rangkaian menu Bento Ramadan. Selain itu, Hokben juga memberi beberapa layanan gratis bagi para pelanggan selama Ramadhan.

Salah satu layanan khusus yang disediakan Hokben selama Ramadhan adalah takjil gratis. Petugas akan memberikan kurma kepada mereka yang masih antre untuk membeli makanan ketika waktu berbuka puasa sudah tiba..

"Yang tak bisa dihindari adalah antrean. Jangan sampai karena mengantri, buka puasanya jadi mundur," kata Marketing and Communications Group Head PT Eka Bogainti Francisca Lucky, di Jakarta.

Selain itu, Hokben juga akan menerapkan biaya antar gratis untuk pemesanan selama sahur. Dalam promo gratis biaya antar ini, Hokben bekerjasama dengan rekanan ojek daring.

"Gratis ongkos kirim untuk order selama sahur," ungkap Francisca.

Hokben juga menghadirkan kembali rangkaian menu Bento Ramadan selama Ramadhan. Menu-menu Bento Ramadan ini sebenarnya diambil dari menu yang sudah ada sebelumnya, yaitu simple set teriyaki dan paket ABCD. Aneka menu Bento Ramadan ini dilengkapi dengan minuman Teh Botol Kotak Sosro.

Ada enam varian menu Bento Ramadan yang bisa dipilih pelanggan, yaitu Bento Ramadan 1, Bento Ramadan 2, Bento Ramadan A, Bento Ramadan B, Bento Ramadan C dan Bento Ramadan D. Kisaran harga menu Bento Ramadan mulai dari Rp 48 ribu hingga Rp 61.500.

Khusus untuk makan di tempat dan take away, pelanggan juga akan mendapatkan bonus. Pemesan menu Bento Ramadan ABCD yang makan di tempat atau bawa pulang akan mendapatkan black thunder chocolate gratis. Pemesan Bento Ramadan 1 dan 2 yang makan di tempat atau bawa pulang akan mendapatkan chocolate cake gratis.

Selain Bento Ramadan, Hokben juga menawarkan menu lain yang dapat membuat waktu berbuka puasa menjadi lebih segar. Menu tersebut adalah menu salad segar dan menyehatkan, yaitu Furi Furi Salad dan Tokyo Salad Bowl yang dilengkapi shirataki.

Momen Ramadhan ini juga dimanfaatkan Hokben untuk berbagi kepada sesama. Selama Ramadhan, Hokben akan menyelenggarakan program tahunan corporate social responsibility (CSR) dengan berbuka puasa bersama dengan 3.400 anak yatim dan kaum dhuafa. Kegiatan ini dihelat bekerja sama dengan 38 panti asuhan yang berada di sektiar lokasi kedai Hokben di Jawa, Bali dan Sumatera.

"Karena tahun ini kami berusia 34 tahun, jadi 3.400," ujar Francisca.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2YuTl3I
May 14, 2019 at 02:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2YuTl3I
via IFTTT
Share:

Tradisi Bazar Ramadhan di Negeri Jiran

Bazar tersebut membantu banyak orang di Malaysia yang bekerja sepanjang hari.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ramadhan adalah bulan yang paling ditunggu-tunggu semua umat Islam di Malaysia. Setiap tahun, mereka menanti-nanti pengumuman pemerintah di depan televisi mengenai kapan hari pertama Ramadhan.

Semua orang bergembira menyambut bulan suci. Hal tersebut tecermin dari ramainya masjid-masjid oleh orang-orang yang menjalankan ibadah shalat tarawih.

Ibu-ibu rumah tangga adalah kaum paling sibuk selama Ramadhan. Mereka bangun di pagi hari untuk mempersiapkan makanan sahur. Tidak hanya itu, mereka juga masih harus membangunkan semua keluarga untuk makan sahur.

Waktu sahur usai begitu suara azan Shubuh terdengar dari masjid terdekat. Saat itulah orang-orang mesti bersiap untuk menjalankan ibadah shalat Shubuh.

Salah satu momen terbaik saat Ramadhan di Malaysia adalah Bazar Ramadhan. Di situ, orang dapat membeli berbagai macam makanan enak sebagai hidangan berbuka puasa. Bazar tersebut membantu banyak orang di Malaysia yang bekerja sepanjang hari serta tidak memiliki waktu untuk memasak.

Makanan-makanan dari bazar tersebut biasanya dibagikan kepada seisi rumah, termasuk kakek dan nenek, untuk disantap bersama saat buka puasa. Setelah makan, seisi rumah menjalankan shalat tarawih bersama-sama.

Semangat menyambut Idul Fitri dimulai pada masa-masa awal bulan Ramadhan. Para ibu rumah tangga menjahit baju baru untuk seluruh anggota keluarga. Kaum perempuan biasanya akan memakai baju kurung, sedangkan laki-laki akan memakai baju Melayu.

Selain menjahit baju baru, kebanyakan perempuan Malaysia juga mempersiapkan makanan, seperti roti dan kue untuk Idul Fitri. Persiapan dimulai sejak dua pekan sebelum hari raya.

Di bulan Ramadhan, Pemerintah Malaysia juga memperingati hari nasional Nuzulul Quran, yakni pada 17 Ramadhan. Pada hari tersebut, seluruh instansi pemerintah diliburkan dengan harapan rakyat Malaysia bisa menghabiskan waktunya membaca Alquran di masjid.

Sementara itu, bagi yang tidak berkesempatan mengunjungi masjid biasanya akan menghabiskan waktunya bersama keluarga di rumah untuk membaca Alquran.

Sehari sebelum Idul Fitri, suasana di Malaysia sangat meriah. Anak-anak dan remaja menyalakan kembang api di saat para ibu mempersiapkan makanan, menjahit pakaian, atau membersihkan rumah. Anak-anak adalah golongan yang paling bergembira. Hal itu terlihat saat mereka meneriakkan lafal Allahu akbar bersama-sama.

Pagi harinya, jutaan Muslim dari penjuru Malaysia membanjiri masjid-masjid untuk shalat Id. Kebanyakan dari mereka menggunakan pakaian tradisional Malaysia.

Usai shalat, semua orang saling mendatangi satu sama lain untuk bermaaf-maafan. Jika di Indonesia, para umat Muslim saling mengucapkan Maaf Lahir Batin, maka di Malaysia mereka saling mengucapkan Maaf Zahir dan Batin. Hari tersebut merupakan pertanda kemenangan atas godaan hawa nafsu.

Para kerabat yang non-Muslim juga turut berkunjung serta ikut mengucapkan Selamat Idul Fitri. Dua hari awal bulan Syawal tersebut menjadi hari libur nasional.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2HjgIr7
May 14, 2019 at 02:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2HjgIr7
via IFTTT
Share:

Sunday, May 12, 2019

Dua Pekan Gunung Merapi Absen Muntahkan Awan Panas

Aktivitas Gunung Merapi masih berstatus waspada.

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Sudah 14 hari Gunung Merapi tidak mengeluarkan guguran awan panas. Meski begitu, hingga kini aktivitas Gunung Merapi masih berstatus waspada atau ada di level dua.

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat, guguran awan panas terakhir dikeluarkan pada 28 April 2019. Artinya, Mei masih nihil guguran awan panas.

Seperti yang dikeluarkan pada 26 April 2019, jarak luncur guguran awan panas pada 28 April 2019 tidak terdeteksi. Cuaca berkabut yang terjadi membuat gugguran tidak terpantau secara visual.

Meski begitu, guguran awan panas terdeteksi memiliki amplitudo 70 milimeter dengan durasi 150 detik. Namun, kewaspadaan dan kesiapsiagaan mutlak tidak boleh dikendurkan.

Kala itu saja, dari CCTV teramati dua guguran lava pijar dengan jarak luncur 750-800 meter. Lagipula, selama ini Gunung Merapi masih sangat rajin memuntahkan guguran lava pijar.

Bahkan, jarak luncur lava pijar sudah terbilang semakin jauh lantaran rata-rata sudah berada di atas 500 meter. Selama dua pekan terakhir, lava pijar paling banyak terjadi pada 7 Mei 2019.

Sebanyak 10 guguran lava pijar dikeluarkan dengan jarak luncur paling dekat 550 meter dan paling jauh 1.100 meter. Jarak luncur terjauh terjadi pada 8 Mei 2019 dengan 1.400 meter.

Pada Ahad (12/5), tidak tercatat aktivitas lava pijar maupun awan panas. Petugas Pos Pengamatan Gunung Merapi (PGM) Ngepos, Heru Suparwaka melaporkan, cuaca Gunung Merapi cerah dan berawan.

"Suhu udara 22-30,6 derajat celcius, kelembaban udara 23-83 persen dan tekanan udara 569-709 milimeter merkuri," kata Heru, Ahad (12/5).

Walau sedang nihil awan panas, tidak berarti aktivitas kegempaan lain landai. Gempa frekuensi rendah, gempa fase banyak, gempa vulkanik dangkal, gempa tektonik dan hembusan masih rutin terjadi.

Selain itu, jika melihat catatan aktivitas sepanjang April, tiap-tiap guguran awan panas memiliki jarak luncur yang sangat jauh. Itu bisa dilihat dari statistik aktivitas kegempaan awan panas.

Malah, dari 18 guguran sepanjang April, rata-rata jarak luncur guguran awan panas Gunung Merapi sudah di atas 1.000 meter. Walaupun, memang terjadinya guguran awan panas sangat tidak menentu.

Tapi, bisa dibilang jarak luncur awan panas berpotensi dimuntahkan lebih jauh dari rata-rata jarak luncur lava pijar. Jarak luncur guguran awan panas terjauh terjadi pada 17 April 2019 dengan 1.450 meter.

Untuk itu, Kepala BPPTKG, Hanik Humaida, tetap merekomendasikan area dalam radius tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi agar tidak ada aktivitas manusia. Kecuali, untuk penelitian dan mitigasi.

Meski begitu, ia menekankan, masyarakat dapat beraktivitas seperti biasa di luar area radius tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi. Tapi, harus terus diwaspadai adanya lahar dingin.

"Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar, terutama saat terjadi hujan di sekitar puncak Gunung Merapi," ujar Hanik.

Untuk kubah merapi, BPPTKG mencatat volume per 9 April 2019 sebesar 466.000 meter kubik. Sayangnya, tidak terdeteksi volume harian lantaran pantauan dihitung dari tangkapan gambar drone.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VedyZr
May 12, 2019 at 02:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VedyZr
via IFTTT
Share:

Jelang Laga Pamungkas, Pep Guardiola tak Gelisah

Skuat the Citizens tidak perlu dimotivasi lagi.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Liga Primer Inggris telah memasuki pekan terakhir, duo Manchester City dan Liverpool, bersiap hadapi laga penentu. Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, mengaku tidak merasa gelisah jelang laga pamungkas tersebut meski dibayang-bayangi oleh Liverpool yang hanya terpaut satu poin.

Manchester City akan menjadi juara Liga Primer Inggris musim ini jika berhasil memenangkan laga pamungkas melawan Brighton and Hove Albion FC di Amex Stadium pada Ahad (12/5) malam WIB. Sebaliknya, jika the Citizens gagal, maka Liverpool yang berada di peringkat kedua akan menjadi juara jika berhasil mencuri poin penuh saat menjamu Wolves di Anfield.

"Saya sangat senang, tidak gelisah sama sekali. Saya gugup sebelum Liverpool, tujuh poin di belakang dan kami bisa saja 10 poin di belakang. Itu seperti 'Ah ini akan sangat sulit', tetapi tidak sekarang. Saya tidur seperti anak laki-laki, ini adalah mimpi, hak istimewa, dan saya menyukainya," kata Guardiola dikutip dari Sportsmole, Ahad (12/5).

City telah menangkan 13 laga terakhir dalam perlombaan gelar yang luar biasa bersama Liverpool. Keduanya saling susul di puncak klasemen. Tim asuhan Guardiola telah menunjukkan kualitas juara setelah memenangkan empat laga terakhir melawan Tottenham Hotspur, Manchester United, Burnley, dan Leicester City.

Namun itu masih belum cukup, City harus tetap berjuang keras untuk laga terakhir. Guardiola mengatakan, anak asuhnya juga menyadari hal itu dan akan berjuang meraih poin penuh di laga terakhir.

"Saya bisa bilang bahwa saya tidak perlu mengatakan apa pun untuk memotivasi para pemain, saya rasa ceramah saya akan percuma. Mereka ingin menangkan Liga Primer Inggris. Seperti yang saya lihat pada sesi latihan, mereka ingin memenangkannya," kata Guardiola.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/30ePcSU
May 12, 2019 at 02:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/30ePcSU
via IFTTT
Share:

Friday, May 10, 2019

Riset: Mayoritas Uang THR Dibelanjakan di e-Commerce

E-commerce dianggap menawarkan sejumlah benefit bagi masyarakat yang terima THR.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Riset yang diterbitkan Snapchart, perusahaan riset pasar berbasis aplikasi online menyebutkan uang Tunjangan Hari Raya (THR) yang diterima responden ternyata mayoritas (98 persen) dibelanjakan melalui e-commerce. Riset yang diselenggarakan tanggal 16-23 April 2019 juga menemukan, 60 persen responden berencana akan menggunakannya untuk berbelanja, di mana 91 persen di antaranya akan berbelanja melalui e-commerce.

"Perempuan dan ibu rumah tangga lebih tertarik membelanjakan THR untuk membeli baju, tas, sepatu dan aksesori, berbeda dengan kaum pria yang lebih berminat pada produk digital, gadget, serta peralatan olahraga dan untuk hobi," ujar Eko Wicaksono, dari Snapcart Indonesia di Jakarta, Kamis.

Kategori barang yang diakui paling dibidik oleh para responden untuk membelanjakan THR adalah pakaian, produk perawatan tubuh, produk digital, makanan dan minuman (groceries), dan gawai.

Sebagian responden merencanakan akan menyimpan THR dalam bentuk tabungan (65 persen), untuk sedekah atau zakat (45 persen), dan untuk keperluan lebaran dan mudik (25 persen). Kecenderungan rencana penggunaan untuk berbelanja, lebih tinggi di kalangan perempuan, yaitu 64 persen berbanding 54 persen untuk laki-laki.

"Yang menarik, tren membelanjakan THR melalui e-commerce ini merata pada responden yang berdomisili di Jabodetabek maupun di luar Jabodetabek," kata Eko.

Semakin banyaknya brand e-commerce membuat masyarakat mempunyai beragam saluran dan pilihan untuk membelanjakan THR. Dalam riset Snapcart ditemukan, e-commerce yang menjadi pilihan utama belanja THR masyarakat adalah Shopee, Tokopedia, Lazada, dan Bukalapak.

"Pilihan tersebut tentunya disebabkan banyak faktor, antara lain promosi, ongkos kirim gratis, harga lebih murah, iming-iming hadiah, dan ketersediaan produk," kata Eko.

Selain empat brand e-commerce tersebut, survei juga menempatkan brand lain, seperti JD.id, Blibli, Zalora, Elevenia, Zilingo, Berrybenka, Qoo10, dan Sorabel menjadi pilihan responden.

Riset tentang tren rencana penggunaan THR selama Ramadan ini hasil wawancara dengan 1.000 responden yang mewakili seluruh wilayah di Indonesia. Sampel utamanya adalah kelompok usia 15 sampai 60 tahun, dengan kategori usia di bawah 25 tahun dan di atas 25 tahun. Untuk kategori domisili dibagi dua, yaitu responden yang tinggal di wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi) dan non-Jabodetabek.

Berdasarkan sumber penerimaan THR, 85 persen responden menerima THR dari penghasilan sendiri atau dari keluarga. Dari sudut asal penerimaan THR, 70 persen laki menerima THR dari penghasilan sendiri, sedangkan perempuan 51 persen mendapatkan THR dari penghasilan sendiri selain juga ditambah dari keluarga.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/301fyHY
May 10, 2019 at 02:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/301fyHY
via IFTTT
Share:

Wednesday, May 8, 2019

Iran Tarik Negaranya dari Sebagian Kesepakatan Nuklir 2015

Penarikan Iran dilakukan setelah AS menarik negaranya dari kesepakatan nuklir 2015.

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Iran akan mengumumkan menarik diri dari sebagian kesepakatan nuklir 2015 yang ditandatangani dengan enam negara. Penarikan Iran tersebut dilakukan satu tahun setelah Presiden AS Donald Trump menarik negaranya dari kesepakatan tersebut. 

'Langkah balasan' tersebut akan disampaikan secara resmi kepada negara-negara yang masih tergabung dalam kesepakatan tersebut, yakni Prancis, Inggris, Jerman, Cina, dan Rusia. Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif akan mengirimkan rincian teknis dan hukum secara terpisah kepada Kepala Urusan Luar Negeri Uni Eropa Federica Mogherini.  

Iran menegaskan mereka tidak sepenuhnya keluar dari perjanjian nuklir 2015. Surat penarikan diri Iran tersebut juga mungkin akan memberikan waktu dua bulan untuk Uni Eropa agar menyelesaikan tanggungjawab mereka sebelum Iran mengambil langkah selanjutnya

Namun, langkah itu akan memperkuat posisi AS yang lebih dulu keluar. Hal itu menjadi bukti kesepakatan nuklir yang dilanggar AS pada Mei 2018 itu sudah runtuh dan tak layak lagi untuk dipertahankan.

Pada Selasa (7/4), pejabat Uni Eropa sudah diberitahu sejauh mana respons Iran tersebut. Prancis menjadi negara pertama yang memberikan tanggapan dengan mengatakan Eropa tidak memiliki pilihan lain selain memberikan sanksi ekonomi kepada Iran jika negera Timur Tengah itu menarik diri dari kesepakatan nuklir 2015. 

"Kami tidak ingin Teheran besok mengumumkan aksi yang dapat melanggar kesepakatan nuklir karena dalam kasus ini, Eropa akan bertanggungjawab untuk memberlakukan sanksi seperti yang sudah ada dalam ketentuan kesepakatan," kata salah satu sumber seperti dikutip the Guardian, Rabu (8/5). 

"Kami tidak menginginkan hal itu dan kami harap Iran tidak membuat keputusan ini," tambahnya. 

Presiden Iran Hassan Rouhani berada dalam tekanan politik dalam negeri. Ia diminta untuk mengambil langkah dalam membalas penarikan diri AS dari kesepakatan tersebut. 

Teheran pun kabarnya sudah kehilangan kesabaran atas janji Eropa. Blok itu berjanji membuat mekanime keuangan baru yang dapat membuat perusahaan Eropa tetap berbisnis barang-barang seperti obat-obatan dan komoditas kemanusiaan lainnya dengan Iran dan menghindari sanksi sekunder AS.   

Pemerintah Trump sudah berulang kali memperingatkan Uni Eropa mereka akan menghadapi denda dari Departemen Keuangan AS jika mereka berdagang dengan Iran dan mencoba beroperasi di pasar AS. Hampir semua perusahaan besar Eropa menarik diri dari pasar Iran, membuat perekonomian negara itu semakin terpuruk. 

Dengan kebijakan 'tekanan maksimal', AS memperluas sanksi mereka terhadap Iran. Beberapa pekan terakhir ini, AS juga mencabut keringanan negara-negara importir minyak Iran dan mendeklarasikan Garda Revolusi Iran sebagai kelompok teroris yang merupakan pertama kalinya sebuah negara menunjuk unit militer negara asing sebagai kelompok teroris. 

Inspektur PBB mengatakan Iran akan tetap mematuhi perjanjian nuklir yang didukung negara-negara maju Eropa serta Partai Demokrat yang tengah berusaha mengalahkan Trump dalam pemilu tahun depan. Iran mengklaim kemungkinan pengumuman itu akan disiarkan di televisi. 

Rouhani akan membacakan pengunduran diri Iran termasuk bab 26 dan 36 kesepakatan yang ditandatangani pada 2015. Bab-bab tersebut menjelaskan Iran diizinkan mengambil langkah tertentu jika salah satu pihak menarik diri dari kesepakatan nuklir itu.

Dikutip dari media pemerintah, Menteri Luar Negeri Iran Zarif mengatakan Iran akan mengurangi beberapa komitmen 'sukarela' yang berhubungan dengan kesepakatan nuklir tapi tidak akan menarik diri darinya. Zarif Pastikan negaranya tetap mematuhi perjanjian nuklir. 

"Tindakan Iran di masa depan akan sepenuhnya sesuai dengan [kesepakatan nuklir] yang mana Republik Islam (Iran) tidak akan menarik diri. Uni Eropa dan yang lainnya tidak memiliki kekuasaan untuk melawan tekanan AS, karena itu Iran tidak akan melakukan sejumlah komitmen sukarela," kata Zafif seperti dikutip media pemerintah. 

Tapi Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo akan untuk mengambilalih langkah Iran itu untuk menjauhkan Eropa dari perjanjian nuklir 2015. Perjanjian yang mereka pandang sebagai jejak diplomasi Eropa tingkat tinggi. 

Diplomat-diplomat Eropa biasanya dapat mengelola kebijakan luar negeri yang kontradiktif dengan Washington. Tapi mereka semakin khawatir ambisi Penasihat Keamanan Gedung Putih John Bolton untuk mengganti rezim Iran justru akan menjadi bumerang. 

"Pengurangan sebagian dan sepenuhnya beberapa komitmen Iran dan dimulaikan kegiatan nuklir yang sebelumnya dihentikan menjadi kerangka rencana langkah Iran dalam menanggapi penarikan diri AS dan juga kegagalan negara-negara Eropa memenuhi kewajibannya," kata laporan kantor berita milik pemerintah Iran menjelaskan.

Laporan tersebut juga menyebutkan pejabat pemerintah Iran mengatakan jalan menuju diplomasi terbuka lebar. Langkah-langkah Iran menjadi kesepatan baru untuk berdiplomasi dan memperbaiki unilateralisme yang salah. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VPhRi1
May 08, 2019 at 02:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VPhRi1
via IFTTT
Share:

Tuesday, May 7, 2019

Ketika Dokter Muslim Membahas Bau Badan

Para dokter Muslim mendedikasikan bahasan bau badan dalam kitab yang ditulisnya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bau badan tak hanya membuat orang di sekitar tidak nyaman, tapi juga meruntuhkan rasa percaya diri seseorang. Tak heran, iklan deodoran atau parfum selalu lebih gencar dibandingkan produk perawatan tubuh lain nya seperti kosmetik.

Penyebab utama bau badan adalah keringat. Normalnya, setiap hari seorang manusia bisa mengeluarkan keringat sampai satu liter per hari. Cairan keringat biasanya menguap meninggalkan residu di permukaan kulit yang kemudian diubah oleh bakteria dan berbagai faktor kimiawi lainnya menjadi bau yang tak enak itu.

Ada beberapa orang yang menderita hiperhidrosis atau keringat berlebihan yang menyebabkan ‘produksi’ bau badan juga menjadi sangat tak menyenangkan. Para dokter Islam pada masa lalu sudah memahami fenomena ini dan menciptakan berbagai ramuan pengusir bau badan tak sedap.

Beberapa dokter Arab bahkan mendedikasikan salah satu bab dalam buku-buku medis karya mereka yang khusus membahas mengenai bau badan ini, tentu dengan mengikutsertakan resep dan cara penyiapan obat pengusir bau badan.

Misalnya, Ibn Sina (Avicenna) dalam buku al-Qanun fi al-Tibb (Ca non). Ahli kedokteran lainnya bahkan mengambil spesialisasi dalam perang melawan bau badan ini, seperti Muhammad ibn Zakariya al-Razi (Razes), yang menyiapkan resep jitu untuk mengusir bau badan, mulai dari ketiak sampai kaki.

Mengingat bau badan berasal dari keringat maka cara mengatasinya bisa dengan dua cara. Pertama, dengan me ngoleskan sejenis deo doran pada bagian tubuh seperti ketiak untuk mencegah terjadinya pengolahan residu keringat oleh bakteri sehingga tidak timbul bau badan.

Saat ini ada dua macam deodoran. Pertama, yang ditujukan untuk memberi bau segar pada keringat yang ke luar tanpa membatasi keluarnya keringat dan deodoran yang didesain untuk mencegah terjadinya dekomposisi residu keringat akibat bakteri. Kemudian, cara kedua untuk mengatasi bau badan adalah dengan bahan yang mampu mencegah keluarnya keringat berlebihan atau di kenal sebagai antiperspiran yang bisa memblok pori-pori kulit sehingga tak mengeluarkan keringat.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Js5yS6
May 07, 2019 at 02:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Js5yS6
via IFTTT
Share:

Saturday, May 4, 2019

Komponen Roket Palsu Gagalkan Misi NASA

Pemasok memalsukan sertifikasi aluminium yang digunakan pada roket milik NASA.

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) akhirnya menemukan alasan gagalnya dua misi sains yang diluncurkan pada 2009 dan 2011. NASA menemukan pemalsuan komponen pada sepasang roket Taurus XL yang gagal diorbitkan pada tahun 2009 dan 2011. Melalui badan penyelidikan Program Layanan Peluncuran NASA mengungkap pabrikan aluminium Sapa Profiles, Inc. (SPI) telah mengubah sistem dan memalsukan sertifikasi.

SPI merupakan produsen ekstrusi aluminium berbasis di Oregon. Perusahaan itu telah melakukan penipuan kepada ratusan pelanggannya. Setelah melakukan penyelidikan teknis selama bertahun-tahun, LSP berhasil mengungkap bahwa SPI telah memalsukan komponen roket.

"Sangat penting bahwa kita dapat memercayai industri kita untuk memproduksi, menguji, dan mensertifikasi bahan sesuai dengan standar yang kita butuhkan," kata Direktur Program Layanan Peluncuran di Markas Besar NASA seperti dikutip dari Science Alert, beberapa waktu lalu.

Atas penipuan tersebut, Perusahaan itu telah dijatuhi sanksi oleh Departemen Kehakiman untuk membayar 46 juta dolar AS kepada Departemen Pertahanan NASA dan Peusahaan lain yang telah ditipu. Selama hampir 20 tahun, Sapa Profiles dan Sapa Extrusions memalsukan bahan aluminium yang mereka jual.

"Pelanggan mereka, termasuk pemerintah AS, bergantung untuk memastikan keandalan aluminium yang mereka beli," kata Asisten Jaksa Agung Brian Benczkowski dari Divisi Kriminal Departemen Kehakiman.

Diketahui, dua roket Taurus XL gagal diluncurkan yang dirancang telah dirancang untuk misi NASA Orbiting Carbon Observatory (OCO) dan Glory pada tahun 2009 dan 2011. Kegagalan itu, terjadi pada fairing payload (pelepasan muatan), bagian depan (moncong) roket yang melindungi muatan dari temperatur dan tekanan peluncuran.

Alhasil, kedua roket berisi satelit gagal mencapai orbit, sehingga jatuh kembali ke atmosfer, dan hancur ketika mencoba masuk kembali menembus orbit. Berdasarkan hasil Investigasi, NASA mengkonfirmasi bahwa akar permasalahan terletak pada sambungan fairing dan sendi frangible yang renggang.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2vDX5mM
May 04, 2019 at 02:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2vDX5mM
via IFTTT
Share:

Friday, May 3, 2019

Ini Kata Menteri BUMN Soal Malahnya Tiket Pesawat Garuda

Garuda dinilai tidak menyalahi aturan pemerintah soal tarif batas atas tiket pesawat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno memberi pembelaannya terhadap maskapai pelat merah, Garuda Indonesia, soal mahalnya tarif tiket pesawat. Dari kacamata korporasi, Rini melihat bahwa Garuda tidak menyalahi aturan pemerintah soal tarif batas atas tiket pesawat. Bagi Rini, sepanjang Garuda tunduk pada Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) soal penetapan tarif batas atas, maka sah-sah saja maskapai menjual tiket dengan rentang harga seperti saat ini. 

"Kita lihatnya begini. Sekarang batasnya di mana? Selama BUMN, Garuda, tidak lewati batas yang ditentukan oleh Kemenhub harusnya normal-normal saja," jelas Rini usai menghadiri rapat terbatas tentang persiapan Ramadhan di Kantor Presiden, Jumat (3/5). 

Rini melihat bahwa 'otak-atik' tarif pesawat kembali lagi kepada regulasi yang dibuat oleh Kementerian Perhubungan, dalam hal ini melalui Permenhub tentang tarif batas atas. "Itu (tarif batas atas) tanya Kemenhub," kata Rini singkat. 

Peraturan soal tarif batas atas tertuang dalam Peraturan Menteri Nomor PM 20 Tahun 2019 tentang Tata Cara dan Formulasi Perhitungan Tarif Batas Atas Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri. Beleid tersebut menyebutkan bahwa tarif batas atas ditetapkan oleh Menhub berdasarkan perhitungan biaya operasi pesawat dan justifikasi perhitungan tarif dasar atau tarif jarak.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2JiiERQ
May 03, 2019 at 02:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2JiiERQ
via IFTTT
Share:

Mengenal Kitab al-Maa'rif Karya Ibnu Qutaybah

Kitab al-Maa'rif Karya Ibnu Qutaybah berisi tentang sejarah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Beragam ilmu dikuasainya. Karyanya menjadi bagian penting dalam peradaban Islam. Bahkan, sejumlah karyanya menjadi kajian para kaum intelektual. Namun, ketinggian ilmu tak membuatnya tinggi hati. Ia bisa menghargai perbedaan pendapat. Demikian, sosok Ibnu Qutaybah.

Ia bernama lengkap Abu Muhammad Abdullaah ibn Muslim ibn Qutaybah. Ia dikenal sebagai seorang sejarawan masa awal. Namun, ia pun cakap dalam bidang ilmu pengetahuan lainnya. Ia menguasai sastra, tata bahasa, dan tentu saja ilmu agama.

Pada masanya, saat muncul kelompok rasionalis dalam pemikiran agama, ia dikelompokkan sebagai kaum tradisionalis. Namun, ia tak anti dengan pemikiran yang berbeda. Ia bisa memaklumi munculnya berbagai macam pemikiran karena dianggap sebagai bagian dari kekayaan pemikiran dalam Islam.

Ibnu Qutaybah lahir di Kufah, Irak, sekitar 828 Masehi. Ajal mendatanginya pada 889 Masehi. Ayahnya berasal dari Merv, yang dikenal pula sebagai salah satu pusat ilmu di dunia Islam. Setelah belajar tentang tradisi dan filologi atau ilmu tentang kata dan bahasa, ia menjadi hakim di Dinawar.

Tak berapa lama kemudian, Ibnu Qutaybah lebih memilih sebagai seorang penyebar ilmu. Ia mengajar di sejumlah tempat di Baghdad. Selain itu, ia menuliskan pemikiran-pemikirannya dalam sejumlah karya. Bahkan, beberapa karyanya dianggap sangat bernilai dan menjadi rujukan banyak orang.

Dalam kajian sejarah, Ibnu Qutaybah menghasilkan satu karya terkenal dengan judul Kitab al-Maa'rif. Pada abad ke-19, seorang ilmuwan bernama F Wiinstenfeld mengedit buku tersebut dan memberi judul Buku Pegangan Sejarah pada buku yang ditulis Ibnu Qutaybah itu.

Laman Muslimheritage menyebutkan, buku ini merupakan salah satu buku paling tua mengenai sejarah Arab. Ini tak mengherankan sebab dalam bukunya itu, Ibnu Qutaybah menguraikan tentang sejarah Arab pra-Islam dan perkembangan mereka saat masa Islam.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IX7anC
May 03, 2019 at 02:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2IX7anC
via IFTTT
Share: