Friday, November 30, 2018

Fakta Fiorentina vs Juventus

Liga Italia, Fiorentina vs Juventus

Foto: republika

REPUBLIKA.CO.ID,

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

TERPOPULER

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2KJDUyX
November 30, 2018 at 06:17PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2KJDUyX
via IFTTT
Share:

Harga Gula Murah Buat Lahan Tebu Menyusut

Lahan tebu di Cirebon berkurang hingga hanya menjadi 2.600 hektare tahun ini.

REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON -- Harga gula murah dinilai menjadi salah satu faktor penyusutan lahan tebu mitra Pabrik Gula (PG) Tersana Baru Cirebon, Jawa Barat.

"Harga gula yang tidak stabil membuat petani menanami lahannya dengan tanaman lain, sehingga menjadi faktor terus menyusutnya lahan tebu," kata Kepala Fabrikasi PG Tersana Baru, Ragil di Cirebon, Jumat (30/11).

Ragil mengatakan harga gula yang kerap tidak menentu membuat petani mengurangi luas lahan tebu sehingga produksi gula di PG Tersana Baru terus menurun setiap tahun. Dia menjelaskan PG Tersana Baru menggandeng petani setempat dengan sistem kemitraan.

"Keuntungan penjualan gula yang diproduksi PG Tersana Baru dari tebu hasil panen untuk petani 66 persen sedangkan 34 persen untuk kami," ujarnya.

Dari data yang dia miliki, pada 2006-2008, luas lahan tebu di wilayah PG Tersana Baru mencapai lebih dari 5.000 hektare. Kemudian pada periode 2009-2014 luas lahan tebu merosot berkisar antara 4.000 hektare-4.668 hektare. Dan kemudian pada 2015 lahan tebu turun kembali menjadi 3.942 hektare.

Pada 2016, luas lahan tebu menyusut lagi menjadi 3.677 hektare. Namun pada tahun 2017 sempat ada kenaikan lahan tebu menjadi 4.226 hektare.

"Tahun ini juga turun yaitu 4.070 hektare dan untuk musim giling tahun depan hanya ada sekitar 2.600 hektare saja yang ditanami tebu," katanya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2DSQABW
November 30, 2018 at 06:15PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2DSQABW
via IFTTT
Share:

Ingin Geser NTB, DKI Jakarta Target Destinasi Halal Dunia

Sebanyak 163 hotel di Jakarta telah bersertifikat halal.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Pemerintah DKI Jakarta mentargetkan 2021 meraih predikat World Class Halal Destination. Ini sebagai salah satu bentuk kepedulian dan kesiapan dalam mendukung pariwisata halal khususnya di Jakarta.

"Jakarta siap mendukung dan menghadapi halal tourism. Ini karena kita merasa perlu dalam memberikan perlindungan dan jaminan kehalalan produk," ujar Kepala Bidang Destinasi dan Pemasaran Dinas Pariwisata DKI Jakarta, Hari Wibowo, dalam acara Jakarta Halal Things 2018 di Senayan City, Jakarta, Jumat (30/11).

Target 2021 Jakarta meraih World Class Halal Destination menjadi fokus Pemprov saat ini. Pemerintah ingin menyusul predikat yang sudah diperoleh Lombok pada 2015 lalu.

DKI telah mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) 18 tahun 2018 yang membahas penyelenggaraan usaha pariwisata. Ini dengan menghindari kemusyrikan, khurafat, serta mengurangi maksiat seperti zina dan peredaran minuman keras.

Jumlah usaha hotel di Jakarta berdasar data yang dimiliki Disbudpar 2018 ada 629 dan yang bersertifikasi halal ada 163. Sementara untuk restoran di DKI Jakarta jumlahnya ada 6.142, makanan dan minuman yang memiliki sertifikat ada lebih dari 17 ribu.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta merasa yakin dengan potensi wisata halal di Jakarta ini mengingat jumlah wisatawan mancanegara 2017 2,6 juta dan wisatawan domestiknya 35 juta.

"Permasalahan yang muncul di Jakarta, masyarakatnya kurang paham memahami konsep wisata halal. Masih banyak yang naif dan beranggapan wisata halal bukan pangsa pasar yang besar jadi usaha untuk meningkatkan wisata halal tidak maksimal," lanjut Heri. 

Koordinasi antara pemerintah dan LPPOM MUI serta lembaga lain yang mendukung wisata halal ini, disadari Heri masih kurang. Namun pemerintah berusaha terus mendorong itu, salah satunya pada 2019 akan ada banyak kegiatan wisata halal yang di Jakarta.

Usaha lain untuk mendukung target World Class Halal Destination adalah dengan membentuk suatu wilayah sebagai lokasi wisata halal. Salah satu lokasi yang dituju adalah Perkampungan Situ Babakan, namun masih terbentuk beberapa pihak dan sedang coba dijembatani.

"Mal di Jakarta juga sudah berusaha membangun wisata halal dengan masjidnya. Beberapa lokasi lain di Jakarta sedang diusahakan untuk didekati, untuk membangun wisata kawasan halal," lanjut Heri.  

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2RpFloL
November 30, 2018 at 06:13PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2RpFloL
via IFTTT
Share:

Pendongeng Bagi Trik Mendongeng untuk Anak

Orang tua disarankan memilih cerita yang memang disukai.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Para orang tua yang akan mendongeng kepada anak harus memperhatikan suara, ekspresi dan gestur saat bercerita. Tujuannya agar anak tertarik dan mampu menangkap intisari dari dongeng itu.

"Harus sering melatih diri sebenarnya. Untuk suara, ikuti saja ceritanya karena yang akan kita sampaikan ada rasanya, pengalamannya. Pergunakan suara kita untuk menggambarkan ceritanya," ujar Ariyo Zidni, pendiri Komunitas Ayo Dongeng Indonesia di Jakarta, beberapa waktu lalu.

"Tidak perlu berlebihan dan sempurna, tapi jujur. Dengan demikian, baik dengan membacakan langsung dari teks buku atau e-book maupun improvisasi cerita," lanjut Ariyo.

Setelah tiga hal sederhana di atas, yang tidak kalah penting adalah pemilihan cerita. Jangan memilih cerita yang tidak Anda sukai. Sebab, yang menceritakan dongeng harus memiliki ketertarikan terlebih dahulu. Kalau tidak, cerita tersebut akan terdengar datar.

"Pilih cerita dulu, harus yang orang tuanya suka dulu. Karena kita pasti udah set goals-nya. Dari situ kita sudah otomatis akan menyampaikan dengan hal yang menyenangkan dan anaknya juga suka. Kalau mendongengkannya sambil membaca, usahakan sudah membaca isinya terlebih dahulu. Kalau kita sudah baca, ceritanya akan mengalir," jelas Ariyo.

Menurut Ariyo, cerita dongeng tidak harus yang ada di buku atau cerita rakyat. Dongeng bisa dibuat sendiri oleh orang tua berdasarkan hal-hal yang dekat dengan anak.

"Apapun bisa dimanfaatkan. Waktunya juga enggak harus menjelang tidur. Apapun waktu yang bisa kita manfaatkan, pergunakanlah untuk cerita. Misalnya lagi ngantri lama di supermarket, bisa cerita ke anak soal brokoli atau wortel," kata Ariyo.

Mendongeng merupakan sarana mendekatkan orang tua dengan anak. Apalagi orang tua zaman sekarang harus berlomba dengan gawai untuk meraih perhatian anak. Orang tua bahkan harus lebih kreatif tidak membuat anak jadi bosan dan memang harus penuh kesabaran. Ketika sudah kreatif bahkan bisa menciptakan dongeng sendiri, membuat anak selalu ingin mendengarkan dongeng dari orang tuanya.

"Banyak anak kabur dari rumah dan datang ke rumah, alasannya karna ibunya ngomel terus. Ayah yang jarang pulang dan suka marah, pemikiran ini harus diubah," ujar psikolog Seto Mulyadi.

Seto sangat mengapresiasi acara yang bisa membangkitkan keinginan orang tua mendongeng untuk anaknya. Seperti drama musikal berjudul Dongeng Pohon Impian.

Dongeng Pohon Impian menceritakan tentang seorang ibu yang ingin membahagiakan anaknya. Suatu hari mereka harus berpetualang untuk mendapatkan kembali pohon impian. Perjalanan namun terhadang rintangan. Uniknya, semakin kuat ikatan mereka semakin besar kekuatan untuk menghadapi rintangan.

Drama musikal Dongeng Pohon Impian akan berlangsung di Ciputra Artpreneur pada 22 Desember 2018. Pertunjukan digelar dua kali pada pukul 14.00 dan 19.00 WIB.

Harga tiket mulai dari Rp 150 ribu hingga Rp 300 ribu. Tiket sudah bisa didapatkan di Lazada.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Q4GRQf
November 30, 2018 at 06:12PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Q4GRQf
via IFTTT
Share:

Argentina Target KTT G20 Hasilkan Konsensus Dagang dan Iklim

Pertemuan G20 digelar di Buenos Aires mulai Jumat (30/11).

REPUBLIKA.CO.ID, BUENOS AIRES -- Argentina berharap dapat melihat konsensus tentang perdagangan dan pemanasan global pada KTT Kelompok 20 (G20) yang dimulai Jumat waktu setempat di Buenos Aires.

"Pertemuan G20 di Buenos Aires ini akan menjadi peluang besar bagi kekuatan-kekuatan utama untuk duduk di meja yang sama membahas isu-isu global saat ini dan tantangan masa depan yang dihadapi dunia," kata Menteri Luar Negeri Argentina Jorge Faurie, Kamis (29/11) dalam wawancara dengan stasiun radio lokal Mitre.

"Dalam situasi ketegangan yang sulit di dunia di tengah-tengah transisi, di mana sistem internasional sedang mendefinisikan kembali dirinya sendiri, konsensus tidak selalu mudah dicapai," ujarnya menambahkan.

Ia mengatakan kesepakatan dapat tercapai dengan menyatukan pandangan dari berbagai negara untuk menemukan titik-titik yang sama, dan dengan cara itu bersama-sama mengidentifikasi kebijakan publik konkrit yang dapat diterapkan secara terkoordinasi. "Sebagai negara berkembang, kami tahu kami sangat terpengaruh oleh situasi global, jadi kami mendorong koordinasi global sehingga kepentingan semua dilindungi, tanpa meninggalkan siapa pun," katanya.

KTT ini akan mengumpulkan para pemimpin negara-negara maju dan berkembang utama di dunia untuk membahas tentang pemerintahan global. Tuan rumah Amerika Selatan telah menggarisbawahi tiga bidang prioritas untuk agenda G20: "masa depan kerja", "infrastruktur untuk pembangunan", dan "masa depan pangan yang berkelanjutan".

Anggota G20 mewakili 85 persen dari PDB global, dua pertiga populasi dunia, dan 75 persen perdagangan internasional. G20 terdiri atas 19 negara dan Uni Eropa. Ke-19 negara tersebut adalah Argentina, Australia, Brasil, Kanada, Cina, Jerman, Prancis, India, Indonesia, Italia, Jepang, Meksiko, Rusia, Arab Saudi, Afrika Selatan, Korea Selatan, Turki, Inggris dan Amerika Serikat.

Baca: Pembatalan Pertemuan Trump dan Putin Mendadak

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Rqwnav
November 30, 2018 at 06:11PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Rqwnav
via IFTTT
Share:

Berbagi Kabar Gembira

Memberi kabar gembira adalah bagian dari sifat para nabi dan rasul.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ka'ab bin Malik ra, salah seorang sahabat yang dikenal piawai merangkai syair dan berdebat itu, pernah mendapat hukuman berupa pengasingan. Ia dikucilkan oleh seluruh warga Madinah selama 40 hari. Sanksi itu ia peroleh lantaran pengakuannya yang jujur kepada Rasulullah, bahwa ia tidak ikut pergi berperang saat peristiwa Tabuk terjadi.

Ketidakikutsertaannya itu bukan atas sebab yang diperbolehkan oleh syariat, selama perang berkecamuk, ia tidak melakukan aktivitas apa pun, selain berdirim diri di rumah. "Ketika aku duduk seperti yang telah disebutkan Allah, jiwaku terasa sempit dan bumi yang kupijak seakan tidak kukenali," ucapnya dalam sebuah riwayat. Hukuman yang ia jalani, dirasakannya berat, ia pun bersungguh-sungguh menuju pertaubatan.

Di suatu fajar, betapa gembiranya sosok yang berasal dari suku Khazraj itu. Ia mendengar berita gembira, meski samar. Suara itu ia dengar dari ketinggian bukit Sala' yang menyuruhnya bergembira, bahwa Rasulullah telah memberitahukan pertaubatannya telah diterima oleh Allah. Kurang yakin pada informasi tersebut, ia pun lantas bergegas menghadap Rasulullah dengan segala keterbatasan. Bahkan dikisahkan, ia sempat meminjam dua helai pakaian kala itu.

Sepanjang perjalanan, orang-orang menemuinya secara berkelompok. Mereka mengucapkan selamat atas diterimanya taubat. Sesampainya di Masjid Nabawi, ia mendapati Rasulullah sedang duduk dikelilingi sahabat lainnya. Thalhah bin Ubaidillah berdiri lalu menyalaminya sembari memberikan ucapan selamat. Rasulullah menyerukan ke Ka'ab agar bergembira di hari yang paling baik tersebut. "Bukan dariku, melainkan dari Allah," titah Rasulullah dengan menampakkan wajah yang berseri-seri.

Kabar gembira serupa, meski dalam konteks dan kasus berbeda, juga diterima oleh orang-orang terdekat Rasulullah. Kabar gembira pernah diterima oleh Khadijah, berupa rumah di surga yang terbuat dari mutiara. Istri termuda Rasulullah, Aisyah, memperoleh berita gembira saat Allah SWT membebaskannya dari hadits al ifki, fitnah tentang perselingkuhan yang pernah dituduhkan  padanya, padahal tudingan itu sama sekali tidak benar. Selain mereka berdua, sahabat Abu Bakar, Ali bin Abi Thalib, dan Bilal bin Rabah, pernah mendapat kehormatan dengan berita-berita gembira dari Rasulullah.    

Bisyarah, atau kabar gembira sesuai dengan arti harfiahnya. Dalam Mu'jam Maqayis al-Lughah, Ibnu Faris menyebutkan arti kata itu bermakna terlihatnya sesuatu dengan indah. Bisa pula berarti member kabar gembira. Hal yang sama juga ditekankan oleh ar-Razi, secara umum, arti kata bisyarah digunakan untuk kabar baik. Jika kata tersebut dimaksudkan untuk keburukan dalam sebuah ayat, biasanya akan selalu disertai dengan keterangan tertentu, misal, ayat ke-21 surah Ali Imran.

Dalam Ensiklopedia Akhlak Muhammad, Mahmud al-Mishri menjelaskan, membiasakan diri untuk membawa kabar gembira untuk orang sekitar termasuk dari kesempurnaan iman. Menyebarkan berita gembira tersebut di antara amal baik yang mendatangkan kebahagiaan kepada Muslim lainnya. Dalam sebuah riwayat oleh Thabrani, dijelaskan bahwa manusia yang paling disukai allah adalah manusia yang paling bermanfaat dan amal yang paling disukai Allah adalah kamu mendatangkan kebahagiaan kepada Muslim.

Dalam Islam, anjuran menyampaikan kabar gembira tersebut sangat ditekankan. Berbagi kabar gembira kepada orang lain-sekalipun dalam praktiknya, sering kali penerimaan orang berbeda- memiliki manfaat yang banyak. Berbagi berita gembira mampu melapangkan dada dan membahagiakan hati, selain pula dapat menjadi ciri iman dan keislaman yang  baik, memperkuat tali silaturahim antara pemberi dan penerima kabar, serta dapat mendatangkan ketenangan dan meningkatkan kualitas spiritual.

Anjuran menyampaikan berita gembira tersebut tersurat dari amar-amar, atau perintah yang banyak termaktub berulang-ulang, baik dalam Alquran ataupun hadis. Banyak ayat Alquran yang berisi bisyarah yang ditujukan kepada hamba-hambanya. Salah satunya ialah ayat berikut: "Dan orang-orang yang menjauhi thaghut (yaitu) tidak menyembah-nya dan kembali kepada Allah, bagi mereka berita gembira; sebab itu sampaikanlah berita itu kepada hamba- hamba-Ku." (QS. Az-Zumar [39] : 17).

Tidak hanya Alquran, hadis-hadis pun tak sedikit memuat kabar gembira untuk umat. Di antaranya, kabar gembira yang tertera dalam hadis riwayat Abu Dawud dan Turmudzi. Dalam hadis tersebut Rasulullah meminta agar memberikan kabar gembira akan cahaya yang sempurna di hari kiamat kepada orang-orang yang berjalan dalam kegelapan menuju masjid.

Akhlak para nabi

Memberi kabar gembira adalah bagian dari sifat para nabi dan rasul. Allah mengutus mereka sebagai penyampai risalah sekaligus berita gembira tentang nikmat bila mereka menjawab ajakan tersebut. Allah SWT berfirman: "Mereka Kami utus selaku rasul-rasul pembawa berita gembira dan pemberi peringatan agar supaya tidak ada alasan bagi manusia membantah Allah sesudah diutusnya rasul-rasul itu. Dan adalah Allah Mahaperkasa lagi Mahabijaksana." (QS an-Nisaa' [4] : 165).

Aktivitas berbagi bisyarah juga termasuk unsur tak terpisahkan dari akhlak Rasulullah SAW. Allah mengutusnya dengan kebenaran dan ditunjuk sebagai pembawa berita gembira. "Dan, Kami tidak mengutus kamu, melainkan kepada umat manusia seluruhnya sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan, tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahui."

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Q69DjG
November 30, 2018 at 06:08PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Q69DjG
via IFTTT
Share:

BI: Ekspor Kelor Berpotensi Perkuat Rupiah

Negara-negara Timur Tengah sangat membutuhkan tanaman kelor

REPUBLIKA.CO.ID, LHOKSEUMAWE -- Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Lhokseumawe, Aceh, Yufrizal mengatakan daun kelor merupakan komoditas ekspor yang berpotensi untuk memperbaiki neraca perdagangan. Selain juga menguatkan nilai tukar rupiah.

"Apabila kegiatan ekspor kita banyak dan meningkat, maka tentu saja akan mempengaruhi nilai tukar rupiah yang semakin membaik dan menjadi kuat," kata Yufrizal pada Diskusi Kelompok Terpumpun (FGD) yang bertemakan Peluang Peningkatan Ekspor Produk Kelor Sebagai Upaya Perbaikan Defisit Transaksi Berjalan, di gedung BI Lhokseumawe, Jumat (30/11).

FGD itu bertujuan meningkatkan peluang ekspor sebagai salah satu upaya perbaikan defisit berjalan, sehingga nilai tukar rupiah terus menguat. Ia mengatakan, negara-negara Timur Tengah sangat membutuhkan tanaman kelor sehingga Lhokseumawe dapat menjadi pintu ekspor produk ke negara-negara tersebut.

"Untuk tahap awal mungkin dikirim ke Blora dulu melalui PT MOI, aka tetapi kedepan dapat dilakukan ekspor langsung melalui Lhokseumawe ke negara-negara tujuan," ucap Kepala KPw BI Lhokseumawe tersebut.

BI, katanya. sangat optimistis dengan usaha kelorisasi. Apalagi, proses budi daya dan pengolahan daun kelor, tidak terlalu sulit sehingga masyarakat diharapkan berpartisipasi dalam budi daya tanaman tersebut.

"Kualitas kelor Indonesia sangat bagus. Sehingga kita harapkan masyarakat mampu melihat peluang tersebut dengan baik dengan membudidayakan tanaman kelor," kata Yufrizal.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Ruc78h
November 30, 2018 at 06:06PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Ruc78h
via IFTTT
Share: