Wednesday, November 20, 2019

Grup Neraka Berpeluang Tercipta di Euro 2020

Undian grup Euro 2020 akan dihelat pada 30 November nanti.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Grup neraka berpeluang tercipta pada putaran final Euro 2020. Sebab ada beberapa tim kuat yang tak masuk dalam pot unggulan karena performa yang tak mentereng sepanjang kualifikasi.

Italia misalnya resmi melangkah ke putaran final Euro 2020 setelah berhasil menuntaskan babak kualifikasi sebagai pemimpin Grup J. Gli Azzurri nantinya masuk pot unggulan satu untuk hajatan sepak bola terbesar di Benua Biru, meskipun hanya mencapai perempat final Euro 2016 dan tak lolos ke Piala Dunia 2018. Undian grup Euro 2020 akan dihelat pada 30 November nanti.

Namun penentuan enam tim unggulan teratas adalah dari hasil yang dicapai sebuah tim di fase kualifikasi, dilansir dari Football Italia, Kamis (21/11). Sepanjang gelaran kualifikasi kemarin, Italia memenangkan 10 pertandingan dari 10 laga yang dijalankan.

Alhasil, pasukan Roberto Mancini finis di urutan pertama dengan mengemas perolehan angka 30. Sedangkan, di posisi kedua diisi Finlandia yang berhasil mengantongi nilai 18 unggul empat poin atas timnas Yunani di kursi ketiga.

Pada pot unggulan, Italia bersanding dengan Ukraina, Jerman, Belgia, Inggris, dan Spanyol. Sementara Prancis yang juara dunia dan Portugal yang berstatus juara bertahan Eropa harus rela melepas status unggulan dan menghuni pot kedua dan ketiga.

Prancis bergabung dengan Swiss, Kroasia, Polandia, Belanda, dan Rusia. Sementara, Portugal yang terpaksa menghuni pot ketiga sejajar dengan Denmark, Swedia, Austria, Republik Ceska, dan Turki. Italia berpeluang masuk dalam grup neraka di mana bila bertemu terundi dengan Prancis dan Portugal. 

Putaran final Euro 2020 digelar di 12 kota di 12 negara berbeda dan akan dimulai di Roma pada 12 Juni 2020. Namun, sebelum bergulir UEFA bakal lebih dahulu menggelar babak play-off bagi 16 kontestan lain untuk memperebutkan empat tiket lolos ke putaran final.

Pot 1

Belgia, Italia, Inggris, Jerman, Spanyol, Ukraina

Pot 2

Prancis, Polandia, Swiss, Kroasia, Belanda, Rusia

Pot 3

Portugal, Turki, Denmark, Austria, Swedia, Republik Ceska

Pot 4

Wales, Finlandia, pemenang Play-off A, pemenang Play-off B, pemenang Play-off C, pemenang Play-off D

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2qyVqA1
November 21, 2019 at 07:28AM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2qyVqA1
via IFTTT
Share:

Presiden Baru Sri Lanka Tunjuk Kakaknya Jadi Perdana Menteri

Perdana menteri baru Sri Lanka juga merupakan mantan presiden dua periode.

REPUBLIKA.CO.ID, COLOMBO -- Presiden baru Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa menunjuk kakaknya Mahinda sebagai perdana menteri. Mahinda sendiri mantan presiden Sri Lanka dua periode dari 2005 sampai 2015.

Juru bicara pemerintah Sri Lanka yang baru mengatakan Mahinda, yang berusia 74 tahun akan disumpah oleh adiknya Gotabaya yang berusia 70 tahun. Kedua saudara laki-laki mereka, Basil dan Chamal juga aktif di politik.

"Perdana Menteri Rajapaksa akan menunjuk kabinetnya tidak lama setelah mengambil sumpah jabatan," kata juru bicara pemerintah Vijayananda Herath, seperti dilansir dari Aljazirah, Kamis (21/11).

Penunjukan tersebut memperkuat kekuasaan klan yang dianggap berhasil mengalahkan separatis Tamil Tiger sepuluh tahun yang lalu. Mahinda mengucapkan sumpah jabatannya setelah Ranil Wickremesinghe mengundurkan diri karena partainya kalah dalam pemilihan presiden.

Rajapaksa bersaudara dianggap menghancurkan Tamil Tigers dan mengakhiri perang saudara Sri Lanka yang berlangsung selama 26 tahun. Dalam pertempuran itu mereka dinilai telah melakukan kejahatan perang dan melanggar hak asasi manusia.

Gotabaya adalah menteri pertahanan pemerintahan Mahinda. Dengan penunjukan Mahinda itu, maka untuk pertama kalinya di Sri Lanka dipimpin dua orang bersaudara. Ketika Mahinda berkuasa, kakak tertua Chamal menjadi ketua parlemen Sri Lanka.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2KGx7qI
November 21, 2019 at 07:11AM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2KGx7qI
via IFTTT
Share:

Jurnalis Palestina Buta Sebelah Usai Ditembak Israel

Jurnalis Palestina menjadi sasaran penembak jitu Israel.

REPUBLIKA.CO.ID, RAMALLAH -- Seorang jurnalis video Palestina mengalami kebutaan pada sebelah matanya akibat tembakan dari penembak jitu Israel. Penembakan terjadi saat jurnalis lepas bernama Muath Amarneh itu meliput aksi protes di Kota Hebron, Tepi Barat, pada awal pekan ini.

Dilansir dari kantor berita Turki Anadolu Agency, Kamis (21/11), Muath yang berusia 32 tahun itu merupakan seorang jurnalis lepas dari kamp pengungsi al-Dheisheh di kota Betlehem Tepi Barat. Dia kehilangan mata kirinya saat meliput protes di desa Surif dekat Hebron.

Foto-foto Muath dengan mata berdarah, mengenakan rompi peliput dan kameranya, menjadi viral di media sosial dalam beberapa hari terakhir. Hal itu kemudian memicu kampanye solidaritas dari berbagai kalangan di seluruh dunia.

Lusinan jurnalis Palestina menerbitkan foto-foto mereka yang sedang menutupi mata kiri di bawah tagar Muatheye, MuathAmarneh, dan EyeoftheTruth. Beberapa politisi Arab, asing, olahragawan, dan jurnalis menunjukkan solidaritas mereka dengan melakukan hal yang sama lalu dipublikasikan di media sosial dan televisi.

Muath pada Selasa kemarin telah menjalani operasi kritis. Dokter berhasil menghilangkan sisa mata kiri. Namun, para dokter tidak dapat melepaskan pecahan peluru dari kepalanya karena berisiko tinggi bagi kehidupannya.

Kelompok Jurnalis Palestina mengatakan telah mendokumentasikan hampir 600 pelanggaran Israel terhadap jurnalis Palestina selama tahun ini. "Para jurnalis Palestina menjadi sasaran peluru Israel, yang telah menyebabkan cedera pada 60 orang dari mereka dengan serius," kata mereka dalam sebuah pernyataan.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2pAqxL6
November 21, 2019 at 07:06AM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2pAqxL6
via IFTTT
Share:

Titi Kamal Mendamba Kehadiran Anak Perempuan

Titi Kamal dan Christian Sugiono telah mendambakan kehadiran anak perempuan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Aktris Titi Kamal mengungkapkan, ia dan suaminya, Christian Sugiono sudah sejak lama berkeinginan memiliki anak perempuan. Mereka pun berencana menjalani program kehamilan.

“Aku pengen punya anak tiga, sudah punya dua anak cowok, aku pengennya yang ketiga anak cewek," ujar Titi di MD Place, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (19/11).

Meskii ngin mempunyai buah hati perempuan, Titi tidak ingin memaksakan kehendak. Ia mengatakan, dirinya hanya berusaha, selebihnya ia serahkan kepada Tuhan.

"Aku tetap terima dan bersyukur. Aku serahkan semuanya kepada Allah," ungkapnya.

Titi kini tengah banjir tawaran pekerjaan. Jadwal syuting-nya padat hingga November 2020. Ibu berusia 37 tahun ini menanggap itu tidak akan menjadi kendala andaikan ia ditakdirkan hamil.

"Aku enggak menunda kehamilan. Kalaupun nanti hamil, ya mungkin harus lebih berhati–hati. Soalnya kan umur jalan terus. Kalau aku menunda, takutnya nanti malah enggak bisa hamil," ungkapnya.

Sembari menunggu kehamilan, Titi menceritakan bahwa kini ia dan Christian tengah menikmati proses tumbuh kembang kedua putranya, terutama anak pertamanya Arjuna Zayan Sugiono. Si sulung disebutnya yang tengah mengalami pertumbuhan pesat.

“Aku senang banget melihat tumbuh kembang Juna, dia sekarang aktif banget. Sudah bisa baca, menulis, berhitung, dan juga bisa renang tanpa pelampung," tuturnya.

Titi mengatakan, anak pertamanya itu banyak kesukaannya. Keinginannya untuk belajar hal baru sangat tinggi. Sebagai orang tua yang melihat anaknya sangat aktif, Titi mengaku sangat senang dan antusias untuk mengajarkan sesuatu yang baru setiap harinya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2KHxP7b
November 21, 2019 at 07:05AM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2KHxP7b
via IFTTT
Share:

Warga Diimbau Kurangi Sampah Plastik

Tempat pembuangan sampah semakin menyempit.

REPUBLIKA.CO.ID,SUKABUMI--Tempat penampungan akhir (TPA) sampah Cikundul, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi makin menyempit. Diperkirakan daya tampungnya hanya akan bertahan hingg akhir Desember 2019 nanti.

''Pembangunan membutuhkan kolaborasi dari semua elemen masyarakat karena tidak mungkin dilakukan pemerintah sendiri termasuk masalah sampah,'' ujar Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi, Kamis (21/11). Sebab daya tampung TPA Sampah Cikundul hanya bertahan hingga Desember 2019.

Hal ini dikarenakan produksi sampah sebanyak 171 ton per hari. Padahal jumlah penduduk Kota Sukabumi hanya sebanyak 343 ribu jiwa.

Kondisi ini kata Fahmi, terjadi karena warga belum melakukan pemilahan sampah baik organik dan anorganik. Akibatnya produksi sampah cukup besar di masyarakat.

Oleh karena itu ungkap Fahmi, ke depan memerlukan peran serta warga untuk memilah sampah organik dan anorganik. Selain itu warga mengurangi sampah plastik. Minimal dengan membawa kantong belanjaan sendiri ketika berbelanja ke pasar modern maupun tradisional.

Ajakan ini disampaikan wali kota dalam berbagai ajang seperti kegiatan keagamaan di masyarakat. Terakhir diinfornasikan dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Jami Baiturrahmah RW 03 Kelurahan/Kecamatan Cikole, Rabu (21/11) malam.

Targetnya kata Fahmi, warga memahami kondisi sampah di Kota Sukabumi. '' Warga bisa berkontribusi mengurangi penggunaan plastik dan tidak membuang sampah sembarangan,'' kata dia.

Di sisi lain dari hasil survei yang dilakukan di media sosial disebutkan masalah sampah menjadi peringkat ketiga yang dikeluhkan warga Sukabumi. Oleh karena itu sudah sewajarnya warga dan pemerintah bersama-sama mengatasi masalah sampah.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sukabumi Adil Budiman menambahkan, berdasarkan hitungan maka umur TPA Cikundul hanya bertahan hingga akhir 2019. ‘’Jika tidak dilakukan pengurangan sampah dan perluasan lahan maka kondisinya seperti itu,’’ cetus dia.n riga nurul iman

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/346wRsF
November 21, 2019 at 07:00AM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/346wRsF
via IFTTT
Share:

Sunday, June 2, 2019

KAI Imbau Calon Penumpang Bawa Identitas Diri

Calon penumpang yang lupa membawa identitas diri bisa jadi kendala efisienkan waktu

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 1 Jakarta mengimbau kepada para calon penumpang untuk menyiapkan identitas diri sebelum melakukan check in keberangkatan. Sebab, sejauh ini ketiadaan identitas diri oleh penumpang menjadi kendala bagi petugas di lapangan dalam mengefisienkan waktu.

Kepala Bidang Informasi dan Humas PT KAI Daerah Operasi 1 Jakarta Eva Chairunnisa mengatakan, sistem KA yang sudah menggunakan proses boarding mengharuskan para calon penumpang membawa identitas diri saat memasuki ruang keberangkatan.

“Data yang tercantum pada tiket itu sistemnya disesuaikan dengan identitas yang dibawa,” kata Eva kepada wartawan, di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Ahad (2/6).

Menurut dia, hingga saat ini dalam setiap harinya masih ada saja calon penumpang KA yang tidak membawa kartu identitas diri. Hal tersebut, kata dia, dapat memperlambat yang bersangkutan dalam melakukan keberangkatan.

Sejauh ini, dia menyebut, pelayanan PT KAI terhadap para penumpang sudah cukup maksimal sehingga belum ada keluhan berarti terkait dengan layanan yang diberikan.

Berdasarkan catatan PT KAI, terdapat peningkatan fasilitas umum antara lain penambahan kursi di ruang tunggu penumpang sebanyak 620 kursi, sehingga total kursi di ruang tunggu saat ini berjumlah 700 kursi. Sementara, di Zona 2 ruang tunggu setelah boarding pass, terdapat penambahan kursi sebanyak 23 dan total kursi yang ada berjumlah 92 kursi.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WHyahn
June 03, 2019 at 08:03AM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WHyahn
via IFTTT
Share:

Naik Podium, DoviziosoKeluhkan Suhu Udara Mugello

Pembalap Ducati itu mengeluhkan suhu udara yang lebih panas saat balapan.

REPUBLIKA.CO.ID, MUGELLO -- Andrea Dovizioso mengeluhkan suhu udara sirkuit Mugello selama seri balap MotoGP Italia, Ahad (2/6) siang waktu setempat. Menurut pembalap Ducati itu, temperatur saat balapan lebih panas dari fase kualifikasi, sehari sebelumnya. Meski demikian, DesmoDovi tetap berhasil naik podium setelah finish di urutan ketiga.

"Sangat sulit balapan dengan suhu yang lebih panas dari kemarin, saya lihat semua pembalap berjuang keras untuk tetap bertahan dengan grip," kata Dovi setelah balapan seperti dikutip dari Trans 7, Ahad (2/6) malam.

Meski harus bertahan dengan panasnya temperatur di atas lintasan, Dovi tetap menikmati jalannya lomba karena merebut tiga tempat teratas. Rekan setimnya, Danilo Petrucci juga berhasil menjuarai edisi balap itu.

"Tapi secara keseluruhan kami senang karena kami mendapat tempat di tiga besar yang k sekian kali, ini bagus. Kami butuh poin tambahan, saya senang untuk (kemenangan) Petruci, itu bagus untuk kami," ucapnya menegaskan.

Podium yang diraih Andrea Dovizioso membuatnya semakin kokoh di posisi kedua klasemen sementara dengan torehan 103 poin. Ia juga memangkas jarak dengan sang pemuncak, Marc Marquez dengan selisih 12 poin.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WFLvH5
June 03, 2019 at 07:53AM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WFLvH5
via IFTTT
Share: